Shalat Taubat dan Syaratnya

February 18th 2009 by Abu Muawiah |

Shalat Taubat dan Syaratnya

Tanya:
Apakah ada shalat taubat? Tolong sebutkan syarat-syarat orang yang bertaubat?

085215547574

Jawab:
Dari Ali -radhiallahu anhu- dari Rasulullah -shallallahu alaihi wasallam- bersabda, “Tidaklah seseorang melakukan perbuatan dosa lalu di bangun dan bersuci, kemudian mengerjakan shalat, dan setelah itu memohon ampunan kepada Allah melainkan Allah akan memberikan ampunan kepadanya.” (HR. At-Tirmizi, Abu Dawud dan Ibnu Majah, serta dishahihkan oleh Asy-Syaikh Albani dalam Shahih Sunan At-Tirmizi I/128)
Hadits di atas dijadikan dalil oleh para ulama akan adanya shalat sunnah taubat, sebagaimana yang disebutkan oleh Asy-Syaikh Muhammad bin Umar Bazmul dalam kitabnya Bughyatul Muthathawwi’ fii Shalat at-Tatawwu’.
Dan hadits ini juga didukung oleh keumuman firman Allah Ta’ala, “Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri mereka sendiri mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah. Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.” (QS. Ali Imran : 135)

Adapun syarat diterimanya taubat, maka Asy-Syaikh Abdul Aziz Ar-Rajihi -hafizhahullah- menyebutkan ada delapan, yaitu:
1. Taubatnya harus ikhlas, hanya mengharapkan dengannya wajah Allah. Taubatnya bukan karena riya, bukan pula karena sum’ah (keinginan untuk didengar) dan bukan pula karena dunia.
2. Berlepas diri dari maksiat tersebut.
3. Menyesali dosa yang telah dia kerjakan tersebut.
4. Bertekad untuk tidak mengulangi maksiat tersebut.
5. mengembalikan apa yang kita zhalimi kepada pemiliknya, kalau kezhalimannya berupa darah atau harta atau kehormatan.
Kami katakan: Maksudnya kalau kita menzhalimi seseorang pada darahnya, harta atau kehormatannya, maka kita wajib untuk meminta maaf kepadanya dan meminta kehalalan darinya atas kezhaliman kita.
6. Bertaubat sebelum roh sampai ke tenggorokan (sakratul maut).
7. Siksaan belum turun menimpa dirinya.
8. Matahari belum terbit dari sebelah barat.
[Fawaid Ammah 5 dari www.shrijhi.com]
Wallahu a’lam.

Incoming search terms:

  • shalat taubat
  • sholat taubat
  • sholat tobat
  • shalat tobat
  • solat taubat
Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

This entry was posted on Wednesday, February 18th, 2009 at 10:02 am and is filed under Fiqh, Jawaban Pertanyaan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

132 responses about “Shalat Taubat dan Syaratnya”

  1. Taubat, Syarat & Adabnya « T.A.U.B.A.T said:

    [...] Adapun syarat diterimanya taubat, maka dalil-dalil di atas menunjukkan taubat masih diterima selama matahari belum terbit dari sebelah barat dan sebelum nyawa sampai ke tenggorokan. Lihat syarat-syarat serta keterangan lainnya di: http://al-atsariyyah.com/?p=635 [...]

  2. abu salman said:

    Ustadz hafidzakallah, terkait syarat taubat siksaan belum turun menimpa dirinya, bolehkah ustadz memberikan penjelasannya? Jazakumullah khairan

    Kami mendapatkan faidah ini ketika membaca syarh Asy-Syaikh Abdul Aziz Ar-Rajihi terhadap beberapa kitab. Beliau berdalil dengan firman Allah Ta’ala, “Maka tatkala mereka melihat azab Kami, mereka berkata: “Kami beriman hanya kepada Allah saja, dan kami kafir kepada sembahan-sembahan yang telah kami persekutukan dengan Allah”. Maka iman mereka tiada berguna bagi mereka tatkala mereka telah melihat siksa Kami. Itulah sunnah Allah yang telah berlaku terhadap hamba-hamba-Nya. Dan di waktu itu binasalah orang-orang kafir.” (QS. Al-Mu’min: 84-85)
    Wallahu a’lam.

  3. earvan said:

    ap hukum nya bila kita sudah melaukuan sholat tobat nashuha, tetapi kita melanggar nya dan berkeinginan untuk benar-benar melakukan nya karna allha ta’ala..

    Kalau memang dia telah bertaubat yang ikhlas dengan semua syaratnya maka insya Allah Allah akan menerima taubatnya. Tapi jika dia melakukan dosa lagi maka itu tidak menunjukkan taubatnya tidak diterima, hanya saja hendaknya dia lebih berusaha dalam mewujudkan taubatnya.

  4. earvan said:

    apakah orang homo yang sering kali melakukan hubungan badan. bila sholat taubat apakah dosa nya d ampunkan oleh allah swt…

    Yang menjadi inti di sini bukanlah shalatnya, akan tetapi istighfar dan taubat sebanyak-banyaknya dengan taubat yang ikhlas lagi terpenuhi syarat-syaratnya. Setelah bertaubat, sempurnakan dengan berhijrah/meninggalkan pelaku dan tempat2nya serta iringi dengan amalan saleh sebanyak-banyaknya, karena amalan saleh ini menghapuskan kesalahan-kesalahan.

  5. Fauzi said:

    Ada sepasang kekasih yang sering melakukan hubungan badan. Dan lalu Laki- laki nya ingin bertaubat! Apakah Laki-laku tersebut harus menikahi wanita nya dan baru akan di hapuskan dosa-dosa nya selama mereka berpacaran??

    Keduanya tidak dianggap bertaubat hanya dengan sekedar menikah. Akan tetapi jika keduanya ingin bertaubat maka hendaknya keduanya bertaubat yang betul-betul ikhlas kepada Allah, dengan memenuhi semua syarat taubat. Setelah keduanya bertaubat maka terserah kalau keduanya mau menikah atau tidak.
    Hanya saja jika si wanita hamil, maka tidak ada seorang pun yang boleh menikahinya -termasuk pacarnya-, sampai dia melahirkan kandungannya. Karena pernikahan dalam keadaan hamil adalah tidak syah.

  6. Abu M. Pamungkas said:

    Ustadz apakah ini berlaku juga bagi pelaku syirik? (terkait QS an-Nisaa’: 48)
    Apakah ada bedanya antara taubat pelaku syirik dan selainnya?
    Terima kasih.

    Ia ini berlaku untuk dosa syirik dan semua dosa lainnya tanpa ada perbedaan

  7. Shalat Taubat Dan Syaratnya « Kabut Fajar said:

    [...] : http://al-atsariyyah.com Tags: Tanya Jawab Komentar RSS [...]

  8. wahana said:

    Ada seorang yg suka melakukan hubungan dengan wanita penghibur,,tapi dia menyesalinya dan ingin bertaubat,,apakh dosa2nya itu bs diampuni apabila dia ingin berhenti dantaubat

    Jangankan perzinahan, syirik besar dan murtad sekalipun akan Allah ampuni jika memang dia ikhlas dalam bertaubat dan memenuhi semua syarat-syarat taubat.

  9. wahana said:

    saya ingin belajar agama,tapi saat ini susah menemukan guru atau ustadz yg mantap,,

    Alhamdulillah, pujilah Allah atas minat kebaikan tersebut karena sungguh itu merupakan anugerah yang tidak didapatkan oleh setiap orang. Semoga anda mendapatkan guru agama yang berada di atas ajaran Rasulullah shallallahu alaihi wasallam yang sebenarnya.

  10. fitri said:

    assalamualaikum..
    ustad,benarkah shalat taubat ada yg 41 rakaat? dan benarkah manusia bisa melihat org yg sdh meninggal masuk surga/neraka dan bisakah manusia biasa sesuci apapun dia bisa sampai ke langit ke tujuh dan bicara dengan allah? atau itu ajaran sesat? saya resah sekali ustad krn ada pengajian di dekat rumah saya yg ustad nya mengklaim spt itu. dan mereka meramalkan tgl 24 juli tahun ini akan terjadi bencana maha besar. sy jd takut ustad. mohon bantuannya ustad.

    Waalaikumussalam warahmatullah.
    1. Adapun shalat taubat 41 rakaat maka itu tidak ada tuntunannya dari Nabi shallallahu alaihi wasallam. Keberadaan shalat khusus untuk taubat sendiri masih diperdebatkan di kalangan ulama, apalagi jika ditentukan rakaatnya, maka tentunya tidak ada seorang ulama pun -sepengetahuan kami- yang berpendapat dengannya.
    2. Tidak mungkin. Karena yang menjadi akidah kaum muslimin adalah tidak boleh memastikan seseorang masuki surga atau nekara kecuali siapa yang telah ditentukan oleh Allah dan Rasul-Nya. Lagipula, masalah ‘apakah ada orang masuk surga atau neraka sebelum kiamat’ sendiri masih diperbincangkan oleh para ulama.
    3. Tidak ada seorang manusiapun yang bisa naik ke atas langit ketujuh lalu berbicara kepada Allah secara langsung kecuali Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam.
    4. Barangsiapa yang mempercayai ramalan tersebut maka dia terancam terjatuh ke dalam amalan kekafiran yaitu meyakini adanya manusia yang tahu perkara ghaib. Lihat pembahannya dalam artikel ‘hukuman bagi para pelanggan dukun’.

  11. vthree said:

    assalamualaikum..
    berarti itu ajaran sesat ya ustad? tp gmn ngejelasin nya sm ortu sy ya pak ustad soalnya ortu sy udh percaya bgt sm pak labai itu. malahan skrg ortu dan anggota pengajian tsb dah prg mengungsi ke gunung merapi krn takut tsunami yg kt pak labai itu akan dtg tgl 24 juli nanti. Sy udh capek ngejelasin ma ortu klo ajaran tsb ngk bener tp ortu ngk nerima malah jd marah sm sy. Skrg sy jd cms jg krn ramalan itu tgl 3 hr lg.

    Waalaikumussalam warahmatullah.
    Semua ajaran yang mengklaim mengetahui perkara ghaib adalah kesesatan. Saudari tidak boleh merasa cemas karena itu hanyalah ramalan semata dan waspadalah jangan sampai saudari mempercayainya, karena mempercayai suatu ramalan adalah amalan yang mengkafirkan dan bisa mengeluarkan pelakunya dari Islam, sebagaimana yang telah kami jelaskan dalam artikel ‘hukuman bagi para pelanggan dukun’.
    Silakan baca artikelnya, dan mungkin artikel tersebut bisa sebagai referensi ringkas bagi saudari dalam menjelaskan kepada kedua orang tua mengenai kesalahan mereka.

  12. vthree said:

    assalamualaikum…
    Pak ustadz, tp menurut guru tsb kejadian itu bukan ramalan tp malaikat jibril yg datang kpdnya dan memberi tahu ttg kejadian tsb. Sampai skrg org tua sy masih maksa2 sy spy ikut dengan mereka ke gunung itu tp sy ngk mau. Mohon petunjukknya pak ustad atau sy laporkan aja ttg pengajian itu kpd polisi? krn ortu sy ttp ngk mau dengarin sy. Saya ngk mau ortu sy jd kafir gr2 ajaran labai itu. Pdhl ortu sy rajin bgt sholatnya.

    Waalaikumussalam warahmatullah
    Itu lebih parah lagi, karena artinya guru itu mengaku sebagai Nabi. Bukankah tugas Jibril alaihissalam adalah mengantarkan wahyu kepada para Nabi. Kalau dia mengaku dapatkan wahyu dari Jibril maka berarti dia mengaku Nabi dan dia dihukumi kafir karenanya.
    Sebaiknya memang orang ini dilaporkan ke polisi karena ramalannya sudah meresahkan masyarakat dan menyesatkan mereka. Tidak ada bedanya dengan aliran-aliran yang sudah dihukumi sesat oleh pemerintah karena mengaku didatangi oleh Jibril.

  13. zahari said:

    aslmualaikum ustaz,
    saya ingin bertanya..adakah sekirany d telah melakukan dosa dengan wanitanya..dan d terlalu sayang kan wanita tu.. dan ingin memperistrikan
    ny tetapi sayangny wanita itu menolak..adakah
    si lelaki itu berdosa atau wanita itu..adakah d di pertangung dgn dosa yang telah di buat..sekira wanita itu menolak..walau wanita itu dan lelaki itu bertaubat..tapi wanita menolak utk di-nikahi

    Waalaikumussalam warahmatullah
    Yang jelas, keduanya wajib bertaubat terlebih dahulu dari dosa perzinahan dengan taubat yang nasuhah. Setelah itu masalah wanita itu menikah dengan siapa maka itu urusan wanita tersebut, apakah dia mau menikah dengan lelaki yang berzina dengannya atau tidak. Yang jelas kalau dia tidak boleh menikah dalam keadaan hamil sampai dia melahirkan. Jika wanita itu tidak hamil maka dia boleh menikah setelah satu kali haid.
    Jika keduanya telah bertaubat dan wanita tidak mau menikahi lelaki yang berzina dengannya, maka lelaki itu tidak berdosa dan tidak wajib bertanggung jawab atas wanita tersebut, karena semuanya dikembalikan pada kehendak wanita tersebut. Wallahu a’lam

  14. oktria said:

    assalamuallaikum…pak ustadz..saya mau menanyakan, apakah sholat taubat bisa dilakukan secara berjama’ah?trimakasi saya harap jawaban pak ustadz detail beserta alasannya,wassalamuallaikum

    Waalaikumussalam warahmatullah
    Tidak disyariatkan mengerjakannya secara berjamaah karena tidak adanya dalil yang menunjukkan hal itu. Hukum asal suatu ibadah adalah tidak boleh dikerjakan sampai ada dalil yang memerintahkan. Maka dalam hal ini, yang dituntut membawa dalil adalah mereka yang berpendapat bolehnya berjamaah.

