Hukum Bertukar Kado

June 20th 2014 by Abu Muawiah |

Hukum Bertukar Kado

Tanya:
Adakah dalil atau hukum bertukar kado dalam Islam?
Misal ada sebuah acara silaturahmi. Lalu dibuat berbagai macam acara dan lomba untuk memeriahkan acara tersebut. Salah satunya acara tukaran kado. Bagaimana hukumnya dalam Islam?

Jawab:
Tidak diragukan bahwa amalan memberi hadiah kepada orang lain adalah amalan yang mulia. Hal itu karena pemberian hadiah ini merupakan tanda kasih sayang kepada orang yang menerima hadiah, bahkan sebelum itu, memberi hadiah merupakan salah satu bentuk hibah dan sedekah yang dianjurkan dalam syariat.
Karenanya secara umum, Islam menganjurkan untuk memberi hadiah, selama tidak ada unsur keharaman di dalamnya.
Maka dalam kasus di atas, acara bertukar kado yang dimaksud adalah amalan yang dibenarkan dengan beberapa catatan:

1. Acara silaturahmi yang dimaksud di atas bukanlah acara yang melanggar syariat dan tidak terdapat kemungkaran di dalamnya.

2. Benda yang dihadiahkan adalah benda yang tidak dilarang oleh syariat, baik dalam hal dzatnya maupun penggunaannya.

3. Pemberi hadiah harus ikhlas dan rela memberi hadiah. Jika dia memberi hadiah karena merasa terpaksa atau nggak enak atau sungkan dgn yg lain, maka org yg diberi tdk boleh menerima hadiah tersebut. Berdasarkan hadits:
لا يحل مال امرء مسلم إلا عن طيب نفس منه
“Tidak halal mengambil harta seorg muslim kecuali dgn kerelaan dirinya.”

4. Tatkala hadiah itu merupakan tanda kasih sayang, maka sepatutnya seorang muslim hanya menyerahkan hadiah kepada muslim yang lain.
Adapun memberi hadiah kepada non muslim, maka asalnya tidak mengapa selama tidak dilakukan atas dasar kasih sayang, namun hanya sebagai perbuatan kemanusiaan atau untuk melembutkan hatinya guna menerima Islam.
Wallahu a’lam bishshawab.

Incoming search terms:

  • hukum tukar kado di islam
Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

This entry was posted on Friday, June 20th, 2014 at 8:53 am and is filed under Akhlak dan Adab, Dari Grup WA. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.