Buku Tamu

Silakan mengisi buku tamu dengan bahasa yang jelas dan sopan. Hanya saja sebelum halaman ‘Buku Tamu’ ini berubah fungsi,  maka di sini kami butuh tekankan bahwa halaman ini bukanlah tempatnya menginput pertanyaan. Halaman ini berfungsi sebagai tempat untuk menginput ‘salam’ atau ‘apresiasi’ atau ‘pertanyaan tentang blog ini’ atau pengumuman yang bermanfaat seperti daurah, muhadharah, dan semacamnya.

Adapun untuk pertanyaan keagamaan, maka silakan diinput melalui kolom komentar setiap artikel atau melalui halaman ‘Kirim Pertanyaan’. Karenanya harap maklum jika setiap pertanyaan yang masuk ke halaman ini akan langsung kami hapus. Jazakumullahu khairan atas perhatiannya.


 Name *
 Email
 Website
 Text *
* Required

Anti-spam measures
Please insert the letter and number combination into the text field before submitting the guestbook entry.
8 + 6=

(0)
(-550) eko
Tue, 9 March 2010 03:18:23 +0000

assalamualaikum ustadz saya mau tanya apakah duduk istirahat (setelah sujud sebelum berdiri) berada dalam hadits yang shahih? apa hukumnya?mohon penjelasanya.
________
admin:
Ia shahih. Hukumnya sunnah bagi yang membutuhkan. Misalnya dia tidak kuat untuk langsung berdiri, maka disunnahkan dia duduk istirahat terlebih dahulu. Tapi jika dia sanggup untuk langsung berdiri maka tidak disunnahkan baginya untuk duduk istirahat.
Inilah kesimpulan yang dipetik oleh Imam An-Nawawi dan yang dirajihkan oleh Asy-Syaikh Ibnu Al-Utsaimin -rahimahumallah-

(-551) eko
Fri, 5 March 2010 11:20:51 +0000

ya, memang usahanya adalah jual beli pulsa.apa makna tidak wajib tersebut?bagaimana kalo teman saya tetap ingin mengembalikan modal tersebut?apakah saya boleh menerimanya?
_______
admin:
Sebaiknya antum tidak menerimanya karena itu akan menzhalimi teman antum. Wallahu a'lam. Lagipula teman antum mau mengembalikannya pasti karena tidak enak saja, sementara Nabi -shallallahu alaihi wasallam- bersabda:
إِنَّهُ لَا يَحِلُّ مَالُ امْرِئٍ إِلَّا بِطِيبِ نَفْسٍ مِنْهُ
"Sungguh tidak halal harta seseorang kecuali dengan kerelaan hati darinya." (HR. Ahmad no. 19774 dari Abu Hurrah Ar-Raqqasyi dari pamannya)
Wallahu a'lam

(-552) Ibnu muhammad
Fri, 5 March 2010 11:08:22 +0000
email

Jazakumullohu khoiron katsiro wa baarokallohu fiikum.
______
admin:
Jazakumullahu khairan katsira wafiikum barakallah

(-553) Ibnu muhammad
Fri, 5 March 2010 07:15:00 +0000
email

Bismillah Tadz:
1.bagaimana dng hasil perdagangan saya selama ini,krn an blm tau klo hal tsb dlarang yg menggunakan motor gadaian tsb untuk transportasinya.
2.klo an mengembalikan motor tsb dng mengambil uang saya/klo saya beli motor tsb bgmn/menurut ustdz bgmn solusinya yg tepat n apakah an berdosa.
_______
admin:
1. Insya Allah tidak berpengaruh. Kesalahan antum hanya dengan memakai kendaraan tersebut, tidak ada hubungannya dengan jual beli yang antum lakukan dengan menggunakan motor tersebut.
2. Keduanya bisa dilakukan. Jika orangnya sudah mampu membayar utangnya, maka motornya dikembalikan dan minta kembali uangnya. Tapi jika dia belum bisa mengembalikan, maka terserah antum jika mau membeli motor tersebut. Tinggal dibandingkan nilai motor dengan nilai pinjamannya, apakah dia yang menambah atau antum yang menambah. Wallahu a'lam

