Najis & Cara Penyuciannya
January 24th 2010 by Abu Muawiah | Kirim via Email
09 Shafar
Najis & Cara Penyuciannya
Dari Abu Hurairah dia berkata: Bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
إِذَا وَطِئَ أَحَدُكُمْ بِنَعْلِهِ الْأَذَى فَإِنَّ التُّرَابَ لَهُ طَهُورٌ
“Apabila salah seorang di antara kalian menginjak kotoran dengan sandalnya, maka tanah dapat menjadi penyuci baginya”. (HR. ِAbu Daud no. 389 dan dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ no. 833)
Dari Anas bin Malik dia berkata:
جَاءَ أَعْرَابِيٌّ فَبَالَ فِي طَائِفَةِ الْمَسْجِدِ فَزَجَرَهُ النَّاسُ فَنَهَاهُمْ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا قَضَى بَوْلَهُ أَمَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِذَنُوبٍ مِنْ مَاءٍ فَأُهْرِيقَ عَلَيْهِ
“Seorang Arab badui datang lalu kencing di sudut masjid, maka orang-orang pun menghardiknya, tetapi Nabi -shallallahu ‘alaihi wasallam- melarang mereka. Setelah orang itu selesai dari kencingnya, Nabi -shallallahu ‘alaihi wasallam- minta diambilkan setimba besar air lalu beliau menyiramkannya pada kencingnya.” (HR. Al-Bukhari no. 221 dan Muslim no. 285)
Dari Abu As-Samah dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
يُغْسَلُ مِنْ بَوْلِ الْجَارِيَةِ وَيُرَشُّ مِنْ بَوْلِ الْغُلَامِ
“Air kencing bayi perempuan dicuci, sedangkan air kencing bayi laki-laki cukup disiram.” (HR. Abu Daud no. 376, An-Nasai no. 302 dan Ibnu Majah no. 519)
Maksud ‘disiram’ adalah dituangkan air padanya tapi air yang dituangkan tidak sampai mengalir dan menetes dari pakaian, jadi bukan sekedar dipercikkan sebagaimana yang disangka sebagian orang.
Dari Abu Hurairah dia berkata: Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:
طَهُورُ إِنَاءِ أَحَدِكُمْ إِذَا وَلَغَ فِيهِ الْكَلْبُ أَنْ يَغْسِلَهُ سَبْعَ مَرَّاتٍ أُولَاهُنَّ بِالتُّرَابِ
“Sucinya bejana kalian apabila dia dijilat oleh anjing adalah dengan mencucinya tujuh kali, cucian yang pertama dicampur dengan tanah.” (HR. Al-Bukhari no. 172 dan Muslim no. 279)
Dari Ali bin Abi Thalib dia berkata:,
كُنْتُ رَجُلًا مَذَّاءً وَكُنْتُ أَسْتَحْيِي أَنْ أَسْأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِمَكَانِ ابْنَتِهِ فَأَمَرْتُ الْمِقْدَادَ بْنَ الْأَسْوَدِ فَسَأَلَهُ فَقَالَ يَغْسِلُ ذَكَرَهُ وَيَتَوَضَّأُ
“Aku adalah lelaki yang sering keluar madzi, tetapi aku malu untuk bertanya Nabi -shallallahu’alaihiwasallam- karena puteri beliau adalah istriku. Maka aku menyuruh Al-Miqdad bin Al-Aswad supaya bertanya beliau, maka beliau menjawab, “Hendaklah dia mencuci kemaluannya dan berwudhu.” (HR. Al-Bukhari no. 269 dan Muslim no. 303)
Penjelasan ringkas:
Najis adalah semua benda yang dihukumi kotor oleh syariat, dan dia ada tiga jenis:
1. Najis maknawiah, misalnya kekafiran. Karenanya Allah berfirman, “Orang-orang musyrik itu adalah najis,” yakni bukan tubuhnya yang najis akan tetapi kekafirannya.
2. Najis ainiah, yaitu semua benda yang asalnya adalah najis. Misalnya: Kotoran dan kencing manusia dan seterusnya.
3. Najis hukmiah, yaitu benda yang asalnya suci tapi menjadi najis karena dia terkena najis. Misalnya: Sandal yang terkena kotoran manusia, baju yang terkena haid atau kencing bayi, dan seterusnya.
Selengkapnya baca di sini: http://al-atsariyyah.com/?p=1608 dan di sini: http://al-atsariyyah.com/?p=346
Secara umum pembahasan najis di kalangan ulama terbagi menjadi dua:
1. Yang merupakan najis berdasarkan kesepakatan ulama.
2. Yang diperselisihkan apakah dia najis atau bukan.
A. Adapun yang merupakan najis berdasarkan kesepakatan ulama adalah:
1. Tinja manusia.
2. Kencing manusia, baik dewasa maupun anak-anak, baik yang masih mengonsumsi ASI maupun yang sudah mengonsumsi selainnya. Baca keterangannya di sini: http://al-atsariyyah.com/?p=1619 dan juga di sini: http://al-atsariyyah.com/?p=893
3. Madzi dan wadi. Baca keterangannya di sini: http://al-atsariyyah.com/?p=1583
4. Darah haid dan nifas.
5. Semua bangkai kecuali empat: Bangkai manusia, bangkai hewan air, bangkai belalang, dan bangkai hewan yang darahnya tidak mengalir.
6. Rautsah (tinja kuda, keledai, dan baghal)
B. Adapun yang diperselisihkan oleh para ulama di antaranya:
1. Mani.
2. Darah selain haid dan nifas.
3. Liur dan tubuh anjing.
4. Tinja dan kencing hewan yang boleh dimakan.
5. Tinja dan kencing hewan yang haram dimakan.
6. Tubuh orang kafir.
7. Khamar
8. Babi.
Insya Allah pembahasan mengenai kedelapan perkara ini dan selainnya akan kami bahas peda tempatnya tersendiri. Yassarallah.
Adapun cara membersihkannya maka asalnya semua najis hanya syah dibersihkan dengan menggunakan air karena air merupakan asal dalam alat bersuci, sebagaimana yang ditunjukkan dalam hadits-hadits di atas. Kecuali jika ada dalil yang menunjukkan bolehnya menyucikan najis dengan selain air, maka ketika itu kita katakan boleh menyucikan najis dengan selainnya. Seperti yang ditunjukkan dalam hadits Abu Hurairah di atas dimana Nabi -alaihishshalatu wassalam- menyatakan bahwa tanah bisa menyucikan sandal yang menghinjak tinja manusia, maka kita katakan dalam keadaan seperti ini syah membersihkan sandal dengan tanah, walaupun tetap lebih utama menyucikannya dengan air.
Juga asal dalam penyucian najis adalah dicuci sampai hilang zat najisnya, berapapun jumlah cucian yang dibutuhkan. Jika najis sudah hilang dengan sekali siraman maka itu zat itu kembali suci dan tidak perlu dituangkan air berulang kali. Karenanya pendapat yang paling kuat dalam masalah liur anjing adalah dia bukanlah najis. Karena tatkala bejana diperintahkan untuk dicuci sebanyak 7 kali bahkan salah satunya harus dengan tanah, maka ini menunjukkan perintah mencuci di sini adalah ta’abbudi (murni penghambaan) dan bukan karena bejana tersebut menjadi najis. Karena seandainya karena najis maka sudah syah mencuci bejana kurang dari 7 kali selama liurnya sudah hilang, sementara para ulama yang menyatakan najisnya liur anjing tidak menyatakan syahnya cucian dibawah 7 kali. Maksud dari ta’abbudi adalah tidak diketahui apa hikmah dari cucian tersebut Sama seperti kita diperintah untuk mencuci tangan ketika berwudhu, kita tidak tahu kenapa tangan yang dicuci, apa alasannya, dan kenapa maksimal 3 kali, akan tetapi yang jelas kita diperintahkan untuk mencuci tangan bukan karena tangan kita najis. Wallahu a’lam
Incoming search terms:
- najis & penyuciannya
- bersalaman dengan orangh yg punya anjing
- cara bersuci dari najis anjing
- Jenis Najis yang tidak terlihat atau hukmiah
- Najiskah kotoran cicak menurut syaikh bin baz
Related posts:
This entry was posted on Sunday, January 24th, 2010 at 4:28 am and is filed under Fiqh, Quote of the Day. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.








