Hukum Jual Beli Pulsa

May 16th 2011 by Abu Muawiah |

Hukum Jual Beli Pulsa

Tanya:
Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh.
Ana mau tanya ustadz Apa hukumnya jual  pulsa?Saya mau usaha jualan pulsa tapi ana ragu akan hukumnya karena jual beli ini adalah jual beli sesuatu yang tidak kelihatan wujudnya..mohon bimbingannya,. jazakallah khoir..
abu miftah [bustomi.agus@yahoo.co.id]

Jawab:
Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.
Jual beli pulsa dibolehkan berdasarkan dalil umum bolehnya jual beli, karena jual beli pulsa ini bisa dikategorikan ke dalam jual beli jasa, dimana jasa ini biasanya tidak berwujud benda. Maka dengan membeli pulsa, kita sama saja membeli jasa dari profider (telkomsel, indosat, dan selainnya) yang jasanya berupa mengantarkan sms atau menyambungkan kita kepada nomor lain yang hendak kita tuju. Dan jumlah jasa yang bisa kita gunakan sesuai dengan nominal pulsa yang kita miliki, dimana tarif dari setiap jasa yang disediakan sudah diketahui dan disepakati bersama sebelum seseorang membeli pulsa. Wallahu a’lam

Incoming search terms:

  • hukum jual syariah pulsa di hutang
Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

This entry was posted on Monday, May 16th, 2011 at 10:24 am and is filed under Ekonomi Islam, Jawaban Pertanyaan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

4 responses about “Hukum Jual Beli Pulsa”

  1. Mifta said:

    ini yang lama suah saya cari,, ternyata jual beli pulsa tidak ada unsur riba..

  2. (Abû Muqaffâ, tsumma) Abû Hibbân said:

    Ustâdz -bârakallâhu fîkum-, bagimana hukum transaksi tersebut (jual beli elektrik) jika si pembeli tidak membayar langsung pada saat transaksi, tetapi menunda?

    Misal: Si A (pembeli) minta dikirmkan pulsa elektrik kepda si B (penjual), tetapi si A menunda bayarnya (dalam artian, hutang dulu sebentar). Kemudian, si A melunasi pulsa itu kepada si B -tanpa dicicil- pada keesokan harinya atau beberapa waktu kemduian. Apakah ini termasuk jual beli terlarang?

    Jazâkumullâhu khairan.

    Tidak terlarang. Pembayaran dilarang ditunda jika kedua barang yang dipertukarkan adalah barang ribawi yang sama illatnya.

  3. abang said:

    kalo ada sepasang muda mudi pacaran datang berdua untuk beli pulsa saya, apakah boleh saya jual ke mereka ? krn sudah tentu pulsanya bakal dipakai buat telpon2an antar mreka untuk pacaran.

    Ya boleh. Masalah mereka gunakan untuk apa, itu bukan tanggungan anda.

  4. taryana said:

    aku mau tanya… jika ada yang membeli pulsa langsung bayar cash dengan yang membeli pulsa tapi nunggak dan di bayar gajian dengan nominal yang sama, tetapi harga yang cash dan nunggak berbeda apakah haram? misal: (pembeli 1) membeli 10000 nominal pulsa dengan harga 12000 tapi (pembeli 2) dengan nominal plsa yang di beli sama tapi karena menunggak dan di bayar akhir bulan dihargai 14000 ….mohon penjelasannya…

    Boleh saja, itu bukan termasuk menjual dgn 2 harga.