Jangan Ganggu Orang Saleh!

June 9th 2010 by Abu Muawiah |

25 Jumadil Akhir

Jangan Ganggu Orang Saleh!

Allah Ta’ala berfirman:
إِنَّ اللَّهَ يُدَافِعُ عَنِ الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ اللَّهَ لا يُحِبُّ كُلَّ خَوَّانٍ كَفُورٍ
“Sesungguhnya Allah membela orang-orang yang beriman. Sesungguhnya Allah tidak menyukai tiap-tiap orang yang berkhianat lagi kafir.” (QS. Al-Hajj: 38)
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Allah Ta’ala berfirman:
مَنْ عَادَى لِي وَلِيًّا فَقَدْ آذَنْتُهُ بِالْحَرْبِ وَمَا تَقَرَّبَ إِلَيَّ عَبْدِي بِشَيْءٍ أَحَبَّ إِلَيَّ مِمَّا افْتَرَضْتُ عَلَيْهِ وَمَا يَزَالُ عَبْدِي يَتَقَرَّبُ إِلَيَّ بِالنَّوَافِلِ حَتَّى أُحِبَّهُ فَإِذَا أَحْبَبْتُهُ كُنْتُ سَمْعَهُ الَّذِي يَسْمَعُ بِهِ وَبَصَرَهُ الَّذِي يُبْصِرُ بِهِ وَيَدَهُ الَّتِي يَبْطِشُ بِهَا وَرِجْلَهُ الَّتِي يَمْشِي بِهَا وَإِنْ سَأَلَنِي لَأُعْطِيَنَّهُ وَلَئِنْ اسْتَعَاذَنِي لَأُعِيذَنَّهُ
“Barangsiapa yang memusuhi wali-Ku maka Aku umumkan perang kepadanya. Tidaklah hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih Aku cintai daripada yang telah Aku wajibkan kepadanya. Dan terus menerus hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan amalan yang sunnah hingga Aku mencintai dia. Jika Aku sudah mencintainya, maka Akulah pendengarannya yang dia mendengar dengannya, dan pandangannya yang dia memandang dengannya, dan tangannya yang dia menyentuh dengannya, dan kakinya yang dia berjalan dengannya. Jikalau dia meminta kepada-Ku niscaya pasti akan Kuberi, dan jika dia meminta perlindungan kepada-Ku niscaya pasti akan Kulindungi.” (HR. Al-Bukhari no. 6502)
Jundab Al-Qasri radhiallahu anhu berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
مَنْ صَلَّى صَلَاةَ الصُّبْحِ فَهُوَ فِي ذِمَّةِ اللَّهِ فَلَا يَطْلُبَنَّكُمْ اللَّهُ مِنْ ذِمَّتِهِ بِشَيْءٍ فَإِنَّهُ مَنْ يَطْلُبْهُ مِنْ ذِمَّتِهِ بِشَيْءٍ يُدْرِكْهُ ثُمَّ يَكُبَّهُ عَلَى وَجْهِهِ فِي نَارِ جَهَنَّمَ
“Barangsiapa yang shalat subuh, maka dia berada dalam jaminan Allah. Oleh karena itu jangan sampai Allah menuntut kalian karena kalian mengganggu siapa yang Dia jamin. Karena siapa saja yang Allah menuntutnya dengan sesuatu karena jaminan-Nya, maka Allah pasti akan menemukannya dan menelungkupkannya di atas wajahnya di dalam neraka jahannam.” (HR. Muslim no. 1051)

Penjelasan ringkas:
Orang-orang saleh merupakan wali-wali Allah, hal itu karena orang-orang saleh adalah orang-orang yang beriman lagi bertakwa kepada Allah. Sementara Allah Ta’ala telah berfirman yang artinya, “Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa.” (QS. Yunus: 62-63)

Mereka adalah orang-orang yang mengerjakan semua kewajiban yang Allah bebankan atas mereka dan menjauhi semua larangan-Nya. Bahkan tidak cukup sampai di situ, mereka juga menyempurnakan tingkat perwalian mereka dengan mengerjakan amalan-amalan yang sunnah serta meninggalkan amalan-amalan yang makruh, yang karenanya Allah Ta’ala mencintai mereka. Dan tatkala Allah Ta’ala telah mencintai mereka, maka Allah akan memberikan kepada mereka taufik yang bersifat khusus. Yang dengan taufik ini, dia tidak akan mendengar kecuali ucapan yang baik, tidak melihat kecuali apa yang halal bagi dia untuk melihatnya, tidak menyentuh apa yang bukan haknya, dan tidak melangkah kecuali menuju tempat-tempat ketaatan.