January 26th, 2010 at 5:44 am
Assalamu’alaikum..
Apakah brg yg terkena najis kencing yg kering jg bsa membuat brg lain trkna najis kencing tsb?
Syukron
January 26th, 2010 at 3:00 pm
Ustadz Abu Muawiah,
Mohon penjelasan & dalil hukum kencing unta?
Baarokallaahu fiikum.
January 27th, 2010 at 2:52 am
Jazaakallaahu khairan katsiiran..
February 7th, 2010 at 3:39 pm
bismillah,
ustadz abu muawiyah -hafizhokallahu ta’ala-, ada beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan rincian tentang najis :
1. Pada sebagian pembahasan disebutkan bahwa air liur anjing itu najis dengan dalil hadits abu huroiroh yang muttafaqun ‘alaih, namun terdapat isykal dalam hal ini ketika Allah ta’ala menghalalkan daging hasil buruan anjing sebagaimana disebutkan dalam surat al maidah ayat 4, walau ada sebagian ulama yang memberikan alasan bahwa dalam hal adalah udzur yang dimaafkan karena sangat memberatkan untuk membersihkan liur anjing tersebut, sedangkan alasan memberatkan yang dimaafkan itu sendiri membutuhkan dalil untuk menetapkan hal tersebut.
lalu bisakah dari pemahaman dalil surat al maidah ayat 4 tersebut, kita menetapkan bahwa air liur anjing itu tidak najis, sedang perintah mencuci bekas jilatan anjing itu dibawa kepada perkara ta’abudiyyah sebagaimana mencuci kedua tangan ketika bangun dari tidur malam?
2. Dimaklumi bahwa bangkai itu najis, namun apakah benar tulang, tanduk, kuku dan bulu bangkai itu tidak najis sebagaimana tidak najisnya bulu anjing dan babi ?
3. Apakah ada perihal dari binatang buas yang ia dihukumi najis seperti bekas air minumnya atau yang berkaitan dengan tubuh hewan buas itu sendiri ?
semoga dari jawaban yang ustadz berikan ini, akan menambah semangat kami -thalibul ‘ilmi- untuk semakin bertafaqquh fiddiin & lebih ilmiah di dalam membahas perkara – perkara agama ini.
jazakallahu khoir
February 10th, 2010 at 3:10 am
assalamu’alaikum ustadz,
tadz saya harap ustadz membalas ke e mail saya
begini tadz, rumah saya itu tidak berpagar, jadi anjing tetangga itu sering tidur di teras rumah, bahkan kadang-kadang anjing itu kencing di tonggak teras, apa saya harus menyucikan terus bekas kencing dan tempat yang di buat tidur anjing tersbut?, karena ibu saya sering menyapu teras tersebut saya takut ibu saya menginjak teras bekas tidur dan kencing anjing tersebut. apa sapu yang digunakan ibu saya juga harus disucikan? termasuk lantai-lantai yang dibersihkan dengan sapu tersebut? apa ibu saya juga harus bersuci? apa orang-orang yang menginjakkan kaki kerumah saya juga harus bersuci?
February 10th, 2010 at 8:03 am
bismillah,
jazakallahu khoir atas faedah yang ustadz berikan. sedikit pertanyaan tambahan yang muncul dari jawaban pertanyaan kedua, berarti dari jasad bangkai yang dihukumi najis -sebagai contoh bangkai sapi-, maka yang dihukumi najis adalah dagingnya dan kulitnya saja, karena tanduk, bulu, kuku dan tulangnya tidak najis. apakah benar pemahaman ana ini ya ustadz ?
barokallahu fiik
February 13th, 2010 at 3:18 am
assalamu’alaikum tadz,
tadz, melihat komentar2 yang di atas, mengatakan bahwa air liur, tubuh, dan kotoran anjing bukanlah najis, berarti kalo kita kena liur anjing dan belum di cuci 7x dan make tanah, berarti sholat kita tetap sah donk tadz (ibadah apa yang tidak sah, jika kita tidak mencuci air liur anjing sebanyak 7x dan salah satunya dg tanah),
tadz, saya mohonkan solusi dari ustadz.
begini tadz, saya dan teman2 pernah berkunjung ke rumah teman kami yang non islam, dan dirumahnya ada anjing, sebut saja namanya nina. ketika sampai dirumahnya nina, nina langsung disambut anjingnya,kemungkinan nina waktu itu nina megang2 anjingnya dan dijilat ma anjingnya. setelah itu nina mempersilakan kami masuk dan duduk (tanpa cuci tangan terlebih dahulu padahal dia megang2 anjing sebelumnya), nah ketika duduk itu dia memegang paha teman saya(tapi teman saya memakai celana jeans panjang, jadi ketika dipegang tidak langsung kena ke pahanya tapi mengenai celana jeansnya itu),dan kebetulan setelah itu saya juga memegang paha teman saya yang sebelumnya dipegang nina terlebih dahulu (celana jeaans.red) . yang ingin saya tanya kan, dalam kasus ini yang perlu di cuci 7x dan salah satu make tanah yang mana? apakah cukup tangannya nina saja karena dia yang berinteraksi langsung dengan anjingnya, atau celana jeansnya teman saya, atau bahkan tangan saya yang juga memegang jeans teman saya yang juga dipegang nina sebelumnya?
bagaimana sebaiknya sikap saya terhadap nina jika kelak kami berkunjung ke rumahnya lagi karena saya tahu dia kalo sudah berinteraksi dengan anjingnya tidak mencuci tangnnya terlebih dahulu, saya takut di tangannya ada liur anjingnya. parahnya dia adalah teman saya, otomatis saya sering berinteraksi dengan dia sehari-harinya,tapi saya khawatir,jangan2 tangannya ada liurnya, tidak mungkin rasanya kalo saya harus bertanya setiap saat kepada dia, “apa kamu barusan megang anjingmu?” saya merasa tidak enak dg dia tadz, mohon solusinya.
selain itu apa hukum makan makanan yang dibuat oleh orang non islam, bolehkah kita memakannya.
mohon maaf kepanjangn, tapi saya harap ustadz mau menjawabnya.terimakasih.
May 31st, 2010 at 10:55 am
ana pnya pertanyaan ustad, ana kan punya 2 tetangga yang non muslim, yang pertama itu dia itu memelihara anjing, dan yang kedua jg melihara anjing dan ana pernah liat dia bawa babi ke rumahnya, babinya langsung di ketok pake palu besar, kyknya mw dimakan sama dia.. nah tetangga ana yg pertama ini pernah ngasih makanannya ke rumah ana, dan otomatismakanan itu ke meja makan ana, otomatis makanannya itu mengenai peralatan dapur, apa makanan dri dia itu najis ustadz?
tetangga yang kedua itu kan dia jualan keripik pisang, nah, gk sengaja ibu ana itu beli keripik itu, terus ibu ana makan tp stelah ibu ana tau itu dari dia, langsung dibuang ibu ana keripik itu ke lantai rumah, nah apa makanan itu najis jg ustad? otomatis lantai itu jg najis gk ustad?
mohon penjelasan dan dalil2 yg shahih ustad…
sukron,,..
August 22nd, 2010 at 7:28 am
assalamu’alaikum pak ustadt
ada yh mau sy tanyakan,gimana hukum nya kalau bagian tubuh kita kena percikan air kencing kita sendiri tapi tdk disiram dan di biarkan kering di tubuh,apakah air kencing yg sdh kering di tubuh td sdh hilang dan tubuh tdk najis lg,atau kita harus cuci walau air kencing nya sdh kering pada tubuh,mhn jawaban nya pak ustad,terima kasih sebelum nya
September 17th, 2010 at 4:09 pm
Assalamu’alaikum pak ustad, saya mau tanya, saya merasa kalau sudah buang air kecil dg tuntas, air kencingnya keluar lagi, karena kalau kita kencingkan yang di basuh cuma bagian ujung saja, sementara bagian saluran dalam tidak, jadikan masih ada yang menempel didalam saluran, nah ini yang saya merasa keluar lagi tanpa kita sadari atau kita sadar,JADI APAKAH NAJIS /AIR KENCING YANG KELUAR ITU DIMAAFKAN KALAU KENA PAKAIAN DALAM?ATAU APAKAH ADA CARA LAIN LAGI,ATAU SAYA HARUS GIMANA?SOALNYA SAYA MRASA TERGANGGU AKIBAT PERASAAN INI.SAYAMOHONJAWABANNYA PAK. Wassalam
September 30th, 2010 at 1:01 pm
Assalamualaikum. Mo tanya ustadz.