  15. Bisnis Internet said:

    terima kasih informasi sholat taubatnya, sangat bermanfaat’…

    syukron ya akhi…
    salam

  16. arul said:

    assalamualaikum ya ustadz…
    saya telah banyak berbuat dosa,dari dosa2 kecil hingga dosa2 yang besar dan satu lagi di tubuh saya,saya mempunyai tattoo2..saya sangat menyesal atas apa yang telah saya perbuat/lakukan,saat ini saya berusaha untuk memperbaiki segala kesalahan2 saya dan saya ingin bertaubat,yg ingin saya tanyakan apakah tattoo2 yg ada di tubuh saya bisa menjadi penghalang sholat/taubat yang sangat ingin saya lakukan karna saya pernah mendengar kalau orang yang mempunyai tattoo itu sholat ny tidak sah/tidak di terima, mohon diberikan penjelasan dan petunjuk nya..terimakasih..waalaikum salam warohmatullohi wabarookaatuh…

    Waalaikumussalam warahmatullah
    Segala pujian dan kesyukuran hanya kepada Allah yang telah memberikan taufiq kepada anda dan kepada kita semua untuk segera bertaubat dari dosa dan kesalahan. Tato bukanlah penghalang diterimanya taubat, karena dia bukanlah syarat syahnya taubat. Karenanya jika dia bertaubat dengan ikhlas maka insya Allah Allah Ta’ala tetap akan menerima taubatnya walaupun dia masih bertato. Hanya saja, memang lebih bagus lagi jika dia menghilangkan tato tersebut jika memang memungkinkan.
    Adapun apakah tidak syah shalatnya orang yang bertato? maka ini masalahnya berbeda, karena kita juga harus membicarakan masalah wudhu yang merupakan syarat syah shalat:
    Pertama: Butuh dilihat dimana tatonya berada, apakah di bagian anggota wudhu atau bukan (misalnya dada atau punggung). Jika tatonya bukan pada bagian anggota wudhu maka wudhunya syah dan itu tidak akan mempengaruhi shalatnya.
    Kedua: Jika tatonya berada pada anggota wudhu maka:
    a. Jika tatonya bisa menghalangi air menyentuh kulit maka wudhunya tidak syah, dan itu juga akan menyebabkan shalatnya tidak syah.
    b. Tapi jika tidak menghalangi air menyentuh kulit maka insya Allah wudhunya tetap syah dan dia bisa shalat.
    Tapi sekali lagi, sebaiknya tato tersebut dihilangkan guna kesempurnaan taubat, tapi tentunya selama itu memungkinkan dan tidak menimbulkan mudharat yang besar pada diri sendiri.

  17. rudi hartanto said:

    assalamualaikum ustadz. Apakah ada tuntunannya sholat taubat diiringi puasa taubat. Ana pernah mendengar ada orang mengatakan bahwa Nabi Daud melakukannya dalam riwayat sunan abu dawud.syukron.

    Waalaikumussalam. Wallahu A’lam ana belum pernah dengar.

  18. Hamba Allah said:

    Assalamu’alaykum
    bagaimana jika ada orang yang telah bertaubat dari perbuatannya kemudian dia melakukan perbuatan itu lagi namun dia bertaubat lagi, apakah taubatnya diterima?

    tolong disertai dalilnya jika taubatnya diterima…
    jazakumullah khairon

    Waalaikumussalam
    Jika taubatnya sebelumnya telah memenuhi syarat2 taubat maka insya Allah taubatnya diterima, berdasarkan semua dalil yang menunjukkan bahwa Allah Ta’ala maha mengampuni orang yang bertaubat.
    Adapun dosanya yang baru maka dia wajib untuk kembali bertaubat darinya

  19. hamba Allah said:

    asslkm..
    ustad sya mw brtanya,apabila sepasang muda mudi brpcaran dan smpai zina,lalu wnitanya ingin brtaubat.tpi stiap dia mulai kuat iman,pacarnya itu mulai membujuk ke arah mendekati zina..klau wnita mnolak,pcarnya marah..lalu pa yg hrus dlakukan wnta agr bsa menyadarkan pcarnya dan agar dia jg tetap kuat iman tdk trjerumus pd pcrnya?

    Na’udzu billahi min dzalik. Jalan satu-satunya adalah bertaubat kepada Allah dengan taubat yang benar dan meninggalkan lelaki tersebut. Apakah dia lebih takut kepada lelaki itu daripada kepada Allah?!

  20. hamba Allah said:

    ass….
    apakah seseorg yg telah berbuat zina kemudian org itu akan berangkat umroh, mka ia akan mendapat balasan disana ?

    Mungkin saja jika dia tidak bertaubat dengan taubat yang nasuha.

  21. hamba allah said:

    Assalamualaikum pak ustads, saya mau bertanya apakah wajib bagi seorang wanita dinikahkan kepada laki-laki yang telah berzinah kepadanya sekalipun wanita tersebut tidak hamil?apakah wajib keduanya untuk dinikahkan? apakah dosa jika sang wanita menolaknya dengan alasan bahwa si lelaki tersebut telah berlaku kasar kepadanya dan tidak baik bagi keluarganya dan sang wanita sendiri ingin benar2 bertaubat ? mohon jawabannya..

    wassalam

    Waalaikumussalam.
    Jika si wanita sudah bertaubat sementara si lelaki belum bertaubat maka keduanya tidak boleh dinikahkan, karena Allah telah melarang menikahkan wanita baik-baik dengan lelaki pezina.
    Dan kalaupun si lelaki juga bertaubat maka tetap tidak ada keharusan wanita ini menikah dengannya. Dia bebas memilih dengan lelaki mana saja yang dia inginkan.

  22. Taubat Nashuha « Blognya Ukht Yanti said:

    [...] Sumber :  http://al-atsariyyah.com/?p=635 [...]

  23. jaya said:

    Assalamualaikum Wr Wb
    katanya kalo berbuat zina solatnya selama 75 tahun tidak diterima, tetapi kalau sudah benar2 bertaubat apakah masih tidak diterima? mohon jawabannya, terimakasih

    Waalaikumussalam
    Kami belum pernah mendengar dalil dari ucapan di atas. Yang jelas siapa yang bertaubat dan berbuat saleh maka Allah akan mengganti semua kejelekannya dengan kebaikan.

  24. umat Nabi Muhammad SAW said:

    Assalamualikum w.w
    Pak Ustad tolong info utk salat taubat n salat dhuha secara detil dan satu lagi pada saat salat jumat setelah ceramah ustadnya duduk kemudian membacakan doa-doa,yang saya tanyakan bacaan apa yg kita baca pada saat penceramah duduk!
    mohon petunjuk dan terima kasih

    Waalaikumussalam.
    Shalat taubat sudah dijelaskan hukumnya, shalat dhuha insya Allah menyusul.
    Tidak ada bacaan yang disyariatkan untuk dibaca saat khatib duduk. Wallahu a’lam

  25. muslim said:

    assamualaikum wrwb,bagaimana hukum taubat orang yang suka menggunjing,apakah taubatnya di terima? bagaimana bila orang tersebut keadaannya jauh dari wilayah kita tinggal,sedang kita susah untuk memohon maaf padanya.apakah cukup memohon pada Allah swt saja?.
    bagaimana hukum suami yang sering melontarkan kata talak3,apakah perkataan itu sah?,terimakasih

    Waalaikumussalam warahmatullah
    Allah Maha penerima taubat hamba-hambaNya. Ia cukup memohon ampun kepada Allah dan banyak-banyak menyebutkan kebaikan orang yang dia gunjing tersebut serta mendoakannya dengan kebaikan

  26. hamba allah said:

    asalamualaikum ,..
    apa kah shalat taubat dapat dilakukan setia hari?
    mhon dijwab yh pa ustadz ,…

    Waalaikumussalam warahmatullah.
    Bagi yang berpendapat adanya shalat taubat, shalat ini hanya dilakukan setelah berbuat dosa.

  27. inu said:

    bagaimana cara taubat seorang penzina ???

    Penuhi syarat-syarat taubat di atas.

  28. hamba allah said:

    assamualaikum wrwb,
    pa ustad, dulu sewaktu kami masih pacaran, kami sering kali mendekati zina. kemudian kami memutuskan menikah agar tidak sampai terjerumus labih jauh.bila kami memohon ampun kepada allah hanya dengan doa setelah shalat wajib apakah taubat kami di terima?dan bila hanya salah satu dari kami yang melakukan shalat taubat dengan menyertakan doa pengampunan dosa untuk kami berdua apakah boleh dan taubat kami di terima?mhn di jwb y p’ustad sy takut balasan dari allah…

    Waalaikumussalam warahmatullah.
    Allah Ta’ala sudah berjanji bahwa Dia akan mengampuni semua dosa hamba-hambaNya yang bertaubat dengan taubat yang nasuha, sebesar apapun dosanya (termasuk zina). Dan Dia tidak akan mengingkari janji-Nya. Maka bersyukurlah seorang hamba yang masih diberikan taufik untuk bertaubat.

  29. munandz said:

    assalamualaikum.
    saya mau nanya apa pelaksanaan shalat taubat sama seperti shaalat tahajud? apa yang membedakannya dengan shalat tahajud?

    Waalaikumussalam.
    Lahiriah hadits di atas, shalat taubat tidak seperti shalat tahajjud yang bisa dilakukan kapan saja di malam hari, akan tetapi shalat taubat ini hanya dilakukan setelah seseorang berbuat dosa sebagaimana dalam hadits di atas, itupun bagi yang berpendapat adanya shalat taubat. Wallahu a’lam.

  30. hamba allah said:

    assalamualaikum warohmatullah…
    pak ustad,,
    niat shalat taubat apa iyya,,?
    dan apa ada bacaan khusus saat shalat??
    mohon bimbingannya….terimakasih..
    wassalamualaikum warohmatullah

    Waalaikumussalam warahmatullah.
    Niat tidak perlu diucapkan, tapi cukup memunculkan di dalam hati keinginan untuk shalat taubat.
    Tidak ada bacaan khusus di dalamnya sebagaimana yang nampak dari hadits di atas.

  31. hamba allah said:

    assalamualaikum warohmatullah, ustadz,, saya mau nanya. apabila ada orang yang sesekali setelah shalat wajib dia dzikir dan beristigfar sambil mengingat segala dosa yang pernah dia lakukan dan derharap supaya Allah mengampuni dosanya tsb, apakah itu bisa dikatakan taubatan nasuha??

    Waalaikumussalam warahmatullah.
    Taubat yang nasuha adalah taubat yang memenuhi semua syarat taubat, baik dilakukan di dalam shalat maupun di luar shalat. Dan tentu saja hal itu terbukti dari amal perbuatannya.

  32. hamba Allah said:

    Assalamualaikum warohmatullah, ustadz, saya mau nanya. telah dijelaskan bahwa salat taubat dilakukan setelah kita melakukan kesalahan. jika kesalahannya dilakukan sudah lama sekali dan sudah tidak dilakukannya lagi, apakah taubatnya diterima jika baru melakukan salat taubat sekarang? terima kasih. wassalamualaikum wr.wb.

    Waalaikumussalam warahmatullah.
    Tidak perlu shalat taubat dalam keadaan seperti itu, walaupun menurut para ulama yang mengatakan adanya shalat taubat. Wallahu a’lam

  33. ismi said:

    asslamu’alikum…
    ust. sya sudh mlakukan bnyak dosa, dri dosa kecil hingga dosa besar, sya mengucapkan kta2 sumpah palsu demi kebaikan sya sndri, dn sya mlakukan zinah, bgai mana ust sya mlakukan taubat ny,dri bnyk dosa2 tsb, mhon pnjlasan ny ust…

    Waalaikumussalam.
    Allah Maha Pengampun dan Penerima taubat. Dan Dia telah berjanji akan mengampuni setiap hamba yang bertaubat dengan ikhlas selama hamba itu belum mengalami sakratul maut. Karenanya jangan berputus asa dari rahmat Allah, karena tidak ada yang merasa putus asa dari rahmat-Nya atau merasa tidak akan diampuni kecuali orang-orang yang tidak mengenal Rabbnya.

  34. Aan said:

    Assalamu’alaikum.
    Pak Ustad, saya mau b.tanya! Begini ; saya punya beberapa orang keluarga yg sering berbuat dosa. Tetapi, salah seorang mereka (nenek saya) itu rajin shalat dan mengaji juga rutin mengikuti pengajian, namun selalu ada dosa2 yg dilakukannya yg sangat sulit saya ungkapkan. Yg ingin saya tanyakan Ustad, apakah saya sebagai keluarga boleh memohonkan ampun kepada Allah atas kesalahn mereka? Dan bagaimana cara menjelaskannya kepada keluarga saya itu bahwa yang mereka lakukan ad/ dosa?

    Waalaikumussalam.
    Boleh, bahkan seharusnya kita memohon ampunkan untuk keluarga kita selama mereka adalah kaum muslimin.
    Dijelaskan dengan cara yang lemah lembut dan bertahap, dan tentunya harus disertai dengan argumen pelarangan yang kuat dan jelas.

  35. Ingin Bersuci said:

    assalamu’alaikum..
    Ustad saya mau nanya,
    saya hamil diluar nikah, saya diperkosa karna menolak untuk menikah dengan lelaki yang memperkosa saya itu. namun meski telah hamil, sy tetap menolak untuk menikah dgn dia. dan saat ini saya telah menikah dngan lelaki lain yg mau mnerima keadaan sy dan mencintai sy apa adanya.
    yang ingin saya tanyakan, masih bisakah saya menjadi penghuni syurga?
    karna sejak diperkosa saya merasa sangat kotor dan hina untuk mengharap surga..
    mohon penjelasannya ustad..
    terimakasih..

    Waalaikumussalam.
    Jawabannya sudah dikirim ke email anda.

  36. arif said:

    Ustadz mau tanya. jika ada 2org (msh Bujangan/blm nikah) berzina atau pencuri kemudian dia taubat. apakah diberlakukan hukum islam (dgn dicambuk/potong tangan)walaupun kita hidup di Indonesia agar dosanya diampuni?? ataukah cukup dengan taubat secara hati dan lisan saja? Punten krm jg jawabnya lewat email. Jazakallahu Khoiron.

