Hukum Gambar (bernyawa) Dua Dimensi

December 10th 2008 by Abu Muawiah |

Hukum Gambar (Bernyawa) Dua Dimensi

Gambar (bernyawa/makhluk hidup, pent.) adalah perkara yang diharamkan, Nabi Shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wasallam bersabda :
لاَ تَدْخُلُ الْمَلاَئِكَةُ بَيْتًا فِيْهِ كَلْبٌ وَلاَ صُوْرَةٌ
“Para malaikat tidak akan masuk ke dalam rumah yang terdapat anjing dan gambar di dalamnya”.
Dan beliau bersada :
لَعَنَ اللهُ الْمُصَوِّرِيْنَ
“Allah melaknat para penggambar”.
Dan dalam Jami’ At-Tirmidzy dari hadits Abu Hurairah dari Nabi Shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wasallam bahwa beliau bersabda :
تَخْرُجُ عُنُقٌ مِنَ النَّارِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ, لَهَا عَيْنَانِ تَبْصِرَانِ, وَأُذُنَانِ تَسْمَعَانِ وَلِسَانٌ يَنْطِقُ, يَقُوْلُ : إِنِّي وُكِّلْتُ بِثَلاَثٍ : بِكُلِّ جَبَّارٍ عَنِيْدٍ, وَبِكُلِّ مَنْ دَعَا مَعَ اللهِ إِلَهًا آخَرَ وَبِالْمُصَوِّرِيْنَ
“Akan keluar sebuah leher dari Neraka pada Hari Kiamat, dia mempunyai 2 mata yang melihat, 2 telinga yang mendengar dan lisan yang berbicara, dia berkata : “Saya diberikan perwakilan (untuk menyiksa) tiga (kelompok) : semua yang keras kepala lagi penentang, semua yang beribadah bersama Allah sembahan yang lain dan para penggambar”.
Dan Nabi Shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wasallam telah enggan untuk masuk ke kamar Aisyah ketika (kamarnya) ditutupi dengan tirai yang ada gambar-gambarnya. Maka dalil ini membantah orang-orang yang mengatakan : “Tidak ada gambar yang terlarang kecuali yang memiliki bentuk (3 dimensi –pent.)”. Maka beliau telah enggan untuk memasuki ruangan itu sampai tirainya disingkirkan, dan beliau bersabda :
إِنَّ مِنْ أَشَدِّ النَّاسِ عَذَابًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ, الَّذِيْنَ يُصَوِّرُوْنَ هَذِهِ الصُّوَرَ
“Sesungguhnya di antara manusia yang paling keras siksaannya pada hari Kiamat adalah orang-orang yang menggambar gambar-gambar ini”.
Adapun (gambar) yang harus dan tidak boleh tidak, seperti SIM, Pasport dan KTP, maka dosanya atas (baca : ditanggung) pemerintah”.

[Fatwa Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi'i  dalam Tuhfah Al-Mujib soal no. 32]

Incoming search terms:

  • hukum gambar
  • gambar 2 dimensi
  • hukum menggambar
  • GAMBAR DUA DIMENSI
  • hukum foto
Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

This entry was posted on Wednesday, December 10th, 2008 at 9:15 am and is filed under Fatawa. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

67 responses about “Hukum Gambar (bernyawa) Dua Dimensi”

  1. abu 'abdillah said:

    assalamu’alaikum..

    bagaimana bila gambar tersebut dalam keadaan tersimpan di dalam lemari, meja, dsb. sehinggat tidak tampak oleh mata kita.apakah masih masuk ke dalam laranngan Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam??
    jazakallahu khair..

    Waalaikumussalam warahmatullah. Sebagian ulama -seperti Asy-Syaikh Ibnu Al-Utsaimin- menyatakan: Kalau memang benda bergambar itu dibutuhkan -misalnya uang yang bergambar orang atau binatang-, maka tidak masalah dia berada di dalam rumah selama dia ditutup atau disimpan agar tidak nampak. Akan tetapi kalau barang tersebut tidak kita butuhkan maka hendaknya dikeluarkan dari dalam rumah karena para malaikat tidak masuk ke dalam rumah yang ada gambar bernyawa di dalamnya. Wallahu a’lam.

  2. firdaus said:

    assalamualaykum ustadz..

    bagaimana hukumnya mendengar dan melihat video ceramah masyasyikh yang ada di situs youtube sperti syaikh bin baz, utsaimin dan yang lainnya..

    Waalaikumussalam warahmatullah.
    Telah shahih beberapa hadits dari Nabi Shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wasallam bahwa Para malaikat tidak akan masuk ke dalam rumah yang terdapat anjing dan gambar (makhluk bernyawa) di dalamnya. Hadits-haditsnya diriwayatkan oleh Al-Bukhari no. 3144,3780 dan Muslim no. 2106 dari Abu Thalhah, dan diriwayatkan juga oleh Muslim no. 2104 dari Aisyah dan no. 2105 dari Maimunah
    Dan sudah dimaklumi dan dibersama bahwa video itu adalah gambar. Karenanya walaupun hukum asal melihat gambar adalah mubah, hanya saja memasukkan gambar bernyawa ke dalam rumah adalah hal yang terlarang berdasarkan hadits di atas, wallahu a’lam.