1. Saya menemukan pakaian yg saya jemur jatuh ke tanah. Yang menjadi masalah, di sekitar rumah banyak anjing yg berkeliaran sehingga saya khawatir jika pakaian yg jatuh tersebut sempat dijilat anjing saat jatuh sehingga takut najis. Apakah celana hrus dicuci 7x ato tdk? Jika iya, jika celana tersebut tercampur pakaian lain apakah semua pakain yg kontak hrus dicuci 7x ?
2. Wajibkah dicuci 7x sandal diluar rmh dan, lantai teras rumah kita apabila sekitar rmh bnyk anjing, mengingat ada
kemungkinan sandal dan lantai dijilat anjing saat kta tidak melihatnya?
Mohon jawabannya ustadz krna mslah ini srg membingungkan saya.Terima kasih.
October 6th, 2010 at 6:15 pm
Assalamualaikum.
mau tanya ni…
kenapa setelah terkena air liur anjing tangan kita harus dicuci dengan tanah.
makasih…
wassallam.
November 4th, 2010 at 10:52 am
assalamu’alaikum wr. wb.
sy bertanya mslh najis kembali. begini, saat gerimis saya ke terminal. ketika di terminal, karena gerimis, aspal pun becek-becek. kebetulan sepatu saya agak berlubang sehingga klo nginjak yg becek, air merembes/meresap ke dalam sehingga kaos kaki saya basah.
ketika berjalan sy melewati tempat yang berbau pesing (air kencing). saya langsung lewati saja. saya tidak tahu apakah aspal yg sy injak itu ada air kencing, atau air kencing itu bukan yg saya injak melainkan di sekitar lain. yang saya khawatirkan, apakah jalan yang sy injak/lewati ada air kencingnya,, takut kalau2 air kencing itu merembes ke dalam sepatu dan kaos kaki. apa yang harus sy lakukan terhadap sepatu dan kaos kaki sya? apakah harus dibersihkan karena ragu terkena air kencing? atau menghiraukannya saja?
terima kasih atas jawabannya.
wassalamu’alaikum wr. wb.
December 14th, 2010 at 11:10 am
Assalamu’laikum
Anna mau tanya, najiskah nanah dan darah?
Semut itu halal atau haram?
Syukron
January 14th, 2011 at 4:18 pm
assalamualaikum
saya mau bertanya, waktu itu saya pernah menginjak kotoran tapi tak tahu itu kotoran anjing atau kotoran apa, wajibkah saya mencucinya 7x atau cukup dibersihkan saja sampai hilang bau,dan juga warnanya?
1 lagi apabila kita menginjak kotoran anjing apakah kita harus mencucinya 7x atau tidak?
maaf sebelumnya kalau banyak nannyanya.
wasalamualaikum..
February 24th, 2011 at 12:45 pm
assalamu ‘alaikum pak ustadz…
saya mau bertanya,saya bekerja pada orang cina,dan mereka mempunyai anjing di rumahnya. bila saya menyentuh tangan mereka,apakah saya terkena najis juga,dan harus mencucinya 7x salah satunya dengan tanah ?
terima kasih atas jawabannya.
wasalamu ‘alaikum..
May 18th, 2011 at 1:27 am
apabila setelah buang air kecil dan besar,biasanya ada percikan air yg mengenai tubuh kita saat kita membersihkan kemaluan.najiskah percikan tersebut,sehingga menyebakan tubuh kita yg diperciki air jadi najis?
June 23rd, 2011 at 1:59 pm
najiskah air d bak mandi yg terkena percikan kencing anak laki2 2 tahun?dan najiskah benda2 yg dicuci memakai air tersebut,misalnya mencuci sikat gigi atau mencuci tangan dan najiskah benda yg terkena air tersebut?
June 28th, 2011 at 8:34 pm
menambahkan pertanyaan d atas,akan tetapi,air yg diperciki kencing tersebut,kurang dari dua kullah
June 30th, 2011 at 5:17 pm
Assalaamualaikum ustadz…
najiskah air d bak mandi yg kurang dari dua kullah,yang terkena percikan kencing anak laki-laki 2 tahun 9 bulan? dan najiskah benda2 yg dicuci memakai air tersebut,misalnya mencuci sikat gigi atau mencuci tangan dan najiskah benda yg terkena air tersebut?
July 8th, 2011 at 12:48 pm
Assalamu’alaikum..’
ustadz sy mw tnya,bagaimna hukumnya bekas jilatan anjing yang sudah kering.apakah itu sudah suci?
July 8th, 2011 at 2:33 pm
Bismillah, Ustadz ana mau tanya :
1.kalau kulit ular, buaya atau kulit binatang yg tdk dimakan dagingnya apakah najis? dan dompet atau alas kaki yg terbuat dari kulit tersebut dapat di pakai dalam shalat?
2.di dalam rumah ana terdapat jamban septik tank apakah boleh shalat diatas septik tank tersebut, yang tertutup diatasnya tehel yang bersih?
Jasakumullahu Khairan
July 27th, 2011 at 10:26 pm
Assalamu’alaikum tadz,..?Berarti bekas liur anjing yang sudah mengering tidak wajib di cuci 7x dgn tnah donk tadz.,.soalnya sendal saya dulu pernah di jilat anjing tapi belum sempat saya bersihkan dan sudah mengering liur anjingnya.terus gmn donk tadz dgn keadaan sndal saya,apakah masih wajib di cuci 7x dgn tanah atau sudah kembali suci dengan sendirinya.atau bolehkah dicuci dengan air saja.m0hon jwbnx ya ustadz?soalnya saya masih belum faham wassalamualaikum.
July 29th, 2011 at 8:31 pm
Bismillah, ustadz. Ana mau tanya.. Ana sekarang ini lagi penelitian di lab menggunakan sampel lemak dan daging babi.. Masalahnya, apakah lemak dan daging babi itu najis? Klo ya, berarti nyucinya harus bersih bener ya Ustadz? Syukron jawabannya.. Jazakallahu khairan
July 31st, 2011 at 5:25 pm
asslmlkm
mau tanya kalo…sarung/pakaian tersentuh kotoran tikus yang sudah kering najiskah
trm ksh
August 1st, 2011 at 9:54 am
Bismillah,
Apakah alkohol najis? Apa hukum memakai parfum yg mengandung alkohol?
Barakallaahu fiik.
August 8th, 2011 at 9:58 am
Assalamualaikum.
Pak, mau tanya nih. Kalo air liur manusia itu najis nggak Pak?
Kemarin teman saya maen ke kost saya, naik ke kasur, trus maen PSP, nhah kemudian tiba-tiba dia ngiler/ngence/mengeluarkan air liur nggak tahu kenapa. Saya cuma biang “Ah ngiler kowe.” (Ah ngiler kamu.)
Nhah saya takutnya liurnya itu najis (ada yang mengenai PSP dan sprei (kayaknya merembes ke kasur)). Abis itu PSP saya usap pake tisu, sprei langsung saya bawa ke laundry dan kasur langsung saya balik.Saya khawatirnya jadi najis sih Pak.
Nhah yang demikian itu sebenarnya nggak masalah Pak? Atau saya saja yang terlalu porno dan jijik lihat air liur gitu ya, apalagi kasur dan PSP masih baru sih, jadi khawatir?
August 8th, 2011 at 11:37 am
Maaf di pertanyaan saya sebelumnyaz bukan “porno” tapi “parno”. Mohon maaf salah ketik Pak.
August 10th, 2011 at 4:34 pm
Assalaamualaikum ustadz…
afwan ustaz,saya pernah bertanya d artikel ini seperti d bwh ini:
najiskah air d bak mandi yg kurang dari dua kullah,yang terkena percikan kencing anak laki-laki 2 tahun 9 bulan? dan najiskah benda2 yg dicuci memakai air tersebut,misalnya mencuci sikat gigi atau mencuci tangan dan najiskah benda yg terkena air tersebut?dan ustaz bertanya berapa banyak 2 qullah itu,sementara sayapun tdk terlalu paham berapa bnyk 2 kullah itu,karena saya hanya membaca di beberapa artikel tentang hal ini,dan terdapat perbedaan pendapat dalam hal ini.sehingga saya bertanya pada ustaz unutuk mendapatkan kepastian tentang hal ini ustaz,jadi saya sangat mengarapkan jawaban ustaz karena saya selalu merasa was2 dengan hal ini…terimakasih sebelumnya
waalaikum salaam wr.wb
August 10th, 2011 at 5:18 pm
saya juga ingin bertanya ustaz,najiskah kotoran cecak dan tikus?kotoran2 hewan apa sajakah yang najis dan kotoran2 hewan apa sajakah yang tidak najis?
terimakasih banyak panjelasannya ustaz
Waalaikumsalaam wr.wb.
