Zakat Tabungan Pernikahan

February 20th 2012 by Abu Muawiah |

Zakat Tabungan Pernikahan

Soal:
Seorang ayah mengumpulkan uang selama beberapa tahun untuk biaya pernikahan puteranya. Apakah uang tersebut harus dikeluarkan zakatnya? Perlu diketahui kalau dia menyiapkan uang tersebut khusus untuk pernikahan puteranya.

Jawab:
Dia wajib mengeluarkan zakat dari uang yang dikumpulkannya itu apabila sudah dia miliki selama setahun, walaupun dia meniatkannya sebagai biaya pernikahan puteranya. Karena selama uang itu ada padanya maka itu tetap terhitung sebagai hartanya. Dia wajib mengeluarkan zakat dari harta itu setiap tahun (jika jumlahnya masih mencapai nishab, pent.). Dan dia boleh menggunakannya untuk biaya pernikahan setelah zakatnya dikeluarkan. Dan hal ini berdasarkan keumuman dalil-dalil dari Al-Qur`an dan sunnah.

[Diterjemahkan dari Fatawa Az-Zakah Asy-Syaikh Ibnu Baaz hal. 13, via Al-Fatawa Asy-Syar’iyah fi Al-Masa`il Al-Ashriah hal. 262]

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

This entry was posted on Monday, February 20th, 2012 at 12:39 pm and is filed under Fatawa, Fiqh. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

1 response about “Zakat Tabungan Pernikahan”

  1. umm hudzaifa said:

    assalamu’alaikum…

    ustadz…, di sumatra utara ada peraturan baru untuk pasangan yang akan menikah diwajibkan untuk menanam 1 pohon. apakah ini bisa dihukum sebagai bid’ah? Allah barak fikum…

    Waalaikumussalam.
    Kalau ada keyakinan tertentu, maka tidak diragukan itu bid’ah dan pamali. Tapi kalau misalnya itu program pemerintah untuk menggiatkan penanaman pohon, maka insya Allah itu tidak ada masalah. Karena itu adalah masalah dunia, dan bid’ah tidak masuk dalam perkara dunia. Wallahu a’lam.