  3. abu amr said:

    Afwan ust, apa hukum mengawetkan kupu2 lalu dibingkai dan dijual dengan harga mahal.

    Kupu2 walaupun dia tidak najis akan tetapi dia haram untuk dimakan ketika masih hidup apalagi setelah dia menjadi bangkai seperti di sini. Dan semua hewan yang haram dimakan maka dia haram diperjualbelikan. Lihat keterangan tambahannya di sini.

  4. Armiandi Wijaya Kusuma Subrian said:

    Ana mau nanya ‘ kenapa masih bnyak rekan2 or teman2 yg masih memasang foto sedangkan ada hadits yg klo g salah melarang Qta tuk masang foto ? Ana harap menegaskan hal ini karena takut nya dr manhaj yg lain menanggapi Ahlusunnah g konsisten dlm hal apa yg telah di sampaikan ……..

    Sebetulnya dalam masalah gambar 2 dimensi (foto, video, dll) ada dua pendapat di kalangan ulama: Ada yang tetap melarang dan ada yang membolehkan. Hanya saja yang membolehkannya membatasi pada hal-hal yang bermanfaat. Adapun pada perkara yang kurang bermanfaat seperti sekedar kenang2an, apalagi sekedar pajangan, maka yang seperti ini juga mereka nasehatkan untuk meninggalkannya.

  5. fa;i said:

    salam akh.

    konteksnya gini, saya kan suka desain grafis, nah biasanya ada gambar foto trus saya edit pake corel untuk menghasilkan luaran dalam vector dengan cara di tracing (jiplak), trus itu hukumnya pripun? coz sering dapat pesenan desain je. tapi kayae tetep dilarang ya?

    Maaf kami tidak paham istilah yang antum sebutkan. Tapi ala kulli hal, jika orang yang melihat gambar tersebut masih menyatakan itu adalah gambar makhluk bernyawa maka dia tetap masuk dalam larangan, wallahu a’lam.

  6. fahrul said:

    Assalamu ‘alaikum
    Ustadz berarti televisi dan video adalah haram dong,bagaimana dengan hukum video ceramah para Ustadz atau acara siraman rohani di TV?

    Waalaikumussalam warahmatullah.
    Dalam masalah gambar 2 dimensi ini sebenarnya ada dua pendapat di kalangan ulama, sebagian membolehkan -seperti Asy-Syaikh Ibnu Al-Utsaimin dan selainnya- dan sebagian lagi melarang -seperti Asy-Syaikh Muqbil dan selainnya-. Karenanya kami sendiri menganggap bahwa perbedaan pendapat dalam masalah ini termasuk khilaf al-afham yang masih bisa ditolerir dan menerima toleransi, sehingga salah satu pihak tidak boleh memaksakan pendapatnya kepada yang lain dengan catatan keduanya berlandaskan pada dalil. Walaupun tentunya pendapat yang benar hanya satu, dan kami sendiri berpendapat tetap tidak bolehnya gambar 2 dimensi. Wallahu a’lam

  7. ummu abdillah said:

    bismillah,, ustad,
    bagaimana jika kita yang difoto??apakah itu juga hal terlarang dan kita(yang difoto) itu juga mendapat hukuman??

    jazakallah khoiron..

    Kalau memang tanpa ada uzur syar’i maka kita terkena kaidah ‘orang yang ridha terhadap sesuatu mempunyai hukum yang sama seperti pelakunya’ dan juga termasuk dari tolong-menolong dalam dosa dan permusuhan.

  8. Abu Rifqah said:

    Ustadz,
    Afwan kalau sering bertanya, soalnya baru dapat ini website dari milis An Nashihah.
    Kalau foto pake kamera digital lalu foto digital itu disimpan di kamera atau di laptop dan tidak pernah dicuci, apakah itu juga haram?

    Jazakallah khoir wassalamu alaikum.

    Yang bermasalah di sini adalah pengambilan gambarnya. Adapun gambar yang sudah ada lalu ditutup atau tidak dinampakkan, maka itu tidak mendapat hukum hingga dia dinampakkan. Karena para malaikat tidak masuk ke dalam rumah yang di dalamnya ada gambar makhluk bernyawa. Wallahu a’lam

  9. alfa said:

    Assalamu’alaikum wr wb.
    afwan ana maw tanya, bagaimana dengan membuat souvenir bentuk animasi seperti doraemon, pokemon, dan sebagainya?
    jazakallah

    Waalaikumussalam warahmatullah.
    Kalau yang 2 dimensi saja terlarang, apalagi yang berupa 3 dimensi, tentunya lebih dilarang. Hendaknya amalan itu dijauhi.

  10. ummahat said:

    assalaamu’alaikum warohmatullohi wabarokaatuh..

    afwan ustdz, ana mau bertanya
    1. bagaimana hukumnya membuat origami (seni melipat kertas) yg berbentuk binatang, bentuk tersebut ada yg percis sama seperti binatang aslinya,ini ana pahami tdk boleh, namun ada juga yg bentuknya hanya siluet (seperti bayangan binatang aslinya saja), bagaimana hukumnya ?
    2. bagaimana hukumnya menggambar maupun origami tentang makhluk2 khayalan/kurafat seperti dinosaurus, naga dsb ?
    jazaakallohu khoir wa baarokallohu fiik atas jawaban ustadz…

    Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.
    1. Membuat origami itu sama seperti membuat gambar 3 dimensi, jika dia merupakan makhluk hidup maka dilarang dalam syariat. Adapun yang berupa siluet, kami tidak paham apakah bentuknya 2 atau 3 dimensi, wallahu a’lam.
    2. Wallahu a’lam.