August 11th, 2011 at 10:50 pm
Assalamualaikum wr wb
saya punya anak laki umur 10 tahun setiap habis buang air kecil dia malaz untuk mencuci kemaluannya apa hukumnya ustadz..mhn penjelasannya biar anak saya nanti bisa ikut membacanya tks
August 15th, 2011 at 1:45 pm
assalamu’alaykum,,
saya ingin bertanya lagi. hari ini ibu saya membuat roti dengan oven yg pernah dipake untuk memanggang roti th lalu, yg pernah diolesi dengan kuas rambut babi. apakah roti yg dibuat saat ini ikut najis? karena ovennya tidak dicuci. yg dicuci hanya loyangnya saja.. yg saya takutkan dan sekaligus yakin adalah najis dari roti th lalu itu kan terkena panas, menempel ke loyang, dan oven juga.. bagaimana ustad,, saya takut.. apalagi nampaknya ortu tidak terlalu mempedulikan nasihat saya, mlh tetap saja membuat roti lebaran dan menganggap saya terlalu parno, aneh, ekstrim dll terimakasih
August 26th, 2011 at 3:42 pm
ass.wr.wb
saya mau tanya pak ustadz,kemarin saya sedang berjalan dengan teman-teman saya. dijalan saya melihat ada sesuatu berwarna putih tetapi sudah kering. pada saat itu ada binatang seperti nyamuk kecil. nyamuk kecil tersebut terbang menempel ke celana jeans saya. saya takut noda putih yg sdh kering itu adlh liur anjing. yang saya tanyakan adalah apakah saya terkena najis dan celana saya harus dicuci dengan tanah?
terimakasih
wassalam
August 26th, 2011 at 9:27 pm
Assalamu’alaikum..
saya ingin memperjelas beberapa pertanyaan yang ada di atas terutama soal najis anjing dan babi..
benarkah jika kita makan makanan hasil masakah dari tetangga yang jelas2 dia non muslim dan memelihara anjing bahkan juga memakan babi itu hukum makanan yang kita terima dari nya itu halal?
padahal jelas2 kemungkinan bahwa peralatan masak yang digunakan pernah dijilat anjing ataupun dicuci dengan air yang bekas diminum anjing..
apakah makanan itu hukumnya tetap halal? tolong diperjelas hukumnya karena saya seorang muslim yang tinggal di lingkungan yang kebanyakan non muslim dan memelihara anjing. selama ini saya selalu was2 dan sering ragu..
bila berkenan tolong jawab lewat imel saya..
August 30th, 2011 at 9:22 am
Assalamu’alaikum. mau tanya Ustadz. anak ana umur 2 th. sering ngompol di spring bed, bagaimana cara memebrsihkannya? apakah cukup disiram dgn air dan dilap sabun smp baunya hilang sdh mencukupi? /spring bednya di cuci dan di jemur ‘kata sebagian orang’( yg akan membratkan ana). Jazakallohukhoir. jawabannya punten kirim jg lewat email ana Ustadz.
September 3rd, 2011 at 1:12 am
assalamu’alaikum wr.wb.
saya ingin bertanya, waktu saya masih kecil saya terkena cipratan air bekas mandinya anjing, karena anjing itu di mandikan, anjing itu mengibas ngibaskan bulunya sehingga air bekas mandinya nyiprat kemana mana, lalu air tersebut terkena saya, apakah saya harus menyucikan diri saya dengan air 7 kali yang salah satunya diselingi oleh tanah ?
September 6th, 2011 at 9:25 pm
ustad, sama seperti no. 37 ustad, sewaktu kecil saya pernah memegang anjing. Dan saya baru menyadari sekarang setelah kurang lebih 8 tahun. saya was was ustad.
Dan, ketika kita dijilat anjing saat haid, apakah boleh lgsg dibersihkan atau harus menunggu haid berhenti atau setelah mandi junub bersucinya?
September 6th, 2011 at 9:28 pm
Assalamualaikum ustad. Sewaktu kecil saya ingat pernah memegang anak anjing tetangga. Pertama saya memegangnya waktu tubuhnya kering, dan yang kedua waktu anjing itu dimandikan. karena dulu saya menganggap memegang anjingnya tdk mengapa, jadi saya tdk bersuci. setelah beranjak dewasa, saya menjadi teringat kejadian itu, saya jd bersuci 7x tangan dan kaki saya (karena waktu itu saya menyentuhnya juga dgn kaki). Tapi saya kepikiran lagi, ustad. Sewaktu saya kecil, apakah saya kena liurnya atau tidak, apakah setelah memegang anjing itu saya memegang bag. tubuh yang lain atau tidak. saya jadi WAS WAS ustad. Haruskah saya membersihkan bag tubuh yg lain? Kemarin saya membersihkan dengkul saya walaupun saya tidak yakin apakah bag itu trkna najis. Sikap apa yang saya harus ambil ustad? Syukron.
September 7th, 2011 at 8:08 am
kemarin saya bersuci dari najis anjing. tetapi saya tidak mengucapkan bismillah atau niat. haruskah saya mengulang bersuci dari najisnya? terima kasih
September 8th, 2011 at 11:46 am
assalamualaikum. ustadz, untuk menghilangkan najis besar, wajib kah niat? saya terkena jilatan anjing tetapi lgsg saja bersuci, tidak menggunakan niat? sah kah bersuci saya? atau harus diulang? makasi ustadz
Waalaikumussalam.
September 8th, 2011 at 4:15 pm
assalamua’alaikum,
saya mau nanya nih,
misalkan kaki saya terkena najis air liur anjing, lalu saya bersihkan dgn sabun saja, bisa kah najis ini menular ,???
saya melihat jawaban anda di salah satu pertanyaan , yg di maksud zat dari najis liur anjing ini apa??
September 10th, 2011 at 12:55 pm
jd begini ustadz kemarin saya naik motor lagi hujan dan ada anjing di daerah itu. saya merasakan ada air jatuh menimpa saya. saya takutnya itu liur anjing yg menimpa saya. saya takut dan was2 ustad, saya mencoba membaui rambut saya, dan saya merasakan ada bau liur manusia dan makanan anjing. tp setelah saya membauinya yg kedua kali saya tidak mencium apa apa. Begitu pun yg ke 3x. Sama sekali tidak ada bau, hanya bau sampo saya. Saya tidak tau sih bau liur anjing seperti apa. Tapi saya takut yg menimpa rambut saya itu liur anjing. Padahal disekitar saya waktu itu tidak terlihat anjing. Bagaimana ya ustad, apakah bau yang pertama itu hanya halusinasi saya saja karena takut tertimpa najis itu? Apa saya harus bersuci?
September 12th, 2011 at 4:48 pm
mau tanya ustad spt pertanyaan yang diatas, kalau misalnya kita terjilat anjing tp kita awalnya tdk tahu, lalu beberapa hari kemudian menyadari hal itu tp zat dari air liurnya sudah mengering. jd kita gak wajib bersuci 7x?
September 12th, 2011 at 6:06 pm
ohya ustad, terima kasih atas jawabannya. saya sdg melawan penyakit was2 saya… terima kasih banyak
September 13th, 2011 at 11:05 pm
Assalamu’alaikum Pak ustadz…
Saya maw tanya, kalau bak mandi kena kotoran yg mungkin tikus ato cicak bagaimana? Apakah itu najis?
Saya pernah membasuh kaki saya memakai sandal sandal di kamar mandi, sandal tersebut pernah ada kuning kuning di alasnya mungkin kotoran kuda, setelah basuhan kedua trnyata gayungnya bocor tapi saya hiraukan, karena yakin ga kena celana dan tak najis.
Setelah beberapa menit jadi ragu, air cipratan itu najis atau tidak, akhirnya jadi beban pikiran terus,, bagaimana hukumnya pak ustadz?? Najiskah? Kalau memang najis, apakah saya harus mencuci ulang smua brang saya?