Bahkan yang tidak kalah lebih hebat daripada itu, Allah Ta’ala telah berjanji akan mengabulkan setiap doanya dan melindungi dia jika dia meminta perlindungan kepada-Nya dari sesuatu.

Karena besarnya kecintaan Allah kepada orang-orang saleh yang merupakan wali-Nya, maka Dia senantiasa membela mereka dari gangguan orang-orang yang mengganggu mereka. Bahkan Dia telah menyatakan perang kepada siapa saja yang mencoba untuk mengganggu para wali-Nya. Dan di antara bentuk ‘perang’ kepada para pengganggu wali-Nya adalah Allah memfonis mereka sebagai para pengkhianat dan kafir serta Allah akan menyerat mereka di atas wajah mereka lalu melemparkan mereka semua ke dalam neraka jahannam, wal ‘iyadzu billah.

Karenanya, hendaknya orang-orang yang senang mengganggu para ulama harus waspada dari ancaman ini. Hendaknya mereka menahan lisan-lisan mereka dan tangan-tangan mereka dari mengganggu para ulama. Karena sungguh, celaan kepada mereka secara tidak langsung merupakan celaan kepada ilmu yang mereka sandang, dan celaan kepada ilmu yang mereka sandang secara tidak langsung merupakan celaan kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam sebagai orang yang telah mewariskan ilmu tersebut kepada mereka.

Dan sungguh di zaman ini banyak sekali orang-orang yang berani menantang Allah Ta’ala untuk berperang dengan mencela para wali-Nya. Mereka menyifati para ulama ahlussunnah dengan sifat-sifat tercela guna menjauhkan umat dari ulama mereka. Mereka menyatakan bahwa para ulama ahlussunnah adalah budak penguasa, mereka adalah orang-orang yang ketinggalan zaman, mereka adalah orang yang tidak memahami fiqhul waqi’ (realita), mereka hanya pantas berfatwa dalam masalah ibadah adapun dalam masalah jihad maka mereka belum pantas dimintai fatwa, mereka adalah mata-mata penguasa di dalam barisan kaum muslimin, dan seterusnya dari tuduhan-tuduhan kotor yang keluar dari mulut-mulut mereka.

Termasuk di dalamnya adalah mencela orang-orang saleh yang konsisten dengan agamanya serta menuduh mereka dengan tuduhan dusta. Mereka menyatakan bahwa orang yang berjenggot bagaikan kambing, yang bercadar bagaikan setan, yang tidak isbal dikatakan kebanjiran, yang berjubah dikatakan mirip wanita, dan seterusnya. Dan gelar terbaru di zaman ini kepada setiap orang yang konsisten kepada agamanya adalah teroris. Sungguh gelar ini tidaklah muncul dengan sendirinya, akan tetapi muncul sebagai akibat adanya sebagian kaum muslimin yang mencoreng agama Islam dengan melakukan aksi terorisme dengan mengatasnamakan jihad. Demi Allah, mereka akan menanggung dosa pada hari kiamat karena telah merusak citra Islam dan mereka juga akan mendapatkan setiap dosa dari setiap orang yang menuduh muslim yang baik sebagai teroris akibat perbuatan mereka. Wal ‘yadzu billah.

Incoming search terms:

  • Mencela wali allah
Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

This entry was posted on Wednesday, June 9th, 2010 at 3:55 pm and is filed under Quote of the Day. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

1 response about “Jangan Ganggu Orang Saleh!”

  1. Rahmat Febriyanto said:

    Benar sekali ini^^