Nabi minta didoakan

October 13th 2008 by Abu Muawiah |

Nabi minta didoakan

Dari Umar bin Al-Khaththab dia berkata, “Saya meminta izin kepada Nabi -shallallahu alaihi wasallam- untuk pergi melaksanakan umrah maka beliau mengizinkan saya, dan beliau bersabda:

لاَ نَتْسَنَا يَا أَخِي فِي دُعَائِكُمْ

“Jangan lupakan kami dalam doamu wahai saudaraku.” Beliau mengucapkan sebuah ucapan yang lebih saya cintai daripada dunia.”

Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Daud no. 1498, At-Tirmidzi (3562), Ibnu Majah (2894) dan selainnya. Hadits ini lemah, karena di dalam sanadnya terdapat rawi yang bernama Ashim bin Ubaidillah bin Ashim, seorang rawi yang lemah. Lihat Dhaif Abu Daud no. 264 karya Al-Albani -rahimahullah-

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

This entry was posted on Monday, October 13th, 2008 at 12:48 am and is filed under Ensiklopedia Hadits Lemah. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

1 response about “Nabi minta didoakan”

  1. abu abdillah said:

    assalaamu ‘alaikum
    apakh hadits lemah ini,dihukumi(sama hukumnya dgn hadits palsu/mungkar)??
    barokallaahu fiik…

    Waalaikumussalam.
    Maksudnya hadits di atas?
    Tidak sama, hadits lemah itu mempunyai banyak tingkatan dan jenis. Yang paling parahnya adalah hadits palsu. Hanya saja walaupun bukan hadits palsu akan tetapi haditsnya lemah, maka tetap saja seseorang tidak boleh mengamalkannya.