Mohon pencerahannya pak ustadz, saya selalu was was dan merasa tindakan yang saya perbuat selalu salah. ??
September 23rd, 2011 at 8:02 am
Assalamualaikum wr. wb
Sebelumnya terima kasih atas artikelnya pak ustad, saya mau tanya. kalo darah dari nyamuk apakah najis? Baik darah itu dari nyamuk, atau dari manusia.
Dan yang ìngin saya tanyakan, maaf kalau agak keluar dari topik. Jadi saya setiap mandi wajib pasti ada saja yang tertinggal, seperti ada kerak di bulu mata, atau kerak hingus di daerah hidung atau ada sedikit tanah tertinggal di ujung kuku/jari dsb. Jumlahnya sedikit pak ustad, dan biasanya saya temukan sejam/dua jam setelah mandi wajib. kalau terjadi seperti ini, apakah saya harus mengulangi mandi wajib? Saya khawatir keraknya menghalangi jalannya air.
Sekian pak, kurang lebih mohon maaf. Wassalamualaikum.
September 23rd, 2011 at 5:06 pm
Assalamu’alaikum Pak Ustadz Wr. Wb.
Saya mau tanya lagi,, kemaren saya menduga celana saya kena pipis padahal sya tidak ngompol.
Saya pernah menemukan suatu kejadian bahwa di ujung kemaluan saya terasa ad yang bergrak.. Saya jadi takut itu pipis dan takut2nya itu ke celana.. Akhirnya saya gantungkan celana saya yng kebetulan basah karena habis saya cuci.
Namun bbrapa hri stlah itu sya hnya mnemukan bhwa itu semua hanya was was, dan sya gag sengaja memegang celana itu yang memang masih agak bsah.. Nah apakah itu bisa dihukumi najis? ataukah bukan??
saya jadi bingung menyikapinya, takut2nya nyebar dan sya harus mencuci semua brang2 saya..
2. Saya memegang jerawat dan ternyata pecah keluar darah, lalu saya pelotot jerawatnya sampai darahnya berhenti. Darah tersebut kena tangan saya, apakah itu najis? Saya terlanjur tidak mencuci tangan karena waktu itu dingin sekali dan saya juga sudah memegang barang barang, walaupun darahnya sudah kering..
Mohon sarannya pak Ustadz
Terima kasih.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
September 30th, 2011 at 5:32 am
Assalamualaikum pak ustad. Saya mau tanya tentang bersuci, jadi waktu saya menstruasi saya keluar mani. Di artikel bapak tentang kafiat mandi junub, mandi junub dan haid harus didirikan sendiri-sendiri. Nah pak, kalau saya mau mandi haid lalu mandi janabah, haruskah saya menunggu air dari mandi haid saya kering? Atau bisa langsung saja sewaktu setelah saya mandi haid langsung saya siramkan air dengan niat mandi junub? Terima kasih. Wassalamualaikum.
October 2nd, 2011 at 5:52 pm
ass
saya mau bertanya lg,pd hari kamis saya sdg dlm prjalanan ke kampus,dijalan ada seorang ibu yg membawa anjing kecil didalam keranjang,pas saya jalan,saya menginjak sesuatu yang lengket. saya takut itu adalah air liur anjing,tetapi saya tidak melihat air liur anjing tsb jatuh ke jalan. nah apakah saya harus mencucinya dengan tanah atau bagaimana?
terimakasih
wassalam
October 3rd, 2011 at 4:17 am
ada pertanyaan tambahan pak ustad, sebaiknya saya dahulukan mandi junub atau mandi haid?
October 8th, 2011 at 9:47 am
Pak ustad saya mau nanya misalnya saya ke toilet lalu setelah selesai buang air kecil dan membersihkannya saya langsung menggunakan celana tanpa membersihkan kaki saya terlebih dahulu, apakah celana saya termasuk terkena najis atau tidak? Terimakasih pak ustad
October 9th, 2011 at 12:10 pm
assalamu’alaikum,
Saya mau bertanya ustadz. Di teras rumah tetangga saya tiap pagi selalu ada kotoran tikus(tahi/kencing). Kotoran itu dibiarkan kering hingga sore hari kemudian dibersihkan hanya dengan disapu tanpa disiram air/dilap kain pel. Apakah lantai rumahnya menjadi najis semua? Sedangkan anak saya seringkali main kesitu dan saya ada rasa was-was jika dia pulang maka rumah kami juga akan menjadi najis semua. Saya tidak mungkin melarangnya bermain apalagi melarang tetangga saya untuk masuk ke rumah saya karena takut najis.
October 13th, 2011 at 7:33 am
ass,
saya mau tanya lg
1. kemarin saya main kerumah teman saya dan dia memelihara anjing. saat saya mau masuk kedalam sya melewati rumput liar dan saya melihat sesuatu berwarna abu2 dan putih. rumput liar itu mengenai betis saya. saya penasaran dan akhirnya saya mengelap betis saya dengan tangan saya,saya mencium bau gt,saya tkt itu adl kotoran anjing.tetapi saya bingung apa ada kotoran anjing berwarna abu2?
jadi apakah itu najis dan saya harus mencucinya dengan tanah?
saya baca diatas kotoran anjing tidak najis hanya liurnya saja, sedangkan menurut para ulama tinja dan kencing hewan yg haram dimakan adalah najis.
2. kmrin juga saya sedang naik motor, dijalan saya mencium bau pesing,saat saya mengelap muka saya, bau itu menempel di muka saya. apakah kalau kita menghirup bau air kencing anjing dan bau itu menempel pada muka kita itu harus dicuci dengan tanah?
terimakasih.
wass,
October 13th, 2011 at 11:19 am
maaf ternyata masalah kotoran dan kencing hewan yg haram dimakan bukan kesepakatan ulama melainkan hal yg diperdebatkan.terimakasih.
October 17th, 2011 at 9:23 am
Assalamu alaikum ustadz
Gini, wkt k’kebun bareng teman, teman sy sempat cuci tangan di kolam yg wktu itu sy liat ada anjing yg jilat airnya, otomatis tangan tmn sy ini kenna najis dr air bekas minum anjing, yjd yg ingin sy tanyakan, apakah setiap benda yang di sentuh tangan teman saya itu juga najis hukumnya ?
makasih sebelmunya ustadz
October 22nd, 2011 at 8:17 am
Bismillah..
Assalamu’alaikum Warohmatulloh
Barokallohu fiika
sy mw btanya pak ustad,
1. Ada celana terkena air kencing, seperti ngompol d celana.. jika dicuci memakai mesin cuci kmudian drendam di air pewangi, apakah sudah hilang najisnya?
2. Bgmana jika ssudah dicuci spt. Di atas , tnyata stlah kering celana tsb. sy cium spt. Msh ada bau pesing gitu, apakah celana tsb. Boleh dipakai solat?
Jazakalloh khoiron atas jawabannya
October 23rd, 2011 at 11:11 am
assalamualaikum pak ustad,
Saya kalau mencuci pakaian dalam dengan pakaian biasa dicampur, bagaimana jika pakaian dalam saya terkena najis, apakah pakaian yg lain juga terkena najis? Saya membilas pakaian itu dengan air yg sama yg diganti setiap kalinya, 2x sampai 3x, bila warna air hanya berubah karena sabun dan tidak ada bau najis apakah pakaian yg saya pakai boleh buat solat pak? Trims.
October 23rd, 2011 at 7:41 pm
Ustadz, saya bekerja di rumah orang nasrani selama 2 bulan. selama ini saya merasa aman, kemudian suatu hari, mereka mulai membeli anjing dan dipelihara dirumah. bagaimanakah hukumnya kalau saya tetap bekerja dirumah tersebut ? haruskah saya keluar dari pekerjaan tersebut ?
October 30th, 2011 at 6:37 am
Assalamu’alaikum,
Ustadz, Bagaimana cara membersihkan lantai keramik yang terkena kencing bayi agar hilang najisnya & sah untuk tempat Sholat.
Selama ini kami hanya mengelapnya dengan kain atau mengepelnya dengan air yg sama di ember yg juga dipakai untuk mengepel bagian lantai lainnya dirumah kami. Apakah ruangan rumah kami menjadi najis semua & tidak sah untuk tempat sholat..?
