Hukum Memasang Batu Nisan

January 31st 2014 by Abu Muawiah |

Tanya:
Apakah batu nisan juga yang dilarang dibangun di atas kubur? Jika iya, apa yg menjadi penanda makam?

Jawab:
Syaikh Ibnu Baaz rahimahullah berkata:
Tidak boleh membuat bangunan di atas kuburan, baik berupa batu nisan ataupun lainnya, dan tidak boleh menuliskan tulisan padanya, karena telah diriwayatkan secara pasti dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau melarang membuat bangunan pada kuburan dan menulisinya.
Imam Muslim rahimauhullah meriwayatkan dari hadits Jabir radhiyallahu ‘anhu, bahwa ia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang untuk memagari kuburan, duduk-duduk di atasnya dan membuat bangunan di atasnya”.
Lagi pula, hal ini merupakan sikap berlebihan sehingga harus dicegah, dan karena tulisan itu bisa menimbulkan akibat yang mengerikan, yaitu berupa sikap berlebihan dan bahaya-bahaya syar’iyah lainnya.

Yang menjadi keharusan adalah meratakan kuburan. Boleh ditinggikan sedikit sekitar satu jengkal untuk diketahui bahwa itu adalah kuburan. Demikian yang disunnahkan mengenai kuburan yang pernah dilakukan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya radhiyallahu ‘ajmain.

(Diterjemah dari Majmu’ Fatawa wa Maqalat al Mutanawwiah: 4/329)

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

This entry was posted on Friday, January 31st, 2014 at 11:44 pm and is filed under Akhlak dan Adab. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.