    Keduanya cukup bertaubat dengan hati, lisan, dan perbuatan secara ikhlas.

  37. nunu said:

    assalam..
    ustadz sy ingin bertanya..
    1. sy pernah mendengar,, ketika sudah bertaubat..tapi melanggarnya.. di hari kiamat nanti akan dikejar dan digigit oleh ular yang muncul akibat taubat kita sebelumnya..apakah itu benar?
    2. sy masih mahasiswa yang merantau di negeri orang..jauh dari orang tua.. jdi orang tua biasa hanya mengontrol sy melalui telepon, untuk suatu keadaan tertentu,,sy biasa berbohong karena takut menambah pikiran orang tua..mis. orang tua melarang sy bekerja, sy berbohong klo tidak bekerja padahal sy aktif di sebuah bisnis.. susah menjelaskan melalui telepon, takut menambah pikiran beban orang tua apalagi mereka dilarang banyak berpikir akibat sakit, saya butuh pekerjaan itu..sehingga saya berbohong sama mereka.. apakah itu dosa yang membuat saya mesti bertaubat? klo mau bertaubat apakah harus jujur dulu untuk dihapuskan dosanya? terima kasih ustadz atas jawabannya..

    1. Wallahu a’lam saya belum pernah dengar.
    2. Ya, itu termasuk berbohong. Sebaiknya dijelaskan dengan baik kepada orang tua, walaupun itu lewat telepon.

  38. juju said:

    ustad..saya ingin berrtanya jika ada orang yang murtad berulang kali bahkan sampai lebih dari 3 kali dan akhirnya ingin benar-benar bertaubat,apakah masih bisa bertaubat?apabila bertaubat apakah taubatnya masih bisa diterima?apakah dia masih bisa ddiampuni?lalu apabila ia hidup di negara yang hukumnya tidak berdasarkan islam seperti indonesia ,apakah dia harus menyerahkan diri untuk dibunuh?andai ia harus menyerahkan diri kemanakah ia harus menyeerahkan diri?lalu apabila dia tidak dihukum secara islam didunia apakah taubatnya sah dan bisa diampuni?

    Kalau orang yang asalnya non muslim akan diampuni Allah dan diberi taubat jika dia masuk Islam, maka orang yang asalnya muslim trus murtad, tentunya akan lebih diampuni Allah dan diberi taubat jika dia memang ikhlas bertaubat.
    Dia tidak perlu menyerahkan dirinya kepada siapa-siapa. Dia cukup bertaubat kepada Allah dan jika dia memenuhi semua syarat taubat maka pasti taubatnya akan Allah terima.

  39. Abu 'Aisyah said:

    Jazakumulloh khoiron ustadz atas artikelnya yang bermanfaat.

  40. bambang said:

    Assalamu’alaikum….
    Saya ingin bertanya mengenai Sholat taubat…
    saya pernah dengar dari teman saya….
    dalam menjalankan Shalat Taubat….
    Apakah betul penggunaan kata Bismillahirrohmannirrohim pada awal membaca niatnya itu di makruhkan……
    jadi hanya membaca A’udubillahimminasyaitonnirrojim langsung membaca niatnya…..
    Mohon penjelasannya….

    Tidak perlu membaca seluruhnya. Niat itu tempatnya di hati dan bukan di lidah, karenanya tidak perlu dilafalkan. Nabi shallallahu alaihi wasallam memulai shalatnya bukan dengan membaca niat atau membaca basmalah atau membaca ta’awudz. Tapi beliau shallallahu alaihi wasallam memulai shalatnya dengan takbir. Jadi langsung takbir saja.

  41. anto said:

    Ass. Wr. Wb,
    Pak Ustad, saya mau bertanya, mohon dijelaskan. saya lelaki yang telah beristri. Tiga tahun yang lalu Saya pernah berzina dengan pelacur beberapa kal kemudian saya benar2 bertaubat dan tidak pernah melakukannya lagi, namun belum lama ini saya kembali tergoda dan melakukan zina lagi dengan seorang pelacur. Saya sungguh menyesal Pak Ustadz. Adakah doa saya dapat diampuni? Saya merasa kotor dan hina. Bagaimana caranya agar taubat saya diterima & dijauhkan dari keinginan untuk berbuat dosa tersebut. Saya tahu dan sadar kalo saya tidak pantas mendapatkan surga Allah, tapi saya juga sangat takut akan azab Allah. Tolong bantu saya kembali bersih Pak Ustadz.
    Atas bimbingannya saya ucapkan terimakasih.
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

    Waalaikumussalam.
    Allah Ta’ala telah berjanji akan mengampuni semua dosa jika hamba bertaubat kepada-Nya dengan ikhlas dan dia tidak mengulangi lagi kesalahan yang sama. Satu hal yang harus dicatat di sini bahwa putus asa dari rahmat dan ampunan Allah adalah dosa yang sangat besar dan merupakan ciri-ciri orang kafir. Karenanya terus bertaubat kepada Allah dan berharap kepada-Nya, serta iringi setiap kejelekan itu dengan kebaikan, maka Allah pasti akan mengganti semua amalan jelek yang kita lakukan dengan kebaikan.

  42. Niken said:

    Ustad apakah setelah selesai shalat taubat,qt harus membaca surat al-fatihah sebyk 7 kali?
    terima kasih atas jawbnya…

    Tidak ada syariatnya seperti itu, maka sebaiknya ditinggalkan.

  43. juju said:

    Ustad..terkait dgn pertanyaan saya sbelumnya..org yg berkali2 murtad,lalu ia akhirnya benar2 bertaubat,namun dia adalah warga negara indonesia dan tinggal di indonesia yg hukum negaranya tidak berlandaskan islam,,pertanyaan saya apakah dia perlu berusaha mengganti kewarganegaraannya ke negara yg hukumnya berlandaskan islam,lalu menyerahkan diri ke pemerintahan islam negara barunya untuk dihukum sesuai dosanya?bukankah org yg bertaubat itu harus berusaha menerima hukuman didunia dari pemerintahan islam?maaf saya kembali bertanya,krn bagaimana jika org yg bertaubat itu terus menerus khawatir taubatnya tidak diterima Alloh krn blm berusaha dihukum di dunia oleh pemerintahan islam..ataukah benar2 cukup bertaubat kepada Alloh saja?

    Semua itu tidak perlu dia lakukan. Dia cukup bertaubat kepada Allah, memperbaiki keislamannya, dan memperbanyak amalan salehnya.

  44. ana said:

    ass wr wb,
    pak ustadz,saya mau tanya…saya dulu hamil sebelum nikah.kemudian saya menikah pada saat hamil dengan orang yang menghamili saya(suami saya).sekarang usia pernikahan kami sudah 7 tahun lebih dan mempunyai 2 orang anak.Apakah pernikahan kami selama ini sah?karena dari beberapa artikel yang saya baca ada yang mengatakan sah namun ada yang mengatakan tidak sah.bila tidak sah,apakah selama pernikahan ini kami seperti berzina?
    mohon penjelasannya,mohon dikirim ke email saya juga.terimakasih.

    Yang benarnya tidak syah. Adapun status nikahnya, jika dulu memang keyakinanya syah sehingga pernikahan tetap dilangsungkan, maka nikah ini dihukumi nikah syubhat. Bukan teranggap zina, akan tetapi mereka berdua wajib berpisah sementara lalu mengulangi akad nikahnya.
    Jika dulunya diyakini nikahnya tidak syah akan tetapi tetap dilanjutkan maka nikah ini tidak syah dan dihukumi sebagai perzinahan. Wallahu a’lam.

  45. ana said:

    assalamu’laikum…
    pak ustadz,saya mau bertanya lagi…bila pernikahaan itu termasuk nikah syubhat,lalu hendak mengulangi akad nikah lagi,bolehkah diwakilkan wali hakim?(karena Bapak saya sudah meninggal dan saya tinggal jauh dari keluarga besar saya)
    terimakasih.
    wassalamu’laikum

    Waalaikumussalam.
    Diusahakan pakai wali yang lain, seperti saudara lelaki ayahnya atau saudara lelakinya. Jika memang sudah tidak ada, atau ada tapi jauh, maka wali yang jauh itu bisa memberikan perwakilannya kepada wali hakim.

  46. mill said:

    Asalamualaikum Ustadz..
    Saya seorang mshasiswa muda. pernah berbuat zina dengan seorang lelaki yang ketika itu adalah pacar saya di umur yang sangat muda yakni SMA. Saya dulu sempat bertobat dengan mengajak dia untuk berhenti. Tapi dia selalu memaksa bahkan ke arah memperkosa sampai pada akhirnya saya tinggalkan dia dan tidak berkomunikasi sama sekali bahkan melalui internet selama kurang lebih 3 taun belakangan ini. selama 3 tahun saya sudah bertobat dengan tidak mengulangi lagi hub itu, saya pun melakukan shalat taubat, tasbih, dzikir, shalat lima waktu, bahkan menghindari laki-laki selain kekasih saya dan keluarga saya. saat ini saya menjalin hubungan dengan teman kuliah saya, berasal dari arab, yang budaya dia sendiri pun saya yakin mungkin dia tidak akan menerima saya dengan keadaan begini. dalam surat An-Nur pun di sebutkan kalau wanita yang berzina hanya pantas mendapatkan lelaki yang sudah berzina. tetapi ada juga yang mengatakan itu tidak berlaku apabila kita telah bertaubat dan tidak akan mengulanginya lagi. Untuk saat ini, saya yakin bahwa kekasih saya saat ini bisa menjaga saya tetap di jalan ALLAH SWT. tapi saya juga tidak ingin jika kami menikah nanti dia kecewa. tapi jika kami berpisah sekarang pun itu juga akan membuat kami berdua kecewa. Apa yang harus saya lakukan ustadz? karena yang saya sadari sampai saat ini. dia pun banyak membawa perubahan baik dan besar untuk saya. dan saya tidak siap untuk kehilangan semangat hidup saya saat ini.

    Waalaikumussalam.
    Betul, ayat itu hanya berlaku bagi pezina yang belum bertaubat. Yang kami sarankan adalah hendaknya anda menikah segera dengan lelaki yang baik, dan tidak berpacaran karena pacaran merupakan sarana terbesar menuju perzinahan.

  47. rena said:

    Assalamualaikum Wr.Wb

    Ustadz, saya pernah melakukan zinah dengan pacar saya. saya sangat menyesalinya dan tidak ingin melakukannya lagi. Akhinrnya kami memutuskan untuk mengakhiri hubungan kami.
    tapi apakah saya harus benar- benar menjauh dari dia agar tobat saya diterima ?
    apa saya harus benar-benar menghilangkan dia dari kehidupan saya ?
    terima kasih ustadz sblumnya

    Waalaikumussalam.
    Seharusnya seperti itu dan itu akan lebih memudahkan dia untuk bertaubat kepada Allah. Di antara kesempurnaan taubat adalah hijrah (meninggalkan) tempat dan orang yang bisa mengantarkan dia kepada maksiat tersebut.

  48. ARYAN said:

    Assalamualaikum Wr.Wb

    Ustadz,

    saya pernah berzina dengan istri orang, apakah selain shalat taubat saya harus miminta maaf kepada suaminya
    Waalaikumussalam. Jika anda dan wanita itu sudah bertaubat kepada Allah dengan ikhlas, dan jika memberitahu suaminya hanya akan memperparah keadaan, maka insya Allah tidak perlu meminta maaf kepada suaminya akan tetapi wajib ditutupi, semoga Allah juga menutupinya pada hari kiamat.

  49. andi said:

    Assalamualaikum Wr.Wb

    Ustadz,
    apakah shalat taubat itu hanya dilakukan setelah kita melakukan dosa besar, kalau hanya memarahi istri, bergunjing lalu menyesalinya apakah juga harus melakukan shalat taubat? terimakasih waasalamu’alaikum Wr. Wb

    Waalaikumussalam.
    Bagi yang berpendapat adanya shalat taubat, maka berdasarkan lahiriah hadits, dia sunnah dilakukan setiap kali berbuat dosa. Wallahu a’lam.

  50. ardi said:

    Assalamualaikum Wr.Wb

    Ustadz,
    Saya lelaki yang sudah beranak istri, beberpa tahun yang lalu saya melakukan zina dengan wanita yng telah bersuami pula, saya sudah melakukan shalat taubat pak ustadz, tapi apakah saya harus meminta maaf juga kepada suaminya agar taubat saya diterima, mohon penjelasannya dan mohon doanya pak Ustadz, perbuata saya itu terus menghantui saya, terimakasaih, wassalamu’alaikum wr. wb

    Waalaikumussalam.
    Jika meminta maaf kepada suaminya itu akan memperparah keadaan maka insya Allah tidak perlu. Selama anda dan wanita itu betul2 sudah bertaubat kepada Allah dengan taubat yang ikhlas. Wallahu a’lam.

  51. asti said:

    Assalamualaikum Wr.Wb
    dalam shalat taubat, bacaan yang harus dibaca setelah al Fatihah yang baik itu apa pak ustadz

    Waalaikumussalam
    Tidak ada ketentuan, baca surah yang mana saja boleh.

  52. sipit said:

    assalamu alaikum..
    utasd sy ini seorg istri dan mempunyai 2org ank.. tpi sy tlh berbwt zinah dgn mantan pcr sya.. sy ingin bertobat tpi sy blm terlalu mengerti dgn sholat tobat.. dan sy sgt merasa hina di dpn allah dan ank2 sya.. tlg di bimbing.. terima kasih

    Waalaikumussalam.
    Tidak perlu menunggu shalat taubat untuk bertaubat. Dosa zina itu tidak ada apa-apanya dibandingkan dosa kesyirikan dan kekafiran. Akan tetapi orang musyrik atau kafir mana saja yang mau bertaubat kepada Allah, maka Allah pasti menerima taubatnya dan menerima keislamannya. Maka cukup penuhi syarat-syarat taubat yang ada, maka Allah pasti akan menerima taubat kita dan menghapuskan semua dosa-dosa kita.