  11. elmi said:

    assalmu’alaikum
    afwan saya mau nanya , kalau menggambar mahluk hidup seperti perempuan yang berjilbab boleh tidak ? dan menggambar itu bakat saya , lalu bagaimana cara menghilangkan bakat saya tersebut ? wassalamu’alaikum

    Waalaikumussalam warahmatullah
    Tidak boleh menggambar makhluk yang bernyawa, apalagi gambar wanita yang jelas bisa mendatangkan fitnah bagi yang melihatnya. Adapun dalil-dalilnya maka telah disebutkan dalam artikel di atas.
    Bakat tersebut tidak perlu dihilangkan, hanya saja butuh di arahkan. Berhubung yang terlarang hanyalah menggambar makhluk yang bernyawa, maka hendaknya antum hanya menggambar benda-benda mati seperti pemandangan dan semacamnya yang tidak ada di dalamnya makhluk hidup.

  12. Adji Kusuma said:

    Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma berkata: “Gambar itu dikatakan hidup bila memiliki kepala. Maka jika kepalanya dipotong tidak lagi teranggap gambar hidup.”

    Brati jadi gambar orang yang kepala ama badannya kepisah gk pa2 kan?

    trus kalo gambar perutnya bolong gak pa2 kan?

    “Sesungguhnya pembuat gambar-gambar ini akan diazab pada hari kiamat, dikatakan kepada mereka: ‘Hidupkanlah apa yang kalian ciptakan, dan sungguh para malaikat tidak akan masuk ke rumah yang di dalamnya ada gambar’.”7
    Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani rahimahullahu menyebutkan bahwa Al-Imam Al-Bukhari rahimahullahu dalam Shahih-nya mengisyaratkan, kedua hadits di atas8 tidaklah saling bertentangan bahkan satu dengan lainnya bisa dikumpulkan. Karena bolehnya memanfaatkan bahan yang bergambar (makhluk bernyawa) untuk diinjak atau diduduki9 tidak berarti boleh duduk di atas gambar. Maka bisa jadi yang dijadikan bantal oleh Aisyah radhiallahu ‘anha adalah pada bagian qiram yang tidak ada gambarnya. Atau gambar makhluk hidup pada qiram tersebut telah terpotong kepalanya atau terpotong pada bagian tengah gambar sehingga tidak lagi berbentuk makhluk hidup, maka Nabi  pun tidak mengingkari apa yang dilakukan Aisyah radhiallahu ‘anha. (Fathul Bari, 10/479)

    http://www.asysyariah.com/syariah.php?menu=detil&id_online=343

    Jazakallahu khairan atas tambahannya

  13. abu salman said:

    bismillah . .

    afwan ustadz, hafizhokallohu, bagaimana dg org yg mengatakan bhw gambar itu hanya yg dibuat dg tangan sj, sdgkan yg diambil menggunakan kamera mk itu tdk trmsk dlm gambar? dan jg mohon dijelaskan tntg maksud dari kata shuroh, krn ada yg mengatakan bhw yg dimksd dr shuroh itu hnylah patung sj. Jazakumullohu khairan katsiro

    Argumen seperti itu kurang kuat. Karena siapapun yang ditanya mengenai gambar 2 dimensi, apakah dia gambar (shurah) atau bukan? Niscaya dia akan menjawab itu adalah gambar. Kalau dia gambar maka itu sudah termasuk dalam keumuman hadits yang melarang menggambar.

  14. manusia biasa said:

    ustadz saya mau tanya terkadang ada beberapa imam sholat jamaah ketika membaca al-fatihah saat bacaan ihdinash shiraathal mustaqiim ketika mengucap shiraathal terkadang bacaan raa nya lebih dari 2 harakat, apakah sah sholat makmum? mengingat itu adalah mad thabi’i

    ia tetap syah, kesalahan shalat imam dalam hal ini tidak berpengaruh pada shalat makmum.

  15. Muhammad said:

    Ustadz, ana mau tanya: bagaimana syarah “إلا رقما في ثوب” dalam hadits riwayat Bukhari-Muslim?
    jazakumulloh khoiron.

    Sebagian menafsirkannya itu adalah gambar bernyawa di baju. Dan sebagian lagi mengatakan itu adalah gambar tapi tidak bernyawa. Wallahu a’lam.

  16. mimpimujahidah said:

    ustadz, ana mau tanya. kalau menggambar/memotret pohon juga termasuk dihukumi hadist diatas itu tidak ustadz? ana pernah baca katanya tidak boleh karena pohon itu masih bisa bertumbuh (makhluk hidup).
    ana hobi memfoto pemandangan ustadz, kalau memfoto gunung pasti kan ada pohon/tumbuh2annya. jadi bagaimana ya ustadz?

    jazakumullah khairon katsiron

    Tidak termasuk dalam larangan, boleh memotret pemandangan dan semacamnya karena semuanya tidak dihukumi gambar bernyawa.

