Barangsiapa yang Menginginkan Dunia …

October 3rd 2008 by Abu Muawiah |

Barangsiapa yang Menginginkan Dunia …

مَنْ أَرَادَ الدُّنْيَا فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ وَمَنْ أَرَادَ الآخِرَةَ فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ

“Barangsiapa yang menginginkan dunia, maka hendaknya menuntut ilmu dan barangsiapa yang menginginkan akhirat, maka hendaknya ia menuntut ilmu”.

Perkataan ini bukanlah sabda Rasulullah -shallallahu alaihi wasallam- sebagaimana yang biasa disebutkan oleh sebagian khathib ketika dia menyebutkan keutamaan menuntut ilmu. Ucapan ini hanyalah berasal dari Imam  Asy-Syafi’i -rahimahullah-, sebagaimana yang disebutkan oleh Imam Nawawi -rahimahullah- dalam kitab beliau Al-Majmu’ Syarhul Muhadzdzab (1/30) dan dalam Tahdzibul Asma` (1/74).

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

This entry was posted on Friday, October 3rd, 2008 at 9:32 pm and is filed under Ensiklopedia Hadits Lemah. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

9 responses about “Barangsiapa yang Menginginkan Dunia …”

  1. amil said:

    tad sya mau tannya ne, pa hukum a salam2an sehabis shalat???
    pernahkah nabi melakukan a dmasa hidup beliau???

    Tidak boleh. Nabi shallallahu alaihi wasallam dan para sahabat beliau tidak pernah melakukannya.

  2. amil said:

    tad tnya lg,,,,
    hukum a mandi telanjang d dalam kamar mandi gmn sich??????

    Boleh saja.

  3. amil said:

    trus gmn kalau sesudah doa n salawat????
    soal a masyarakat d tempat aq tingal punya budaya tersebut n ana tdk tau apa dasar mereka melakukan a, kalau tidak ikut membalas salaman mereka jadi gmn gtu …..

    Boleh saja membalas jabatan tangan mereka, tapi jangan kita yang mulai.

  4. Abu muthmainnah said:

    bissmillah.
    Afwan ustad, tanya apakah boleh melakukan ibadah akhirat dengan motifasi dunia, seperti melakukan sholat malam atau sholat dhuha dengan tujuan agar usahanya atau bisnisnya lancar atau tujuan2 dunia lainnya. Barokallahu fiykum

    Tidak boleh, itu adalah amalan kesyirikan dan dia tidak mendapatkan pahala apa-apa dari ibadahnya.

  5. amil said:

    kalau makmun yg sebelah kanan kita mulai menyalami apakah untuk makmum yg sblah kiri bole kita yg memulai a tad???????
    al a kan g enak kalau cuma diam aja nunggu d salami padahal kiri knan kita da orang

    Tetap tidak boleh memulai. Sebaiknya tunggu saja, lebih baik tidak enak daripada berbuat perkara baru dalam agama.

  6. amil said:

    tad ana mau tnaya lg ne, apakah mendahulukan tangan pada saat turun sujud hukum a wajib?????

    Tidak wajib. Bebas saja, mau tangan atau lutut yang duluan turun.

  7. amil said:

    kalau masalah tasyahhud akhir ne tad untuk shalat yg 2 rakaat seperti jum’at n subuh apakah duduk iftirasy atau tawarruk??????
    al a ana pernah dengar juga kalau ddk a iftirasy.
    wassalam

    Sudah dijawab di sini: http://al-atsariyyah.com/shalat-2-rakaat-iftrasy-atau-tawarruk.html

  8. amil said:

    tanya lg tad, kawan ana bilang pada masa rasulullah tak pernah ada yg pake kupiah (apakah benar tad????)n kata a juga kalau pake kupiah saat ini adalah membuat hal yg baru dalm agama

    mohon penjelasan a tad

    Betul, di zaman Nabi shallallahu alaihi wasallam tidak ada kopiah. Karenanya memakai kopiah bukanlah sunnah.
    Akan tetapi penutup kepala sudah ada di zaman beliau, dalam hal ini ‘imamah. Itu menunjukkan bahwa memakai penutup kepala dalam shalat asalnya tidak mengapa. Dan karena di negeri kita, penutup kepala yang masyhur adalah kopiah, maka kita memakainya. Tapi tetap kopiah itu bukan sunnah.

  9. wafa said:

    apakah hukumnya merayakan ULANG TAHUN (milad) pribadi, PARTAI, PERUSAHAAN, PROKLAMASI, dan Kelahiran Nabi MUHAMMAD SAW

    Semuanya sama, tidak dibolehkan. Silakan baca di sini: http://al-atsariyyah.com/hukum-mengucapkan-selamat-ulang-tahun.html