Syahnya Shalat Jika Kuburan di Luar Masjid
December 18th 2011 by Abu Muawiah | Kirim via Email
Syahnya Shalat Jika Kuburan di Luar Masjid
Soal:
Apa hukum shalat di dalam masjid yang di depannya ada pekuburan?
Jawab:
الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وأصحابه ومن والاه، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله.
Amma ba’du:
Shalat di masjid yang di depannya ada pekuburan di luar dinding masjid adalah syah, karena yang dilarang hanyalah shalat di dalam masjid yang kuburan terdapat di dalamnya. Sebagaimana yang datang dalam hadits Abu Said Al-Khudri radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu alaihi wa ala alihi wasallam bahwa beliau bersabda:
اَلْأَرْضُ كُلُّها مَسْجِدٌ، إِلاّ الْمَقْبَرةَ وَالْحَمّامَ
“Bumi semuanya adalah tempat shalat kecuali pekuburan dan wc.”
Dan dalam Shahih Muslim dari hadits Jundub dari Nabi shallallahu alaihi wa ala alihi wasallam beliau bersabda:
أَلآ وَإِنَّ مَنْ كانَ قَبْلَكُمْ كانُوْا يَتَّخِذُوْنَ قُبُوْرَ أَنْبِيائِهِمْ وَصالِحِيْهِمْ مَسَاجِدَ، أَلآ فَلاَ تَتّخِذُوْا الْقُبُوْرَ مَساجِدَ، إنّي أَنْهاكُمْ عَنْ ذَلِكَ
“Ketahuilah sesungguhnya orang-orang sebelum kalian, mereka menjadikan kubur para nabi dan orang-orang saleh mereka sebagai masjid. Ketahuilah, maka janganlah kalian menjadikan kubur-kubur sebagai masjid, sesungguhnya aku melarang kalian dari hal tersebut.”
Dan juga dalam sebuah hadits Nabi shallallahu alaihi wa ala alihi wasallam bersabda:
لاَ تُصَلُّوْا إِلَى الْقُبُوْرِ، وَلاَ تَجْلِسُوْا عَلَيْها
“Janganlah kalian shalat menghadap ke kuburan dan jangan pula kalian duduk di atasnya.”
Ini jika shalat menghadap kuburan tanpa ada tembok atau dinding. Adapun jika di depan ada dinding atau tembok sementara pekuburannya di luar masjid, maka shalatnya syah insya Allah.
[Diterjemah dari Tuhfah Al-Mujib soal no. 65, karya Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi rahimahullah]
Incoming search terms:
- hukum shalat di mesjid ada kuburan
Related posts:
This entry was posted on Sunday, December 18th, 2011 at 9:38 am and is filed under Fatawa, Fiqh. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.








February 26th, 2012 at 8:37 am
jazakumulloh,infonya…
kebetulan di tempat ane, hampir semua masjid di depannya ada kuburan pendirinya.sempat ada keraguan untuk sholat di masjid, akhirnya ane sholat berjamaah di rumah bersama keluarga.
setelah tahu info ini, insyaAlloh ane mau aktif lagi sholat di masjid…barokallohu fiikum
March 11th, 2012 at 9:42 am
Assalamu’alaikum Ustadz, jazakallahu khairan wa barakallahu fik.
ana mau bertanya, bgmn hukumnya berdoa menghadap kuburan dengan niat mendoakan mayit tersebut. syukran. jazakallahu khairan
April 4th, 2012 at 10:18 am
assalamualikum ustadz…
bagaimana tatacara berziarah/mengunjungi kuburan kelurga? apa manfaaatnya bagi kita yg berjiarah dan apa manfaat pula bagi si mayit yg di dalam kubur?? karena katanya berziarah ke kuburan itu hukumnya sunnah, sementara berdoa utk mayit bersangkutan di atas kuburannya itu tdk boleh… makasi ustaz…
April 15th, 2012 at 1:19 pm
Assalamu alaikum
Apakah boleh 1 skali/ 2 bln skali atau sesekali menziarahi orang yg sdh mninggal tuk membersihkan kuburan tsb,krn kl sdh lama gk dibersihkan,kuburan tsb bnyak ditumbuhi rumput
Waalaikumussalam.