Definisi Pakaian ‘Syuhroh’

January 27th 2014 by Abu Muawiah |

Tanya:
Seperti apakah ciri2 pakaian syuhroh? Apakah pakaian dengan banyak hiasan (yg membuat terlihat menarik) dan berharga mahal (diatas harga pakaian rata2 pd umumnya) termasuk di dalamnya?

Jawab:
Asy Syaikh Saleh alu asy Syaikh berkata dalam al Minzhar, ketika beliau menyebutkan beberapa kesalahan seputar pakaian lelaki:

Mengenakan pakaian syuhrah. Pakaian syuhrah adalah pakaian yang jarang dipakai dalam kebiasaan kaum muslimin, atau pakaian yang seseorang menjadi pusat perhatian dengannya karena pakaian itu sangat mewah dan membuat orang yang mengenakannya terkenal, dan semacamnya. Demikian halnya dengan pakaian ‘ala zuhud’ yang membuat pemiliknya terkenal dengannya, padahal dia mempunyai pakaian yang lebih bagus dari pada itu. Semua jenis pakaian ini terlarang dikenakan, berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad, Abu Daud, dan Ibnu Majah dari Ibnu Umar dia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
مَنْ لَبِسَ ثَوْبَ شُهْرَةٍ أَلْبَسَهُ اللَّهُ ثَوْبَ مَذَلَّةٍ
“Siapa saja yang mengenakan pakaian syuhrah, maka Allah akan mengenakan pakaian kehinaan kepadanya.”
Ini adalah hadits yang hasan.
Imam Asy-Syaukani berkata, “Hadits ini menunjukkan pengharaman mengenakan pakaian syuhrah. Hadits ini tidak hanya berlaku pada pakaian yang mewah, akan tetapi hadits ini juga berlaku bagi orang yang sengaja mengenakan pakaian yang berbeda dengan pakaian orang-orang fakir di sekitarnya, agar mereka memperhatikan dirinya, kagum kepada dirinya, dan meyakini kalau dirinya memiliki kelebihan tertentu. Demikian dijelaskan oleh Ibnu Ruslan. Jadi, jika pakaian yang dia kenakan bertujuan agar dia dikagumi oleh orang-orang, maka tidak ada perbedaan hukum antara pakaian yang mewah dengan yang murah, dan antara pakaian yang sama dengan pakaian orang-orang di sekitarnya atau yang berbeda. Karena sebab pengharamannya terkait dengan masalah ‘terkenal'”. Selesai ucapan asy Syaikh

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

This entry was posted on Monday, January 27th, 2014 at 11:39 pm and is filed under Akhlak dan Adab. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.