Mengenal Syiah Rafidhah dan Pencetusnya

April 18th 2012 by Abu Muawiah |

Mengenal Syiah Rafidhah dan Pencetusnya

Orang yang pertama kali mencetuskan agama Rafidhah adalah Abdullah bin Saba`, salah seorang Yahudi dari Yaman. Dia pura-pura masuk Islam, kemudian dia mendatangi Madinah Nabawiah pada zaman khalifah ar-rasyid Utsman bin Affan radhiallahu anhu.

Mereka dinamakan Rafidhah dikarenakan mereka رَفَضُوْا (menjauhi/menolak) Zaid bin Ali ketika mereka meminta Zaid untuk berlepas diri dari Abu Bakr dan Umar, akan tetapi beliau justru mendoakan rahmat untuk mereka berdua. Maka mereka berkata, “Kalau begitu kami akan menjauhi kamu.” Maka Zaid berkata, “Pergilah, karena kalian adalah orang-orang yang dijauhkan.” Dan ada yang berpendapat bahwa mereka dikatakan Rafidhah karena mereka menolak Abu Bakr dan Umar. (Lihat Siyar A’lam An-Nubala`: 5/390 dan Majmu’ Al-Fatawa Ibnu Taimiah: 4/435)

Syaikh Al-Islam juga berkata masih pada tempat yang sama, “Asal mazhab Rafidhah adalah dari kaum munafiq dan zindiq, karena mazhab ini dimunculkan oleh Abdullah bin Saba` sang zindiq. Dia menampakkan pengkultusan yang berlebihan terhadap Ali dengan klaim bahwa Ali adalah imam dan menyatakan ada nash dari Nabi akan hal itu.”

Ibnu Abi Al-Izz rahimahullah berkata dalam Syarh Al-Aqidah Ath-Thahawiah hal. 490, “Asal mazhab Rafidhah tidaklah dimunculkan kecuali oleh seorang munafiq lagi zindiq yang bertujuan untuk menghapuskan agama Islam dan mencela Ar-Rasul shallallahu alaihi wasallam, sebagaimana yang para ulama sebutkan. Hal itu karena tatkala Abdullah bin Saba` sang Yahudi pura-pura masuk Islam, dia berniat dengannya untuk merusak agama Islam dengan makar dan kebusukannya, sebagaimana yang dilakukan oleh Bulis terhadap agama Nashrani. Maka Abdullah bin Saba` pura-pura rajin beribadah, kemudian dia mengobarkan secara berlebihan semangat amar ma’ruf dan nahi mungkar, sampai akhirnya dia berusaha untuk memfitnah dan membunuh Utsman. Kemudian, tatkala dia mendatangi Kufah, dia menampakkan pengkultusan dan pembelaan yang berlebihan terhadap Ali, agar dia bisa berhasil meraih tujuannya. Hal itu kemudian sampai ke telinga Ali, maka beliau mencarinya untuk membunuhnya, akan tetapi dia melarikan diri ke daerah Qirqis. Dan kisah Abdullah bin Saba` ini masyhur dalam buku-buku sejarah.”

Imam Ath-Thabari dalam Tarikhnya (4/340) dan Ibnu Al-Atsir dalam Al-Kamil (3/77) menyebutkan bahwa Abdullah bin Saba` adalah seorang Yahudi dari negeri Shan’a, Yaman. Bahkan Ath-Thabari menyebutkan kalau sahabat Abu Ad-Darda` juga menyatakan kalau dia adalah seorang Yahudi. Asy-Syahrastani berkata dalam Al-Milal wa An-Nihal (1/204), “As-Saba`iah adalah para pengikut Abdullah bin Saba`, orang yang berkata kepada Ali, “Anda, anda,” maksudnya: Anda adalah sembahan, maka Ali mengusir dan mengasingkannya. Para ulama menyatakan kalau dia dulunya adalah seorang Yahudi lalu dia masuk Islam. Dan dalam agama orang-orang Yahudi, ada orang-orang yang mengkultuskan Yusya’ bin Nun penerus wasiat Musa alaihimas salam, seperti pengkultusan terhadap Ali radhiallahu anhu. Abdullah bin Saba` inilah orang yang pertama kali memunculkan kabar adanya nash kekhalifahan untuk Ali radhiallahu anhu, dan darinyalah berasal kelompok-kelompok yang ekstrim dalam masalah ini. Abdullah bin Saba` menyatakan kalau Ali itu hidup dan tidak mati …,” dan seterusnya dari keyakinannya terhadap Ali.