Salam
November 2nd, 2011 at 5:37 am
salam ya ustadz..
pertanyaan pertama:
yg wajib dicuci 7x dan salah satunya dengan air tanah, berlaku utk semua yg dijilati anjing atau cuma bejana saja?? tolong tunjukkan dalilnya jika berlaku utk semua, bukan hanya bejana.
pertanyaan kedua:
ini adalah jawaban ustad dari pertanyaan no 23:
“Jika liurnya sudah kering dan zatnya sudah hilang,
maka tidak ada kewajiban mencuci.”
yg jadi pertanyaan saya, gmana hukumnya jika kita membiarkan saja liur anjing, kencing, darah haid dll yg hukumnya najis itu sampai kering??
kerna berdasarkan jawaban ustad diatas, semua itu menjadi najis jika sifatnya basah dan bisa menempel pada kita.. tapi jika kering zatnya tidak mungkin bisa menempel pada kita..
jika seperti itu, utk apa kita membersihkan najis tersebut, biarkan aja sampai kering toh kalo sudah kering dan tidak menempel pada kita tidak ada kewajiban bagi kita utk mencucinya. tolong luruskan jika saya salah.. terima kasih
November 2nd, 2011 at 6:51 am
menurut islam tinja dari hewan yg halal ato haram dimakan itu najis ato bukan??
apakah kedua-duanya bukan najis ato hanya salah satu darinya saja yg najis??
ini adalah pernyataan ustadz dari “hukum kopi luwak”:
“semua hewan yang halal dimakan maka kotoran dan kencingnya adalah suci dan tidak najis”
sedangkan dibagian “kriteria makanan yg halal” ustaz menyatakan bahwa cicak itu haram dimakan.
tapi ada juga pernyataan ustaz disini, pada pertanyaan no 45.. bahwa tinja cicak itu bukanlah najis..
jadi pernyataan ustaz:
“semua hewan yang halal dimakan maka kotoran dan kencingnya adalah suci dan tidak najis”
menurut saya tidak tepat, kerna jika kotoran cicak juga bukan najis padahal cicak adalah binatang yg haram dimakan menurut “kreteria makanan yg halal”
maka seharusnya adalah semua hewan kotorannya adalah suci & tidak najis..
tolong luruskan kalo sy salah.. terima kasih..
November 7th, 2011 at 8:58 pm
AsSaLaMu’aLaiKuMm..
Sayaa mau tanya ustad, bagaimana cara mensucikan diri apabiLa tidak sengaja kita memakan sesuatu yang haram seprti babi. Mohon penjelasannya ustad. Terima kasih
November 11th, 2011 at 9:05 pm
assalam’mualaikum wr wb
ustad ana mau tanya, saya sering ragu apabila keluar dari kamar kecil lantaran bingung basah yg di celana dalam itu bekas air habis bersuci atau najis (air kencing) soalnya saya kadang” suka ngerasa kurang buang airnya dan berdenyut setelah buang air kecil itu sendiri. trima kasih
November 14th, 2011 at 2:13 pm
ustadz apakah wajib menggosokkan telapak tangan ke dinding setalah digunakan untuk beristinja’ atau bolehkan mencukupkan dengan m?
November 21st, 2011 at 3:28 pm
Assalamu’alaikum wr, wb
Ustadz, jika kita memegang makanan yang masih belum jelas hukumnya, alias syubhat, apakah makanan tersebut jika kita sentuh menjadi najis, atau tidak sama sekali? Jika najis, termasuk najis apakah itu? Terima kasih.
Wassalamu’alaikum wr, wb.
November 21st, 2011 at 7:30 pm
ustadz, lantai saya itu kan najis kena kencing, apakah cukup menghilangkan najis dengan dipel, soalnya ibu saya biasanya mengambil ember terus mengepel dengan alat pel, terus dimasukkan lagi n diperes diember tersebut, apakah sudah suci, soalnya setahu saya menghilangkannya najis harus dengan air yang mengalir..
November 23rd, 2011 at 4:13 am
apakah kotoran tikus itu najis?Di suatu artikel saya menangkap bahwa kotoran tikus itu najis, ttp komentar diatas kotoran tikus a/ bukan najis
November 23rd, 2011 at 6:47 pm
Bismillaah,ana mau tanya ust,tempat yang pernah terkena najis kemudian mengering dan tersentuh oleh sesuatu yang basah,apakah yang basah itu menjadi najis ? Syukron
November 29th, 2011 at 11:25 am
pak ustadz, menanggapi komentar nomor 63 dari saudara fathur..
saya juga mengalami hal yang sama seperti itu..karna takut itu hanya was-was syetan maka tidak saya hiraukan, sebab sudah jelas kalau mengikuti syetan itu dosa. Pertanyaannya :
1. Sudah benarkah pendapat saya ini?
2. Lalu bagaimana bila itu memang betul-betul kencing, padahal kita masih dalam keraguan. Apakah boleh kita solat dengannya? apakah kita berdosa karenanya?
3. bagaimana solusi dari masalah ini, karena saya kerap di hantui rasa berdosa dan siksaan Allah akibat masalah ini pak ustadz.
terimakasih
December 4th, 2011 at 12:50 am
Assalamu’alaikum
Ustadz, jika saya membasuh tangan di dalam air yang dijilati oleh anjing.Kemudian tangan itu sudah kering, lalu saya tesentuh lidah/gigi saya.Apakah lidah/gigi saya itu dikira bernajis yang perlu dicuci 7 kali?
terima kasih
December 5th, 2011 at 4:07 pm
ustadz saya yang bertanya di nmr 66, ustadz berarti dengan pel yang sudah saya basahi dengan air sudah cukup menghilangkan najis hukmiyah kah?
December 7th, 2011 at 2:22 pm
Asalamualaikum pa ustadz
SAYA cma mau Tanya
Apakah tempt yg sudah di injak2 anjing ITU najis
Trs pas bln2 kmrn Ada anjing yg main di rmh majikan SAYA(di Arab)
Trs pas tu anjing masuk rmh Dan berkeliaran di RUMAH SAYA slalu ngumpet
Soalnya SAYA takut +najis,nah Trs kt kaka mjkn SAYA tu anjing
Haus Trs SAYA kasih air Nya di mangkok Dan mangkok ITU
Setelah tu anjing minum tu mangkok tumpah serta air2nya jg..
Nah yg jd pertanyaan SAYA slama ini adalah
APAKAH TEMPAT YG TD DI INJAK DAN BEKAS AIR YG DI MINUM YG TUMPAH DI LANTAI ITU NAJIS!?
December 7th, 2011 at 2:42 pm
Assalamualikum..
Ada satu pertanyaan lg dr SAYA:
Pada BUlan puasa kemaren SAYA di ajak main KE rmh adiknya majikan saya,
Trs di RUMAH ITU Ada anjingnya pas SYA masuk RUMAH yu anjing langusng mendekati SAYA tpi SYA langsung lari ketakutan..beberapa jam kemudian SAYA di panggil sma adiknya majikan SAYA untuk megang(ngelus2)tu anjing SYA menolaknya smpe 10 Kali dia meminta SYA agar megang tu anjing akhir’y SAYA pegang tu anjing tpi cuma bulunya doang terus SAYA pergi Dan langsung mencuci tangan..nah pas di Saat buka puasa tangan majikan SAYA kan sudah megang2 anjing tpi tidak cuci tangan apakah skrng tangan SAYA ITU najis!Dan apakah tempat ITU jika untuk sholat sha APA tidak
Syukron kitir pa ustadz…
December 8th, 2011 at 5:44 am
jadi kalau kita yakin tidak keluar apapun dari nya maka kita abaikan saja..?? dan justru kita berdosa kalau kita sudah yakin keluar sesuatu dr kemaluan depan malah membiarkan najis itu dan tidak membersihkannya, benar begitu tadz??
December 13th, 2011 at 1:42 pm
Bismillah,
Ustadz,untuk membersihkan kencing dilantai apakah dipel dengan kain kering dulu kemudian disiram air atau sebaliknya?
Jazakallaahu khairan.