  17. pencari yang benar said:

    Assalaamu’alaykum
    Saya mau tanya. Jika memfoto (ataupun mengedit foto)manusia setengah badan, misalnya dari kepala sampai dada, itu hukumnya bagaimana Ustadz? Kan, tidak mungkin ada manusia yang bisa hidup tanpa anggota tubuh bagian dada ke bawah. Atau dengan kata lain, bukankah berarti kita sama saja dengan memfoto / menggambar makhluk yang tidak bernyawa. Mohon penjelasan dari Ustadz sejelas-jelasnya. Terimakasih.
    Wassalaamu’alaykum

    Waalaikumussalam warahmatullah
    Tetap sama saja, itu tetap dihukumi gambar bernyawa, karena yang menjadi patokan dalam hal ini adalah kepalanya. Karenanya para ulama menyatakan bahwa jika gambar makhluk bernyawa sudah dihilangkan kepalanya maka dia telah keluar dari hukum larangan. Wallahu a’lam

  18. Samsul said:

    Saya mau tanya,
    Bagaimana berarti soalny dirumah saya banyak gambar para sahabat nabi dan para kyai2..
    Ktanya lebih baik daripada gambar2 metal atau poster mohon djawab

    Lebih baik lagi kalau tidak ada gambar bernyawa sama sekali, tidak poster metal dan tidak pula poster orang saleh. Menempelkan gambar bernyawa di dalam rumah walaupun itu gambar orang saleh tidak bisa memberikan manfaat apa-apa, bahkan membuat para malaikat rahmat tidak mau masuk ke rumah kita. Karenanya, hendaknya amalan seperti itu dijauhi.

  19. amiloza said:

    assalamu’alaikum..
    saya mw tanya. saya pnya hobby gambar n itu bakat alam dari kecil. apa gmbar saya itu jga trmasuk yg diharamkan ? masalahny ini hanya kartun menyerupai manusia..
    tolong d jelaskan sejelas-jelasnya..
    syukron..

    Waalaikumussalam warahmatullah.
    Ia, itu termasuk gambar makhluk bernyawa yang dilarang, karenanya sebaiknya bakat yang Allah berikan tersebut tidak digunakan pada hal yang melanggar syariat. Toh Islam tidak melarang semua bentuk menggambar, yang dilarang hanyalah menggambar makhluk bernyawa. Maka dia bisa menyalurkan bakatnya dengan menggambar pemandangan atau yang semisalnya yang bukan merupakan makhluk bernyawa.

  20. edy said:

    assalamualaikum….

    bagaimana hukumnya gambar di mata uang atau gambar d ktp, izasah dan sejenisnya. karana terpaksa ????

    Waalaikumussalam warahmatullah
    Ia, itu termasuk darurat/terpaksa tapi dengan catatan dia tidak dinampakkan kecuali memang dibutuhkan. Demikian fatwa dari Asy-Syaik Muqbil dan Asy-Syaikh Ibnu Al-Utsaimin rahimahumallah

  21. teguh said:

    assalamualaikum

    ustadz saya mau tanya klo dlm blog/web kita memasang foto diri kita atau dari gambar2 kartun yg berbentuk binatang bagaimana hukumnya?

    lalu untuk sarana iklan dlm web,,kebetulan saya memiliki usaha di bidang peternakan,,bagaimana hukumnya jika saya memasang poto dari hewan ternak tersebut sebagai sarana untuk iklan?

    trima kasih atas pnjelasannya..
    wassalam.

    Waalaikumussalam warahmatullah.
    Adapun gambar2 kartun berbentuk binatang maka tidak boleh menggambarnya karena itu termasuk dalam larangan menggambar makhluk bernyawa.
    Kalau memang usahanya jual beli binatang maka tidak mengapa insya Allah memasang foto hewan tersebut, karena hal itu dibutuhkan dalam jual beli. Dan gambar yang berada di iklan tidaklah termasuk gambar yang dipasang atau yang digantung (dimuliakan), karenanya dia termasuk ke dalam gambar yang dihinakan, yang dikecualikan oleh syariat.

  22. Fulan bin fulan said:

    1. Kenapa hukum video (atau foto) nggak disamain dengan bayangan cermin? Apakah bedanya? Saya sering nonton teve dan video.
    2. Foto profile di jejaring sosial, apakah mendapat rukhshoh juga sepertimana foto KTP untuk keperluan identitas?
    3. Foto seseorang yang sedang mejamin mata atau matanya ketutup tangan, kacamata hitam, atau benda tertentu, apakah masih termasuk yang dilarang?

    Silakan baca artikel ‘Hukum menggambar dalam Islam’ yang sudah kami posting dalam situs ini.

  23. Fira said:

    kalo misalnya aku gambar orang ngga pake mata, hidunh, mulut, leher itu masih dosa ngga?? soalnya aku punya majalah islam anak anak KINAN gambarnya gitu ngga ada mata, mulut, hidung, ma leher gimana???
    MAKASIH

    Selama masih ada kepalanya maka tetap dilarang, berdasarkan keterangan dalam artikel di atas.

