Kencing Bayi yang Baru Mengonsumsi ASI
September 20th 2009 by Abu Muawiah | Kirim via Email
Kencing Bayi yang Baru Mengonsumsi ASI
Tanya:
Bismillah. Afwan ustadz, bagaimana hukumnya kencing bayi laki-laki yang masih mengonsumsi ASI dan dibantu dengan susu formula? Dan bagaimana cara membersihkannya?
08525563????
Jawab:
Pendapat yang paling kuat dalam masalah ini adalah bahwa kencing anak laki-laki dan perempuan yang belum mengonsumsi apa-apa selain ASI -apalagi jika sudah mengonsumsi makanan lainnya-, adalah najis berdasarkan keumuman dalil akan najisnya kencing.
Adapun hadits:
يُغْسَلُ مِنْ بَوْلِ اَلْجَارِيَةِ, وَيُرَشُّ مِنْ بَوْلِ اَلْغُلَام
“Kencing bayi perempuan dicuci dan kencing bayi laki-laki cukup dipercikkan dengan air.” (HR. Abu Daud dan An-Nasai dari Abu As-Samh)
Maka hadits ini tidak menunjukkan tidak najisnya kencing bayi laki-laki yang belum mengonsumsi apa-apa selain ASI. Akan tetapi hadits ini hanya menunjukkan adanya perbedaan antara cara menghilangkan najis kencing bayi laki-laki dengan bayi perempuan. Cara pembersihan pada kencing bayi laki-laki lebih dipermudah dengan beberapa hikmah yang disebutkan oleh para ulama, di antaranya: Karena bayi laki-laki lebih sering dibawa keluar dan lebih sering digendong, sehingga memberatkan jika setiap kali dia kencing lantas mengenai baju maka baju tersebut harus dicuci. Wallahu a’lam bishshawab.
Related posts:
This entry was posted on Sunday, September 20th, 2009 at 4:40 pm and is filed under Fiqh, Jawaban Pertanyaan, Seputar Anak. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.








February 7th, 2010 at 4:02 pm
Jazaakallaahu khairan..
February 16th, 2010 at 7:10 pm
[...] SUMBER : http://al-atsariyyah.com/?p=893 [...]
January 2nd, 2012 at 6:12 am
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Tolong dipertegas kesimpulan jawaban dri pertanyaan diatas, mengkonsumsi selain ASI apakah termasuk sufor (susu formula) dan bagaimana cara membersihkan jika sudah berkategori najis? Terima Kasih
وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