Archive for the 'Ilmu al-Qur`an' Category

Tafsir, Takwil, dan Tarjamah al-Qur`an

May 27th, 2015 by Abu Muawiah

Tafsir, Takwil, dan Tarjamah al-Qur`an

Disiplin ilmu tafsir termasuk di antara disiplin ilmu yang paling mulia, karena ia berkaitan langsung dengan al-Qur`an al-Karim, kitab yang diturunkan kepada penutup para nabi dan yang menghapuskan hukum semua kitab suci sebelumnya. Karenanya tidak salah jika dikatakan bahwa awal mula munculnya ilmu tafsir adalah bersamaan dengan turunnya al-Qur`an.

Sudah diketahui bersama bahwa al-Qur`an itu diturunkan dalam bahasa Arab dan kandungannya merupakan syariat Allah. Hanya saja, syariat yang tersebut dalam al-Qur`an masih bersifat umum dan global. Karena itulah al-Qur`an membutuhkan penjelasan, penjabaran, dan penerangan, agar syariat yang terdapat di dalamnya bisa diterapkan dan maksud Allah dari menetapkan suatu syariat bisa diketahui. Dahulu pada zaman Nabi r, para sahabat sendiri terkadang tidak memahami kata-kata tertentu dalam al-Qur`an, sehingga mereka menanyakan tafsirnya kepada Nabi r. Padahal pada waktu itu bahasa Arab mereka masih murni dan terjaga dari pengaruh bahasa lain, bahkan pada masa itu, bahasa Arab berada pada puncak keemasannya. Kenyataan ini menunjukkan bahwa generasi setelah mereka jauh lebih membutuhkan penjelasan dan tafsir al-Qur`an. Ada beberapa riwayat yang menjelaskan akan adanya sebagian sahabat yang memiliki spesialisasi dalam ilmu tafsir. Semisal sabda Nabi r kepada Ibnu Abbas t:

اللهم فقهه في الدين وعلمه التأويل

“Ya Allah, berilah pemahaman agama yang benar kepadanya dan ajarilah dia ilmu takwil,” yakni ilmu tafsir.

Al-Qur`an adalah mukjizat abadi dan merupakan pedoman kehidupan manusia sepanjang masa, karena itulah kebutuhan akan ilmu tafsir tidak akan pernah berhenti. Bagaimanapun luasnya pengetahuan seseorang mengenai ilmu ini dan betapapun banyaknya ayat dan kejadian dalam al-Qur`an yang telah dia telusuri dan pelajari, tetap saja dia masih membutuhkan tafsir yang lain. Read the rest of this entry »

Category: Download, Ilmu al-Qur`an | Comments Off on Tafsir, Takwil, dan Tarjamah al-Qur`an

Download Lembaran Hafalan al-Qur`an

May 8th, 2015 by Abu Muawiah

Download Lembaran Hafalan al-Qur`an

Bagi anda yang memiliki banyak waktu luang dan berniat untuk menghafal al-Qur`an, atau anda sementara menjalankan program menghafal al-Qur`an, berikut lembaran setoran hafalan al-Qur`an 30 juz. Target yang ditentukan dalam lembaran setoran ini adalah khatam al-Qur`an 30 juz dalam waktu 8 bulan. Insyaallah akan menyusul lembaran hafalan lainnya dengan target yang lebih ringan, bagi anda yang tidak punya kelapangan waktu untuk menghafal.