Biografi Abdullah bin Saba`
Abdullah bin Saba` sang Yahudi berasal dari kelompok zindiq ekstrim dan Ali membakarnya dengan api. Al-Jauzajani berkata, “Dia menyatakan bahwa Al-Qur`an yang ada sekarang hanyalah 1/9 bagian, sementara semua bagiannya diketahui oleh Ali. Maka Ali mengasingkannya setelah sebelumnya sudah berniat akan membunuhnya.” (Lihat Mizan Al-I’tidal karya Adz-Dzahabi dan Lisan Al-Mizan karya Ibnu Hajar)

Ibnu Asakir berkata dalam Tarikhnya (29/30) tentang Abdullah bin Saba`, “Dia berasal dari Yaman, dan dulunya dia seorang Yahudi lalu berpura-pura masuk Islam. Dia mengunjungi negeri-negeri kaum muslimin untuk memalingkan mereka dari ketaatan kepada penguasa dan menyisipkan kejelekan di antara mereka. Untuk itu, dia memasuki Damaskus pada zaman kekhalifahan Utsman, kemudian dia keluar darinya dengan bantuan Saif bin Amr At-Tamimi pada masa-masa ekspansi. Dia mempunyai banyak kisah yang tidak shahih sanadnya.” Kemudian Ibnu Asakir rahimahullah membawakan beberapa atsar termasuk dari Ali radhiallahu anhu sendiri yang menunjukkan pengingkaran beliau terhadap pemikiran-pemikiran Abdullah bin Saba`. Kemudian beliau berkata, “Kisah-kisah Abdullah bin Saba` si Yahudi sudah masyhur dalam buku-buku sejarah, namun dia tidak mempunyai satupun riwayat hadits walillahil hamd. Dia mempunyai pengikut yang dikenal dengan nama As-Saba`iah, yang meyakini Ali bin Abi Thalib sebagai sembahan. Maka Ali bin Abi Thalib radhiallahu anhu membakar mereka pada zaman kekhalifahan beliau.”

Al-Bukhari no. 6922 meriwayatkan dari Ikrimah dia berkata, “Orang-orang zindiq dibawa kepada Ali radhiallahu anhu lalu beliau membakarnya. Lalu hal itu sampai ke telinga Ibnu Abbas maka beliau berkata, “Seandainya itu saya, niscaya aku tidak akan membakarnya. Karena adanya larangan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, “Janganlah kalian menyiksa dengan siksaan Allah.” Akan tetapi aku pasti hanya akan membunuh mereka, berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, “Barangsiapa yang mengganti agamanya maka bunuhlah dia.”

Berikut beberapa aqidah dan pemikiran Abdullah bin Saba` yang dia susupkan ke dalam umat ini:
1.    Mencetuskan sekte Syiah Rafidhah ini.
2.    Dia berusaha membunuh Utsman bin Affan radhiallahu anhu.
3.    Mencela dan mengkafirkan para sahabat, terkhusus Abu Bakr dan Umar radhiallahu anhuma.
4.    Keyakinan akan adanya wasiat kekhalifahan untuk Ali.
5.    Aqidah ar-raj’iah (reinkarnasi).
6.    Pengkultusan yang berlebih kepada Ali dan anak keturunannya.
7.    Aqidah al-bada` (Allah mengetahui setelah sebelumnya tidak tahu).
8.    Meyakini Ali sebagai sembahan.
9.    Ali radhiallahu anhu belum meninggal.
Semua aqidah busuk lagi rusak ini diambil oleh orang-orang Syiah Rafidhah dari orang Yahudi ini. Dan semua ini senantiasa mereka yakini sampai di zaman sekarang, sebagaimana yang dikatakan oleh Asy-Syaikh Muqbil rahimahullah dalam kitabnya Al-Ilhad Al-Khumaini fi Ardhi Al-Haramain hal. 110.

