Jika Imam Lupa Satu Rakaat

July 27th 2011 by Abu Muawiah |

Jika Imam Lupa Satu Rakaat

Tanya:
Bismillah. Ustadz, sy pernah shalat ashar brjamaah, saat itu imam duduk tasyahhud akhir pd rakaat ke 3. Sy sdh ingatkan imam tp dia tdk dengar krn sy duduk agak jauh dr imam, setelah imam salam sy sujud sahwi. Setelah keluar dr masjid, sy tanya k makmum yg lain bhw shalat kita kurang 1 rakaat dan dia benarkan.
Pertanyaan saya: apakah sy harus ulang shalat sy atau cukup tambah 1 rakaat stlh yakin kurang 1 rakaat? Jazakallahu khoir
Abu Sulaim [awaluddin.mansur@yahoo.co.id]

Jawab:
Jika setelah shalat baru diketahui bahwa imam kurang dalam rakaat shalatnya, maka:
a.    Jika kekurangannya diketahui sesaat setelah shalat selesai maka cukup ditambah dengan rakaat yang kurang lalu sujud sahwi setelah salam.
b.    Tapi jika kekurangannya diketahui sudah agak lama setelah selesai shalat atau dia sudah keluar dari masjid, maka shalatnya harus diulangi dari awal karena shalatnya yang pertama tidak dianggap syah karena kekurangan rakaat.
Maka berdasarkan keadaan dalam pertanyaan di atas, imam dan seluruh makmum wajib mengulangi shalatnya dari awal karena mereka semua sudah keluar dari masjid, wallahu Ta’ala a’lam.

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

This entry was posted on Wednesday, July 27th, 2011 at 8:30 pm and is filed under Fiqh, Jawaban Pertanyaan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

9 responses about “Jika Imam Lupa Satu Rakaat”

  1. Masdin said:

    Bismillaah…

    Bisa dijelaskan masalah interval waktu yagn dianggap lama baru diketahui kekurangannya. Kalau misalnya imam sudah berdzikir, sudah beberapa menit baru disadari bahwa kurang satu rakaat, bagaimana? apakah tambah 1 rakaat atau ulang?

    Sebaiknya diulang dari awal.

  2. Mohammad Wildan Maulana said:

    Assalamualaikum Wr.Wb

    Ustad, jika imam lupa tasyahud pertama kemudian dia telah berdiri tegak menurut riwayat hadist dia tidak perlu duduk (melaksanakan tahiyat) walaupun makmum mengingatkan dengan “Subhanallah”. Namun saya melihat kejadian ketika imam sudah berdiri tegak kemudian makmum mengingatkan dengan Subhanallah ternyata imam langsung duduk (melaksanakan tasyahud pertama). Sementara itu ada seorang jamaah tepat dibelakang imam tidak mau duduk. Seorang itu tetap berdiri walaupun imam dan seluruh jamaah satu masjid dalam keadaan duduk tasyahud. Dalam hal ini jelas bahwa imam melakukan kesalahan karena setelah berdiri tegak seharusnya tidak perlu melaksanakan peringatan makmum. Imam harusnya cukup mengganti dengan sujud sahwi. Pertanyaan saya adalah: Bagaimana dengan sikap seorang makmum yang berdiri sendiri tepat dibelakang imam yang melakukan tasyahud? Mengapa dia tidak keluar dari sholat jamaah jika menganggap imam tidak sempurna sholatnya. Apakah sikap makmum yang menyelisihi imam dan seluruh jamaah di masjid itu dibenarkan syariat?
    Waalaikumussalam.

    Perbuatan makmum yang tetap berdiri sendiri itu salah. Imam memang tidak perlu duduk kembali, akan tetapi jika dia duduk kembali maka itu syah-syah saja. Wallahu A’lam.

  3. Ibnu 'Ali said:

    Assalamu ‘alaikum,
    Ustadz, apa bacaan yang dibaca saat sujud sahwi?

    Waalaikumussalam.
    Tidak ada. Silakan baca penjelasannya di sini: http://al-atsariyyah.com/doa-sujud-tilawah-sujud-sahwi.html

  4. Rachmat said:

    Assalamu’alaikum Warahmatullohi Wabarakatuh,

    Ustadz, bagaimana halnya dengan iman yang lupa sehingga kelebihan jumlah rakaatnya (misalnya: tasyahud awal dua kali),
    Apakah makmum mengingatkan imam pada saat tasyahud awal yang “kedua”?
    Apakah imam dan makmum harus sujud sahwi juga?

    Wassalamu’alaikum Warahmatullohi Wabarakatuh,

    Waalaikumussalam Warahmatullohi Wabarakatuh.
    Maksudnya? Kami tidak paham.

  5. Hafidz said:

    Assalamu’alaikum ustadz, seandainya imam tdk tahu apa kesalahanya saat di ingatkan, apa yg harus makmum lakukan?

    Waalaikumussalam.
    Tetap mengikuti gerakan imam, kecuali jika imam kelebihan rakaat maka makmum cukup duduk menunggu imam duduk lalu salam bersama.

  6. Rachmat said:

    Assalamu’alaikum Warahmatulloh,

    Apa yang harus dilakukan imam & makmum jika shalatnya kelebihan satu rakaat karena lupa?
    Mengulangi shalatnya atau cukup sujud sahwi?

    Wassalamu’alaikum Warahmatulloh,

    Waalaikumussalam warahmatullah.
    Setelah salam, langsunh sujud sahwi saja.

  7. abu rifa'i said:

    Assalamu’alaikum warahmatullohi wabarokatuh..
    Ustadz, bila imam pada tasyahud pertama melakukan salam karena lupa, apa yg harus makmum lakukan? Mengingatkan ketika imam salam atw mengikuti imam salam, kemudian baru di ingatkan untuk menambah rakaat yang kurang?

    Waalaikumussalam warahmatullohi wabarokatuh.
    Ikut salam dahulu, baru diingatkan dan diminta melengkapi rakaat yang kurang.

  8. pujoko said:

    ustadz, benarkah kita boleh mengucapkan sesuatu untuk memberikan pengertian kepada imam yang tidak memahami keluputannya dalam shalat ?

    Misalnya?

  9. basimah said:

    Assalamualaikum wbt ustaz,

    jika imam lupa tasyahud awal, dan rakaat kurang 1 rakaat, tapi imam tidak sujud sahwi,langsung salam, makmum akan turut mengikuti imam seperti soal di atas, turut salam, dan kita mengingatkan imam, imam akan bangun untuk tambah rakaat dan sujud sahwi, apakah makmum turut bangun untuk tambah rakaat dan sujud sahwi? masih tetap dalam jemaah? jazakallahu khair wa barakallahu fik ustaz.

    Waalaikumussalam.
    Ya, tetap ikuti imam, dikerjakan dalam satu jamaah yang sama.