Silakan mendownload lembaran setoran hafalan 30 juz al-Qur`an dalam 8 bulan melalui link di bawah ini:

Download

Category: Download, Ilmu al-Qur`an | Comments Off on Download Lembaran Hafalan al-Qur`an

Download Tafsir 3 Surah Ruqyah

February 17th, 2015 by Abu Muawiah

Tiga surah terakhir dalam mushaf al Qur’an merupakan surah-surah perlindungan yang dianjurkan dibaca pada saat meruqyah diri sendiri maupun orang lain. Untuk lebih memahami kandungan ketiga surah ‘qul’ ini, silakan download tafsirnya dari kitab Mukhtashar Shahih Ibnu Katsir melalui link di bawah ini:

Tafsir 3 Surah Ruqyah

Category: Download, Ilmu al-Qur`an | Comments Off on Download Tafsir 3 Surah Ruqyah

Download Tafsir Surah al Fatihah (pdf)

February 10th, 2015 by Abu Muawiah

Link download tafsir lengkap surah al Fatihah, dari kitab Mukhtashar Shahih Tafsir Ibnu Katsir:

Tafsir Surah al Fatihah

Incoming search terms:

  • tafsir al fatihah pdf

Category: Download, Ilmu al-Qur`an | Comments Off on Download Tafsir Surah al Fatihah (pdf)

Tafsir Ta’awudz dan Basmalah

February 3rd, 2015 by Abu Muawiah

Pembahasan Seputar Ta’awudz dan Hukum-Hukumnya

Allah Ta’ala berfirman, “Jadilah engkau pema’af dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh. Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan maka berlindunglah kepada Allah.” (QS. al A’raf: 199-200)
Allah Ta’ala berfirman, “Tolaklah perbuatan buruk mereka dengan yang lebih baik. Kami lebih mengetahui apa yang mereka sifatkan. Dan katakanlah: “Ya Tuhanku aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan syaitan. Dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku.” (QS. al Mukminun: 96-98)
Dan Allah Ta’ala berfirman, “Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia. Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keuntungan yang besar. Dan jika syetan mengganggumu dengan suatu gangguan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Fushshilat: 34-36)
Ini adalah 3 ayat yang semakna, tidak ada ayat lain yang semakna dengannya. Semuanya menunjukkan perintah Allah Ta’ala untuk membalas musuh dari kalangan manusia dengan kebaikan dan berbuat baik kepadanya, agar tabiat aslinya yang baik bisa mengembalikan dirinya kepada kasih sayang dan kelembutan. Sementara Allah memerintahkan untuk berlindung dari musuh yang berupa setan, tidak ada jalan lain kecuali itu. Hal itu karena setan tidak bisa menerima perlakuan baik dan tidak pula kebaikan, dan dia tidak menghendaki selain kebinasaan anak Adam, karena sengitnya permusuhan antara dirinya dengan nenek moyang mereka dahulu, Adam.
Read the rest of this entry »

Category: Ilmu al-Qur`an | Comments Off on Tafsir Ta’awudz dan Basmalah

Cara Mengobati Penyakit Lupa

January 18th, 2015 by Abu Muawiah

قال الإمام ابن عثيمين – رحمه الله –

فإن قال قائل هل للنسيان من علاج أو دواء ؟
قلنا : نعم له دواء – بفضل الله – وهي الكتابة ولهذا امتن الله عز وجل على عباده بها فقال : ( اقرأ باسم ربك الذي خلق * خلق الإنسان من علق * اقرأ وربك الأكرم * الذي علم بالقلم )
فقال ” اقرأ ” ثم قال : ” الذي علم بالقلم ” يعني اقرأ من حفظك،فإن لم يكن فمن قلمك فالله تبارك وتعالى بين لنا كيف نداوي هذه العلة،وهي علة النسيان وذلك بأن نداويها بالكتابة

Imam Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata:
“Jika ada yang bertanya: Apakah sifat lupa itu bisa disembuhkan atau ada obatnya?
Maka kami menjawab: Ya, ada obatnya -dengan keutamaan Allah-, yaitu dengan cara menulisnya. Karenanya Allah Azza wa Jalla menganugerahkan kemampuan menulis ini kepada para hambaNya. Allah berfirman:
اقرأ باسم ربك الذي خلق * خلق الإنسان من علق * اقرأ وربك الأكرم * الذي علم بالقلم
“Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia menciptakan manusia dari segumpal daging. Bacalah dan Tuhanmulah yang Maha Pemurah. Yang mengajarkan dengan pena.”
Allah berfirman, “Bacalah,” kemudian berfirman, “Yang mengajarkan dengan pena.” Maksudnya: Bacalah dari hafalanmu, dan jika tidak (mampu) maka dari tulisanmu. Allah Tabaraka wa Ta’ala menjelaskan kepada kita bagaimana cara mengobati penyakit ini, yakni penyakit lupa, yaitu kita mengobatinya dengan menulisnya.”
Read the rest of this entry »