December 15th, 2011 at 7:25 pm
salam ustaz
bagaimana kalau baju saja yg terkena barang yang dibuat dari kulit babi, dan ianya kering, adakah saya harus mencuci baju saya itu? jika saya pegang baju saya yang terkena kulit babi itu, adakah tangan saya harus disucikan juga?
apakah lagi jika saya tidak yakin bahawa barangan itu dari kulit babi, setelah puas cuba menentukannya.
terima kasih,
salam
December 17th, 2011 at 10:06 pm
Saya mau tanya, bingung dg pernyataan ustd diatas. Td ustd blg gini ” Kotoran dan kencing tikus bukanlah najis. Karenanya cukup dibersihkan saja “. Tp di beberapa jawaban slanjutnya ustd blg gini “tikus adalah hewan yang haram dimakan, dan semua hewan yang haram dimakan maka kotorannya adalah najis” lalu yang bener yang mana ust? Sykrn
December 19th, 2011 at 9:42 am
assalamualaikum.. ustad, mau tanya.. saya kemarin dari trans studio makassar, saya sempat foto dengan menggendong anjing, haruskah saya berwudhu 7x? sedangkan bulunya tidak basah terkena air liurnya..
December 23rd, 2011 at 10:00 pm
Assalamualaikum.
Pak ustadz saya mau bertanya, tp tidak berkaitan dengan masalah najis.
Saya mau bertanya mazhab apa yang bapak ikuti? Apakah madzhab syafi’i?
Terimakasih
January 6th, 2012 at 1:52 pm
Assalamu’alaikum wr.wb
Setelah saya membaca semua pertanyaan dan jawaban-jawaban dari Ustadz, jadi dengan kata lain, penggunaan kulit babi dalam barang-barang sekitar kita itu tidak apa-apa digunakan, alias tidak najis? Terima kasih, wassalamu’alaikum wr wb.
January 8th, 2012 at 3:44 pm
Assalamu’alaikum wr.wb
Pak ustadz bgman cara mencuci celana yg diendus2 oleh anjing dan terkena bulunya,apakah termasuk najis atw tidak krn cumnan diendus tidak dijilat?
oiya kl baca komentar #78 pernah denger dr temen2 sy kl bulu anjing jg najis krn ada bekas jilatannya apakah benar ?
trm ksh kl komen sy ada yg salah tlg dikoreksi
January 8th, 2012 at 7:07 pm
asalam wr wb saya mau tanya jika seseorang y terjilat anjing tetapi tidak d bersihkan hanya mengelap nya saja bagaimana.waslam wr wb
January 21st, 2012 at 6:12 pm
Assalamu’alaikum
saya mau tanya, saya pergi kewarung, disitu ada anak kecil abis main dg anjingnya bajunya ditarik dan digigitin anjing, lalu ga sengaja bajunya kena celana saya. Bagaimana hukumnya najis kah?apa kah saya harus mencuci celana saya 7kali tlog dijawab makasi
January 21st, 2012 at 6:43 pm
Maaf ustd ada yg ketinggalan,
apa baju saya jg ikut dicuci, tp saya ga tau apa baju saya juga kena atau tidak. Lalu bagaimana dg tangan saya waktu mencuci celana itu apa terkena najis?
Terus saya juga ga tau apa baju anak kecil yg ga sengaja terkena celana saya ada air liur atau tidak.. Tlong dijawab makasi..
Wassalamu’alaikum wr wb
January 23rd, 2012 at 4:29 pm
Assalamualaikum ustaz.. Sekiranya air di dalam bekas @bijana yang telah dijilat oleh anjing tertumpah lalu terkena tangan saya…adakah tangan saya itu perlu dicuci dengan 7 kali salah satunya dengan air tanah..? Terima kasih..
January 24th, 2012 at 8:59 am
Assalamu’alaikum wr.wb
Pak ustadz saya mau bertanya, terkait dengan pertanyaan no 58 tentang pelayan bagi orang kafir.
Saya bekerja di pemerintahan sbg kryawan outsourching, dan saya biasanya disuruh bertugas kelapangan oleh seorang CPNS yg beragama kristen, apakah ini bisa disebut pelayan bagi orang kafir?
Terimakasih
wassalamu’alaikum wr wb.
January 27th, 2012 at 5:20 am
assalamualaikum …
Saya mau crita, tp gk brkaitn dgn yg diatas..
kan diRumah saya, tepatnya diBawah kamar saya ada septic tank,
kalo saya sholt diatasnya hukumnya apa ustadz …
Trimakasih
wassalamualaikum wr.wb ..
January 29th, 2012 at 1:03 am
ikutan ijin share
January 30th, 2012 at 3:08 pm
Assalamu’alaikum wr, wb:
Pak, saya pernah main kerumah teman saya yang punya anjing, suatu kali anjing itu mendekati saya dan menjilat kaki saya, lalu saya langsung bersihkan kaki saya itu dicuci pakai sabun antiseptik dan tidak menggunakan tanah (karena tidak ada), dan saya tidak tahu bagaimana caranya membersihkan sebanyak 7 kali. Keesokkan harinya waktu saya pulang, baru saya bersihkan dengan tanah dan air dan sabun lagi. Pertanyaan saya, bisakah membersihkan bekas jilatan air liur anjing dengan sabun antiseptik saja (mungkin di zaman nabi dulu belum ada sabun, makanya menggunakan tanah), bagaimana adab membersihkan sebanyak 7 kali? dan mengapa harus 7 kali? Terima kasih, wassalamu’alaikum wr wb.
February 7th, 2012 at 1:24 pm
Assalamualaikum ustaz…berkaitan soalan 85….mengapakah tidak perlu mencuci 7 kali? Adakah air dalam bekas@bijana tersebut tidak dikira air mutanajjis?saya pernah membasuh kaki dan tangan saya dengan air yang telah dijilat/diminum oleh anjing..apa yang harus saya lakukan?risau amal ibadah saya tidak diterima oleh Allah S.W.T….bantulah saya.terima kasih.
February 13th, 2012 at 4:25 pm
gimana cara membersihkan sisa nasiyg jatuh dilantai,ada orang makan nasi dg babi setelah selesai ada sedikit tumpahan nasi,kita yg muslim gimana membersihkannya,apakah sisa nasi yg sedikit itu kita sapu apkah sapu itu kita bersihkan dan gimana lantainya,gimana kita membersihkannya maklum ini disekolah anak saya gimana repotnya
February 18th, 2012 at 12:07 pm
Saya bingung, anda bilang air liur anjing tidak najis, sedangkan dlm al-quran sudah jelaas semua yang ada dlm anjing dan babi adalah haram.
bagaimana dgn penggunaan kuas bulu babi yg anda bilang tidak apa2? .
February 22nd, 2012 at 9:21 pm
Assalamu’alaikum
bolehkah mencampur pakaian suci dengan pakaian yang terkena najis ketika mencucinya dalam satu wadah?
February 24th, 2012 at 4:58 pm
Assalamualaikum. wr. wb, kemarin saya berbelanja di supermarket, lalu saat mau membayar di kasir, saya lihat orang di depan saya ternyata membeli bacon babi dalam kemasan, apakah belanjaan saya terkena najis karena sang kasir memegang kemasan dari bacon tersebut lalu memegang belanjaan saya? terimakasih sebelumnya
February 24th, 2012 at 7:02 pm
asalamualaikum.
pa ustadz sya mau nanya dlu sya prnah mkn dging babi apakah ada cra khusus untuk mmbersihkan nya..??
February 27th, 2012 at 5:59 am
Pak ustadz,
Saya lagi bertamu ke rumah teman saya dan kebetulan punya anjing.. Kaki dan tangan saya kena liur, baju pun juga begitu..
Yang jadi pertanyaan :
Untuk kaki dan tangan yg kena liur, saya basuh dulu 7 kali dengan air, karena tidak ada tanah disekitar.. Setelah saya pulang saya ulangi cuci 7x + tanah di ke 8. Apakah boleh seperti ini?
Trus untuk baju yg sudah kena liur, saya basuh juga dgn air 7x, ttpi blom dikasih tanah (nunggu pulang) .. Dan saya ulangi sampai di rumah. Apakah boleh?
Sah – kah yg saya lakukan? Saya menunda pakai tanah, krena takut kena liur lagi (msh lama di rumahnya), dan tidak ada tanah di halamannya.