(-554) eko
Thu, 4 March 2010 17:49:21 +0000

assalamu'alaikum warohmatulloh ustadz, saya mau tanya
1. hadyu itu untuk haji tamattu' atau qiron?
2. apakah laki2 boleh menabuh rebana pada saat pesta pernikahan?
3. apakah nadhor dilakukan sebelum meminang atau setelahnya?
4. apakah pada saat nadhor boleh langsung mengatakan misalnya "saya ingin melamarmu atau menikahimu" kepada wanitanya?atau harus kepada walinya?
______
admin:
1. Hadyu diwajibkan bagi orang yang melakukan keduanya, yakni haji tamattu' dan haji qiran. Berbeda halnya dengan haji ifrad.
2. Tidak boleh, hal itu hanya keringanan bagi anak-anak wanita itupun di kalangan kaum wanita.
3. Ia, nazhar dilakukan sebelum melamar. Karena dari nazhar inilah biasanya akan muncul keinginan, apakah dia jadi melamar wanita dengan rupa seperti itu ataukah membatalkannya.
4. Ia harus kepada walinya. Karena di antara tuntunan dalam nazhar adalah tidak boleh berbicara kepada si wanita dan demikian pula sebaliknya. Jadi yang dilakukan hanyalah melihat secukupnya, sebagaimana namanya 'nazhar' yang bermakna melihat. Wallahu a'lam

(-555) Abu Fauzan
Wed, 3 March 2010 18:07:48 +0000
url  email

Assalamualaikum
_______
admin:
Waalaikumussalam warahmatullah

(-556) Ibnu muhammad
Wed, 3 March 2010 10:50:42 +0000
email

Bismillah.tadz adik saya butuh motor u kerja,ad seseorang yg menggadaikan motorny dng sejumlah uang dng perjanjian d atas materai dlm jangka wakt yg tdk d tentukan,sampe sekarang an msh memakai motor tsb n orang yg menggadaikan juga blm mengambilnya.gmn hukum penggadaian tsb.
_______
admin:
Sifat pegadaian seperti ini tidak diperbolehkan karena dia termasuk riba dalam hutang piutang. Dimana para ulama menyatakan 'setiap pinjaman yang melahirkan manfaat maka dia adalah riba'. Dan di sini antum meminjamkan uang laku mengambil manfaat berupa menggunakan barang jaminannya.
Maka tidak boleh bagi antum untuk memakai motor tersebut walaupun orangnya ridha, karena itu merupakan tolong menolong dalam kemaksiatan, wallahu a'lam.

(-557) eko
Wed, 3 March 2010 00:56:44 +0000
email

maaf ustadz, o ya sebab macetnya usaha tersebut adalah karna teman saya ditipu oleh rekannya yang menjual pulsa. uangnya dibawa kabur oleh rekannya. kemudian apakah perjanjian antara saya dan teman saya itu dibolehkan(bahwa modal tetap menjadi milik saya)? karna saya pernah dengar kalo saya minta modal saya berati saya makan tenaga teman saya. mohon jelasnya.
______
admin:
Apakah usaha jual pulsa ini ada hubungannya dengan usaha yang antum modali? Ataukah murni inisiatif teman antum tapi dengan menggunakan modal dan keuntungan dari usaha yang antum modali tanpa seizin antum?
Jika yang pertama maka dikembalikan kepada jawaban sebelumnya, apakah dia asal-asalan dalam memberikan uang kepada temannya itu ataukah dia telah meneliti dengan seksama transaksinya, mencaru tahu, serta berhati2 sebelum memberikan uang pulsa itu kepada temannya. Jika asal-asalan maka dia wajib mengganti modal antum dan jika tidak maka tidak wajib.
Jika usaha pulsa itu tidak ada hubungannya dengan usaha yang antum modali dan tanpa seizin antum maka dia wajib untuk mengganti modal antum secara mutlak. Wallahu a'lam