Category: Fatawa, Ilmu al-Qur`an, Tahukah Anda? | Comments Off on Cara Mengobati Penyakit Lupa

Kekalnya Surga dan Neraka

May 19th, 2014 by Abu Muawiah

Tanya:
Bismillah. Ustadz hafizhakallah. Mau tanya: Apakah dalam surah Hud 107-108 Allah berfirman:
خَالِدِينَ فِيهَا مَا دَامَتِ السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ إِلَّا مَا شَاءَ رَبُّكَ ۚ إِنَّ رَبَّكَ فَعَّالٌ لِمَا يُرِيد- وَأَمَّا الَّذِينَ سُعِدُوا فَفِي الْجَنَّةِ خَالِدِينَ فِيهَا مَا دَامَتِ السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ إِلَّا مَا شَاءَ رَبُّكَ ۖ عَطَاءً غَيْرَ مَجْذُوذٍ
“Mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain). Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki. Adapun orang-orang yang berbahagia, maka tempatnya di dalam surga, mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain); sebagai karunia yang tiada putus-putusnya.”

Apakah dalam kedua ayat diatas bisa dipahami bahwa akhirat itu tidak kekal?
Mohon penjelasannya tentang ayat ini. Baarokallahu fiykum.

Jawab:
Sama sekali tidak. Para ulama telah bersepakat bahwa akhirat beserta semua di dalamnya seperti surga dan neraka adalah kekal, tidak akan binasa selama-lamanya. Dan dalil-dalil akan hal ini sangat lah banyak dan masyhur.

Adapun ayat di atas dan yang semakna dengannya, maka hanya orang-orang Jahmiah atau yang mengikuti mazhab mereka yg menjadikannya sebagai dalil akan tidak kekalnya surga dan neraka. Hal itu karena mazhab mereka dalam hal ini memang seperti itu, yakni surga dan neraka tidak kekal.

Adapun penafsiran ayat di atas, maka para ulama ahlussunnah telah menjelaskannya dalam buku-buku tafsir mereka. Mereka menjelaskan bahwa ayat di atas tidaklah seperti yang disangka oleh Jahmiah. Di antara ulama yg menjelaskan maknanya adalah Imam Ibnu Jarir ath Thabari dan al Hafizh Ibnu Katsir dalam kitab tafsir keduanya, dan juga Imam Ibnu al Jauzi dlm Zàd al Masìr.

Berikut kesimpulan tafsir ayat di atas yang kami ringkas dari Tafsir Ibnu Katsir rahimahullah: Read the rest of this entry »

Category: Aqidah, Dari Grup WA, Ilmu al-Qur`an, Syubhat & Jawabannya | Comments Off on Kekalnya Surga dan Neraka

Ada Apa Dengan ODOJ?

February 24th, 2014 by Abu Muawiah

Tanya:
Bagaimana pandangan syar’i masalah ODOJ?