  53. rahimah said:

    Assalamualaikum Wr.Wb…
    beberapa hari lalu saya mengikuti pengaian, narasumbernya seorang ustaz dari kampung tetangga. pada peremuan tersebut kami membahas masalah shalat taubat, banyak hal yg mengganjal dihati saya dari penjelasan ustadz tersebut salah satunya bahwa dalam shalat sunat taubat, rukuknya 2 kali, saya belum pernah mendengan shalat dengan 2 kali ruku’.
    kemudian masalah puasa Asyura, beliau berpendapat bahwa puasa Asyura harus dilakukan diiringi dengan puasa Tasu’a yaitu pada tanggal 9 atau 11 muharam.
    demikian saya sangat memohon penjelasan dari bapak…
    wassalamualaikum….

    Waalaikumussalam.
    Shalat sunnah taubat sama seperti shalat sunnah 2 rakaat lainnya, hanya sekali ruku’.
    Puasa ‘asyura itu pada tanggal 10 Muharram. Akan tetapi disunnahkan juga berpuasa pada tanggal 9 untuk menyelisihi orang-orang Yahudi.

  54. zamzam said:

    assalamu’alaikum wr wb.biala ada orang yang syirik dan dia bertaubat dan tidak akan mengulanginya lagi,apakah taubatnya di teriam dan dosanya diampuni?

    Waalaikumussalam.
    Ya, jelas taubatnya diterima jika memang dia jujur dalam taubatnya. Bukankah para sahabat radhiallahu anhum dulu semuanya adalah musyrik, lantas mereka bertaubat?!

  55. Ridlo said:

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh !
    Maaf mas, apakah saya boleh mengetahui emai mas ?
    Saya ingin bertanya sesuatu yang mungkin sifatnya privasi dan rahasia.
    Sebelumnya terimakasih !

    Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.
    Silakan di email ke: atsariyyah_06@yahoo.co.id

  56. juju said:

    Ustadz.terkait pertanyaan saya sebelumnya yg ttg murtad berkali-kali dan akhirnya taubat,dan ttg apakah harus mendapat hukuman dunia/islam sperti dibunuh,,apakah saya bisa diberi rujukan judul atau nama buku/artikel/web/dll yg menjelaskannya panjang lebar termasuk dasar al quran dan hadits dan pendapat ulama salaf yg dijadikan hujjah?karena saya tdk mau hanya mengtakhrij pendapat ustadz..saya jg mau mengerti betul dasar,alasan dan penjelasannya..

    Afwan, kami memang belum sempat mengumpulkan semua ucapan ulama dalam permasalahan ini. Tapi mungkin anda bisa bertanya ke situs-situs ahlussunnah lainnya mengenai masalah ini, insya Allah dari semua jawaban, anda akan mendapatkan apa yang anda inginkan.

  57. adi said:

    assalamualikum pak ustads saya sudah tergodah dengan setan sampai – sampai saya sudah berbuat maksia sama pacar saya …tapi pacar saya memaksa saya berbuat seperti itu padahal saya tidak mau ….tapi setelah itu aku sangat menyesal karena sudah berbuat seperti itu…apakah dosa saya bisa di ampuni atau tidak…

    Waalaikumussalam.
    Tidak ada dosa yang tidak bisa diampuni, walaupun itu kesyirikan, selama taubatnya sebelum sakaratul maut. Allah Ta’ala berfirman yang artinya, “Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Az-Zumar: 53)
    Dan kami sarankan anda meninggalkan lelaki tersebut karena dia adalah orang yang fasik dan akan merusak anda.

  58. hamba ALLAH said:

    assalamu’alaikum wr wb

    ustadz saya pernah berbuat dosa yakni saya pernah mengintip wanita yang sedang mandi. saya bertekad bertaubat dengan tidak melakukan hal itu lagi. di syarat ke 5 diatas ditulis “mengembalikan apa yang kita zhalimi ke pemiliknya” apa itu berarti saya harus mengaku bahwa saya pernah mengintipnya ? .tapi jika itu saya lakukan ,saya pasti akan dijauhinya .dan bukan tidak mungkin saya juga akan dijauhi orang disekitar saya. apa yang harus saya lakukan uztadz?

    Waalaikumussalam.
    Kalau kemungkinan besar itu akan terjadi, maka anda tidak perlu berterus terang menyebutkan kesalahan anda kepadanya, kalau bisa cukup meminta maaf secara umum dari semua kesalahan yang anda perbuat kepadanya, tanpa harus menyebutkan dosa tersebut.

  59. hamba Allah said:

    Terima kasih artikelnya Pak Ustadz.. Sangat bermanfaat.

  60. juju said:

    Ustad..terima kasih atas bantuan ustad..kalau artikel buatan ustad mengenai pertanyaan saya sbelumnya telah jadi,tolong beri kabar melalui komen di artikel ini atau email saya..sbelumnya saya berterima kasih sekali atas bantuan ustad kepada saya..

  61. C said:

    Ustadz, bagaimana jika seseorang telah melakukan shalat taubat dan benar2 ingin melakukan taubat nasuha, namun dia melanggarnya dengan melakukan maksiat lagi(dalam hal ini onani)? Kemudian dia ingin bertaubat lagi.
    Bagaimana dengan taubat yang pertama dan apa kiat2 untuk tetap istiqomah? Ana mohon doa Antum & pembaca sekalian agar taubat ana benar2 diterima oleh Allah..

    Jika taubatnya yang pertama sudah memenuhi semua syarat, maka pasti Allah menerima taubatnya. Dan jika dia mengulanginya lagi maka dia bertaubat lagi seperti taubatnya yang pertama.
    Allahumma amin.

  62. Hamba Allah said:

    Aslamulaikm wr.wb
    Pak ustadz sya ingin brcerita ttnang khidupn sya.
    Sya prnah brzina dg pcar sya smpai sya hamil.
    dan kmudian kami mnikah, namun smpai saat nie sya sdah mlahirkn kami belum mnikah ulang.
    Sya jg ingin brtaubat.
    Apakh prnikahn ulang it wajib d laksankn? Mhon d jelaskan jwban dan alasan.a.
    Apakh taubat sya d trima wlwpun sya tlah mlahirkn?
    trimakasih.
    Wasslamulaikm wr. Wb

    Waalaikumussalam.
    Ya, wajib dilaksanakan segera karena pernikahan dahulu tidaklah syah.
    Jika seseorang ikhlas dalam bertaubat dan memenuhi syarat taubat lainnya maka Allah telah berjanji akan menerima taubatnya dan mengampuninya.

  63. hamba alloh said:

    Ustadz saya seorang gadis yang prnah brbuat zina dengan pacar saya bhkan berkali2 kami lakukakn itu . tapi skrang saya ingin bertaubat. mskpun saya tdk mau dia sll mmksa saya . Tolong ustad apa yg hrus saya lakukan , bgaimana apbla suatu saat nnti saya ingn mnkah apkah saya hrus trs trg atau ttp dsmbnykan ttg masa lalu saya thd clon suami saya . Trima ksih ustd ,mhn dijwb!

    Bertaubat kepada Allah dengan taubat yang nasuha, tidak mengulanginya, dan tinggalkan lelaki itu karena dia adalah orang yang jelek. Ya, calon suami berhak tahu masalah itu karena itu berkenaan dengan hak dia. Karena jika tidak diberitahu maka itu adalah tindakan kezhaliman kepada calon suami nantinya.

  64. AGUNG said:

    Pak ustadz saya bujang pernah zina dengan istri orang yang aku kenal lewat iseng sms, setelah melakukan itu hatiq langsung berasa hidup sudah tidak berarti, akhirnya saya bersikeras meninggalkan wanita itu tanpa rasa bersalah, saya sekarang mulai menata lagi kehidupan dengan sudah taubat dengan sebenarnya, cuma sampai sekarang yang membuatq resah dalam menjalani hidup adalah bagaimana cara buat meminta ma’af kepada wanita terutama suaminya, karena menurut kondisi kayaknya sudah tidak mungkin, dia sudah menghilang tanpa jejak dan aku tidak tahu nmr hp dan rumahnya, saya takut soalnya pak ustadz kalo seandainya dia mungkin tersakiti oleh saya terutama suaminya, dan kata temanq, dosamu belum terampuni kalo belum meminta ma’af di depannya, bagaiman saya harus menyikapinya, apa harus memohon lewat perantara do’a saja atau gimana pak, mhon pencerahannya, trim’s.

    Apa yang teman anda katakan itu benar. Tapi kalau orangnya sudah menghilang atau kalau kita terus terang maka masalahnya akan bertambah parah dan mudharatnya menjadi lebih besar, maka cukup bertaubat kepada Allah dengan taubat yang nasuha dan banyak-banyak mendoakan ampunan untuk orang yang anda sudah zhalimi. Walaupun tindakan ini tidak cukup untuk menghapuskan dosa itu, akan tetapi kita berharap semoga bisa memberikan keringanan pada hari kiamat kelak.

  65. hesti said:

    assalamualikum wr.wb
    pak ustadz sya telah berdosa kpd suami sya…sya berbohong masalah keuangan…skrng sya terlilit hutang tapi sya tdk pernah menggunakan uang itu untuk keperluan td baik…sya gunakan uang itu untuk kebutuhan sehari2 kluarga…sampai suatu hari suami sya akhirnya tau..dan sya meminta maaf pd suami sya…apakah tobat sya akan d ampuni oleh allah…skrng ini sya tdk pernah meninggalkan sholat tapi knapa sya rasanya tdk ada jalan kluar nya….sya merasa allah mrah besar kpd sya…..
    trm ksh sdh mendengarkan curhat sya
    wassalamualaikum wr wb

    Waalaikumussalam.
    Tidak ada dosa yang tidak bisa terhapus. Jika anda sudah betul-betul bertaubat kepada Allah dan semua pihak yang anda zhalimi -seperti suami- telah memaafkan anda, maka insya Allah dosa itu akan terhapus.

  66. Hamba Allah said:

    Assalamuailakum Ustad,

    Sebelumnya saya pernah melakukan zinah dengan pacar saya, pacar saya orangnya sangat posesif, kalo emosi kata2nya sangat kasar dan menyakitkan hati saya.saya sudah tidak nyaman berhubungan dengan dia..saya ingin keluar dari kehidupannya, tetapi disaat saya ingin akhiri hubungan ini dia selalu mengancam saya dan akan membeberkan keburukan saya didepan keluarga besar saya. Ustad saya mohon pencerahannya apa yang harus saya lakukan, saya takut sekali..

    saat ini Saya sudah bertobat dengan melakukan shalat taubat, sholat tahajud, dhuha maupun amalan lain yang Insya Allah akan membersihkan dosa-dosa saya.

    terima kasih atas bantuan ustad
    wasslam

    Waalaikumussalam.
    Sebaiknya anda meminta bantuan dari keluarga anda yang bisa memahami keadaan anda. Dan anda tidak sepantutnya khawatir dan takut akan resikonya, karena -maaf- seharusnya resiko itu anda sudah pikirkan matang-matang sebelum anda berbuat dosa zina tersebut. Anggap saja itu sebagai jalan anda untuk mendapatkan ampunan dari Allah Ta’ala.

  67. hamba Allah said:

    Assalamualaikum ustad.
    saya ingin bertanya perihal solat tobat ini.
    bolehkah solat tobat ini mengiringi solat fardhu kita?

    Waalaikumussalam.
    Boleh dikerjakan kapan saja.

  68. gladis said:

    assalamu’alaikum wr.wb

    pak ustad , tolong jelaskan langkah2 melakukan sholat taubat ini secara rinci , karena saya blm pernah melakukannya . dan saya ingin melakukan nya karena sya telah berbuat dosa .

    wa’alaikum salam

    Waalaikumussalam.
    Sebenarnya kami pribadi berpendapat tidak adanya shalat taubat. Tapi bagi ulama yang berpendapat adanya, maka caranya: Cukup shalat dua rakaat seperti shalat sunnah biasa setelah melakukan dosa, berdasarkan laihiriah hadits yang ada dalam permasalahan.

  69. Farid said:

    Assalamualaikum ustad.
    saya ingin bertanya: bagaimana status tattoo bagi seorang yg baru masuk islam, sah apa tidak dia masuk islam ?

    Waalaikumussalam.
    Syah. Tidak ada hubungannya masuk Islam dengan tato.

  70. hamba Allah die said:

    Assalamualaikum ustad, saya ingin bertanya ? saya khilaf ustad pas saya marah sama istri saya mengucapka cerai sama istri saya apakah saya semenjak mengucapkan itu sudah bukan suaminya lagi dan haram untuk bersetubuh lagi ? saya mohon jawaban ustad, dan saya ingin bertaubat gimana caranya ustad

    Waalaikumussalam
    Kalau itu baru yang pertama kalinya maka itu baru terhitung talak satu. Dia masih syah menjadi istri jika dia menarik kembali ucapannya dan rujuk dengan istrinya.

  71. fakirilmi said:

    Asskm ustaz,
    ustaz apa kah bila se2org tlah berzinah dengan pelacur yang masi memiliki suami, apkah dy hrz mmnta maaf pada suami pelacur tersebut…?
    Dari meliht kondisi ny sulit ustaz, krn selain melakukan nya pada saat mabuk, wajah pelacur itu jg tidak jelas krn lampu yang remang2..
    Sebaik nya bagaimana utk mendpt maaf nya ustaz agar tobat ny d terima ALLAH..?

    Bertaubat kepada Allah dengan taubat nasuha yang memenuhi semua syarat taubat. Adapun tentang suaminya, maka dia banyak-banyak mendoakan kebaikan untuk suami wanita tersebut. Kami tidak katakan itu akan menggugurkan dosanya, akan tetapi semoga itu bisa memberikan kemudahan kepada dirinya ketika dia di akhirat dituntut oleh si suami.

