Hukum Perlombaan Memasak

December 13th 2013 by Abu Muawiah |

Tanya:
Assalamualaikum. Ustad apa hukum lomba memasak?

Jawab:
Waalaikumussalam.
Tidak mengapa mengikuti lomba masak dan makan darinya, selama tdk ada unsur perjudian dan membuang2 harta dan makanan padanya. Wallahu a’lam.
Adapun hadits riwayat Abu Daud dr Ibnu Abbas ttg larangan memakan makanan dr 2 org yg saling mengalahkan, maka:
1. Ada perselisihan dlm keabsahannya. Abu Daud sendiri dan diikuti oleh Adz Dzahabi menyatakan sanadnya mursal (terputus).
2. Kalau pun shahih, maka sebab larangan dlm hadits itu sdh dijelaskan oleh para ulama. Yaitu karena riya, sombong, memakan harta manusia dgn cara yg batil, dan semacamnya.
Sebagian lainnya menafsirkan, ini dlm hal undangan makan dimana ada 2 org yg berlomba mengundang makan, lantas keduanya berlomba dlm memperbanyak makanan agar org2 mendahulukan undangannya dibandingkan yg lainnya, atau hanya menghadiri undangannya, tdk undangan lainnya.

Karenanya, jika perlombaan masak tersebut tdk mengandung semua unsur di atas, dimana mereka berlomba hanya untuk mendapatkan uang/hadiah/pekerjaan atau tujuan baik lainnya, maka tdk ada larangan dlm hal ini. Wallahu a’lam.

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

This entry was posted on Friday, December 13th, 2013 at 3:00 pm and is filed under Dari Grup WA, Muslimah. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.