Jawab:
Berikut sebagian dari jawaban ust. Sufyan Chalid hafizhahullah berkenaan dengan metode ODOJ ini:

Berikut ini mekanisme ODOJ yang kami kutip dari salah satu website:
MEKANISME ONE DAY ONE JUZ WHATSAPP / BBM
1. Calon member mendaftarkan nomer whatsappnya ke contact person ODOJ.
2. ODOJ akan mengalokasikan calon member ke admin grup whatsapp yang tersedia.
3. Setelah grup whatsapp terbentuk admin akan mengundang calon ke grup.
4. Setelah masuk maka resmi menjadi member ODOJ dengan nomer grup yang ditentukan.
5. Member akan diminta untuk perkenalan dengan member yang lain sesama grup agar saling mengenal seperti nama, daerah asal dan biodata lainnya.
6. Di malam sebelum hari pertama setiap member akan kebagian juz yang harus dibaca
7. Member dipersilahkan mulai membaca, untuk yang selesai silahkan posting di grup.
8. Admin / Penanggung Jawab akan merekap hasil posting member setiap pkl 8, 11, 14, 17 dan 20.00, diharapkan pukul 20.00 selesai / khalas 30 juz.
9. Jika belum selesai 30 juz, maka sisa juz yang tidak bisa terselesaikan akan dilelang atau dibagikan ke member yang berminat.
10. Waktu lelangan mulai pukul 20.00 – 21.00 tilawah juz lelangan mulai pukul 20.00 – 22.00
11. Pukul 22.00 selesai 30 juz, besoknya dipersilahkan melanjutkan dari juz yang dibaca hari ini.

Read the rest of this entry »

Category: Ilmu al-Qur`an, Syubhat & Jawabannya | Comments Off on Ada Apa Dengan ODOJ?

Membaca Al Quran Dengan Kesalahan Gramatikal

February 20th, 2014 by Abu Muawiah

Soal:
Bolehkah Membaca al-Qur’an Dengan Membuat Kesalahan Gramatikal Karena Si Pembaca Tidak Memahami Bahasa Arab?

Jawab:
Tetaplah membaca, sekalipun salah, sekalipun terbata-bata. Tetaplah membaca, mempelajari, tidak perlu terburu-buru, dan bersabar sampai mampu melafalkan kalimat-kalimat dengan tepat, dan hingga mengetahui dan membaca secara baik seluruh huruf-huruf al-Qur’an. Seandainya ia bersungguh-sungguh, niscaya Allah akan memudahkan urusannya.
Allah telah berfirman:
“Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Qur’an untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?” (Q.S. al-Qamar 17)
juga berfirman:
“Dan barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.” (Q.S. al-Ṭalāq 4) Read the rest of this entry »

Category: Ilmu al-Qur`an | Comments Off on Membaca Al Quran Dengan Kesalahan Gramatikal

Asy-Syaikh Bin Baaz Mengajari Cara Menghafal Al-Qur`an

October 2nd, 2013 by Abu Muawiah

Asy-Syaikh Bin Baaz Mengajari Cara Menghafal Al-Qur`an

Tanya:
Mohon berikan petunjuk kepadaku mengenai metode yang bisa membantuku dalam menghafal kitabullah.

Jawab:
Kami menganjurkan kamu agar mencurahkan perhatian dalam menghafal (Al-Qur`an) dan fokus terhadapnya. Hendaknya kamu memilih waktu-waktu yang ‘pas’ untuk menghafal, misalnya: Akhir malam, atau setelah shalat subuh, atau di pertengahan malam, atau waktu lainnya dimana pada waktu itu kamu sedang santai agar kamu bisa menghafal dengan baik. Kami juga menganjurkan kamu agar bisa memilih teman yang baik, yang bisa membantumu dalam menghafal dan meroja’ah (mengulangi hafalan). Tentunya sambil senantiasa meminta taufiq dan bantuan kepada Allah. Memohon kepadanya dengan merendahkan diri, semoga Dia berkenan untuk menolongmu, memberikan taufiq kepadamu, dan selalu menjagamu dari semua hal yang bisa menghalangimu (dari menghafal Al-Qur`an). Karena siapa saja yang jujur meminta bantuan kepada Allah, niscaya Allah akan memberikan bantuan kepadanya dan memudahkan semua urusannya. Read the rest of this entry »

Category: Fatawa, Ilmu al-Qur`an | Comments Off on Asy-Syaikh Bin Baaz Mengajari Cara Menghafal Al-Qur`an