  24. Pujiantoro said:

    Assalamu’alaykum ustadz,
    Saya mendapat job seputar upload foto toko busana muslim beserta modelnya (foto orangnya) di suatu situs.
    Apa hukumnya dan apakah saya berdosa dan bagaimana jalan yang terbaik,jika owner tidak mengizinkan saya utk tidak menampakkan wajah atau foto orangnya.
    Atas waktunya saya samapaikan jazakumull…ohu khairon katsiro.

    Jika dia adalah gambar wanita maka diharamkan karena bisa mendatangkan fitnah kepada mereka yang melihatnya. Selengkapnya ttg foto silakan baca artikel ‘Hukum menggambar dalam Islam’ dalam situs ini.

  25. Fatwa Asy-Syaikh Muqbil Tentang Gambar Dua Dimensi « Mutiara Sunnah said:

    [...] http://al-atsariyyah.com/?p=517 [...]

  26. arya said:

    Assalamu’alaykum ustadz,
    saya ingin membeli jam berdiri / jam besar , tapi saya belum tahu hukumnya menurut agama islam.
    yang ingin saya tanyakan bagaiman hukumnya menurut islam , boleh tidak dirumah dipasang jam demikian?
    Atas waktunya saya sampaikan terima kasih yang sebesar2nya.
    wassalam.

    Waalaikumussalam
    Boleh selama tidak mengeluarkan nada musik.

  27. hamba said:

    jadi motret, gambar, bikin 2d/3d makhluk hidup asal ga kelihatan kepalanya. gak apa2?

    Ia

  28. SATRIO said:

    ASLM…KLU MAJANG GAMBAR DIKAMAR TOKOH KARTUN ITU APA JG TIDAK DIPERBOLEHKAN,,,,,

    Silakan baca di sini: http://al-atsariyyah.com/hukum-menggambar-dalam-islam.html

  29. ngaji babar said:

    asalamu’alaikum
    afwan ustadz ana ngirim pertanyaan, untuk melihat jawabanya di tab sebelah mana yaa…
    syukron

    Waalaikumussalam
    Insya Allah di kategori jawaban pertanyaan.

  30. abu numan said:

    bismillah. Ustd, bgmn hukum nonton video kungfu untuk latihan/mencontoh gerakanx? Soalx ana suka beladiri

    Selama tidak ada penampakan aurat di dalamnya, insya Allah tidak mengapa.

  31. miky iksan said:

    bagaimana kalau gamabr yg kita gambar adalah mahluk khayalan ?? misalkan kuda dengan sayap, burung berkaki gajah, dll. saya sangat suka menggambar sejak kecil, apakah saya berdosa sejak kecil ??sampai sekarang saya juga suka menggambar mahluk khayalan .

    Tetap tidak boleh karena itu adalah makhluk bernyawa. Tidak ada dosa bagi orang yang melanggar dalam keadaan tidak tahu hukumnya. Setelah tahu, barulah dosanya tercatat.

  32. Abu muhammad alif said:

    Bismillah,

    Bagaimana hukum gambar-gambar orang pada bungkus sabun, samphoo, odol, dan yang semisalnya?? Haruskah kita menutup atau menghapus ketika ada di dalam rumah??

    Jazakalahu khoiron

    Dibuang saja ke tempat sampah.

  33. Abu Wildan said:

    Assalamu’alaikum warahamatullahi wa barakatuh…
    Bagaimana hukumnya buku-buku tulis ataupun buku-buku pelajaran untuk anak-anak saya yang ada gambar-gambar makhluk bernyawa di sampulnya, sementara hal itu sulit untuk dihindari? Dan kalau memang tetap haram bagaimana solusinya?

    Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.
    Dibungkus saja pakai kertas kopi dan semacamnya.

  34. Cahaya Khairani said:

    Assalamualaikum,
    bagaimana fhoto2 pernikahan kita ustadz apa gak bisa di simpan di Album tidak di pajang, apa di larang juga yaa
    wasssalam

    Waalaikumussalam.
    Tidak boleh memajang atau memperlihatkan foto yang di dalamnya terdapat aurat karena itu sama saja dengan memperlihatkan aurat. Baik itu foto pernikahan maupun selainnya. Dan aurat wanita itu sudah jelas darimana sampai mana.

  35. Hukum said:

    Apakah gambar2 raja atau presiden sebuah Negara juga termasuk yg haram di pajang?

    Ya, karena itu menjadi sarana pengagungan berlebih kepada selain Allah Ta’ala.

  36. akhmad said:

    assalamu alaykum warohmatullahi wabarakatuh ustadz,

    bagaimana hukum gambar yang memiliki mata tetapi bukan merupakan gambar manusia ataupun hewan. Gambar ini merupakan gambar karakter/sosok buatan manusia saja Ustadz yang tidak ada sama sekali kemiripan dengan manusia/hewan. Yang termasuk dalam gambar ini monster ataupun karakter yang semisalnya. Apa gambar ini tetap termasuk haram dan memakai baju yang bergambar seperti olehnya juga haram ?
    Jazakumullah khair Ustadz

    Waalaykumussalam warohmatullahi wabarakatuh
    Ya, itu tetap dilarang.

