Keutamaan Haji dan Umrah

November 8th 2010 by Abu Muawiah |

02 Dzulhijjah

Keutamaan Haji dan Umrah

Allah Ta’ala berfirman:
وَأَتِمُّواْ الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلّهِ
“Dan sempurnakanlah haji dan umrah untuk Allah.” (QS. Al-Baqarah: 196)
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam ditanya tentang amalan yang paling utama maka beliau bersabda:
إِيْمانٌ بِاللهِ وَرَسُوْلِهِ، قِيْلَ: ثُمَّ ماذا؟ قالَ: جِهادٌ فِي سَبِيْلِ اللهِ، قِيْلَ: ثُمَّ ماذا؟ قالَ: حَجٌّ مَبْرُوْرٌ
“Iman kepada Allah dan Rasul-Nya.” Ditanyakan kepada beliau, “Kemudian amalan apa?” Beliau menjawab, “Jihad di jalan Allah.” Kemudian beliau ditanya lagi, “Haji yang mabrur.” (HR. Al-Bukhari no. 1519)
Dari Aisyah radhiallahu anha dia berkata, “Wahai Rasulullah, kami memandang jihad itu adalah amalan yang paling utama. Kalau begitu kenapa kami (wanita) tidak berjihad?” Maka beliau menjawab:
لاَ وَلَكِنْ أَفْضَلُ الْجِهادِ حَجٌّ مَبْرُوْرٍ
“Tidak, akan tetapi jihad yang terutama (bagi kalian) adalah haji yang mabrur.” (HR. Al-Bukhari no. 1520)
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
مَنْ حَجَّ فَلَمْ يَرْفَثْ وَلَمْ يَفْسُقْ رَجَعَ مِنْ ذُنُوْبِهِ كَيَوْمِ وَلَدَتْهُ أُمُّهُ
“Barangsiapa yang berhaji lalu tidak berbuat kekejian dan kefasikan maka dia akan terlepas dari dosa-dosanya seperti hari dia dilahirkan oleh ibunya.” (HR. Al-Bukhari no. 1521 dan Muslim no. 1350)
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
اَلْعُمْرَةُ إِلَى العمرةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُما، وَالْحَجُّ الْمَبْرُوْرُ لَيْسَ لَهُ جَزاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ
“Antara satu umrah ke umrah lainnya adalah penggugur dosa di antara keduanya. Sementara haji yang mabrur tidak mempunyai balasan kecuali surga.” (HR. Al-Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349)
Dari Abdullah bin Mas’ud radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
تابِعُوْا بَيْنَ الْحَجِّ الْعُمْرَةَ فَإِنَّهُما يَنْفِيانِ الْفَقْرَ وَالذُّنُوْبَ كَما يَنْفِي الْكِيْرُ خُبُثَ الْحَدِيْدِ وَالذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ. وَلَيْسَ لِلْحَجِّ الْمَبْرُوْرِ ثَوابٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ
“Ikutkanlah umrah kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga.” (HR. At-Tirmizi no. 810, An-Nasai no. 2630, dan dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Al-Misykah no. 2524)

Penjelasan ringkas:
Haji mabrur adalah haji yang sempurna dalam penunaian semua rukun, wajib, dan sunnah haji, serta selamat dari semua perkara yang bisa mengurangi apalagi yang menggugurkan pahalanya. Haji mabrur ini adalah amalan yang paling utama setelah jihad di jalan Allah bagi lelaki dan merupakan jihad yang terutama bagi wanita. Hal itu karena di dalam haji, terkumpul semua jenis penghambaan: Dengan hati, dengan lisan, dengan anggota tubuh, dan dengan harta. Untuknya Allah menjanjikan pahala yang besar dan ampunan yang luas sampai diibaratkan orang yang hajinya mabrur bersih dari dosa sebagaimana ketika dia baru lahir.

Adapun umrah, maka Ar-Rasul shallallahu alaihi wasallam telah mengabarkan bahwa mengerjakan umrah merupakan sebab terhapusnya semua dosa. Beliau juga menjelaskan bahwa menggabungkan haji dengan umrah -walaupun memakan biaya yang besar-, akan tetapi justru itu merupakan sebab jauhnya kemiskinan dan sebab datangnya kekayaan.

Incoming search terms:

  • Hr bukhari 1773
Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

This entry was posted on Monday, November 8th, 2010 at 8:09 am and is filed under Fadha`il Al-A'mal, Quote of the Day. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.