Penamaan Lain Syiah Rafidhah.
Syiah Rafidhah mempunyai beberapa nama yang lain yaitu:
1.    Syiah Itsa ‘Asyariah (Syiah 12), nisbat kepada keyakinan mereka akan adanya 12 imam.
2.    Syiah Al-Ja’fariah, nisbat kepada Ja’far Ash-Shadiq.
3.    Syiah Al-Imamiah, karena mereka meyakini Ali dan keturunannya adalah para imam, dan mereka masih menunggu seorang yang akan keluar di akhir zaman.

Kemiripan Syiah Dengan Ahli Kitab.
Syaikh Al-Islam berkata dalam Minhaj As-Sunnah (1/22), “Karenanya ada kemiripan antara mereka dengan Yahudi dalam hal keburukan, pengikutan terhadap hawa nafsu, dan selainnya dari akhlak-akhlak Yahudi. Dan ada kemiripan antara mereka dengan Nashrani dalam hal pengkultusan yang berlebihan, kejahilan, dan selainnya dari akhlak-akhlak Nashrani. Betapa miripnya mereka dengan mereka (Yahudi) dari satu sisi dan dengan mereka (Nashrani) dari sisi yang lain. Dan kaum muslimin senantiasa menyifati mereka dengan sifat ini.

[Diringkas dari Risalah fi Ar-Radd ‘ala Ar-Rafidhah hal. 29-41]

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

This entry was posted on Wednesday, April 18th, 2012 at 9:21 am and is filed under Mengenal Syi'ah Rafidhah, Siapakah Dia?. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

12 responses about “Mengenal Syiah Rafidhah dan Pencetusnya”

  1. Iqbal said:

    Bismillah… assalaamualaikum ya ustadz,

    Ana ingin tau adakah mereka ini terdiri dari golongan yang cuma sesat atau mereka telah kafir?

    Waalaikumussalam.
    Kalau kita berbicara tentang sektenya, maka ya, syiah rafidhah itu sudah difonis kafir oleh banyak ulama. Tapi ingat kalau syiah itu sendiri terbagi menjadi beberapa sekte. Dan yang kita bicarakan di sini hanyalah syiah rafidhah.

  2. indri setiani said:

    kl syiah sekrng yg sedang berkembang di indonesia syiah apa??apa sama seperti syiah yg seperti di suriah yg membantai umat muslim di indonesia!

    Wallahu a’lam. Butuh penelusuran untuk masalah seperti ini. Mungkin bisa ditanyakan kepada yang tahu betul kondisi syiah di Indonesia di zaman ini.

  3. arief said:

    assalamu’alaykum
    kalau syi’ah imammiyah apa ,ustadz?

    Waalaikumussalam
    Kan sudah disebutkan dalam artikel di atas, silakan baca kembali.

  4. Ibnu 'Ali said:

    Assalamu’alaikum ustadz,
    dari jawabn ustadz pd prtanyaan prtama, brarti msh ada sekte syiah yg tdk dikafirkan oleh ulama iya?

    Waalaikumussalam.
    Ya masih ada, misalnya seperti Syiah Zaidiah.