  72. hamba Alloh yang menyesal said:

    saya pernah melakukan zina berhubungan badan dengan pacar saya, hingga pada suatu hari pacar saya meninggal dunia karena pembengkakan otak setelah seminggu tak sadarkan diri di rumah sakit, saya sangat menyesali perbuatan yang pernah kami lakukan.
    1. apa yang harus saya lakukan agar taubat saya diterima?
    2. apa yang harus saya lakukan agar dosa pacar yang sudah meninggal dapat terampuni, padahal sebelumnya pacar saya adalah wanita yang taat agama.
    3. bisakah dosa saya n pacar saya yang telah meninggal dapat terampuni oleh Allah SWT?

    kematiannya lah yang membuat saya sadar n saya sangat ingin bertobat.

    1. Lakukan semua syarat taubat di atas.
    2. Tidak ada kecuali memintakan ampunan untuknya.
    3. Bisa jika memang telah bertaubat dengan ikhlas dan memenuhi semua syarat taubat.

  73. muro said:

    Ustadz, ziaroh makan wali songo untuk ngalap berkah dan ternyta hidup saya sekarang ya agak makmurlah. tapi kata orang, itu perbuatan syirik, kalau benar bagaimana saya harus betaubat. padahal hal itu dilakukan hampir tiap tahun.Mohon jawaban

    Ya, itu jelas merupakan kesyirikan. Berkah itu hanya dari Allah dan meminta berkah termasuk ibadah, karenanya menyerahkannya kepada selain Allah adalah kesyirikan besar.
    Cara bertaubatnya: Meninggalkan kesyirikan tersebut dan menyesalinya, membaca syahadat, dan memperbaiki keislaman dengan memperbanyak amal saleh.

  74. keji said:

    saya pernah berzina sebelum dan setelah kawin.
    apakah sy pasti masuk neraka kalau tidak dirazam?

    Jika anda bertaubat dengan taubat yang nasuha maka insya Allah anda tidak akan masuk ke dalam neraka, walaupun anda tidak dirajam.

  75. Hamba Allah said:

    Assalamu’alaikum wr.wb,
    Ustadz yth, saya saat ini sedang dlanda ketakutan yang amat sangat. Entah kenapa dalam entah hati atau pikiran saya seperti ada yang membisiki tentang kata-kata yang seharusnya mustahil untuk diucapkan tentang Allah SWT. Dan juga mengucapkan kata-kata tentang agama lain, padahal jujur saja saya bahkan tidak mrngamalkan ajaran agama lain tersebut, saya tetap shalat dan melakukan ibadah layaknya muslim biasa. Saya sudah bertaubat sebaik-baiknya, bersyahadat, mohon ampun dalam shalat, entah kenapa hati saya masih saja belom tenang. Saya betul-betul takut, saya banyak beristighfar dan bertaubat dalam shalat dan doa saya, tapi tetap tidak merasa tenang. Apa yang harus saya lakukan?

    Lalu, saya pernah mendengar jika kita baru bertaubat dan bersyahadat, kita harus mandi wajib. Apa itu betul? Terima kasih.

    Wassalamu’alaikum wr wb.

    Waalaikumussalam.
    Itu semua hanya was-was setan, tidak perlu dihiraukan dan tetap laksanakan kegiatan sebagaimana muslim biasanya.
    Itu tidak betul. Tidak perlu bersyahadar dan mandi wajib.

  76. fakirilmi said:

    Asskm,
    ustaz sy mau b’tany tntg kekhusyukan sholat, sy prnh m’dgr dL ada sLh satu para sahabat yg kekhusyukn ny di uji rasul, jd ustaz bgmn utk m’bntuk kekhusyukn dLm sholat yg sbnr nya disisi lain kita TDK boleh m’bayangkan wujud ALLAH SWT…?
    Dan pd sujud akhir swktu sholat apakh kt boleh memohon sesuatu/berdoa yang isi nya menyangkut keduniawian ustaz…?

    Saya tidak tahu kisah mana yang dimaksud.
    Di antara perkara yang bisa membantu kekhusyuan adalah memahami dan menghayati setiap bacaan shalat yang dilafalkan.
    Sebagian ulama membolehkan dengan syarat harus dalam bahasa arab. Walaupun tidak diragukan, berdoa dengan doa yang Nabi telah tuntunkan itu lebih utama.

  77. hamba allah said:

    assalamualaikum wr.wb
    pak ustad, saya mau bertanya kalau kita melakukan maksiat trus kita banyak2 melakukan perbuatan saleh seperti amal, sholat 5 waktu + sholat rawatib nya tetapi tanpa sholat tobat hanya meminta ampunan abis sholat, apakah sholat2 dan perbuatan saleh saya di terima? mohon penjelasannya. terimakasih
    wassalamualaikum wr.wb

    Waalaikumussalam.
    Tidak ada hubungannya. Selama amal salehnya dikerjakan dengan ikhlas dan sesuai petunjuk Nabi maka amalnya insya Allah diterima oleh Allah. Namun dosa-dosa yang dia perbuat berpotensi besar menghabiskan pahala amalannya ketika ditimbang pada hari kiamat.

  78. Inod said:

    Pak Uztad mau tanya, pernah melakukan zina, tapi yang ngajak dan memaksa pertama kalinya adalah si wanitanya dan wanita itu telah bersuami pula, apakah saya juga salah dan ikut menanggung dosa besar, hidup saya sekarang kaya gelisah dan rasa takut dan menyesal akan dosa kepada Allah dan suaminya kerap muncul di hati, tiap kali bangun dari tidur dan memulai aktivitas kerja, pokoknya kaya kebayang rasa sedih dan takut, malah kadang wanita itu pengen ngajak ketemu terus dan sering mengganggu saya untuk berbuat kedzaliman kepada suaminya, sekarang saya sudah menjauhi dan saya sudah bertaubat dengan yang sebenaarnya, tapi kenapa masih ada rasa takut terus dan apakah nanti pada waktu di akherat saya masuk neraka jahanam atau surga Allah terlebih dahulu bertanya kepada suaminya untuk mendapatkan hak, karena dalam hal ini suaminya merasa telah di khianati oleh saya, sedangkan kenyataan istrinya yang kegenitan, mohon bantu sata pak Ustaz, trim’s.

    Ya, anda juga mendapatkan dosa dari hal tersebut, karena anda melakukannya.
    Rasa takut akan dosa itu bagus insya Allah, bisa senantiasa mengingatkan kita untuk tidak mengulanginya. Hanya saja jangan sampai rasa takut itu menghilangkan harapan kita kepada Allah, karena kita bisa tersesat dari jalan Allah jika demikian.

  79. Hamba Allah said:

    Pak Uztad yang selalu di Muliakan Allah, saya ada tanya, misal cowok lajang pernah zina, apakah masih diperbolehkan menikah dengan gadis suci dan berakhlak mulia agar saya bisa di bimbing soal agama, terus terang Pak Uztad saya sedih, menangis, selalu bertaubat dan isthigfar kalau meratapi kehidupan saya yang kelam dulu, banyak berbuat maksiat dan dzalim kepada Allah, akibat kurang kontrol dari ortu, yang notabene ortu saya jarang perhatian terutama soal agama ke saya gara-gara urusan bisnis duniawi mereka, mohon balasan, terima kasih.

    Tentu saja boleh. Jangankan zina, kafir saja kalau sudah masuk Islam, dia boleh menikah dengan wanita baik-baik yang berakhlak mulia. Tapi tentunya dia wajib bertaubat dari dosa zina terlebih dahulu.

  80. ingin taubat said:

    assalamu’alaikum pak ustadz…

    sya ingin bertanya…cara menebus dosa onani yang telah kecanduan???

    saya ingin bertaubat pak ustadz..

    wasslamu’alaikum..wr wb

    Waalaikumussalam
    Tidak bisa bertaubat kalau masih kecanduan. Terlebih dahulu anda harus menghentikan kebiasaan onani itu dan tidak mengulanginya. Barulah anda bisa bertaubat dengan baik dan benar insya Allah.

  81. Ayub Badrudin said:

    assalamualikum.wr.wb pak ustadz
    saya mu tanya, waktu yag baik untuk melalukan sholat taubat itu kapan,.? apa bs dilakukan disiang hari? begini pa ustad,saya trmsuk org pezina,dn banyak sy lakukan dirumah,dn katanya barang sypa yg melakukan maksiat,baik,zina,judi,dsb drmh maka akan sial seisi rumah yang tinggal drumah itu. dn kjdian itu benar2 trjadi,dn menimppa kpd ortu sy yg harus mnanggung beban dgn khilangan uang ratusan juta yg diakibatkan oleh ksyirikan org lain kpd keluarga sy,apa itu trmasuk dari sial akibat prbuatan zina yg sudah sy lakukan?.,dan ortu sy menggap sy hanyalah anak pembawa sial,sy malu pa ustad,sy ingin bertobat,apa Allah masih mau menrima tobat sy,bgaimana cara membuka aura posotif dlm rumah sy lg pa ustad,agar rumah keluarga sy trjauh dari kesialan,saya ingin merubah smuanya ke arah lbh baik lg,sy ingin brtangung jwb ats apa yg sudah sy lakukan yg berdampak kpd kluarga sy, malu sekali sbenarnya sy,ke 2 ortu sy rajin ibadah dn sodakoh dn selalu khatam alquran, tp kelakuan sy sendiri jauh dr agama,sy ingin benar2 bertobat pa ustad,dn apabila sy masih mempunyai hutang kpd org lain namun sy blm mampu membayarnya,dn sy sudah bertekad berjanji sy akan membayarnya saat sy gajian,apa tobat sy diterima atau tidak pa ustad. mohon djawab pa ustad,sy butuh pencerahan dr pa ustad.trims.

    Tidak ada waktu khusus untuk shalat taubat, dia dilakukan kapan saja seseorang selesai melakukan dosa.
    Semua musibah dan kejelekan yang menimpa kita jelas merupakan akibat dari dosa-dosa yang kita perbuat.
    Taubat tidak akan ditolak Allah hanya karena seseorang mempunyai hutang.

  82. leea said:

    Ustadz, saya bertemu seorang ustadz yg terkenal di daerahnya krn tdk mau dibayar jika khutbah, dan tegas pada para pejabat maksudnya tdk takut menegur di saat mereka salah.seharian dia habiskan u dakwah baik dakwah umum maupun personal. Dia hampir tidak tidur dan tidak makan. Anehnya dia seringkali mengetahui dosa2 besar yg dilakukan oleh orang lain dan langsung menegurnya di tempat. Dia juga bisa tahu jika ada yg membicarakannya. Katanya itu ilham dari Allah dan dia tdk memintanya. Dia sll bilang semua itu ilmu dr Allah. Fokus dakwahnya adalah membersihkan aqidah masyarakat dari kemusyrikan. Masalahnya sesekali dia pernah seperti meramal, misalnya mengatakan sepertinya nanti akan seperti ini…trus bacaan qurannya juga banyak salah tajwidnya. Dia bilang Allah yg ajarkan dia mengaji dan ilmu2. Semua orang yg dengar ceramahnya seringkali dibuat menangis. Tapi dia seringkali tidak bisa menjelaskan dalil dari apa yg dia anjurkan. Contoh: dia menganjurkan u sholat taubat sebelum dengar ceramahnya, tapidia tdk bisa kemukakan apa dalilnya di saat ada yg membantahnya. Saya bingung dia ini sebenarnya ulama yg benar atau salah? Bagaimana menurut ustadz?

    Wallahu a’lam. Kita tidak mengingkari adanya firasat bagi orang-orang yang saleh dan berilmu. Tapi kalau sudah bentuknya ramalan atau mengetahui perkara yang tersembunyi maka ini bukan lagi firasat tapi bantuan dari setan.

  83. dustea era said:

    assalamualaikum w.w
    pak ustazz. saya seorang mahasiswa dislah satu universitas di pekanbaru.. mau nanya.kpan waktu yang tepat untuk melaksanakan sholat taubat,,? wassalam w.w

    Waalaikumussalam.
    Shalat taubat tidak ada waktunya. Bagi ulama yang menyatakan adanya, shalat taubat dilakukan langsung setelah berbuat dosa, bukan jauh setelahnya.

  84. Didit said:

    Assallamualaikum Wr. Wb.
    Uztadz mau tanya pernah melakukan dosa besar macam syirik apakah masih bisa diampuni kalo benar2 bertaubat nasuha, sedangkan dosa besar lain masih aktif dilakukan, jujur pak ustadz saya bekerja di bank, jadi buat menghidupi keluarga hasil dari kerja itu juga, dan kata saudara saya kerja di bank sama saja berbuat dosa besar, yaitu riba dan katanya selama masih bergelut dengan dunia riba, taubat dalam bentuk apapun dan menyesali dosa besar selain dosa riba Allah belum menerima taubat saya, apakah itu benar pak ustadz, mohon bantuan jawabannya, thx’s
    Wassallamualaikum Wr. Wb.

    Waalaikumussalam.
    Setiap dosa itu berdiri sendiri. Jika dia sudah bertaubat dari satu dosa dengan jujur maka insya Allah Allah akan menerima taubatnya walaupun dia belum bertaubat dari dosa lainnya.

  85. herlan yanuardi said:

    Assallamualaikum Wr. Wb

    1.pak uztadz saya sering melakukan onani apakah dosa onani saya dapat dimaafkan jika saya tidak melakukannya

    2.duu sewaktu saya belum tahu jika membersihkan diri sesudah buang air kecil saya jarang membersihkannya,tetapi sesudah tau saya membersihkannya,apakah dosa saya sebelum tahu dimaafkan?

    Waalaikumussalam.
    1. Jika bertaubat dengan taubat yang nasuha insya Allah diampuni.
    2. Ya, dimaafkan semua dosa yang diperbuat karena tidak tahu hukumnya.

  86. tyara said:

    asslamuallaikum
    ustad saya ingin bertanya,,ustad saya pernah membuat seseorng menjadi sakithati karna saya dan saya pernah berjaji kepada dia,namun ternyata saya tidak dapat menepati nya dan membuat dia sakit hati,,saya selalu mencoba untuk minta maaf tp dia tetap tidak mau memberi maaf ustad bagaimana dalam islam jika maaf saya tidak diterima apakah saya berdosa ustad dan bagaimana ustad cara saya untuk meminta maaf lagi,,dan apakah ALLAH dapat memafkan saya ustad atas kesalahn saya..??

