Hukum Melanggar Peraturan Lalu Lintas

March 1st 2012 by Abu Muawiah |

Hukum Melanggar Peraturan Lalu Lintas

Soal:
Bagaimana hukum Islam terhadap seseorang yang melanggar peraturan lalu lintas, semisal dia melanggar lampu lintas ketika berwarna merah?

Jawab:
Tidak bolah ada seorang muslim pun yang melanggar peraturan negara dalam hal lalu lintas, karena perbuatan itu akan menyebabkan timbulnya bahaya yang besar bagi dirinya dan pengguna jalan lainnya. Negara (baca: pemerintah) -semoga Allah memberikan taufiq kepadanya- tidaklah membuat aturan-aturan ini kecuali sebagai bentuk usaha dalam mewujudkan maslahat bersama bagi kaum muslimin dan untuk mencegah mudharat menimpa mereka.
Karenanya, tidak boleh ada seorang pun yang melanggar aturan-aturan tersebut. Pihak yang berwenang boleh menjatuhkan hukuman kepada orang yang melanggar, dengan hukuman yang bisa membuat orang itu dan semacamnya jera untuk mengulangi pelanggarannya. Karena Allah Subhanahu terkadang menertibkan melalui pemerintah dan hasilnya terkadang lebih baik daripada langsung dengan Al-Qur`an. Hal itu karena kebanyakan orang tidak takut melanggar aturan dari Al-Qur`an dan sunnah, akan tetapi mereka justru takut melanggar aturan pemerintah dikarenakan adanya beraneka ragam hukuman. Dan hal itu tidak lain kecuali dikarenakan minimnya keimanan mereka kepada Allah dan hari akhir atau bahkan keimanan itu tidak ada pada kebanyakan makhluk. Sebagaimana firman Allah Subhanahu:
وَمَا أَكْثَرُ النَّاسِ وَلَوْ حَرَصْتَ بِمُؤْمِنِينَ
“Dan sebahagian besar manusia tidak akan beriman walaupun kamu sangat menginginkannya.” (QS. Yusuf: 103)
Kita meminta kepada Allah hidayah dan taufik untuk kita seluruhnya.

(Fatawa Islamiah Ibnu Baaz: 4/536)

(Diterjemah dari Fatawa Asy-Syar’iyah hal. 579-580)

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

This entry was posted on Thursday, March 1st, 2012 at 6:37 pm and is filed under Fatawa. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

3 responses about “Hukum Melanggar Peraturan Lalu Lintas”

  1. wahyu said:

    Ada sebagian orang bila naik sepeda motor tidak memakai helm.hal ini juga terjadi di beberapa ikhwan.apakah hal ini diperbolehkan?

    Jika memang daerahnya diharuskan pakai helm, maka tidak sepatutnya seseorang itu melanggar peraturan.

  2. efanfahmi said:

    lalu bagaimana hukumnya jika seseorang kena tilang lalu dengan memberikan uang “damai”….?

    Itu namanya sogok, dan sogok itu dilarang. Tapi jika yang dibayar itu adalah uang denda yang jumlahnya sesuai dengan aturan lalu lintas, maka insya Allah tidak mengapa.

  3. Hamba Allah said:

    Bagaimana hukumnya tidak berhenti ketika lampu lalu lintas berwarna merah namun di tempat itu memang lampu lalu lintasnya tidak diabaikan (orang lain juga tidak ada yang berhenti)?

    Hukumnya tidak boleh.