Menghapus Gambar Dalam Buku

September 3rd 2013 by Abu Muawiah |

Menghapus Gambar Dalam Buku

Sudah jadi pemandangan sehari-hari bagi para pelajar, dimana mereka mendapati banyak gambar makhluk bernyawa di dalam buku-buku pelajaran mereka. Jangankan buku pelajaran umum, dalam buku pelajaran yang berbau agama sekali pun tidak luput dari gambar-gambar seperti ini. Contoh jelas terdapat dalam kitab-kitab muhadatsah (percakapan) berbahasa Arab, dimana di dalamnya pasti disertakan gambar-gambar makhluk bernyawa yang berfungsi sebagai alat peraga untuk memudahkan pembacanya memahami muhadatsah yang dibawakan.

Nah, apakah orang yang membaca buku-buku bergambar seperti ini diharuskan untuk menghapus gambar-gambar bernyawa yang terdapat di dalamnya?

Berikut jawaban dari Asy-Syaikh Muhammad bin Saleh Al-Utsaimin rahimahullah ketika beliau ditanya dengan teks soal sebagai berikut:

Apakah seseorang diharuskan untuk menghapus gambar-gambar yang terdapat di dalam buku-buku? Dan apakah membuat garis melintang di antara bagian kepala dan tubuh gambar itu, itu sudah cukup untuk menghilangkan hukum haramnya?

Maka beliau menjawab:

Saya berpendapat: Dia tidak harus menghapusnya, karena menghapus semua gambar di dalam buku adalah perbuatan yang sangat menyusahkan dan merepotkan. Lagipula, yang menjadi tujuan dari buku-buku semacam ini adalah ilmu yang ada di dalamnya, bukan gambar-gambarnya.

Adapun membuat garis melintang di antara bagian kepala dan tubuh gambar, maka itu sama sekali tidak merubah apa-apa dari gambar itu.

[Majmu Fatawa Ibnu Utsaimin: 2/283]

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

This entry was posted on Tuesday, September 3rd, 2013 at 11:13 am and is filed under Fatawa. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.