    Waalaikumussalam.
    Bagaimanapun juga anda harus meminta maaf kepadanya dengan cara apapun. Karena Allah tidak akan mengampuni sampai orang yang kita zhalimi memaafkan kita.

  87. pengunjung said:

    Mana yang lebih besar dosanya murtad atau musyrik

    Keduanya sama mengeluarkan dari Islam dan sama besarnya.

  88. pengunjung said:

    Assalamu alaikum. Orang yang ziarah ke ulama dan ahli ibadah, lalu mengharap kepada Allah berkah berdasarkan karena taatnya orang yang meninggal tersebut semasa hidupnya kepada Allah (jadi bukan mengharap berkah dari yang meninggal tersebut sedang hatinya melupakan Allah) apakah termasuk syirik atau tidak?

    Waalaikumussalam.
    Lantas apa yang dia kerjakan di kuburan tersebut? Kalau dia meyakini bahwa ziarahnya dia ke kubur orang saleh merupakan jalan untuk mendapatkan keberkahan dari Allah, maka dia telah keliru dalam keyakinannya. Keberkahan dari Allah tidak bisa didapatkan dengan berziarah ke kuburan, bahkan dikhawatirkan amalan ini bisa menyerupai amalan kaum musyrikin terdahulu, dimana mereka mendatangi kubur orang saleh dengan niat untuk mendapatkan kedekatan dengan Allah.

  89. pengunjung said:

    Untuk memastikan inilah ayat yang saya copy paste dari aplikasi zekr ۞ قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِن رَّحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ [٣٩:٥٣]
    Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

    Apakah yang dimaksud hamba dari ayat tersebut adalah jin dan manusia seluruhnya atau hanya khusus untuk orang muslim? Terima kasih

    Berlaku untuk semua hamba Allah, yang muslim dan yang kafir.

  90. husen said:

    Minta ampun kepada Allah, bukan selalu dengan sholat Taubat

  91. hamba allah said:

    assalamualaikum. Pak ustad, saya dulu selalu meninggalkan shalat. Bahkan sampai berbulan-bulan. Shalat Jumat pun sering saya tinggalkan. Saya sangat menyesal dan merasa berdosa sekali. Suatu saat saya mengalami perasaan takut yang luar biasa. Saya teringat dosa-dosa saya. Kemudian saya mencoba shalat, tapi tetap saja shalat saya pada saat itu tidak mengurangi perasaan takut saya, karena saya hanya sekedar shalat saja.

    Kemudian pada suatu malam ada kejadian yang membuat perasaan saya sangat terpukul. Saat isteri saya sedang menghapal surah-surah pendek, anak lelaki saya, kelas satu SD, selalu mengoreksi bacaan isteri saya. Panjang pendeknya bacaan dan cara membaca hurufnya dibetulin sama anak saya. Hal ini membuat isteri saya senang sekali. Isteri saya berkata, “untung abang pandai ya, gak kayak papa, gak mau ngajarin mama ngaji”. Saya tersenyum mendengar perkataan isteri saya, namun hati ini sangat sakit. “Eh, mama belum shalat isya. Abang juga belum khan. Yuk bang kita jamaah” ajak isteri saya kepada anak saya.

    Sungguh pak ustad, hati saya sangat terpukul dengan kejadian tersbut. Saya yang seharusnya yang membimbing mereka, namun saya lalai, tidak bertanggung jawab terhadap aqidah keluarga saya. Entah mengapa malam itu saya tidak bisa tidur dengan nyenyak. Sebentar-sebentar terbangun. Akhirnya, tengah malam saya mengambil wudhu, dan mengerjakan shalat. Yang saya ingat adalah shalat taubat, lalu saya sambung dengan shalat tahajud. Saya menangis sejadi-jadinya dan meminta ampun kepada Allah. Alhamdulillah setelah itu perasaan saya menjadi tenang, dan seakan-akan beban berat saya berkurang.

    Sejak itu saya mulai rajin mengerjakan shalat pak. Mulanya saya kerjakan shalat Wajib, itupun sembunyi-sembunyi dan diwaktu akhir. Karena saya takut temen-teman di kantor meledek Saya. Alhamdulillah sekarang saya insya allah selalu, tidak pernah tinggal, mengerjakan shalat wajib berjamaah baik di mushola kantor maupun di masjid. Shalat-shalat sunnah pun saya tidak merasa berat mengerjakannya, baik itu dhuha, rawatib, tahiyatul masjid, maupun tahajud.

    Namun pak ustad, saya masih memiliki perasaan mengganjal. Dulu, pada waktu siang di bulan ramadhan, saya pernah melakukan jima’ dengan isteri. Hal itu terjadi karena memang pada saat itu iman saya lemah, shalat saja jarang. Saya berusaha untuk membayar kafarat, berupa puasa 60 hari. Saya sudah mencoba beberapa kali, namun sampai sekarang tidak pernah berhasil. Rasanya berat sekali. Apakah saya boleh mengganti kafarat tersebut dengan memberi nafkah kepada orang miskin pak. Terus terang saya ingin melunasi hutang puasa saya tersebut karena menurut saya hutang kepada manusia saja harus dilunasi, tentu hutang kepada Allah lebih utama. Terima kasih atas sarannya pak ustad.

    Sebelumnya kami mengucapkan selamat atas hidayah yang anda peroleh, dan kami nasehatkan kepada kita bersama agar senantiasa mensyukuri hidayar tersebut dengan menjalankan setiap perintah Allah.
    Ya, boleh diganti dengan memberi makan 60 orang miskin.
    Puasa yang ditinggalkan dengan sengaja tidak bisa dibayar. Itu sudah menjadi hukuman. Tidak ada jalan lain untuk menebusnya kecuali bertaubat.

  92. arik said:

    ustad apakah taubat nasuha itu juga mengasihkan 60 org miskin makanan??

    dan bagaimana cara-cara taubat nasuha yg baik agar diterima allah swt??

    Serta apakah sah taubatnya bila hanya salah satu pihak (perempuan) tersebut melakukan taubat tanpa mengajak lelaki yg dulu pernah berzina dengannya!?

    Tidak harus.
    Taubat nasuha cukup penuhi semua syarat taubat.
    Ya, syah bagi perempuannya.

  93. bella said:

    assalamualaikum.wr.wb..
    Maaf,ustadz sya mengganggu..sya ingin mengajukan 2 pertanyaan saja..
    1. Ayah sya dr dlu tdk mau shalat jum’at setiap kali sya,mama,adk dan kakak sya meminta untuk shalat jum’at pasti beliau marah dan mengatakan bhwa kami tdk tau apa2 ttg itu padahal sya mengerti btul 3x tdk mlakukan shalat jum’at mka akan bdosa,apa yg harus sya lakukan ustadz? Ya walaupun ayah,tdk pernah meninggalkan shalat 5waktu ,dzikir ,shalat sunnh dan puasa sunah dan wajib,hanya tdk melakukan shalat jum’at..
    2.apakah dg berpuasa sunnah senin-kamis dan puasa ad-Dahr,dosa sya terampuni tnpa shalat taubat stlah sya melakukan ksalahan besar? Hati sya menangis dan tkut karena siksaan Allah SWT. Mhon petunjuk dan mhon jawaban dikirimkan melalui email sya.. Trima ksh bnyk ustadz..
    Walaikumussalam.wr.wb.

    Waalaikumussalam.
    1. Kalau anda senantiasa ingatkan tapi ayah tetap menolak, maka insya Allah kewajiban anda sudah gugur.
    2. Tanpa semua amalan itu pun, dan hanya bertaubat dan istighfar, insya Allah Allah akan mengampuni dosa-dosa kita. Apalagi jika ditambah dengan semua amalan di atas.

  94. Vherty said:

    Assalamualaikum pak ust ..
    Saya ingin bertanya, sya sdh melakukan perzinahan dgn pacar sy sndiri .. Sy slalu mnta untuk dinikahi oleh pacar sy, tetapi pacar saya belum pnya modal untuk nikahi saya ., Alhamdulillah kami sdh shlat tobat. Yang ♍ªů sya tanyakan : 1. Sy pernah dengar, ApAkan perbuatan zinah sy, disaksikan oleh kedua org Tua sy kelak?? 2. Bagaimana cr nya agar menahan hawa nafsu agar tdk terulang kembali perzinahan tersebut? 3. Bagaimana cara nya, agar pacar sy bnyak uang agar cepat-cepat menikahi saya.

    Terimakasih pak ust ..

    Waalaikumussalam.
    1. Tentang apa yang terjadi pada hari kiamat, itu masalah ghaib. Kita tidak bisa menetapkan sesuatu kecuali jika ada keterangan dari ayat atau hadits.
    2. Yang kami sangat sarankan, anda segera menikah untuk menghindari terulangnya kemaksiatan tersebut.
    3. Menikah adalah salah satu sebab datangnya rezki. Jadi jika mau mendapatkan tambahan rezki, segeralah menikah.

  95. Hamba Allah said:

    Assalamualaikum ..
    Pak ust. St may Brittany ..
    1. Sy pernah bersumpah “Demi Allah”, dlu sy pernah berjanji atas nama Allah supaya sy tdk pacaran, tapi ketika ada pria yang menjadi kekasih sy, sy malah terima. Apakah sy termasuk orang yang Dusta atas ucapan janji sy?? Sedangkan sy sdh membayar kafarat untuk anak yatim sbesar 150rb. Apakah ini sudah cukup pak ust? Untuk menembus dosa-dosa sy untuk janji palsu kpda Allah S.WT? Adakah qur’an dan hadistnya.
    2. Kami 4 saudara, 3 perempuan dan 1 lagi laki-laki. Sy ank ke 3 dari ke 2 kakak sy yang perempuan. Sy ingin menikah, Yang sy ingin tnyakan.. Apakah ada ayat dan hadist nya tentang melangkahi kakak tertua ?? Adat jawa bilang, kalau pernikahan melangkahi kakak perempuan harus minta izin terlebih dahulu agar kakak perempuan tdk susah untuk mendapatkan jodoh. Adakah ayat dan hadistnya?
    3. Sy pnya penyakit pd tulang bahu saya yang sering bunyi. Awalnya sy tidak percaya akan kebesaran Allah SWT (sewaktu sy masih kecil). Akhirnya sy berdo’a sm Allah “Ya Allah, jika memang engkau Maha besar, tunjukkanlah kebesaran Mu dengan cr ada nya penyakit di dlm tubuh saya. Astagfirullah, sy telah kufur ust.. Menurut ust. Apa yang harus sy lakukan? Sy sdh pergi ke Dokter, tapi belum juga karena biaya yang kurang cukup. Adakah do’a dan Ayat suci Al-qur’an yang harus sy baca agar Allah SWT menyembuhkan penyakit sy pak ust..

    Sy perlu jawabannya Pak ust ..
    Terimakasih banyak Pak ust

    Waalaikumussalam.
    1. Anda harus bayar kaffarat. Kaffaratnya berupa memberi makan atau memberi pakaian kepada 10 orang miskin. Kalau tidak bisa maka berpuasa 3 hari berturut-turut. Hendaknya kaffarat tidak dibayarkan dalam bentuk uang.
    2. Tidak ada larangan melangkahi seperti itu. Itu hanyalah khurafat dan tathayyur dari masyarakan yang merupakan kebatilan dan kesyirikan.
    3. Ucapan anda itu jelas mengarah kepada kekufuran karena meragukan kebesaran Allah. Anda wajib bertaubat kepada Allah dari ucapan tersebut.

  96. erma said:

    assalamu’alaikum wr.wb.. Ustadz, sy seorg wanita yg bersuamikan org tionghoa. Sblm menikah dgn sy, suami beragama budha. Tp setelah menikah dan msk islam, suami msh blm bs lepas dr agama terdahulunya. Bgmn dgn hukum nikah sy ustadz? Apakah msh syah di mata Allah? Dan pernah dulu ketika bertengkar, suami mengatakan bgmn kalo kita persaudaraan saja? Apakah ini sdh talak? Bgmn cara agar suami bs menjadi mualaf yg sebenar2nya? Trimakasih utk jwbannya ustadz

    Waalaikumussalam.
    Jika dia memang masih belum meninggalkan agamanya yang lama, maka dia telah murtad dari Islam, dan secara otomatis pernikahan anda berdua terhapus/batal dengan sendirinya tanpa perlu ada talak. Karena tidak syah wanita muslim menikahi lelaki kafir.

  97. erma said:

    apakah sy sebaiknya sholat taubat dulu atas dosa2 yg pernah sy lakukan? Trimakasih sblm nya ustadz

    Tidak harus. Anda cukup beristighfar dan bertaubat dari semua dosa-dosa yang telah lalu, dengan taubat yang nasuha.

  98. Nardi said:

    assaLAMUALAIKUM ..
    pak ust. ko pertanyaan yang no 95 dihapus? memang sy tidak boleh bertanya kembali yaa pak ust.?

    Waalaikumussalam.
    Yang mana yah? Yang jelas kalau terhapus, maka alasannya sudah kami sebutkan dalam artikel: http://al-atsariyyah.com/kenapa-pertanyaan-saya-dihapus-atau-tidak-dijawab.html

  99. Hamba Allah said:

    AssalamualAikum ..
    Pak ust. Sya pnya k2 ipar, yang dlu nya sdh mnyiksa batin saya. Yang artian pernah membego-begokan saya. Apakah salah jika saya membenci k2 ipar saya. Apakah siksaan batin ada obatnya? Tlg sarannya pak ust.

    wa’alaikum salam warahmatullah.
    iya salah, seharusnya anda memaafkannya dan berbuat baik kepadanya, obat yang ana sarankan adalah dengan membaca ayat berikut ini :

    “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (Ali-Imran: 133-134).