  5. denny Lasama said:

    Assalamu’alaikum Ustadz
    Ana mau tanya
    Berarti syiah itu bukan bagian dari Islam ya ….?
    Terima kasih

    Waalaukumussalam.
    Kalau maksudnya bukan dari ajaran Islam, maka ya, semua ajaran sesat syiah bukanlah bagian dari ajaran Islam.
    Tapi jika maksudnya apakah syiah bukan beragama Islam, maka disini perlu dirinci. Karena ada sekte syiah yang sudah sampai taraf kafir seperti syiah Rafidhah ini, dan ada yang belum sampai ke taraf kekafiran.

  6. indri setiani said:

    assalamualaikum
    ustdz kl syiah yg di suriah syiah apa yg mengajarkan kekejaman seperti itu?

    Waalaikumussalam.
    Wallahu a’lam.

  7. hari said:

    assalamualaikum wwarahmatullahi wa barakatuh,
    ana mau bertanya ….
    1. Tuhan itu ada dimana
    2. Apa Hukumnya Mencintai Allah,RasulNya,ahlul baitnya
    3. siapa yang paling pantas menjadi pemimpin setelah Rasul antara abu bakar,umar,utsman,ali
    4. siapakah imam mahdi itu |
    waalaikum salam

    Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.
    1. Allah ada di atas langit ketujuh.
    2. Wajib hukumnya.
    3. Abu Bakar yang paling pantas menjadi khalifah.
    4. Imam yang baru akan lahir di akhir zaman sebelum keluarnya Dajjal, yang akan memenuhi bumi dengan keadilan. Dia merupakan salah satu tanda-tanda besar hari kiamat.

  8. m cingah said:

    assalamualaikum wwarahmatullahi wa barakatuh,
    Mungkin belum ada di Indonesia, syi’i yang terang-terangan mengkafirkan sahabat.
    Bagaimana jika sedikit demi sedikit mengarahkan supaya org ragu akan kebenaran Islam dan menjadi pengvikut syi’i, misalnya menyelipkan keraguan atas hadits-hadits yg diriwayatkan Abu Hurairah dan yg ada di kitab Bukhari – Muslim. Apakah ini termasuk sesat?

    Wassalamualaikum wwarahmatullahi wa barakatuh
    Jelas itu merupakan kesesatan yang besar, mengingat para ulama telah bersepakat untuk menerima dan menshahihkan secara umum semua hadits yang terdapat dalam keduanya.

  9. Mengenal Syiah Rafidhah Ja’fariah dan Abdullah bin Saba` | Al-Atsariyyah.Com « belajarlslam said:

    […] http://al-atsariyyah.com/mengenal-syiah-rafidhah-dan-pencetusnya.html Share this:TwitterFacebookLike this:SukaBe the first to like this. […]

  10. Inikah trik-trik Habib RS dalam membela aliran sesat Syi’ah? « wannagu said:

    […] link http://al-atsariyyah.com/mengenal-syiah-rafidhah-dan-pencetusnya.html […]

  11. Abu Furqon said:

    Assalaamu’alakum Wr Wb.
    Sebagai sharing saja Ustaad, memang di IAIN(UIN) sudah menyebar ini ajaran Syiah, karena didukung dana sehingga IAIN dengan bangganya memamerkan tulisan baliho”Syiah corner” ada seorang dosen IAIN dengan bangganya bahwa Iran telah memberi dana dan peralatan Computer. Bagaimana cara menyadarkan orang2 IAIN ini Ustaad? Allaahumma yaa Robbiii hablii ilaa ma’had jamiiatul Islaam ilaa shiroothimmustaqiim. Wass Wr Wb

  12. amil said:

    tad sesuai dengan jawaban pernyaan no.7 ana mau tanya apakkah ada hadish shahih tentang kedatangan imam mahdi ini
    karena menurut yg pernah saya dengar juga kalau imam mahdi ini hanya paham umat kristen yang melekat pada umat islam
    mohon penjelasannya

    Itu tidak benar. Adanya Imam Mahdi kelak merupakan aqidah kaum muslimin, ahlussunnah wal jamaah. Wajib untuk diyakini.