Nikmat Atau Istidraj?

December 5th 2013 by Abu Muawiah |

Tanya:
Assalamu’alaikum ustad. Bgmn cara membedakan nikmat dari Allah dan istidraj dari Allah? Bgmn dgn orang yang rajin ibadah dan juga menjauhi dosa syirik namun dia jg terjerumus dalam dosa2 baik dosa besar atau dosa kecil (akan tetapi dosa yg dilakukan diluar 7 dosa besar yg membinasakan yg tersebut dlm hadist). Orang tsb selalu mendapat nikmat dunia (terpenuhi segala macam kenikmatan dunia sprti harta melimpah, kedudukan jabatan dunia, istri cantik, dll). Apakah yg dialami orang yg semacam ini dikatagorikan nikmat dari allah atau istidraj dari allah ? Syukron ustad mohon ulasannya.

Jawab:
Waalaikumussalam.
Menurut ana pribadi, pertanyaan semacam ini tidak ada manfaatnya. Hal itu krn perintah dr Allah sdh jelas, yaitu wajib mensyukuri semua pemberian Allah Ta’ala.
Jadi jika seseorg mendpt pemberian dr Allah, mk dia wajib mensyukurinya, tdk perduli pemberian itu nikmat atau istidraj. Wallahu a’lam.

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

This entry was posted on Thursday, December 5th, 2013 at 3:59 pm and is filed under Dari Grup WA. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.