    Baarakallahu fiykum. (MT)

  100. Hamba Allah said:

    Bagaimana jika sy belum bs untuk memaafkan k2 ipar sy tersebut pak ust? Sy tdk suka tingkah lakunya yang terlalu Lebay..

    Dengan bertahap insyaAllah bisa, cukuplah ayat di atas sebagai nasehat bagi orang-orang yang bertakwa. (MT)

  101. Hamba Allah said:

    Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
    Ustadz, saya ingin bertanya. Jika saat UN/Ujian nasional mencontek kemudian kita mendapatkan Ijazah dan Ijazah tersebut digunakan Melamar kerja apakah Uang dari hasil kerja tersebut haram? Jika Haram bagaimanakah cara untuk membersihkan uang tersebut, dan bagaimana caranya bertaubat?
    Ma’af jika banyak pertanyaannya.

    Waalaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh
    Tidak haram insya Allah, selama dia memang mengerjakan tugas yang dibebankan kepadanya dalam pekerjaan tersebut.

  102. ricard said:

    assll.pak uszad

    apakah jika saya sudah shalat toubat.dosa dosa saya kepada orang tua sudah di ampuni oleh allah swt

    Bertaubat itu bukan dengan shalat taubat, tapi dengan memenuhi semua syarat2 taubat yang 5.

  103. dani said:

    Assalamu’alaykum Pak USTADZ
    Pak Ustadz saya pernah membaca dari sperti hadits
    TERTULIS dari Ibni Qayyim al jauziyah-rahimahullah mengatakan,kaum muslimin brsepakat bahwa meninggalkan sholat 5waktu dgn sengaja adlah dosa besar yg pling besar dan dosanya lbih besar dri dosa membunuh,merampas harta orang lain,berzina,mencuri dan minum minuman keras ,org yg meninggalkannyaakn mendapat kehinaan di dunia dan akhirat

    saya berusaha utk tdk meninggalkan sholat5waktu sdah Alhamdulillah skitar seminggu,tetapi tadi subuh saya berniat banget utk menunggu adzan subuh utk sholat subuh,tetapi saya terlelap ketiduran,saya sangat menyesal karena meninggalkan sholat subuh tdi,krna sya telah membaca hadits di atas sbgaimana dosa yg tlah disebutkan dri hadits trsbut saya merasa takut dan berdosa kpd Allah,org berzina kan perlu bertaubat,malahan rupanya mdosa meninggalkan sholat 5waktu lbih besar,
    jd apakah kalau seseorang misalnya hri ini meninggal sholat magrib,truz bertaubat dan sholat taubat,eh tidak sngaja misal 3hari k dpan tidak sngaja meninggalkan sholat dzuhur misalnya,
    saya mw tanya pak Ustadz,apakah stiap meninggal Sholat kata hruz bertaubat dan sholat taubat?
    terima kasih n mohon jawaban pak Ustadz
    Assalamu’alaykum

    Waalaikumussalam.
    Orang yang tidak shalat tepat waktu karena ketiduran atau lupa tidaklah berdosa. Yang wajib bagi dia adalah mengerjakan shalat itu setelah dia bangun atau setelah dia ingat, walaupun waktunya sudah habis.

  104. dani said:

    Assalamu’alaykum Pak USTADZ
    Pak Ustadz saya pernah membaca dari sperti hadits
    TERTULIS dari Ibni Qayyim al jauziyah-rahimahullah mengatakan,kaum muslimin brsepakat bahwa meninggalkan sholat 5waktu dgn sengaja adlah dosa besar yg pling besar dan dosanya lbih besar dri dosa membunuh,merampas harta orang lain,berzina,mencuri dan minum minuman keras ,org yg meninggalkannyaakn mendapat kehinaan di dunia dan akhirat

    saya berusaha utk tdk meninggalkan sholat5waktu sdah Alhamdulillah skitar seminggu,tetapi tadi subuh saya berniat banget utk menunggu adzan subuh utk sholat subuh,tetapi saya terlelap ketiduran,saya sangat menyesal karena meninggalkan sholat subuh tdi,krna sya telah membaca hadits di atas sbgaimana dosa yg tlah disebutkan dri hadits trsbut saya merasa takut dan berdosa kpd Allah,org berzina kan perlu bertaubat,malahan rupanya mdosa meninggalkan sholat 5waktu lbih besar,
    jd apakah kalau seseorang misalnya hri ini meninggal sholat magrib,truz bertaubat dan sholat taubat,eh tidak sngaja misal 3hari k dpan tidak sngaja meninggalkan sholat dzuhur misalnya,
    saya mw tanya pak Ustadz,apakah stiap meninggal Sholat kata hruz bertaubat dan sholat taubat?
    terima kasih n mohon jawaban,dan kirim k email saya pak Ustadz,,,,,,, pak Ustadz
    Assalamu’alaykum

    wa’alaikum salam warahmatullah wa barakaatuh.

    kalau shalatnya tertinggal karena tidur atau lupa maka dikerjakan segera jika sudah bangun atau teringat dan tidak ada dosa untuk hal tersebut insyaAllah.
    Wajib anda untuk bertaubat dari hal tersebut. Baarakallahu fiykum. (MT)

  105. yoga said:

    Assalamu’alaikum ustadz,

    saya adalah seorang freelance desainer graphics
    karena ketidak tahuan saya,saya sudah lama memakai software bajakan
    dan saya baru mengetahui bahwa hukum software bajakan adalah tidak boleh!
    kemudian saya membeli software original dari uang hasil software bajakan.
    karena saya hanya memiliki penghasilan cuman dari situ.
    harga software original untuk graphics harga nya lumayan mahal dan
    saya terpaksa membeli software dgn uang itu.

    pertanyaan nya :
    -Apakah taubat saya bisa di terima kalau saya membeli software original dr hasil uang software bajakan?
    -Apakah penghasilan saya masih haram?
    -Apakah saya harus mencari pekerjaan baru?

    mohon jawaban nya ustad

    Jazakumullahu khairan

    Waalaikumussalam.
    Silakan membaca jawabannya di sini: http://al-atsariyyah.com/kaidah-seputar-harta-haram.html

  106. Rudi said:

    AssalamualAikum ..
    Pak Ustad saya mau tanya klo org yang sudah taubat tapi dia melakukan perbuatannya lagi bagaimana pak ustad ? apakah tobat nya tidak akan di terima selamanya ??
    Terimakasih Pak Ustad ..

    Waalaikumussalam
    Allah tidak pernah bosan menerima taubat hambaNya, kecuali jika si hamba itu sendiri yang bosan bertaubat.

  107. rezza cyber said:

    assalammualaikum…
    Ustdz q mau nanya nih klau orang sdah taubat 2kali dan bersungguh sungguh untuk taubat lagi untuk ke 3 kalinya.itu apakah taubatnya akan di terima allah SWT atau tidak.?

    wa’alaikum salam warahmatullah.
    Diterima insyaAllah. (MT)

  108. Hamba Allah said:

    asslmu’alikm…
    pak ustadz,, sya mau bertanya, sya prnh mendengar ceramah, katanya apabila ada seorg laki-laki yg belum jg menikah sampai ia meninggal, mka Allah akan melaknatnya..
    apakah itu benar pak ustadz ??

    Tidak benar. Tidak ada landasan dalilnya.

  109. tia said:

    aslmkm
    ustdz mf sblumnya saya ingin curhat
    dan cri solusi

    2 mnggu lgi sy akn mlgsungkn prnkhan akn ttpi sya hamil 1bln saya sangat menyesal dan berdosa pd allah dn kluarga
    sya malu. sya blm crta pd ortu krna khwatir mreka malu dan kcewa mnjelang prnikahan saya
    yh saya tanyakan
    1. saya ttp ingin mnikah dgn psangan saya saya demi anak yg dkndung. apkh sah bila sdh bertaubat?
    2. bgimna sstus ank saya?
    3.apkah taubat kami diterima?
    jazakillah ustadz

    1. Tidak syah pernikahan yang dilakukan dalam keadaan hamil.
    2. Statusnya sebagai -maaf- anak zina.
    3. Tidak ada dosa yang tidak diampuni Allah jika seseorang ikhlas bertaubat kepadaNya. Janganan zina, kekafiran dan kesyirikan pun Allah ampuni.

  110. yuli said:

    asalamualaikum
    sebelumnya maaf
    sekarang saya berada dalam kebingungan yang amat bingung
    pak saya mau bertanya tentang unek2 saya
    1. apakah allh mau menerima shlat kita setelah melakukan zina sedangkan saya belum bertaubat
    dan pa yang harus saya lakukan padahal saya ingin bertaubat tetpi saya msih melakukan hal yang mendekati zina
    terima kasih
    saya mohon jawsabannya
    wasalam

    Waalaikumussalam.
    Tidak ada hubungannya shalat dengan zina. Anda shalat dengan memenuhi semua aturannya maka insya Allah shalat anda diterima. Dan jika anda berzina maka anda telah melakukan dosa besar.

  111. Hamba Allah said:

    Assalamu’alaikum Pak Ustad, Apabila ada pasangan yang melakukan Perzinahan si Fihak laki-laki ingin pertanggung jawabkan perbuatannya dan menikahinya sekalipun tak menghamilinya, tapi fihak wanita dengan tegas menolak.. bagaimana hukumnya?..

    Waalaikumussalam.
    Ya, pihak lelaki tidak berhak memaksa. Itu hak pihak wanita untuk menolak.

  112. hamba Allah said:

    asslm.,ust. Saya mlakukan zina dan kmudian istri saya (sblum mnikah) hamil. tdk ada s’orgpun yg tau. Ktika usia kandungan 6bln kami mnikah. Tp krn akhirnya orgtua istri saya m’tahui. Kami dipisahkan smentara sampai istri saya melahirkan. Lalu orgtua istri saya menikahkan kami kembali tanpa penghulu. Hanya keluarga saja dan ayah mertua saya sebagai p’bicara, wali dan skaligus p’ceramah. Dan disaksikan sbagian keluarga. Apakah pnikahan kami yg kdua itu sah ust.?

    Justru pernikahan anda yang kedua itu yang syah. Pernikahan yang pertama itu tidak syah karena dilakukan dalam keadaan hamil.

  113. adi p said:

    assalammualaikum warrahmatullah wabarrakattuh.
    Ustadz, pertanyaan saya ini mungkin sudah pernah ditanyakan tentang taubat orang yang pernah melakukan syirik.

    hal ini penting karena sy baru sadar ternyata saya pernah terjerumus kedalam syirik yaitu pada beberapa tahun lalu,

    sedikit cerita: sy pernah datang ke orang yang sering dipanggil “ustadz” di daerah dekat rumah saya, waktu itu saya baru mendapat pekerjaan, dan pekerjaan sy itu kantornya diseluruh indonesia, berdasarkan rekomendasi, sy kesana untuk minta dido’akan agar penempatan tempat kerja saya, dikota kelahiran saya,setelah pulang dari sana sy dikasih air yg didalamnya ada semacam kertas bertuliskan arab, dulu sy yg BODOH akan ilmu agama ini tidak terlalu curiga, karena menurut saya itu adalah tulisan alqur’an, dan do’a2, sy menurutinya untuk campurkan dengan air pada saat sy mandi,dan disuruh mengambil tanah dr rumah saya dan dibawa ke tempat kerja nanti yg saya inginkan,dan masih belum curiga(sekali lagi karena KEBODOHAN saya)karena dalam pikiran saya saya itu adalah “ustadz” yg ahli agama.

    jujur saja ALhamduLILLAH waktu itu dalam hati sy tetap percaya bahwa segala sesuatu datang dari ALLAH SWT,ALLAH SWT yang mengkabulkan permintaan,yang ada dipikiran adalah mungkin ini adalah salah cara2 agar do’a dan keinginan saya bisa dikabulkan ALLAH SWT yang belum saya ketahui caranya.
    karena dalam pikiran saya (waktu itu) dia adalah “ustadz” yang mungkin berlimu agama tinggi dan tahu cara2 agar doa dan keinginan terijabah.

    sehabis kejadian itu kehidupan sy biasa2 saja,beribadah seperti biasa, dan tdk pernah mendatanginya lagi.

    setelah bertahun2,dan mendapat ilmu2 baru dan beberapa referensi yg saya baca,saya baru sadar bahwa yang pernah saya lakukan itu adalah salah satu kelakuan syirik,
    dan demi ALLAH sy sangat menyesal Ust, saya benar2 menyesal, dan benar2 taubat.

    pertanyaan saya Ust.
    1. Apakah kesyirikan dan kebodohan (yang tidak tahu tentang syirik) saya itu dapat diampuni ALLAH SWT dengan bertaubat, yang kaitannya dengan Firman ALLAH SWT Dalam Surat An-nissa ayat 48, kalau masih memungkinkan adanya ampunan untuk dosa syirik tersebut,adakah referensi baik dari al-qur’an dal Al hadist? agar sy khusyuk dan tenang dalam melaksanakan taubat yg sedang saya jalani, karena jujur, setiap sy memohon ampun, sy kadang sy merasa manusia hina, dan tak terampunkan.
    2.bagaimana Status sy sekarang apakah masih ISLAM atau sudah termasuk KUFUR? haruskan sy syahadat dan disaksikan oleh saksi2 seperti seorang mukallaf?
    3. kalau boleh saya minta tips agar taubat saya lebih khusyuk dan sempurna?

    afwan Ustadz, kepanjangan..

    Jajakallahu Khoir, atas ilmu dan jawabannya Ust,Semoga ALLAH SWT membalas dengan pahala.

    dan semoga kita semua terhindar dari dosa syirik, dan Semoga ALLAH Mengampuni syirik yang secara sadar atau tidak sadar kita pernah lakukan.
    Aamiin Allahuma Aamiin.
    Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh.