  37. ilyas said:

    assalamu’alaikum wr.wb. uztadz,
    saya ragu dengan hukum ini, bagaimana pun juga gambar ada di sekitar kita, komunikasi, informasi, dll. Bahkan huruf pun juga gambar. Dari berbagai informasi yang saya dapat, huruf alfabet merupakan bentuk penyederhanaan dari hewan2, tumbuhan, dan sekitar alam kita. Jadi saya sangat amat ragu dengan hal ini, bagaimanapun juga, gambar makhluk hidup, pasti berada disekitar kita, baik kita sadari dan kita tidak sadari. Mohon penjelasannya uztadz..
    Syukron.

    Waalaikumussalam.
    Silakan baca juga artikel ‘Hukum menggambar dalam Islam’ agar pemahaman anda sempurna.

  38. soraya said:

    salam

    kalo foto anda di pajang di kamar anda sendiri haram juga?

    Memajang foto merupakan wasilah kepada pengangungan dan pengkultusan yang berlebihan, karenanya hal itu tidak dilakukan pada foto siapapun, walaupun itu foto sendiri.

  39. Akmal septian said:

    assalamu’alaikum..
    afwan ustd.

    langsung ja ustd, bagaimana kalau kita membuat komik yang bertujuan baik (komik tarbiyah), mengingat hal itu bisa untuk belajar anak-anak agar lebih semangat belajar dan mudah memehami isi materi yang disampaikan.. karena ane sndiri membuat komik tarbiyah. lalu bgaimana hkumnya menggambar robot, krena robot adalah buatan manusia.

    mhon penjelasannya.
    syukron jz.

  40. fachry nataprawira said:

    assalamu’alaikum..

    ustd afwan.

    bagaimana jika yang kita foto itu memenuhi syarat? sepeti menutup aurat dan iklash di foto, apa itu haram atau tidak?

    mohon penjelasannya

    wassalam

    Waalaikumussalam
    Silakan baca artikel ‘hukum menggambar dalam islam’

  41. ajis said:

    ustad. Kalo mlihat gambar tanpa kepala dibolehkan. Bgaimana gambar telanjang laki2 to pr yg dbuat tanpa kepala. Apakah dibolehkan dliat to dibuat.trims

    Tidak boleh, karena diharamkan melihat aurat orang lain

  42. Mad solihin said:

    assalamu`alaikum…
    ustadz mau tanya..
    misal buku yang ada gambar orangnya,apa itu boleh untuk kita gunakan?
    mohon penjelasan.

    Waalaikumussalam.
    Kalau memang harus digunakan maka insya Allah tidak mengapa, tapi setelah dipakai hendaknya ditutup dan disimpan.

  43. ummu zea said:

    assalamualaikum ustad gimana lw mainan anak2 berbentuk pisang, semangka, strobery tpi pya mata, hidung dan mulut, bahkan tangan dan kaki
    Syukron

    Waalaikumussalam.
    Insya Allah tidak mengapa.

  44. ajis said:

    ustadz,apakah hukum tntg terapi musik, u pnymbuhan brbgai pnykit. Dmana bunyi yg qt dgar brupa suara lg d hutan, suara kresek2 kek nyari siaran radio dan suara2 air,hwan,..syukrn

    Suara air atau hewan bukanlah musik. Yang jelas, kalau memang suatu suara dianggap musik, maka tidak boleh mendengarnya walaupun untuk tujuan terapi. Kenapa dia tidak mendengar lantunan Al-Qur`an sebagai bahan terapinya. Ada apa dengan hati seseorang yang bisa mendapatkan manfaat terapi dari musik tapi tidak bisa mendapatkannya dari Al-Qur`an, sungguh mengherankan.

  45. ummu fikri said:

    bismillah..
    Afwan,ustadz..saya ini dulunya pencinta seni,sering melukis terutama objeknya mahluk bernyawa,bagaimana ini?saya menyesal..ap yg saya harus lakukan,mengingat gambar2 saya tersebar di sekolah tmpt saya dulu belajar?mohon pencerahan,, jazzakumullah khairan

    Cukup bertaubat kepada Allah Ta’ala jika memang gambar yang pernah digambar sudah tidak bisa dihapus atau dimusnahkan.

  46. bramanto said:

    Assalamu’alaikum..ustd, bagaimana dgn benda mati spt mesin cuci, kulkas,gelas,dll yg diberi mata, kaki dan tangan, apa trmsk makhluk bernyawa? Soalnya ana punya usaha yg logonya usahanya adlh mobil yg diberi mata,kaki dan tangan, apa trmsk yg dilarang? Jazakumulloh ats jawabannya..

    Waalaikumussalam
    Semua itu benda mati dan tidak bernyawa. Wallahu a’lam.

  47. Reza said:

    Ustadz, bagaimana hukumnya memakai uang yg terdapat gambar yg memperlihatkan aurat? Bolehkah jual beli dgnnya?

    Itu dibolehkan karena darurat dibutuhkan, dan yang menanggung dosanya adalah yang menaruh gambar aurat itu di situ.

