Keutamaan Bersedekah 2

September 18th 2010 by Abu Muawiah |

09 Syawal

Keutamaan Bersedekah 2

Allah Ta’ala berfirman:
لاَّ خَيْرَ فِي كَثِيرٍ مِّن نَّجْوَاهُمْ إِلاَّ مَنْ أَمَرَ بِصَدَقَةٍ أَوْ مَعْرُوفٍ أَوْ إِصْلاَحٍ بَيْنَ النَّاسِ وَمَن يَفْعَلْ ذَلِكَ ابْتَغَاء مَرْضَاتِ اللّهِ فَسَوْفَ نُؤْتِيهِ أَجْرًا عَظِيمًا
“Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma’ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barangsiapa yang berbuat demikian karena mencari keridhaan Allah, maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar.” (QS. An-Nisa`: 114)
Allah Ta’ala berfirman:
وَمَا أَنفَقْتُم مِّن شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ
“Dan barang apa saja yang kalian nafkahkan, maka Allah akan menggantinya.” (QS. Saba`: 39)
Dari Abdullah bin Asy-Syikhkhir radhiallahu anhu dia berkata: Aku mendatangi nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan beliau tengah membaca ayat, “Bermegah-megahan telah melalaikan kalian.” (QS. At-Takatsur: 1). Lalu beliau bersabda:
يَقُولُ ابْنُ آدَمَ مَالِي مَالِي قَالَ وَهَلْ لَكَ يَا ابْنَ آدَمَ مِنْ مَالِكَ إِلَّا مَا أَكَلْتَ فَأَفْنَيْتَ أَوْ لَبِسْتَ فَأَبْلَيْتَ أَوْ تَصَدَّقْتَ فَأَمْضَيْتَ
“Anak Adam berkata, “Hartaku, hartaku’.” Beliau meneruskan, “Apakah kamu wahai anak Adam mempunyai harta kecuali: Apa yang telah engkau makan dan itupun telah engkau habiskan,  atau apa yang telah engkau kenakan dan itupun telah engkau usangkan, atau apa yang telah engkau sedekahkan dan itupun telah engkau lakukan.” (HR. Muslim no. 2958)
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:
بَيْنَا رَجُلٌ بِفَلَاةٍ مِنْ الْأَرْضِ فَسَمِعَ صَوْتًا فِي سَحَابَةٍ اسْقِ حَدِيقَةَ فُلَانٍ فَتَنَحَّى ذَلِكَ السَّحَابُ فَأَفْرَغَ مَاءَهُ فِي حَرَّةٍ فَإِذَا شَرْجَةٌ مِنْ تِلْكَ الشِّرَاجِ قَدْ اسْتَوْعَبَتْ ذَلِكَ الْمَاءَ كُلَّهُ فَتَتَبَّعَ الْمَاءَ فَإِذَا رَجُلٌ قَائِمٌ فِي حَدِيقَتِهِ يُحَوِّلُ الْمَاءَ بِمِسْحَاتِهِ فَقَالَ لَهُ يَا عَبْدَ اللَّهِ مَا اسْمُكَ قَالَ فُلَانٌ لِلِاسْمِ الَّذِي سَمِعَ فِي السَّحَابَةِ فَقَالَ لَهُ يَا عَبْدَ اللَّهِ لِمَ تَسْأَلُنِي عَنْ اسْمِي فَقَالَ إِنِّي سَمِعْتُ صَوْتًا فِي السَّحَابِ الَّذِي هَذَا مَاؤُهُ يَقُولُ اسْقِ حَدِيقَةَ فُلَانٍ لِاسْمِكَ فَمَا تَصْنَعُ فِيهَا قَالَ أَمَّا إِذْ قُلْتَ هَذَا فَإِنِّي أَنْظُرُ إِلَى مَا يَخْرُجُ مِنْهَا فَأَتَصَدَّقُ بِثُلُثِهِ وَآكُلُ أَنَا وَعِيَالِي ثُلُثًا وَأَرُدُّ فِيهَا ثُلُثَهُ
“Saat seseorang berada di suatu padang pasir, ia mendengar suara di awan, “Siramilah kebun si fulan!” Lalu awan itu bergerak lalu menuangkan air dalam cuaca yang panas, dan ternyata di situ ada kebun yang telah menampung semua air yang turun tersebut. Dan ternyata di kebun itu ada seseorang yang tengah mengurus air dengan sekopnya. Dia bertanya kepada orang itu, “Wahai hamba Allah, siapa namamu?” Ia menjawab, “Fulan,” sama seperti nama yang ia dengar dari awan. Ia balik bertanya, “Hai hamba Allah, kenapa kau tanyakan namaku?” Ia menjawab, “Aku tadi mendengar suara dari awan dimana inilah airnya. Suara itu berkata, “Siramilah kebun si fulan, dengan namamu yang disebut. Apa yang kau lakukan pada kebunmu?” Ia menjawab, “Karena kau mengatakan seperti itu, maka sebenarnya aku melihat yang keluar darinya (hasil kebunnya), lalu aku sedekahkan sepertiganya, aku makan sepertiganya bersama keluargaku, dan aku kembalikan sepertiganya ke kebun.” (HR. Muslim no. 1984)

Penjelasan ringkas:
Ayat dalam surah Saba` di atas memperkuat semua keterangan yang telah berlalu bahwa sedekah itu sebenarnya tidak akan mengurangi harta, karena di antara sebabnya adalah bahwa Allah akan mengganti harta yang dia sedekahkan. Dan harus diingat bahwa karena keutamaan dari Allah Ta’ala, Allah tidak pernah membalas suatu kebaikan dengan kebaikan yang sama, akan tetapi pasti Allah Ta’ala akan menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik. Terkadang balasan kebaikan itu dia peroleh di akhirat, yaitu berupa perbendaharaan amalan yang sangat dia butuhkan ketika itu. Dan terkadang dia mendapatkan balasan kebaikan itu di dunia dengan dia diberikan rezki yang berberkah, baik dari langit maupun dari bumi.

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

This entry was posted on Saturday, September 18th, 2010 at 4:55 pm and is filed under Fadha`il Al-A'mal, Quote of the Day. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.