(-558) eko
Tue, 2 March 2010 17:37:34 +0000
email

assalamualaikum ustadz. saya mau tanya,
1. apa hukum gambar pada CD, televisi, dan hukum orang yang bekerja sebagai tukang reparasi televisi
2. saya mengadakan kerjasama dengan teman. saya yang menyediakan modal dan teman saya yang menjalankan usahanya, dengan prjanjian keuntungan dibagi 2 dan modal tetap menjadi milik saya. dan sekarang usahanya macet karna suatu sebab. apakah saya boleh mengambil modal saya itu dengan kata lain teman saya tetap harus mengembalikan modal saya tersebut? selama usaha berjalan saya belum menerima keuntungan dari hasil usaha.
saya sangat mengharapkan jawaban ustadz segera. jazakalloh khoiron katsiro.
______
admin:
Waalaikumussalam warahmatullah
1. Ada silang pendapat di kalangan ulama dalam masalah hukum gambar 2 dimensi, ada yang tidak memperbolehkan dan ada yang membolehkan. Sementara yang membolehkan sendiri memberikan syarat kalau gambar itu ada masalahat yang kembali kepada agama atau dunia, bukan gambar yang diharamkan (aurat dan semacamnya). Dan kedua syarat ini tidak terpenuhi pada TV dengan tayangan2nya yang ada sekarang. Karenanya tidak sepantasnya seseorang itu menjadi tukang reparasi TV.
2. Butuh dilihat sebab macet dan kerugiannya. Jika diakibatkan kelalaian atau kesengajaan
pengelola, maka pengelola wajib mengembalikan modal kepada pemilik modal.
Tapi jika macet dan kerugiannya karena faktor pasar, semisal sunyinya pelanggan dan semacamnya dari hal-hal yang bukan kehendak dan kelalaian pengelola, maka pemilik modal tidak berhak menuntut kembali modalnya. Wallahu a'lam

(-559) Roni
Fri, 26 February 2010 00:12:35 +0000
email

Assalamu'alaikum
Ana termasuk pengunjung setia website Al-Atsariyyah.com, situs ini termasuk situs yang produktif dalam mengeluarkan artikel baru juga menyediakan ruang komentar yang langsung dijawab oleh Ustadz Abu Muawiyyah.
tapi beberapa hari ini ana perhatikan artikel baru belum terbit lagi? kenapa ya?
_______
admin:
Waalaikumussalam warahmatullah
Jazakallahu khairan atas setiap kunjunganya. Afwan atas ketidaknyamanannya, insya Allah kedepan kami akan mengusahakan agar artikel tetap ada setiap harinya walaupun dalam situasi yang sibuk, wallahul musta'an.

(-560) eko
Sun, 21 February 2010 04:57:24 +0000
email

assalamu'alaikum ustadz
apakah hadits samurah bin jundab tentang setelah sholat imam menghadap makmum shahih? mohon penjelasanya.
________
admin:
Waalaikumussalam warahmatullah
Ia shahih, dia diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim. Lihat dalil-dalil lain dalam masalah ini di sini:http://al-atsariyyah.com/?p=380 (bagian jawaban komentar no. 3)

(-561) Ibnu muhammad
Tue, 16 February 2010 09:15:43 +0000
url 

Bismillah
Assalamu'alaikum,
Tadz baarokallohu fiikum.


________
admin:
Waalaikumussalam warahmatullah.
wafika barakallah

(-562) Muhammad Abduh Tuasikal
Mon, 15 February 2010 02:46:43 +0000
email

Assalamualaikum
Ustadz, silakan komentari tulisan ana ! Saran, koreksi, usul, dan kritik antum, ana tunggu :
http://www.rumaysho.com/belajar-islam/manajemen-qolbu/2909-masa-mudamu-mempengaruhi-masa-tuamu.html
_________
admin:
Waalaikumussalam warahmatullah.
Insya Allah, kami juga senantiasa menunggu koreksi, saran, dan kritik yang membangun dari semua pembaca situs ini. Sebelumnya kami ucapkan jazakumullahu khiaral jaza`.

