Seimbangkan Antara Dunia dan Akhirat

September 27th 2008 by Abu Muawiah |

Seimbangkan Antara Dunia dan Akhirat

اعْمَلْ لِدُنْيَاكَ كَأَنَّكَ تَعِيْشُ أَبَدَا وَاعْمَلْ لِأَخِرَتِكَ كَأَنَّكَ تَمُوْتُ غَدَا

“Beramallah untuk duniamu seakan-akan engkau hidup akan selamanya dan beramallah untuk akhiratmu seakan-akan engkau akan mati besok”.

Ini bukanlah sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam, akan tetapi dia adalah ucapan dari dua orang sahabat:

1. Abdullah bin Amr ibnul Ash.

Diriwayatkan oleh Ibnu Qutaibah dalam Ghoribul Hadits -sebagaimana dalam Adh-Dho’ifah no. 8- dari jalan Hammad bin Salamah dari Ubaidullah ibnul Izar darinya secara mauquf (dari Ucapan Ibnu Amr bin Ash) dengan lafazh, “Peliharalah duniamu.”

Sanad hadits ini terputus, karena didapatkan dalam Musnad Al-Harits -Zawa`idul Haitsamy- (2/983) bahwa Ubaidullah ini meriwayatkan hadits ini dari Abdullah bin Amr dengan perantara seorang A’rabi tua, yang mana ini menunjukkan bahwa jalan di atas terputus sebagaimana yang diketahui dalam ilmu ‘ilalul hadits (cacat tersembunyi dari suatu hadits). Kemudian, perantara antara keduanya adalah rawi yang mubham (tidak disebut namanya) yang mana hal ini adalah bentuk kelemahan dalam sebuah sanad. Kemudian hadits ini mempunyai jalan lain, diriwayatkan oleh Ibnul Mubarak dalam Az-Zuhud -sebagaimana dalam Adh-Dho’ifah-, beliau berkata: Muhammad bin Ajlan mengabarkan kepada kami bahwa Abdullah bin Amr ibnul Ash berkata. Akan tetapi Ibnu Ajlan juga tidak mendengar dari Abdullah bin Amr.

2. Abdullah bin Umar -radhiallahu anhuma-.

Disebutkan oleh Imam Al-Qurthuby rahimahullah dalam Tafsirnya (13/314 dan 16/18) dan beliau tidak menyandarkan periwayatannya pada seorang ulama pun.

Kami katakan: Ada kemungkinan apa yang tertulis di dalam Tafsir Al-Qurthubi ini adalah tash-hif (kesalahan tulis) dari kata Abdullah bin Amr.

Incoming search terms:

  • seimbangkan Dunia dan AKhirat
Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

This entry was posted on Saturday, September 27th, 2008 at 9:38 pm and is filed under Ensiklopedia Hadits Lemah. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.