Memanfaatkan Dana Jamsostek

July 4th 2011 by Abu Muawiah |

Memanfaatkan Dana Jamsostek

Tanya:
Bismillah,Assalamu’alaykum warrahmatullah wabarakatuh ya ustadzuna hafidzani wa hafidzakallahu…insyaAllahu ta’ala
Ustadz, setiap bulan Gaji ana dipotong 2% untuk jamsostek, apabila setelah keluar dari perusahaan maka Jamsostek tsb bisa di cairkan untuk ana.
apakah dana yg tersimpan di jamsostek tsb halal bagi ana memanfaatkannya, sementara seperti diketahui uang tsb selama di jamsostek diputar lalu memiliki bunga, maka nilai saldo yg ana dapatkan adalah saldo selama ana bekerja ditambah bunganya selama kurun waktu tsb..
Jazaakallahu khayran ya ustadz..
wassalam’alaykum warrahmatullah wabarakatuh
abu ubaidurrahman bwana al-karonjiy
Galuh Setra Bwana [jfbwanee@gmail.com]

Jawab:
Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.
Jika gaji antum dipotong secara langsung atau dengan kata lain terpaksa dan tanpa keridhaan antum, maka itu adalah kezhaliman yang tidak bisa antum hindari, sehingga yang wajib hanyalah bersabar terhadapnya.
Adapun dana jamsostek yang merupakan uang hasil pemotongan gaji tiap bulan, maka antum boleh mengambil dana tersebut akan tetapi besarnya harus sesuai dengan jumlah total uang yang telah dipotong dari gaji antum pada bulan-bulan sebelumnya. Sementara kelebihan daripada itu adalah riba dan antum tidak berhak dan tidak halal untuk menerimanya berdasarkan dalil-dalil yang sangat banyak lagi sangat jelas yang melarang untuk memakan harta riba. Wallahu a’lam.

Incoming search terms:

  • hukum jamsostek menurut sunnah
Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

This entry was posted on Monday, July 4th, 2011 at 11:28 am and is filed under Jawaban Pertanyaan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

5 responses about “Memanfaatkan Dana Jamsostek”

  1. Abu Zaid said:

    Bismillah, bgmna dgn PNS Ustadz yang mempunyai masa pensiun, jika sudah pensiun PNS tersebut mendapatkan uang pensiun dari PT. TASPEN dan gaji setiap bulan apakah uang tersebut halal ana gunakan? dan bgmna juga dengan asuransi kesehatan (askes) bagi PNS apa dapat digunakan? perlu di ketahui bahwa dana pensiun dan gaji pensiun PNS, ASKES adalah hak PNS yang telah ada aturannya dalam Undang Undang

    Kalau memang semuanya murni bantuan dari pemerintah dan bukan berasal dari uang pegawai lainnya, maka insya Allah semua itu halal dan bisa dimanfaatkan.

  2. abdullah said:

    Bismillah,Assalamu’alaykum warrahmatullah wabarakatuh ya ustadzuna hafidzani wa hafidzakallahu…insyaAllahu ta’ala

    o ya masalah jamsostek dimana letak ribanya dari jamsostek ini???
    mohon penjelasannya ustadz

    Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.
    Saya kira jelas dari gambaran di atas letak ribanya, yaitu seorang pegawai mendapatkan uang melebihi uangnya yang dia simpan.

  3. andi anwar said:

    Bismillah,Assalamu’alaykum warrahmatullah wabarakatuh ya ustadzuna hafidzani wa hafidzakallahu.

    bagaimana asuransi sosial

    seperti

    Sebagai tunjangan hari tua (THT), yang biasanya uang tersebut diserahkan seluruhnya pada masa purna tugas seorang karyawan. Terkadang ditambah subsidi khusus dari perusahaan.

    2. Sebagai bantuan atau santunan bagi mereka yang wafat sebelum purna bakti, diserahkan kepada ahli waris atau yang mewakili.

    apa asuransi diatas ga ada tambahan dari uang yang disimoannya????? mohon penjelasannya

    Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.
    Dari mana asal uang tambahan itu? Apakah diambil dari gaji pegawai lain atau murni pemberian dari perusahaan?

  4. Toko Website said:

    Tapi, apakah sistem yg sangat membantu seperti JAMSOSTEK sudah ada yg syar’i

    Wallahu a’lam

  5. ummu khodijah said:

    ustadz, bagaimana hukum dari santunan kematian dari pt. jamsostek? mohon jawabannya, jazakalloh khoir

    Silakan baca di sini: http://al-atsariyyah.com/memanfaatkan-dana-jamsostek.html