Mohon pencerahan
March 6th, 2012 at 5:20 pm
aslmualaikum ustadz.saya mau tanya haruskah kita mencuci tangan kita 7kali dengan tanah setelah memegang kuas yang terbuat dari bulu babi…mohon penjelasannya wassalam
March 10th, 2012 at 7:40 pm
ass.
saya mw tanya pak,, slm ini kan saya selalu melalaikan sholat,, :’( saya udh dpt teguran dri yg diatas,, :’( saya takut :’( saya sring melalaikan kwajiban saya dan dan brbuat demi kesenangan duniawi :’( terakhir saya mens saya tidak pernah menjalani mandi wajib,, skrg saya ingin mandi wajib,, tp tangan saya sedang terluka,, jd bgaimana pak ?? apakah ad cara lain untuk bersuci selain dgn mandi wajib ??
untuk org2 yg sedang dalam keadaan terluka ?? :’(
March 14th, 2012 at 11:13 am
assalamualaikum
pak ustadz,
saya mau tanya bila selesai mengeluarkan madzi kemudian dibersihkan dan mengambil wudhu kemudian solat, apakah boleh ustad? apakah saya harus wudhu 2 kali.(satu untuk membersihkan madzi sedang wudhu yang satunya untuk solat)
terima kasih..
March 22nd, 2012 at 9:30 am
assalamualaikum
pak ustadz,
saya mau tanya, maaf bila tidak nyambung dengan topik diatas. Saya pernah bangun jam 05.27 sementara thulunya 05.31, dan saya melihat langit udah cerah tidak gelap lagi. Saya pun memutuskan solat subuhnya jam 07.00 setelah matahari terbit.(karena kan supaya tidak menyamai ibadah orang kafir yang menyembah matahari terbit)ataukah saya langsung solat setelah bangun?(kan katanya kanjeng nabi kan solatlah pada saat kamu ingat)
terima kasih..
April 2nd, 2012 at 1:08 pm
Bismillah,
Bagaimana jika tempat tidut atau sprei terkena kencing atau bekas BAB bayi,dan dibersihkan dengan menggunakan tissue basah,apakah itu sudah cukup menghilangkan najisnya?
Bagaimana jika warna Bekas BAB pada pakaian bayi tidak bisa hilang meski sudah dicuci dan dijemur sampai kering?
Jazaakallahu khairan
April 5th, 2012 at 10:09 am
assalamualaikum
pak ustadz,
Saya ingin bertanya. Begini pak ustadz, saya berniat membeli rumah milik orang asing, tapi orang tersebut memelihara anjing di rumah tersebut dan bebas berkeliaran di dalam rumah. Mengingat anjing tersebut bebas berkeliaran di dalam rumah pasti banyak tempat tempat yang kena air liurnya. Jika saya jadi membeli rumah tersebut, apakah saya wajib mensucikan rumah tersebut?
Kemudian bagaimana cara saya mensucikannya? Apakah dinding dan lantainya juga harus saya basuh 7 kali air kemudian dengan tanah juga? Adakah cara yang lebih ringan? Karena rumah itu luas, agak memberatkan jika semua lantai dan dinding bagian bawah harus dicuci 7 kali dan sekali dengan tanah.
Mohon jawabannya ustadz. Karena terus terang saya sudah cocok dengan rumah itu namun jadi ragu membelinya karena hal tersebut.
April 9th, 2012 at 1:37 am
Ustadz saya mau bertanya.
Air kencing setetes mengenai kasur karena saya mimpi buang air kecil.
lalu saya lap kasur saya memakai lap basah, lalu saya siram 2x dengan air. Apakah najisnya sudah hilang?
April 9th, 2012 at 9:05 am
Assalamualaikum
Pak ustadz,
melanjutkan pertanyaan saya sebelumnya, mengenai rumah yang di dalamnya ada anjingnya. Begini Pak ustadz, sampai sekarang rumah yang ingin saya beli itu bukan rumah yang sudah kosong lama, tapi masih ada keluarga yang ditugasi menjaga sekaligus merawat rumah itu dan anjingnya. Dan mereka baru akan pergi jika rumah itu sudah laku. Bagaimana dengan kasus tersebut Pak ustadz? Apa rumah itu harus dicuci 7 kali dan sekali dengan tanah.Mohon Penjelasannya.
April 10th, 2012 at 6:27 am
assalamualaikum..
pak ustadz sy mau nanya…
beberapa bulan lalu sy melihat tmn sy megang anjing tpi sy tdk mlihat dy megang liurnya atau tdk karna kepalanya kehalangan kakinya dy.. yg sy tanyakan:
1.apakah najis ketika sy bersalaman dgn sy? tpi sy sudah mencucinya 7x
2.apakah najis liur anjing bsa menular? misalnya tngn yg najis it memegang benda/tubuh org?
mohon jawabannya ustadz…
April 10th, 2012 at 8:45 am
Bismillah apakah cairan keputihan pada wanita yang keluar pada kemaluan wanita termasuk najis ustadz?
jasakumullahu khairan
April 14th, 2012 at 9:44 am
Assalammu’alaikum,
Ustd,saya mau tanya.di depan kantor saya kan ada air mancur hias,di bawah ada baknya.dan di sekitar kantor saya it ada anjing yg berkeliaran.suatu ketika saya melihat anjing it meminum air yg di bak it.yg mau saya tanyakan,ap air itu najis?kalo saya terkena air it ap saya harus mencuci 7x?kalo pakaian saya terkena air it ap harus di cuci 7x?dan kalo saya terkena air itu dan teman saya menyentuh saya apa teman saya itu juga harus mencuci 7x?dan kalo bersuci dari najis it cukup mencucinya 7x ato harus berwudhu 7x ust?dan ap ada bacaan khusus yg wajib di baca utk bersuci dari najis?maaf kalo pertanyaannya terlalu banyak.mohon jawabannya.terima kasih
April 19th, 2012 at 11:48 am
assalamualaikum pak usatad…
saya dalam kebimbanga yg serius masalah najis air liur anjing,begini kejadiannya teman saya tangannya dijilat ajning,namun hanya disabun saja,selang satu hari kemudian dia mandi dan pakai handuk,lalu setelah itu saya juga mandi dan mengeringkan tubuh saya dengan handuk teman sayabtersebut,yg saya takutkan jangan2 tubuh saya juga berhukum najis karena hal tersebut,karena tangan teman saya belum disucikan dengan tata cara islam dan jangan2 handuknya juga tertular najis meski tangannya sudah disabun satu hari sebelumnya.. mohon penjelasannya
April 25th, 2012 at 7:14 pm
assalamu alaikum
ustd, saya mw tanya klo BAB (anak usia 2th) jatuh k lantai u menyucikan lantainy ckup d hlangkan pake tisu kring n bsah aja ato pke air mengalir? Cz ruangany luas n lama keringny klo d siram air. Apa boleh d perciki air saja? Mohon penjelasanny.
May 9th, 2012 at 12:36 pm
Surah Al An’aam: 145
ﻰَﻠَﻋ ًﺎﻣَّﺮَﺤُﻣ َّﻲَﻟِﺇ َﻲِﺣْﻭُﺃ ﺎَﻣ ﻲِﻓ ُﺪِﺟَﺃ َّﻻ ﻞُﻗ
ًﺎﻣَﺩ ْﻭَﺃ ًﺔَﺘْﻴَﻣ َﻥﻮُﻜَﻳ ﻥَﺃ َّﻻِﺇ ُﻪُﻤَﻌْﻄَﻳ ٍﻢِﻋﺎَﻃ
ٌﺲْﺟِﺭ ُﻪَّﻧِﺈَﻓ ٍﺮﻳِﺰﻨِﺧ َﻢْﺤَﻟ ْﻭَﺃ ًﺎﺣﻮُﻔْﺴَّﻣ
Katakanlah (wahai Muhammad):
“Aku tidak dapati dalam apa yang telah diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya melainkan kalau benda itu bangkai, atau darah yang mengalir, atau daging babi – kerana sesungguhnya
ia adalah kotor.”
pertanyaan:
1.di sini di jelaskan bahwa daging babi kotor , apakah bermakna daging babi najis juga? Bagaimana cara penyuciannya ?
2. Mengapa ada perbedaan pendapat ulama tentang kenajisan daging babi ?
May 10th, 2012 at 4:31 pm
assalamu alaikum
ustad, saya mau nanya,kalo liur anjing bisa ilang dengan sendirinya gak?
2.terus kalo orang lupa menyucikan bagian yang kena liurnya bangaimana? bisa ilang dengan sendirinya gak?
3.kalau pakai sabun apa liurnya bisa hilang?
mohon penjelasannya..