Ijma’ Seputar Pembatal Wudhu

August 16th 2014 by Abu Muawiah |

Bismillahirrahmanirrahim

Shawalat dan salam dari Allah semoga senantiasa tercurah kepada Muhammad dan para pengikut beliau.

 

Ijma’ Fuqaha dari Berbagai Negeri Seputar Hadats Pembatal Wudhu

al Faqih Abu Bakr Muhammad bin Ibrahim bin al Mundzir rahimahullah berkata kepada kami:

1. Para ulama sepakat bahwa shalat tidak syah tanpa thaharah, selama itu memungkinkan.

2. Mereka juga sepakat bahwa keluarnya tinja dari dubur dan keluarga kencing dari qubul (pada lelaki), dan demikian halnya pada wanita. Juga keluar mani, kentut dari dubur, dan hilangnya akal dengan semua bentuknya, semua di atas adalah hadats yang membatalkan thaharah dan mewajibkan wudhu.

3. Mereka sepakat bahwa darah istihadhah membatalkan thaharah.
Rabi’ah dlm hal ini menyelisihi dengan menyatakan: Tidak membatalkan thaharah.

4. Mereka sepakat bahwa ‘menyentuh’ (baca: jimak) adalah hadats yang membatalkan thaharah.

5. Mereka sepakat bahwa tertawa di luar shalat tidaklah membatalkan thaharah dan tidak mengharuskan pengulangan wudhu.

6. Mereka sepakat bahwa tertawa di dalam shalat membatalkan shalat.

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

This entry was posted on Saturday, August 16th, 2014 at 1:08 pm and is filed under al Ijma', Terjemah Kitab. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.