Memperindah Suara Dalam Melantunkan al-Quran

May 6th 2018 by Arvan |

Memperindah Suara Dalam Melantunkan al-Quran

Hadits Ketiga Puluh

Memperbaiki dan Memperindah Bacaan al-Quran Semaksimal Mungkin

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: «مَا أَذِنَ اللَّهُ لِشَيْءٍ مَا أَذِنَ لِنَبِيٍّ يَتَغَنَّى بِالقُرْآنِ» متفق عليه واللفظ للبخاري

Dari Abu Hurairah t dari Nabi r beliau bersabda, “Allah tidak memberi izin akan sesuatu seperti Dia memberi izin kepada nabi untuk melantukan al-Quran dengan indah.” (HR. al-Bukhari dan Muslim, dan ini adalah lafazh al-Bukhari)

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم: «لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يَتَغَنَّ بِالقُرْآنِ» رواه البخاري

Dari Abu Hurairah t dia berkata: Rasulullah r bersabda, “Bukan golongan kami orang yang tidak melantukan al-Quran dengan indah.” (HR. al-Bukhari)

وَعَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: «زَيِّنُوا الْقُرْآنَ بِأَصْوَاتِكُمْ» رواه أحمد وأبو داود وابن ماجه والدارمي. وصححه الألباني

Dan dari al-Barra` bin Azib t dia berkata: Rasulullah r bersabda, “Hiasilah al-Quran dengan (keindahan) suara kalian.” (HR. Ahmad, Abu Daud, Ibnu Majah, dan al-Darimi. Dinyatakan sahih oleh al-Albani)

Komentar:

Sabda beliau, “Bukan golongan kami,” maknanya: Dia tidak berada di atas petunjuk dan jalan kami.

Hadits Ketiga Puluh Satu

Memuji Orang yang Indah Bacaannya

Yakni jika dia memang layak dipuji dan tidak ada kekhawatiran dia terkena sifat ujub.

عَنْ أَبِي مُوسَى الأَشْعَرِي رضي الله عنه أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَالَ لَهُ: «لَوْ رَأَيْتَنِي وَأَنَا أَسْتَمِعُ لِقِرَاءَتِكَ الْبَارِحَةَ، لَقَدْ أُوتِيتَ مِزْمَارًا مِنْ مَزَامِيرِ آلِ دَاوُدَ» رواه البخاري ومسلم

Dari Abu Musa al-Asy’ari t (dia berkata): Rasulullah r bersabda kepadanya, “Kamu pasti heran seandainya melihat ekspresiku ketika mendengar bacaanmu semalam. Sungguh engkau telah diberi salah satu dari seruling keluarga Daud.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

وَفِي رِوَايَةٍ لِابْنِ حِبَّانَ: قَالَ أَبُوْ مُوْسَى: قُلْتُ: يَا رَسُوْلَ اللهِ لَوْ عَلِمْتُ مَكَانَكَ لَحَبَّرْتُهُ لَكَ تَحْبِيْراً

 Dalam sebuah riwayat Ibnu Hibban disebutkan: Abu Musa berkata, “Wahai Rasulullah, seandainya aku menyadari kehadiran anda, niscaya aku akan membacanya lebih indah lagi untuk anda.”

Aku bertanya kepada guruku, al-Muhaddits Abdullah al-Sa’ad mengenai riwayat Ibnu Hibban, maka beliau menjawab, “Laa ba`sa biha (baca: hasan).”

Komentar:

Al-Thabrani menyebutkan riwayat dari Umar bin al-Khaththab t bahwa beliau berkata kepada Abu Musa, “Ingatkan kami kepada Rabb kami.” Maka Abu Musa melantunkan al-Quran dengan melagukannya. Lalu Umar berkata, “Siapa yang mampu melagukan al-Quran seperti yang dilakukan oleh Abu Musa maka hendaknya dia lakukan.” Ibnu Hibban juga menyebutkan riwayat ini dengan lafazh yang lain.

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

This entry was posted on Sunday, May 6th, 2018 at 11:56 pm and is filed under Akhlak dan Adab, Hadits, Ilmu al-Qur`an. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Tafadhdhal komentari artikel
Memperindah Suara Dalam Melantunkan al-Quran