Hukum Mengucapkan Selamat Ulang Tahun
April 15th 2011 by Abu Muawiah | Kirim via Email
Hukum Mengucapkan Selamat Ulang Tahun
Tanya:
assalamualaikum.
afwan ustadz, ana mnt tolong dijelaskan tentang hukum mengucapkan “selamat ulang tahun” pd hari kelahiran, serta memberikan ucapan “selamat(met milad” kepada orang lain yang pada saat itu sedang ulang tahun. Karena setau ana merayakan ulang tahun itu haram, lantas bagaimana dengan mengucapkannya?
barokallohufiykum
abdillah [gonnabefine@rocketmail.com]
Masalah yang hampir sama juga ditanyakan oleh saudara muhammad [yogmatafalas@rocketmail.com]
Jawab:
Waalaikumussalam warahmatullah.
Ulang tahun termasuk di antara hari-hari raya jahiliah dan tidak pernah dikenal di zaman Nabi shallallahu alaihi wasallam. Dan tatkala penentuan hari raya adalah tauqifiah (terbatas pada dalil yang ada), maka menentukan suatu hari sebagai hari raya tanpa dalil adalah perbuatan bid’ah dalam agama dan berkata atas nama Allah tanpa ilmu. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pernah bersabda dalam hadits Anas bin Malik radhiallahu anhu:
قَدِمْتُ عَلَيْكُمْ وَلَكُمْ يَوْمَانِ تَلْعَبُوْنَ فِيْهِمَا فِي الْجَاهِلِيَّةِ, وَقَدْ أَبْدَلَكُمُ اللهُ بِهِمَا خَيْرًا مِنْهُمَا: يَوْمَ النَّحْرِ وَيَوْمَ الْفِطْرِ
“Saya terutus kepada kalian sedang kalian (dulunya) mempunyai dua hari raya yang kalian bermain di dalamnya pada masa jahiliyah, dan sungguh Allah telah mengganti keduanya untuk kalian dengan yang lebih baik dari keduanya, (yaitu) hari Nahr (idul Adh-ha) dan hari Fithr (idul Fithri)”. (HR. An-Nasa`i (3/179/5918) dan dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ no. 4460)
Maka hadits ini menegaskan bahwa hari raya tahunan yang diakui dalam Islam hanyalah hari raya idul fithri dan idul adh-ha.
Kemudian, perayaan ulang tahun ini merupakan hari raya yang dimunculkan oleh orang-orang kafir. Sementara Nabi shallallahu alaihi wasallam telah bersabda dalam hadits Abdullah bin Umar radhiallahu anhuma:
مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk dari mereka”. (HR. Abu Daud no. 4031 dan dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Ash-Shahihah (1/676) dan Al-Irwa` no. 2384)
Syaikhul Islam Ibnu Taimiah -rahimahullah- berkata, “Hukum minimal yang terkandung dalam hadits ini adalah haramnya tasyabbuh kepada mereka (orang-orang kafir), walaupun zhahir hadits menunjukkan kafirnya orang yang tasyabbuh kepada mereka”. Lihat Al-Iqtidha` hal. 83
Dan pada hal. 84, beliau berkata, “Dengan hadits inilah, kebanyakan ulama berdalil akan dibencinya semua perkara yang merupakan ciri khas orang-orang non muslim”.
Karenanya tidak boleh seorang muslim mengucapkan selamat kepada siapapun yang merayakan hari raya yang bukan berasal dari agama Islam (seperti ultah, natalan, waisak, dan semacamnya), karena mengucapkan selamat menunjukkan keridhaan dan persetujuan dia terhadap hari raya jahiliah tersebut. Dan ini bertentangan dengan syariat nahi mungkar, dimana seorang muslim wajib membenci kemaksiatan. Wallahu a’lam
Incoming search terms:
- apa hukumnya memberi selamat ulang tahun dan mendoakan mereka yang ulang tahun
- hukum ulang tahun dalam syariah islam
Related posts:
This entry was posted on Friday, April 15th, 2011 at 2:25 pm and is filed under Jawaban Pertanyaan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.








July 6th, 2011 at 8:09 am
tapi pak ustad.. tapi.. hanya mengucapkannya saja kan gak apa2.. karena disana kami saling mengingatkan akan kebaikan bukan akan kemaksiatan.. jd pada wktu ulang tahun tiba.. lebih baik kita merayakannya dengan bermuhasabah
October 18th, 2011 at 10:57 pm
ustadz, ana mau tanya, sebaiknya gimana sikap orang yang mendapatkan ucapan selamat ultah dari teman ? DIam saja atau gimana ? Knapa bgitu ? mohon bimbingannya dalam memahami ajaran agama ini. Jazaakallahu khoiron.
November 20th, 2011 at 6:51 pm
kalau orang yg merayakan hari ulang tahun.ny dg cara mmberi makan/uang kpd anak yatim/fakir miskin, itu bagaimana ustadz?
December 2nd, 2011 at 1:51 pm
assalammualaikum wr.wb
ana mau tanya ustad,,.
lalu bagaimana cara terbaik untuk mengingatkan kepada seorang teman jika besok itu adalah hari lahirnya???
terima kasih ustad,,.
rhoby,banjarnegara
jazakumulloh khoirun kadzir,,.
assalammualaikum wr.eb
January 25th, 2012 at 5:49 pm
Apa hukumnya menerima ampao dr tmn muslim yg dia ikut m
akan2 di hari imlek serta di beri ampao yg isinya uang
February 7th, 2012 at 2:41 pm
mav, ustadz saya ingin bertanya, ada nggak hadist yg melarang kita mengucapkan selamat ulang tahun?
sukron,ustadz
“allahu akbar”
February 11th, 2012 at 10:34 am
[...] http://al-atsariyyah.com/hukum-mengucapkan-selamat-ulang-tahun.html [...]
February 14th, 2012 at 4:12 pm
Bagaimana dengan peringatan hari kelahiran Rasulullah? Mengingat peringatan kelahiran sendiri dimunculkan oleh orang kafir
March 30th, 2012 at 8:30 am
begini ustadz, disebuah TK ada acara ulang tahun salah satu muridnya yang merupakan inisiatif orang tua siswa sendiri, yaitu dengan membagi2kan hadiah buat teman2 anaknya disekolah. lalu bagaimana cara sekolah menasihatkan kepada orangtua tersebut namun tidak menyakiti perasaannya. perlu diketahui, orang tua siswa tersebut masih awam dalam hal agama. terimakasih
April 6th, 2012 at 5:10 pm
Afwan ustadz bagaimana hukumnya merayakan milad organisasi atau milad kampus?
April 20th, 2012 at 1:17 pm
termasuk maulidan ya ustadz..?
April 28th, 2012 at 6:27 am
Ustadz, gimana dengan makanan atau kue yang disediakan dalam acara ulang tahun, apakah boleh dimakan atau diharamkan?