  48. Arjun said:

    Yaa…Ustadz..perkenankan saya untuk bertanya mengenai dilarangnya memajang/menempel gambar 2 atau 3 dimensi.bila gambar yang kita jadikan sebagai hiasan rumah itu berupa gambar/potret seorang ulama’ seperti para habbaib, wali songo,dan sejenisnya, bagaimanakah Ustadz?? Aturnuwun…

    Lebih tidak diperbolehkan lagi, karena gambar orang saleh itu lebih berbahaya daripada gambar makhluk hidup lainnya. Karena seseorang tidaklah menempel gambar orang saleh kecuali sebagai penghormatan dan pengagungan, dan hal-hal ini sangat berpotensi mengantarkan kepada kesyirikan.

  49. Kusna said:

    Assalamualaikum,,,
    Ust,,,, klo boleh saya tarik ksimpulkan setelah membaca serta menyimak berbagai pembahasan diatas,
    sepertinya akan lebih baiknya disetiap ruangan didalam rumah dalam kondisi polos saja tanpa ada hiasan apapun y ???
    wassalam…

  50. Barkah said:

    Assalamu’alaikum,
    ustadz.

    Ana mau bertanya, bgmn hukumnya bekerja di perusahaan yg memproduksi kemasan2 yg ada gambar2 orangnya.
    Mohon penjelasannya dan nasehatnya.
    Jazakallahu khoir.

    Waalaikumussalam.
    Boleh saja, selama produknya halal.

  51. Barkah said:

    Maksud ana,
    perusahaan tsb memproduksi bungkus2 plastik kemasan yg ada gambar2 orangnya,
    yg dicetak dgn mesin printing.

    Apakah mencetak dgn mesin printing bisa dikiaskan dgn menggambar dgn tangan.?

    Ana kok msh ragu ya ustadz?
    Mohon pencerahannya.

    Tidak bisa dikiaskan. Bentuknya berbeda, wallahu a’lam.

  52. dinada said:

    apa hukum seorang lelaki muslim memberi like/jempol,pada wanita yang membuka auratnya di facebook..di tunggu jawabannya,, karena jawaban ini akan saya kirim ke teman saya. terimakasih

    Tidak boleh, karena itu merupakan perbuatan membenarkan dan mendukung kemungkaran. Sementara setiap muslim wajib untuk mengingkari kemungkaran.

  53. Rozzy said:

    Ustadz, apakah gambar bunga dan tumbuhan juga masuk kategori makhluk bernyawa?

    Di rumah saya banyak terpajang lukisan bunga dan tumbuhan. Apakah harus dibuang?

    Malaikait tidak akan masuk ke dalam rumah yang di dalamnya ada gambar. Apakah tidak boleh menggantung gambar apapun di dinding? Termasuk menggantung gambar masjid?

    Terima kasih.

    Waalaikumussalam.
    Tidak perlu dibuang karena itu bukan makhluk bernyawa.
    Boleh saja menggantung selain makhluk bernyawa, tapi sebaiknya jangan yang berhubungan dengan agama untuk memuliakannya.

  54. nia said:

    Asalamualaikum Pak, apa yang akan terjadi jika SIM, KTP, dll tidak ada fotonya? Saya rasa pemerintah melakukan semua hal itu dengan maksud dan tujuan baik, dan kita semua mendapatkan kebaikan dari sistem itu. Saya tidak tau benar haramkah foto 2D itu. Tapi masuka dari Saya, jangan langsung menjudge pemerintah, sama saja kita berpandangan negatif alias suuzon. Mohon dijelaskan lebih terperinci.

    Waalaikumussalam.
    Mohon dibaca dulu artikel: http://al-atsariyyah.com/hukum-menggambar-dalam-islam.html , insya Allah komentar anda akan berubah.

  55. Ummu Abdillah said:

    Assalaamu’alaikum.
    Ustadz, saya berjualan pakaian anak. kadang dalam pemesanan partai besar ke produsen saya tidak bisa menghindari produk yang ada gambar makhluk bernyawa. padahal dalam pemesanan saya sudah berusaha menghindarinya. Apakah baju yang ada gambar makhluk bernyawa tersebut boleh diperdagangkan?

    Waalaikumussalam.
    Boleh insya Allah, karena yang diperjualbelikan adalah bajunya, sementara gambarnya hanya ikut di dalamnya.

  56. andre said:

    assalaamu’alaykum..
    ust.alhamdulillah saya faham soal hukum gambar 2/3 dimensi,namun masih ada yg saya ragukan soal gambar makhluk hdp 1 dimensi seperti gambar bayangan manusi,namun ada lobang mata+mulut yang tak terbentuk sempurna..
    mohon jelasnya ustadz..!
    syukron

    Waalaikumussalam.
    Yang jelas jika membentuk makhluk bernyawa, maka seharusnya ditinggalkan.

  57. Indra Abu Hurairah said:

    Bismillah. . .
    Ustadz, apa hukum memasang foto / gmbar makhluk bernyawa (foto pribadi, dll) di jejaring sosial semisal facebook, twitter, dll ?
    Tolong dijelaskan ustadz, secara rinci. Karna banyak ikhwan yg menganggap sepele masalah ini. . .