    Waalaikumussalam Warrahmatullahi Wabarrakatuh.
    1. Ayat 48 dr surah An-Nisa itu hanya bagi yang meninggal dalam keadaan belum bertaubat. Maka jelas Allah tidak akan mengampuninya.
    Adapun yg masih punya kesempatan bertaubat, maka ayat itu tidak berlaku baginya. Namun yang berlaku adalah firman Allah dalam Az-Zumar ayat 53.
    Lagipula anda melakukannya dalam keadaan tidak tahu hukumnya, dan org yang berbuat dosa karena kebodohan, insya Allah tidak terhitung dosa.
    2. Jelas masih seorang muslim. Jadi tidak perlu ada syahadat lagi.
    3. Lakukan syarat-syarat diterimanya taubat.

  114. adi p said:

    Asslmkm wr wb Ustdz,
    mohon maaf pertanyaan sebelumnya sudah dihapus?

    mau bertanya lagi ust. berdasarkan pertanyaan sebelumnya (yg dihapus) bagaimana hukumnya bila sy menikahi wanita muslim?

    Wallahu a’lam, memangnya pertanyaannya yang mana?
    Harap ditulis ulang pertanyaannya secara lengkap.

  115. ani said:

    Assalamualaikum ustad, sya ingin brtnya, seorng temn prnah melakukan zina dngn pcr nya , memng tdk smpai brstbh ataupun hamil. Tp dia pcran sprti kbnykan remaja zaman skrng. Mohon maaf ada peluk dan cium. Lalu dia ingin brtaubat, dia jga sdh memtskan hbngn pacrn dngn pacr nya , dan alhamdulillah pcr nya mau mngrti dan sma2 ingn brtaubat, merka skrng layak nya sahabat biasa. Namun, kedua orng tua mrka tdk tahu ttg apa yg pernah mereka lakukan. Pertnyaan saya : apakah mereka harus jujur kepada orng tua mereka ttg apa yg pernah mereka lakukan ? Atau mereka hnya prlu brtaubat msng2 dngn sngguh2, memohon ampun kepda Allah ? … Dan lagi ibu dri dri si wanita dlm kndisi krng baik jantung nya … Mohon jawabnya ustad . Trima kasih.

    Waalaikumussalam.
    Cukup bertaubat masing-masing, dan jangan dia ceritakan keburukan itu kepada siapa pun. Semoga Allah mengampuni mereka.

  116. Anonymous said:

    kalo orang yang sebenter lagi akan menjalankan eksekusi mati, sah atau tidak taubatnya? mohon dijawab.

    Kalau memang dia ikhlas dan jujur dari dalam hatinya, serta menyesali kesalahannya, insya Allah Allah pasti akan menerima taubatnya.

  117. hamba Allah said:

    assalammualaikum warrahmatullah wabarrakattuh.
    pa ustad sayamau bertanya, saya sering melakukan perbuatan maksiat,ibarat merokok sudah kecanduan, tetapi saya ingin bertobat dan bersungguh sungguh ingin berhenti melakukannya, tetapi setiap setelah beserah diri untuk bertaubat saya masih melakukan perbuatan maksiat itu lagi karena khilaf mungkin karena kebiasaan. tetapi Alhamdulillah tidak separah sebelumnya,setelah itu semakin berserah diri semakin berkurang kadar hasrat untuk melakukan perbuatan itu lagi, Apakah saya mendapakan dosa besar? karena bertaubat tetapi masih melakukannya.

    kemudian saat ini sedang menjalankan shaum ramadhan,saya secara tidak sadar dan melakukan zinah mata karena membuka situs yang aneh aneh,setelah itu saya sadar dan beristighfar. apakah pahala puasa saya masih bisa di pertahankan, atau saya termasuk orang yang merugi?

    Jajakallahu Khoir, atas ilmu dan jawabannya dari pa ustad

    Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.
    Berulangnya maksiat bukan menjadi tanda tidak benarnya taubat, apalagi jika maksiat itu sudah dilakukan bertahun-tahun. Jadi, tetap optimis taubatnya diterima oleh Allah, dan selalu bertaubat ketika terjatuh lagi ke dalam kesalahan yang sama. Karena Allah tidak akan pernah bosan menerima taubat kita, sampai kita sendiri yang bosa bertaubat.

  118. andy bingung said:

    kenapa ziyarah kok syirik tadz ? padahal ketika orang muslim haji selalu ziyarah ke makam rasulullah

    Siapa yang bilang ziarah kubur itu syirik?! Ziarah kubur adalah sunnah bagi laki-laki jika terpenuhi aturannya.

  119. Budi said:

    Assalamualaikum pk ustadz. Saya mau bertanya. Insya Allah dalam waktu dekat ini saya akan menikah. Yang menjadi permasalahannya, perempuan yang akan saya nikahi itu pernah mengakui bahwa ia dulu pernah dicabuli secara paksa oleh mantan pacarnya. Dan ia sudah benar2 bertobat. Yang menjadi permasalahannya, bagaimana caranya agar saya tidak dihantui perasaan buruk. Saya sudah berusaha mengikhlaskan masa lalunya. Saya cukup shock mendengarnya. Namun saya juga sudah terlanjur menyayanginya, ia juga berlaku sopan kpd orang tuanya dan juga keluarga saya. Bagaimana caranya supaya saya benar2 bisa menerimanya dengan ikhlas. Terima kasih pak ustadz Wassalamualaikum warahmatullahi wabarokaatu..

    Waalaikumussalam.
    Yakini bahwa orang yang sudah bertaubat dari dosa, sama seperti orang yang tidak pernah berbuat dosa. Jika Allah Maha Pemaaf, kenapa kita tidak memaafkan org yg sudah bertaubat. Terlebih jika dia memang dipaksa melakukan dosa tersebut, dan bukan atas keinginan dia.

  120. Qedi said:

    Assalamualaikum ustad… Saya nak bertanya… Saya telah membuat dosa kecil dan dosa besar, ( seperti menipu,mencuri dan sbagainya) adakh taubat saya di terima oleh allah?

    Waalaikumussalam.
    Tentu saja kalau memang jujur dan ikhlas dalam bertaubat. Jangankan cuma dosa seperti itu, dosa musyrik dan murtad sekali pun Allah akan ampuni jika seseorang bertaubat dengan benar.

  121. Ghuffar said:

    Assalamu’alaikum
    pak ustadz , saya mau bertanya
    teman saya curhat , katanya dia telah melakukan dosa besar berkali-kali tapi ia tidak mengetahui hukum dosa itu, setelah dia menyadarinya, dia langsung shalat taubat dan bertekat untuk tdk mengulanginya, tapi setelah sekitar 1 bln , dia tergoda dan mengulangi dosa itu lagi, dan dia langsung sangat menyesal sekali, kali ini dia benar2 ingin bertaubat & mninggalkan perbuatan itu ,
    apakah sholat taubatnya yang kedua ini dapat diterima oleh Allah SWT ?
    Terima kasih pak ustadz
    mohon dijawab
    wassalam

    Waalaikumussalam.
    Jika dia memang ikhlas dan jujur, Allah pasti menerima taubatnya.

  122. sari said:

    assalamualaikum . ustad zina mata, hati, sentuhan, telinga apa sm dosanya seperti zina badan? dan zina yg dimaksud dlm alqur’an bs dihapuskan dgn cambuk& rajam itu hanya zina badan atau semua jenis zina?

    Waalaikumussalam.
    Tentu tidak sama.
    Hukum had yg tersebut dlm Al-Qur`an hanya untuk zina kemaluan.

  123. hamba allah said:

    assalamuaikum uztadz saya ingin bertanya.
    dimasa lalu saya sering berzina dengan pacar sy atas dasar suka sama suka tapi walaupun kami berdua tidak direstui oleh kluarga,terakhir saya memutuskan untuk mninggalkannya dengan menikah dengan orang lain pilihan kluarga yang mnurtnya baik dan berniat untuk bartaubat.sekarang sy sudah berkeluarga,saya berusaha menceritakan masa lalu saya kepada suami sy dan dia bisa menerima sy apa adanya.pertanyaan saya udztad apa dosa besar dimasa lalu saya masih bisa diampuni dan bgmn caranya supaya bisa menghapus dosa itu???
    waalaikumsalam

    Waalaikumussalam.
    Tidak ada dosa yang tidak diampuni jika seseorang bertaubat dengan jujur dan ikhlas. Jangankan zina, kesyrikan dan murtad sekalipun tetap Allah ampuni asalkan dia bertaubat sebelum meninggal. Orang yg sudah bertaubat sama seperti org yg tdk pernah melakukan dosa.

  124. andik said:

    Kalau dosa zina sseperti pertanyaan hamba Allah di atas, apakah cukup TAUBAT saja atau harus menjalani hukum cambuk/RAJAM?

    Iya, cukup bertaubat saja. Wallahu a’lam.

  125. aria said:

    pak ustat mau tanya;sy kenal sm cewek, stlh sekian tahun,km mau niat nikah namun cewek itu menceritakan bawah dirinya tidak gadis lagi di krenakan di cabuli rekan kerjanyaewek ini,lalu laki2 itu mau menikahinya dgn niat untk membimbing cewek ini ke jalan yg baik.setelah menikah laki laki itu tugas selama beberap bulan sampai satu tahunan dan istrinya kembali ke ortunya dan bekerja seperti biasa dan rekan kerjanya menggau lagi dan mengajak istrinya berziana iistri tdk kuasa menolak krn klu tidak mau laki2 itu mengancam membunuh dirinya taupun cewek itu(istrinya tadi)kemudian selah pulang suaminya tugas istrinya dia ajak pindah ikut suaminya ,setelah menjalani 5tahun pernikahan suainya tugas lagi ke luar negeri pd saat tugas itu istrinya mengakuh bahwa dia pernah melakukan sperti cerita diatas (zina krn di bawah tekanan rekan kerjanya)dan suaminay memaafkan dan istrinya di suruh bertobat nasuha dan istrinya berjanji utk tidak mengulanginya lagi dan sampai skr ada perubahan istrinya ke arah yg baik pertanyaannya pak ustat apakah suami yang memaafkanya istri yg melakukan zina seperti cerita diatas pakah suami tersebut di kategorikan dayus atau tidak, kedua mohon dalil yg menerangkan hal tersebut jangan sampai di akhiran laki2 tersebut masuk neraka krena tdk di lirik oleh Allah.mhn penjelasan dan buku apa yg sy hrs baca dan judulnya krn yg sy baca dr hadis dan dalil dan pendapat ulama ada yg mengatakan laki2(suami yg meaafkan istrinya tersebut dapat pahala krena tergolong suami yg sabar dan ada pula yg blg dayus mohon penjelasan yg selengkapnya dan dapt jd pedoman sampai akhirat dan dipertanggungjawabakan di hadapan Allah terimakasih pak ustat mohon penjelasannya pak ustat

    Jika memang demikian keadaannya dan istrinya sdh mengarah kpd kebaikan, maka apa yang suaminya lakukan adalah perbuatan yang bisa diterima insya Allah. Hanya saja tuk kedepannya, dia jangan hanya menuntut istrinya menjaga dirinya, sementara dia sendiri tidak berusaha untuk menjaga istrinya. Dia pergi kerja dalam jangka waktu yang lama, sementara dia tahu istrinya seperti itu. Jika dia tetap menelantarkan penjagaan trhdp istrinya maka dia bisa dikategorikan sebagai dayyuts.

  126. Aprilia Ferdina said:

    Bagaimana jika org murtad berkali-kali apakah diampuni ?! Karena mazhab fiqh yg mengatakan hal tersebut diampuni hanyalah mazhab Imam Syafi’i. Jika org tersebut menganut mazhab lain apakah diampuni ?!

    Bagaimana maksud dan contohnya orang yang murtad berkali-kali?

  127. ramadhan said:

    assalamualaikum ustadz. .sy ting6al di desa, .kbodohan iman tlah mlanda kami,bhkan bnyak yg tk shalat,tp mengang6ap dirinya islam, .prtanyaan sya,apakah masih diterima taubat mereka jk mereka taubat diusia tua, .pdahal dlm islam 3 kali mening6alkan shalat jum’at sdh trmasuk orang2 munafik, .cntoh lbih detailnya taubat seorang preman.,biasanya mereka tak prnah shalat

    Waalaikumussalam.
    Sesungguhnya Allah senantiasa menerima taubat hambaNya yang bertaubat nasuha, selama nyawa belum sampai ke kerongkongannya. Doa apapun itu, walaupun itu dosa kesyirikan dan meninggalkan shalat.

  128. Mirza Abdi Ikroma said:

    Pak, saya ingin bertanya, bolehkah shalat taubat itu dilakukan setiap hari? terimakasih pak

    Tidak ada tuntunannya dilakukan setiap hari.

  129. pendi said:

    ustad kalau kita penah bersumpah kan kaparat memberi makan 10 0rang miskin yang saya mau tanyakan;
    1.berapa ukuran per org nya
    2.kalau sumpah nya ada beberapa kali dan untuk beberapa masalah boleh ga bayar nya di satuin masud saya,misalkan per orang harus dapat 1 kg tapi karna 2 sumpah maka dapat 2 kg
    terimakasih

    1. Satu porsi standar.
    2. Boleh.

  130. hamba said:

    ustad sy mau tnya. Saya sdh bertobat dan mengucapkan (ya allah hamba tdk akan mengulangi lg jika hamba mengulangi jgn engkau ampuni lagi ) tp sy mengulangi lg. Apa allah msh memaavkan sy?

    Allah memaafkan anda jika anda jujur dlm bertaubat. Adapun ucapan anda itu adalah ucapan yg batil, krn anda tdk berhak mengatur Allah untuk tidak mengampuni anda.

  131. johan said:

    assalamualikum,pak uastad saya mau tanya , ada yang bertanya pada saya , apakah penyakit homo itu bisa di sembuhkan dan adakah amalan khusus ? Mohon pencerahannya

    Waalaikumussalam.
    Tidak ada penyakit yg tdk bisa disembuhkan dengan izin Allah, apalagi penyakit maksiat. Al-Qur`an adalah obat bagi semua penyakit kemaksiatan. Tidak ada amalan khusus. Namun jika itu berhubungan dengan mental orang itu, maka bantuan psikolog dan selainnya bisa dibutuhkan.

  132. apa aja said:

    apakah sholat taubat bisa dilakukan berjama’ah

    Tidak boleh.