Kencing yg Tidak Najis

November 19th 2013 by Abu Muawiah |

Bagaimana pendapat anda jika ada seseorg yg shalat sementara di pakaiannya terdapat kencing. Dia mengetahuinya tp sengaja membiarkannya. Namun shalatnya tetap syah dan dia tdk berdosa.

Jawaban:
Karena kencing yg mengenai pakaiannya adl kencing hewan yg halal dimakan. Krn semua kencing dr hewan yg halal dimakan adl suci menurut pendapat yg lbh kuat.
Ini adalah mazhab Al-Malikiah dan Al-Hanabilah, bahkan merupakan pendapat para sahabat seluruhnya.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiah berkata dalam Al-Fatawa Al-Kubra (5/313), “Kencing dan tinja hewan yang boleh dimakan dagingnya adalah suci, tidak ada seorangpun dari para sahabat yang berpendapat najisnya. Bahkan pendapat yang menyatakan najisnya adalah pendapat yang muhdats (baru muncul), tidak ada salafnya dari kalangan para sahabat.”

Di antara dalilnya adalah hadits riwayat Muslim no. 1529 dimana Nabi -alaihishshalatu wassalam- mengizinkan shalat di kandang kambing. Maka ini menunjukkan tinja dan kencing kambing (dan dia adalah hewan yang halal dimakan) adalah suci dan bukan najis, karena tidak boleh shalat pada tempat yang ada najisnya. Dan juga hadits al-uraniyin dimana Nabi -alaihishshalatu wassalam- memerintahkan rombongan orang dari luar Madinah yang terkena penyakit untuk meminum kencing dan susu onta, dan itu menunjukkan kencingnya adalah suci, karena tidak diperbolehkan berobat dengan sesuatu yang najis. Haditsnya diriwayatkan oleh Al-Bukhari no. 233 dan Muslim no. 1671. Dan masih banyak dalil-dalil lainnya.

Adapun kencing bayi yg hanya mengonsumsi asi, mk pendapat yg lbh tepat adl tetap najis, hanya saja cara menyucikannya lbh diberikan keringanan.

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

This entry was posted on Tuesday, November 19th, 2013 at 11:24 pm and is filed under Dari Grup WA, Teka Teki Diniah. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.