Zakat Kambing

August 10th 2010 by Abu Muawiah |

28 Sya’ban

Zakat Kambing

Anas bin Malik radhiallahu anhu berkata:
أَنَّ أَبَا بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ كَتَبَ لَهُ هَذَا الْكِتَابَ لَمَّا وَجَّهَهُ إِلَى الْبَحْرَيْنِ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ هَذِهِ فَرِيضَةُ الصَّدَقَةِ الَّتِي فَرَضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الْمُسْلِمِينَ وَالَّتِي أَمَرَ اللَّهُ بِهَا رَسُولَهُ فَمَنْ سُئِلَهَا مِنْ الْمُسْلِمِينَ عَلَى وَجْهِهَا فَلْيُعْطِهَا وَمَنْ سُئِلَ فَوْقَهَا فَلَا يُعْطِ: … وَفِي صَدَقَةِ الْغَنَمِ فِي سَائِمَتِهَا إِذَا كَانَتْ أَرْبَعِينَ إِلَى عِشْرِينَ وَمِائَةٍ شَاةٌ فَإِذَا زَادَتْ عَلَى عِشْرِينَ وَمِائَةٍ إِلَى مِائَتَيْنِ شَاتَانِ فَإِذَا زَادَتْ عَلَى مِائَتَيْنِ إِلَى ثَلَاثِ مِائَةٍ فَفِيهَا ثَلَاثُ شِيَاهٍ فَإِذَا زَادَتْ عَلَى ثَلَاثِ مِائَةٍ فَفِي كُلِّ مِائَةٍ شَاةٌ فَإِذَا كَانَتْ سَائِمَةُ الرَّجُلِ نَاقِصَةً مِنْ أَرْبَعِينَ شَاةً وَاحِدَةً فَلَيْسَ فِيهَا صَدَقَةٌ إِلَّا أَنْ يَشَاءَ رَبُّهَا وَفِي الرِّقَّةِ رُبْعُ الْعُشْرِ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ إِلَّا تِسْعِينَ وَمِائَةً فَلَيْسَ فِيهَا شَيْءٌ إِلَّا أَنْ يَشَاءَ رَبُّهَا
“Abu Bakar radhiallahu ‘anhu telah menulis surat ini kepadanya ketika dia mengutusnya ke negeri Bahrain: “Bismillahirrahmaanirrahiim. Inilah kewajiban zakat yang telah diwajibkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam terhadap kaum muslimin dan seperti yang diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya tentangnya. Karenanya barangsiapa dari kaum muslimin dimintai zakat sesuai ketentuan maka hendaknya dia mengeluarkannya. Dan bila dia diminta melebihi ketentuan maka jangan memberinya: … Dan untuk zakat kambing yang digembalakan (bukan dipelihara di kandang) ketentuannya adalah bila telah mencapai jumlah 40 hingga 120 ekor maka zakatnya adalah 1 ekor kambing. Bila lebih dari 120 hingga 200 ekor maka zakatnya 2 ekor kambing. Bila lebih dari 200 hingga 300 ekor maka zakatnya 3 ekor kambing. Bila lebih dari 300 ekor maka pada setiap kelipatan 100 ekor, zakatnya adalah 1 ekor kambing. Dan bila seorang pengembala memiliki kurang 1 ekor saja dari 40 ekor kambing maka tidak ada kewajiban zakat baginya kecuali bila pemiliknya mau mengeluarkannya. Dan untuk zakat uang perak (dirham) maka ketentuannya 1/40 (bila telah mencapai dua ratus dirham, pent.) dan bila tidak mencapai jumlah itu namun hanya 190 maka tidak ada kewajiban zakatnya kecuali bila pemiliknya mau mengeluarkannya”. (HR. Al-Bukhari no. 1454)

Penjelasan ringkas:
Para ulama sepakat disyariatkannya zakat pada kambing dan domba, dan mereka juga bersepakat bahwa nishab keduanya bisa digabungkan. Lihat Al-Majmu’ (5/417) dan Majmu’ Al-Fatawa (25/30-35)

Ketetapan yang berlaku pada kambing sama dengan yang berlaku pada onta. Silakan baca artikel tentang zakat onta di sini: http://al-atsariyyah.com/zakat-onta.html

Tabel zakat kambing:

Jumlah kambing (ekor) Kewajiban zakatnya (ekor)
1 sampai 39 Tidak ada zakat
40 sampai 120 1 kambing
121 sampai 200 2 kambing
201 sampai 300 3 kambing
301 sampai 400 4 kambing
401 sampai 500 5 kambing
501 sampai 600 6 kambing

Incoming search terms:

  • zakat kambing
Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

This entry was posted on Tuesday, August 10th, 2010 at 4:32 pm and is filed under Fiqh, Quote of the Day. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.