Fakta Seputar Kelahiran Prematur

November 11th 2008 by Abu Muawiah |

Fakta Seputar Kelahiran Prematur

Melahirkan bayi prematur? Membayangkan saja rasanya tidak kuat. Tapi dengan kemajuan di bidang medis saat ini, harapan jadi lebih terbuka.
Mengapa Bisa Terjadi?
Bayi yang lahir kurang dari tiga minggu atau lebih dari waktu yang diperkirakan dianggap lahir prematur. Namun sekitar sepertiga kelahiran prematur terjadi tanpa bisa diketahui penyebabnya. Anda pun tidak dapat melakukan apa pun untuk mencegahnya. Namun ada beberapa situasi yang bisa mendukung terjadinya kelahiran prematur. Antara lain terjadi infeksi di dalam perut juga kebiasaan merokok saat hamil. Mengandung bayi kembar juga berisiko lahir prematur, baik itu kembar dua atau lebih. Perasaan sedih yang dialami oleh ibu hamil juga bisa memicu terjadinya kelahiran prematur.
Kelahiran prematur bisa juga disebabkan karena dokter memutuskan untuk melakukan induksi sebelum waktu kelahirannya. Tindakan ini dilakukan bila ada gangguan pada kehamilan, misalnya terjadi placenta praevia atau pre-eclampsia. Dua kondisi tersebut dapat membahayakan bayi sekaligus ibunya. Oleh sebab itu, jalan terbaik adalah dengan mengeluarkan bayi lebih cepat dari waktu yang seharusnya. Kondisi lain yang mungkin berhubungan dengan kelahiran dini adalah beberapa beberapa penyakit kronis yang biasa dialami ibu hamil, seperti diabetes, asma, dan hepatitis.

Apa yang Mungkin Terjadi?
Jika Anda melahirkan sebelum usia kandungan mencapai 35 minggu, kemungkinan pihak rumah sakit akan mencegahnya atau menundanya sebisa mungkin. Jika Anda melahirkan prematur, biasanya Anda akan diberi obat untuk menghentikan kontraksi. Jika tidak berhenti juga, Anda akan diberi steroid yang dapat membantu jantung bayi Anda matang sebelum dilahirkan, kata Robin Bishop, dari BLISS, sebuah yayasan yang menangani bayi prematur di London.

Bayi yang lahir prematur organ-organnya belum ‘matang’ benar. Maka begitu ia lahir harus segera masuk inkubator. Semakin dini usia kelahirannya, maka bayi mungil itu membutuhkan perawatan ekstra. Begitu lahir, bayi prematur akan dites darahnya. Tes tersebut untuk mengetahui apakah organ-organnya berfungsi dengan baik, apakah bayi tersebut cukup menerima oksigen dan untuk mengetahui apakah ada infeksi atau tidak. Dokter mungkin juga akan memberikan scan ultrasound untuk memeriksa apakah terjadi pendarahan pada otak. Pendarahan pada otak merupakan indikasi adanya komplikasi yang umumĀ  terjadi pada bayi prematur.

Karena bayi masih memerlukan suasana hangat layaknya di dalam rahim, maka ia masih harus dimasukkan ke inkubator. Sebuah ventilator akan dipasangkan melalui mulut atau hidungnya jika bayi tersebut mengalami gangguan pernapasan. Ventilator ini fungsinya untuk memompa oksigen supaya bisa masuk ke paru-parunya.
Siapa saja yang Berisiko?
Anda berisiko tinggi melahirkan prematur jika:
– Pernah mengalami kelahiran prematur sebelumnya
– Tengah hamil kembar (dua atau lebih)
– Hamil di usia muda (di bawah 17 tahun) atau usia tua (di atas 35 tahun)
– Mengalami pendarahan di trimester ke dua atau ke tiga.
– Merokok atau menggunakan narkoba (terutama kokain) selama masa kehamilan.
– Baru saja melahirkan dalam jangka waktu 18 bulan.

Yang Harus Dilakukan
Anda mungkin bisa mencegah terjadinya kelahiran prematur jika mengetahui gejala dan tanda-tandanya :
– Kontraksi yang terjadi secara teratur
– Adanya flek atau pendarahan pada vagina
– Sakit perut seperti ketika sedang menstruasi
– Sakit pada bagian punggung.
– Keputihan. Ada kemungkinan ini sesungguhnya bukan keputihan, melainkan ketuban yang pecah
– Terasa ada tekanan di bagian tulang panggul, karena bayi mulai mendorong ke bawah.

Gejala dan tanda-tanda tersebut sebaiknya di waspadai jika timbul di usia kehamilan lima bulan.
Jika Anda merasakan beberapa gejala di atas, tapi belum mengalami ketuban pecah, segaralah istirahat dan fokus dengan apa yang Anda rasakan. Jika perut Anda terasa kencang, dan terjadi sedikitnya enam kali dalam sejam, segera hubungi dokter atau pergilah ke rumah sakit terdekat. Jika terjadi kontraksi, namun waktunya tidak teratur dan kurang dari enam kali dalam satu jam, berbaringlah dengan posisi miring ke sebelah kiri. Minumlah juga segelas atau dua gelas air putih. Hal ini akan membantu sirkulasi darah yang menuju ke uterus dan menghentikan kontraksi.

[Sumber: http://www.motherandbaby.co.id/?mod=vcontent&tokenid=757b505cfd34c64c85ca5b5690ee5293]

Incoming search terms:

  • kelahiran prematur
  • lahir prematur
  • bayi lahir prematur
  • kelahiran bayi prematur
  • melahirkan prematur
Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

This entry was posted on Tuesday, November 11th, 2008 at 11:20 pm and is filed under Artikel Umum. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

1 response about “Fakta Seputar Kelahiran Prematur”

  1. herlismiyana said:

    bayi kembarku prematur, tapi sayang salah satunya meninggal