    Jazakallahu khoiron wa barakallahu fiikum

    Saya rasa ini kembalinya kepada hukum foto itu sendiri. Jika dia berpendapat foto bukan termasuk gambar dan dia tidak dilarang, maka tidak ada masalah saya kira. Sementara yang berpendapat foto itu termasuk gambar dan dilarang ditampulkan, maka dia tidak boleh menampilkannya. Kedua pendapat ini sudah masyhur di kalangan ulama. Jadi saya rasa tidak perlu terlalu dibesar-besarkan. Wallahu a’lam.

  58. rahmat said:

    Assalaamu’alaikum.

    Ustad,saya bikin kaos desain nya kapal perang tp ada mata dan mulutnya seperti kartun boleh apa tidak..terima kasih

    Waalaikumussalam.
    Tidak mengapa, pesawat terbang bukan makhluk bernyawa. Wallahu a’lam.

  59. alwan said:

    Assalamu’alaikum ustadz
    sekarang banyak video kajian dari para ustadz/ para ulama. Apakah haram hukumnya menonton VCD tersebut? syukron jazakallohu khoiro

    Waalaikumussalam.
    Boleh, silakan baca artikel ‘hukum menggambar dalam Islam’.

  60. Farizah456 said:

    Assalamu’alaikum
    saya mau nanya,boleh tidak kalau saya menempelkan poster yang bergambarkan seorang artis..??
    tapi kalau posternya disimpan saja,misalnya dilemari boleh tidak??

    Waalaikumussalam.
    Keduanya tidak boleh, karena mengandung pengagungan kepada artis tersebut, plus biasanya disertai penampakan aurat.

  61. Yosi said:

    Assalamu’alaikum ustadz

    1. Bagaimana hukumnya foto yang ada di koran? Apakah bisa dikatakan darurat karena sebuah berita kadang harus menyertakan foto agar bisa lebih otentik? (meskipun kadang tidak perlu)

    2. Dan bagaimana jika di dalam kepolisian, foto-foto kasus atau sketsa wajah teroris yang dipajang. Apakah termasuk darurat sehingga diperbolehkan karena tanpa itu semua kasus kriminal sulit terpecahkan?

    Waalaikumussalam.
    1. Boleh saja, jika itu adalah hasil fotografi.
    2. Sama seperti di atas, bahkan bisa jadi harus.

  62. jony musafrijal said:

    assalam mualaikum ustad…

    saya ingi bertanya
    misalkan seorang ulama,menampil kan foto di pinggil jalan..
    dan di bawah foto tersebut,ada tulisan ayat suci al’Qu’an…
    apaakah itu boleh…?
    trima kasih

    Waalaikumussalam.
    Tidak boleh.
    1. Memasang foto ulama merupakan sarana menuju kesyirikan.
    2. Merendahkan ayat Al-Qur`an karena diperlakukan hanya bagaikan pajangan yang tidak ada gunanya. Belum jika terkena debu dan semacamnya. Jelas itu perbuatan tidak menghormati ayat Allah.

  63. arfan said:

    assalamualaikum

    1.ustadz saya mau tanya, hukumnya mencetak / nge-print foto gimana apakah disamakan dengan membuat/melukis? karna yang melakukan semua itu tangan,
    2.apa hukumnya edit foto manusia/hewan dengan photosop kemudian dicetak? dan apa hukumnya kalau tidak di cetak?

    Waalaikumussalam.
    1. Tidak sama hukumnya.
    2. Hukum editnya tidak mengapa insya Allah. Saya hanya mengomentari proses editingnya, tidak berbicara mengenai tujuannya.

  64. sabila said:

    Assalamu’alaikum

    bagaimana hukumnya jika menggambar 2 dimensi seperti manga/anime tetapi tidak di tunjukan kepalanya atau tidak di tunjukan dadanya, dan jika gambaran tersebut sekiranya tidak bisa hidup?

    Waalaikumussalam.
    Silakan baca rinciannya di artikel: Hukum menggambar dalam Islam, dalam blog ini.

  65. Rozak said:

    Assalamu’ alaikum

    Pak ustad saya mau Tanya, saya kerja di studio foto tiap hari saya memfoto orang….. Apa saya berdosa……..?
    Mohon di jelaskan….

    Waalaikumussalam.
    Memfotonya bukanlah dosa, tapi melihat aurat wanita yang bukan mahram itulah yag berdosa.

  66. Rozak said:

    Assalamu’alakum

    Lanjut di atas
    Saya kerja di Saudi Arabia Jadi semua laki-laki yg di foto. Kecuali anak kecil perempuan.
    Saya Mendesain Dan mencetaknya…

    Itu gimana ustad ? Dosa gak

    Waalaikumussalam.
    Jawabannya sama seperti yang saya katakan sebelumnya.

  67. Hafri said:

    Ustadz bagai mana dengan gambar seperti ini, masalahnya dibidang ini,(http://dpklamsel.files.wordpress.com/2009/11/19.jpg)
    gambar orang / sketsa orang diperlukan sebagai acuan untuk melihat proporsi bangunan supaya bisa jelas komunikasi dari gambar tersebut,,, bagai mana jika coret coretan sketsa manusia tetapi tidak terlalu jelas,, tanpa wajah atau mungkin silhouette

    Lebih amannya, tubuhnya digambar tanpa kepala. Saya pikir, gambar tanpa kepala tetap bisa dijadikan sbg acuan.