Ijma’ Seputar Puasa dan I’tikaf

October 18th 2014 by Abu Muawiah |

Kitab Puasa dan I’tikaf

1. Para ulama bersepakat bahwa siapa saja yang berniat puasa tiap malam di dalam bulan ramadhan lalu dia berpuasa, maka puasanya syah.

2. Mereka bersepakat bahwa sahur adalah amalan yang dianjurkan (baca: mustahab)

3. Mereka bersepakat bahwa tidak ada kewajiban apa-apa bagi orang yang berpuasa jika dia tidak sengaja muntah.
al Hasan al Bashri bersendirian dengan mengatakan: Wajib atasnya (mengqadha’ puasa itu, penj.)
Dan dalam riwayat lain, al Hasan sependapat dengan para ulama lainnya.

4. Mereka bersepakat akan batalnya puasa orang yang muntah dengan sengaja.

5. Mereka bersepakat bahwa tidak mengapa bagi orang yang berpuasa untuk menelan apa saja yang berada di sela-sela giginya, yang ikut tertelan bersama liurnya, jika dia tdk mampu untuk mencegahnya tertelan.

6. Mereka bersepakat bahwa jika seorang wanita punya kewajiban (kaffarat) berupa berpuasa 2 bulan berturut-turut, lalu dia sudah mengerjakan sebagian di antaranya kemudian dia haid, maka dia tinggal melanjutkan (hitungan kaffarat, penj.) puasanya jika dia telah suci.

7. Para ulama bersepakat bahwa lelaki dan wanita tua yang sudah tidak kuat untuk berpuasa, maka keduanya boleh untuk tidak berpuasa.

8. Mereka bersepakat bahwa i’tikaf bukanlah kewajiban, kecuali jika seseorang menazarkannya untuk dirinya sendiri, maka ketika itu i’tikaf menjadi wajib baginya.

9. Mereka bersepakat bahwa i’tikaf boleh dilakukan di masjid al Haram, masjid ar Rasul, dan masjid ├îlia (kota tempat bait al Maqdis, penj.)

10. Mereka bersepakat bahwa orang yang i’tikaf boleh keluar dari tempat i’tikafnya untuk buang air besar atau buang air kecil.

11. Mereka bersepakat bahwa orang yang i’tikaf dilarang melakukan jimak.

12. Mereka bersepakat bahwa siapa saja yang sengaja jimak dengan istrinya pada vaginanya sementara dia i’tikaf, maka itu membatalkan i’tikafnya.

Incoming search terms:

  • ijma ram
Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

This entry was posted on Saturday, October 18th, 2014 at 1:14 pm and is filed under al Ijma', Terjemah Kitab. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.