Pahala Meninggalnya Dua Anak
October 9th 2010 by Abu Muawiah | Kirim via Email
01 Dzulqa’dah
Pahala Meninggalnya Dua Anak
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepada para wanita Anshar:
لَا يَمُوتُ لِإِحْدَاكُنَّ ثَلَاثَةٌ مِنْ الْوَلَدِ فَتَحْتَسِبَهُ إِلَّا دَخَلَتْ الْجَنَّةَ فَقَالَتْ امْرَأَةٌ مِنْهُنَّ أَوْ اثْنَيْنِ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ أَوْ اثْنَيْنِ
“Tidaklah salah seorang dari kalian ditinggal mati oleh tiga orang anaknya, lalu ia sabar dan mengharap pahala dari Allah, kecuali pasti ia akan masuk surga.” Lalu berkatalah seorang wanita dari mereka, “Bagimana jika dua orang saja?” Rasulullah bersabda, “Meskipun dua orang.” (HR. Al-Bukhari no. 1249 dan Muslim no. 4767)
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:
لَا يَمُوتُ لِأَحَدٍ مِنْ الْمُسْلِمِينَ ثَلَاثَةٌ مِنْ الْوَلَدِ فَتَمَسَّهُ النَّارُ إِلَّا تَحِلَّةَ الْقَسَمِ
“Tidaklah tiga anak milik salah seorang dari kaum muslimin meninggal dunia, lalu ia (orang tuanya) tersentuh api neraka, kecuali sebatas menjalankan sumpah (Allah).” (HR. Al-Bukhari no. 1173 dan Muslim no. 4766)
Imam Al-Bukhari berkata, “Maksudnya melakukan sumpah Allah yang tersebut dalam firman-Nya:
وَإِنْ مِنْكُمْ إِلَّا وَارِدُهَا
“Tidakada seorangpun dari kalian melainkan pasti akan melewatinya (neraka).” (QS. Maryam: 71) “.
Dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu dia berkata: Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda:
مَا مِنْ النَّاسِ مُسْلِمٌ يَمُوتُ لَهُ ثَلَاثَةٌ مِنْ الْوَلَدِ لَمْ يَبْلُغُوا الْحِنْثَ إِلَّا أَدْخَلَهُ اللَّهُ الْجَنَّةَ بِفَضْلِ رَحْمَتِهِ إِيَّاهُمْ
“Tidak seorang muslimpun yang ditinggal wafat oleh tiga orang anaknya yang belum baligh kecuali Allah akan memasukkannya ke dalam surga karena keutamaan rahmat-Nya kepada mereka”. (HR. Al-Bukhari no. 1381)
Penjelasan ringkas:
Anak-anak adalah buah hati dari orang tuanya dan mereka merupakan penghias kehidupan dunia ini. Dan kehilangan mereka merupakan suatu musibah yang sangat besar bagi kedua orang tuanya. Karenanya siapa saja yang bersabar dan mengharap pahala dari musibah kematian anaknya maka Allah Ta’ala akan menganugerahinya pahala dan keutamaan yang besar sebagai rahmat dan karunia dari-Nya, yaitu bahwa dia akan masuk surga dan tidak akan tersentuh oleh api neraka.
Related posts:
This entry was posted on Saturday, October 9th, 2010 at 12:21 pm and is filed under Fadha`il Al-A'mal, Muslimah, Quote of the Day. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.








January 4th, 2011 at 4:20 am
Assalamu’alaykum ustadz, bagaimana jika anak yang meninggal seorang saja?