Haramnya Semua Bentuk Kezhaliman

July 4th 2010 by Abu Muawiah |

21 Rajab

Haramnya Semua Bentuk Kezhaliman

Allah Ta’ala berfirman:
مَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ حَمِيمٍ وَلا شَفِيعٍ يُطَاعُ
“Tidak ada bagi orang-orang yang zhalim itu satupun teman dekat dan tidak juga pemberi syafaat yang ditaati.” (QS. Ghafir: 18)
Dari Abu Dzar Al-Gifary radhiallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu alaihi wasallam dalam hadits yang beliau riwayatkan dari Allah Tabaraka wa Ta’ala, bahwa Dia berfirman:
يَا عِبَادِيْ إِنِّي حَرَّمْتُ الظُّلْمَ عَلَى نَفْسِيْ وَجَعَلْتُهُ بَيْنَكُمْ مُحَرَّمًا فَلاَ تَظَالَمُوْا
“Wahai hamba-hambaKu, sesungguhnya Aku telah menharamkan kezhaliman atas diri-Ku dan telah Ku-jadikan hal tersebut sebagai perkara yang diharamkan antara sesama kalian maka janganlah kalian saling berbuat zhalim”. (HR. Muslim no. 2577)
Mu’adz radhiallahu anhu berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
وَاتَّقِ دَعْوَةَ الْمَظْلُومِ فَإِنَّهُ لَيْسَ بَيْنَهَا وَبَيْنَ اللَّهِ حِجَابٌ
“Dan waspadalah kamu dari doa orang yang terzhalimi, karena tidak ada penghalang antara dia dengan Allah.” (HR. Al-Bukhari no. 2448 dan Muslim no. 27)

Penjelasan ringkas:
Kezhaliman adalah menempatkan sesuatu bukan pada tempatnya yang sebenarnya, akan tetapi menempatkannya pada tempat yang tidak sepantasnya. Kezhaliman ini termasuk dari akhlak yang paling tercela, yang tidak akan diamalkan kecuali orang yang jiwanya dipenuhi oleh orang yang sombong lagi takabbur, lupa akan keagungan Allah dan kerasnya siksaan yang Dia miliki. Karena itulah Allah Ta’ala mengharamkan -karena besarnya rahmat Allah- diri-Nya untuk berbuat zhalim dan juga menjadikan kezhaliman sebagai sesuatu yang haram di antara sesama manusia. Allah Ta’ala telah menyediakan siksaan yang pedih bagi pelakunya berupa:
1.    Dia tidak akan mempunyai teman dekat. Hal itu karena kezhaliman dia akan menyebabkan manusia akan menjauh darinya.
2.    Tidak ada pemberi syafaat untuknya.
3.    Allah Ta’ala menimpakan kejelekan kepadanya tatkala orang yang dia zhalimi mendoakan kejelekan untuknya. Hal itu karena Allah telah berjanji akan mengabulkan doa semua orang yang telah terzhalimi di muka bumi ini. Karenanya, hendaknya orang yang terzhalimi mengetahui bahwa doanya akan Allah kabulkan, maka sebaiknya dia berdoa dengan doa yang baik dan bukan doa yang jelek, mendoakan agar orang yang menzhaliminya sadar dan tidak mendoakan agar orang yang menzhaliminya binasa. Karena bagaimanapun juga taubat itu lebih baik daripada dihukum.

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

This entry was posted on Sunday, July 4th, 2010 at 7:19 pm and is filed under Quote of the Day. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.