Rukun Jual Beli

June 10th 2015 by Abu Muawiah |

Rukun Jual Beli

D.    Rukun Jual Beli
Jual beli mempunyai 3 rukun:
1.    Pelaku transaksi, yaitu penjual dan pembeli.
2.    Obyek transaksi, yaitu uang dan barang.
3.    Akad transaksi, yaitu segala tindakan yang dilakukan oleh kedua belah pihak, yang menunjukkan mereka sedang melakukan transaksi, baik tindakan tersebut berbentuk ucapan maupun perbuatan.

Akad transaksi ada dua bentuk:
1.    Akad dengan ucapan, yang dinamakan juga ijab-kabul.
Ijab artinya ucapan yang diucapkan terlebih dahulu.
Contoh:
Penjual berkata: “Baju ini saya jual dengan harga Rp. 10.000,-“.
Kabul artinya ucapan yang diucapkan kemudian.
Contoh:
Pembeli mengatakan: “Barang saya terima”.

2.     Akad dengan perbuatan, yang dinamakan juga dengan mu’athah.
Contoh:
Pembeli memberikan uang Rp. 10.000,- kepada penjual, kemudian dia mengambil barang yang senilai dengan itu tanpa adanya ucapan ijab kabul dari kedua belah pihak.

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

This entry was posted on Wednesday, June 10th, 2015 at 11:02 am and is filed under Ekonomi Islam. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.