Selang Waktu Pembangunan Masjidil Haram dengan Masjidil Aqsha

January 12th 2009 by Abu Muawiah |

Selang Waktu Pembangunan Masjidil Haram dengan Masjidil Aqsha

Abu Dzar pernah bertanya, ”Wahai Rasulullah, masjid apakah yang paling pertama kali dibangun di bumi?” beliau menjawab, ”Al-Masjid Al-Haram.” Saya bertanya lagi, ”Kemudian apa?” beliau menjawab, ”Al-Masjid Al-Aqsha.” Saya bertanya, ”Berapa lama selang waktu di antara keduanya?” beliau menjawab, ”40 tahun. Dimana saja shalat menjumpai kamu maka shalatlah karena itu adalah masjid.”

Diriwayatkan oleh Al-Bukhari (6/315-317,359), Muslim (2/63), An-Nasai (1/112), Ibnu Majah (1/254), Al-Baihaqi (2/434), Ath-Thayalisi (hal. 62 no. 462) dan Ahmad (5/150,156,157,160,166) dari beberapa jalan dari Al-A’masy dari Ibrahim At-Taimi dari ayahnya darinya.
Sabda beliau dalam hadits ini, ”Sesungguhnya selang waktu antara Al-Masjid Al-Haram dengan Al-Aqsha adalah 40 tahun,” sedikit ganjal, karena yang membangun Al-Aqsha adalah Sulaiman -alaihissalam- sebagaimana yang ditunjukkan oleh hadits Abdullah bin Amr yang akan datang sebentar lagi insya Allah. Sedangkan jarak antara dia dengan Ibrahim -alaihissalam- adalah lebih dari 1000 tahun menurut apa yang dikatakan oleh para pakar sejarah. Kemudian, dalam nash Al-Qur`an -sebagaimana yang Al-Hafizh katakan- disebutkan bahwa kisah Daud yang membunuh Jalut adalah jauh setelah zaman Musa.
Keganjilan ini telah dijawab dengan beberapa jawaban, dan mungkin jawaban yang lebih dekat kepada kebenaran adalah ucapan Al-Khaththabi, ”Kelihatannya yang pertama kali memulai pembangunan Al-Masjid Al-Aqsha adalah sebagian wali-wali Allah sebelum Daud dan Sulaiman. Kemudian Daud dan Sulaiman menambahinya dan memperluasnya, karenanya pembangunannya disandarkan kepada keduanya.”
Lihat kelanjutan pembahasan dan jawaban-jawaban lainnya dari keganjilan ini dalam Al-Fath (6/316) dan Al-Mirqah (1/478).
Al-Hafizh Ibnu Katsir telah memastikan dalam Al-Bidayah (1/196)(2/26) ”bahwa Israil -dan dia adalah Ya’qub bin Ishaq bin Ibrahim- adalah orang yang pertama kali membangun Al-Masjid Al-Aqsha, dan bahwa Sulaiman -alaihissalam- yang memperbaharuinya setelah itu.”
Kalau ini benar maka itu dekat dengan apa yang ditunjukkan oleh hadits tentang selang waktu antara pembangunan kedua masjid ini, wallahu a’lam.

[Diringkas dari Ats-Tsamar Al-Mustathab karya Al-Albani: 1/511-513]

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

This entry was posted on Monday, January 12th, 2009 at 5:02 am and is filed under Tahukah Anda?. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

2 responses about “Selang Waktu Pembangunan Masjidil Haram dengan Masjidil Aqsha”

  1. Fernanda Effendi said:

    Ada yang mengatakan bahwa mesjid Al-Aqsa dibangun oleh Umar bin Khattab. saya meragukan hal itu karena saat Rasulullah Isra’ Mi’raj, Umar belum masuk Islam. dan pengaruh Islam hanya masih disekitar Mekkah.

    celakanya sumber tentang pendiri mesjid ini disiarkan di sebuah situs ensiklopedi; wikipedia.

  2. Mawardi said:

    Di luar sana begitu banyak fitnah yang disebarkan oleh kalangan misionaris dan atheis. Jika tidak ada yang bisa membantahnya, kasihan umat Islam yang lemah imannya. Saya berharap banyak agar ulama-ulama Salafy juga membikin website untuk membantah fitnah-fitnah tersebut biar nanti saya ikut serta membantu menyebarkan bantahannya. Anggap saja berjihad di dunia maya.