Zakat Kontrakan Rumah Atau Ruko

December 20th 2011 by Abu Muawiah |

Zakat Kontrakan Rumah Atau Ruko

Asy-Syaikh Ibnu Al-Utsaimin rahimahullahu Ta’ala ditanya:
Jika seseorang mempunyai rumah atau toko yang dia kontrakkan. Apakah perhitungan haul untuk untuk zakat hasil sewanya ini dimulai sejak akad ataukah dimulai setelah dia menerima pembayaran sewanya?
Maka beliau rahimahullah menjawab:
Perhitungan haul zakatnya dimulai sejak akad, karena pembayaran sewa itu sudah menjadi miliknya sejak akad -walaupun belum dianggap tetap kecuali setelah penyewa memanfaatkannya-. Karenanya, jika kontrakannya sudah digunakan, dan dia sudah menerima uang sewanya, dan telah berlalu setahun

sejak akad, maka dia wajib mengeluarkan zakatnya.
Adapun jika dia menerima uang sewanya di pertengahan tahun (baca: 6 bulan setelah akad) lalu dia membelanjakan uang tersebut sebelum genap setahun, maka dia tidak mempunyai kewajiban zakat pada uang ini.

Jika diperumpamakan dia menyewakan tokonya senilai 10.000 real, dan setelah berlalu 6 bulan, dia menerima menarik 5000 real lalu membelanjakannya. Maka 5.000 real yang dia ambil ini tidak wajib dizakati karena belum genap setahun sejak akad. Adapun 5.000 real lainnya yang dia tarik setelah genap setahun, maka itu wajib dikeluarkan zakatnya, karena dia telah melalui setahun sejak akad.

[Diterjemahkan dari Fatawa wa Rasa`il Ibni Utsaimin jilid 18 soal no. 7]

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

This entry was posted on Tuesday, December 20th, 2011 at 10:17 am and is filed under Fatawa, Fiqh. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

5 responses about “Zakat Kontrakan Rumah Atau Ruko”

  1. Akh Hasan said:

    Bismillah, Apakah penghasilan perbulan dikenakan zakat?
    Jazakallohukhairon.

    Tidak, kecuali jika jumlahnya mencapai nishab, maka sebagian ulama mewajibkannya dikeluarkan tahun depannya jika sampai tahun depan jumlahnya tidak berkurang dari nishab.

  2. muti@ said:

    Afwan ustadz,berapa nishob untuk zakat rumah kontrakan?

    Nishabnya adalah nishab zakat mal yaitu 85 gram emas menurut sebagian ulama.

  3. Rif said:

    Afwan, bukannya nishobnya bisa perak juga yaitu 595 gram? Jadi yg mana duluan sampai (nishob emas atau perak).
    Tolong nasehatnya.

    Lebih tepat menggunakan nishab emas. Karena zakat itu dikenakan pada seseorang yang mempunyai harta yang banyak, dan tentunya menggunakan nishab emas itu lebih menunjukkan bahwa orang itu memang mempunyai harta yang banyak sehingga harus mengeluarkan zakat. Wallahu A’lam.

  4. Zakat Kontrakan Rumah Atau Ruko | Portal Ilmu dan Kajian Ilmiah said:

    […] Sumber : klik di sini […]

  5. indra said:

    Ustadz, mao tanya..
    Bagaimana jika pemilik kontrakan menerima pembayaran sewa dipertengahan Ramadhan dengan jumlah uang sewa yg mencapai nishab tp blum mencapai haul. Apakah wajib baginya mengeluarkan zakat ?
    Jazakallohukhairon.

    Selama belum mencapai haul, maka tidak wajib. Hanya saja jika dia mau memajukan pembayaran zakatnya dengan alasan mumpung di dalam bulan ramadhan, insya Allah itu juga tidak mengapa.