Seputar Shalat Dua Rakaat Sebelum Subuh

October 20th 2008 by Abu Muawiah | Kirim via Email

Seputar Shalat Dua Rakaat Sebelum Subuh

Kalau ada seseorang yang masuk masjid sementara iqamat shalat subuh telah dikumandangkan dan dia belum shalat sunnah dua rakaat fajar, maka dia boleh melakukan salah satu dari dua perkara:

Pertama: Dia mengerjakan dua rakaat tersebut setelah tingginya matahari, dan ini yang afdhal.

Kedua: Dia mengerjakannya langsung setelah mengerjakan shalat subuh. Ada sebuah hadits dari Rasulullah -shallallahu alaihi wasallam- yang menerangkan hal ini -dalam Shahih Ibnu Hibban dengan sanad yang jayyid-. Bahwa Rasulullah -shallallahu alaihi wasallam- melihat seorang lelaki mengerjakan shalat setelah shalat subuh, maka beliau menanyakan hal itu kepadanya, dan orang itu menjawab, “Saya tadi belum mengerjakan dua rakaat fajar, maka saya mengerjakannya sekarang,” maka Rasulullah -shallallahu alaihi wasallam- diam.

[Diterjemah dari www.sh-rajhe.com kategori Fawaid fil Fiqhi 1]

Incoming search terms:

  • shalat sebelum subuh
  • dua rakaat sebelum subuh
Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

This entry was posted on Monday, October 20th, 2008 at 6:39 pm and is filed under Fiqh, Tahukah Anda?. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

2 responses about “Seputar Shalat Dua Rakaat Sebelum Subuh”

  1. Luthfi said:

    Assalamualaikum Warakhmatullah Wabarakatuh. Untuk point nomor 2, bukankah habis sholat subuh haram hukumnya untuk melaksanakan sholat? Mohon pencerahanya. Terima kasih.

    Waalaikumussalam Warakhmatullah Wabarakatuh.
    Ya betul, tapi larangan itu hanya berlaku untuk shalat-shalat sunnah mutlak saja. Sementara shalat sunnah yang punya sebab dan shalat wajib, tidak masuk dalam larangan tersebut.

  2. rizky said:

    assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,
    saya mau tanya bolehkah sholat sunnah rawatib dilakukan dirumah? Pengerjaanya itu setelah adzan sholat fardhu atau sebelumnya?
    Maaf saya masih proses belajar, mohon bimbinganya.

    Wasalam

    Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.
    Boleh, bahkan lebih utama shalat sunnah itu dikerjakan di rumah.
    Tentunya dilakukan setelah azan, bukan sebelumnya.