Kenikmatan Dalam Surga

November 24th 2010 by Abu Muawiah | Kirim via Email

18 Dzulhijjah

Kenikmatan Dalam Surga

Allah Ta’ala berfirman:
وَلَلْأَخِرَةُ خَيْرٌ لَكَ مِنَ الْأُوْلَى
“Dan sesungguhnya hari kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang sekarang (permulaan).” (QS. Adh-Dhuha: 4)
Sebagian ahli tafsir menafsirkan akhirat dengan kehidupan akhirat beserta segala kesenangannya dan ula dengan arti kehidupan dunia.
Allah Ta’ala berfirman:
وَالأَخِرَةُ خَيْرٌ وَأَبْقَى
“Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal.” (QS. Al-A’la: 17)
Dari ‘Aisyah radhiallahu anha dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda:
رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا
“Dua rakaat fajar (sebelum subuh) lebih baik daripada dunia seisinya.” (HR. Muslim no. 1193)
Dari Abu Ishaq dia berkata: Aku mendengar Al-Barra` radhiallahu anhu berkata: Suatu ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam diberi hadiah pakaian sutera. Para sahabat memegang-megang kain sutera tersebut dan merasa takjub akan kelembutannya. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
أَتَعْجَبُونَ مِنْ لِينِ هَذِهِ لَمَنَادِيلُ سَعْدِ بْنِ مُعَاذٍ فِي الْجَنَّةِ خَيْرٌ مِنْهَا وَأَلْيَنُ
“Apakah kalian merasa takjub dengan kelembutan kain ini? Sungguh, sapu tangan Sa’ad di surga lebih baik dari ini dan lebih lembut.” (HR. Al-Bukhari no. 3249 dan Muslim no. 4514)
Dari Sahl bin Sa’ad As-Sa’idi radhiallahu anhu dia berkata: Saya mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
مَوْضِعُ سَوْطٍ فِي الْجَنَّةِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا وَلَغَدْوَةٌ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَوْ رَوْحَةٌ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا
“Tempat cemeti di surga itu lebih baik dari dunia dan seisinya. Dan berpagi-pagi atau sore hari di jalan Allah itu lebih baik daripada dunia seisinya.” (HR. Al-Bukhari no. 5936)

Penjelasan ringkas:
Para penghuni surga memperoleh kenikmatan di dalam surga dengan kelezatan yang paling sempurna dan tidak ternodai dengan sedikitpun kekurangan sebagaimana yang terjadi pada kelezatan duniawiah. Karenanya semua kenikmatan di surga sama sekali tidak bisa dibandingkan dengan kenikmatan di dunia. Bagaimana mungkin bisa dibandingkan, sementara tempat cemeti di surga saja sudah jauh lebih baik daripada dunia dan seisinya, maka bagaimana lagi dengan hal-hal lainnya di surga yang nilainya jauh lebih berharga daripada sekedar tempat cemetinya.

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

This entry was posted on Wednesday, November 24th, 2010 at 5:48 pm and is filed under Fadha`il Al-A'mal, Quote of the Day. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

3 responses about “Kenikmatan Dalam Surga”

  1. Andri said:

    Subhanallah….

  2. kosim said:

    Assalaamu’alaikum warahmatullaahi wa barakaatuh Ustadz sapu tangan yang lebih lembut itu milik Sa’ad atau Muadz?

    Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.
    Milik Sa’ad bin Muadz

  3. kosim said:

    afwan ana kurang teliti bacanya