(-563) Zahar bin Zainul
Sun, 14 February 2010 03:20:19 +0000
url  email

Syukor pada Allah

(-564) eko
Sat, 13 February 2010 05:20:56 +0000
email

assalamu'alaikum ustadz, misalnya kita sedang safar dan ingin menjamak ta'khir magrib dan isya.jika ada masjid dan kita ingin sholat bersama imam yang muqim,sedangkan imam sedang sholat isya, bagaimana cara menjamaknya dan kita ingin mendapat pahala jama'ah isya?bolehkah berbeda niat imam dan ma'mum dalam 2(dua) sholat wajib? apakah harus maghrib dulu baru isya?
jazakalloh khoiron
_______
admin:
Waalaikumussalam warahmatullah.
Ia, boleh berbeda niat antara imam dan makmum. Dengan dalil hadits Hudzaifah riwayat Al-Bukhari dan Muslim, dimana beliau mengimami kaumnya dalam shalat isya sementara beliau sendiri niat shalat sunnah, karena sebelumnya dia sudah shalat isya bersama Nabi.
Wajib mendahulukan maghrib lalu isya, baik dalam jama' takdim, jama' ta'khir, maupun ketika mengqadha shalat yang ketinggalan, yang duluan waktunya wajib untuk didahulukan pelaksanaannya.
Adapun pada kasus di atas, maka ada 3 cara yang dia bisa kerjakan:
1. Shalat maghrib dulu sendiri kemudian ikut shalat isya bersama imam.
2. Shalat maghrib dengan imam yang sedang shalat isya. Akan tetapi pada rakaat ketiga (ketika imam berdiri ke rakaat keempat), dia tidak ikut berdiri. Akan tetapi dia duduk tasyahud terakhir lalu salam. Setelah itu segera dia berdiri mengejar imam dengan niat shalat isya.
3. Sama seperti di atas, hanya saja pada rakaat ketiga dia tidak salam, akan tetapi dia duduk tasyahud saja terus sambil menunggu imam duduk tasyahud terakhir, baru kemudian salam bersama imam. Setelah itu mengerjakan shalat isya sendiri.
Cara yang terbaik adalah yang pertama, lalu yang ketiga, lalu yang kedua. Karena pada cara yang kedua ini ada bentuk menyelisihi imam. Wallahu a'lam.


(-565) bpel
Sat, 13 February 2010 03:25:12 +0000
email

apakah benar anjing dan babi bukan najis?
selama ini yang saya tahu, keduanya adalah tergolong najis mugaladah (najis berat) dan harus disucikan 7x dan salah satunya dengan tanah. syukron
________
admin:
Yang benarnya anjing dan babi bukanlah najis. Walaupun demikian, sesuatu yang terkena liur anjing maka dia wajib dicuci 7 kali, berdasarkan perintah dalam hadits Abu Hurairah. Sementara babi, maka tidak ada dalil yang menunjukkan apa yang dia jilat harus dicuci sebanyak 7 kali, karenanya cukup dicuci sekali saja sekedar untuk bersih-bersih.
Jadi perintah untuk mencuci bekas liur anjing bukanlah karena liurnya najis, akan tetapi karena Nabi perintahkan. Sama halnya jika kita disuruh mencuci tangan 3 kali dalam wudhu, maka perintah ini bukan karena tangan kita najis, akan tetapi karena Allah dan Rasul-Nya perintahkan.
Insya Allah akan datang pembahasan lengkap mengenai masalah ini.

(-566) Moussa
Thu, 11 February 2010 15:34:00 +0000
url  email

Assalamu alaikum brothers and sisters,
we present since January 2010, the Islamic world's best websites.
We like your blog very well and would be glad to welcome you. We will create a free banner, suitable for your side. You can also register your site yourself, various agencies in 12 languages.

http://www.islamscout.org or http://www.islamscout.com

Allah hafiz
Islamscout ORG
R. Moussa

(-567) lina
Thu, 11 February 2010 04:10:28 +0000
email

assalamu'alaikum tadz
yang perlu disucikan dg basuhan 7x adalah benda yang dijilat anjing. seandainya ada benda yang dijilat anjing truz tangan atau kaki kita menyentuhnya.yang disucikan hanya benda yang dijilat saja atau tangan dan kaki kita yang menyentuhnya juga ikut disucikan?
syukron
_______
admin:
Waalaikumussalam warahmatullah.
Yang jelas, kapan kita yakin ada liur anjing yang melekat ke tangan atau kaki kita maka tangan dan kaki kita juga wajib dicuci. Akan tetapi jika hanya sekedar keragu-raguan atau belum jelas adanya liur di situ ataukah mungkin sudah kering, maka tidak ada kewajiban untuk mencuci tangan dan kaki. Wallahu a'lam

(-568) yunita
Wed, 10 February 2010 05:30:42 +0000
email

assalamu'alaikum ustadz
tadz, rumah saya tidak berpagar jadi kadang ada anjing tetangga yang tidur diteras rumah saya dan bahkan kadang ada yang kencing ditongggak teras rumah saya itu. apa saya harus menyucikannya dengan 7x basuhan dan salah satunya dengan tanah setiap saat?
saya khawatir ibu saya terkena najis anjign itu tadz, sebab ibu saya sering menyapu teras tersebut. dalam posisi ini apa saja yang perlu disucikan. apa ibu saya perlu bersuci? apa sapu yang digunakan ibu saya untuk menyapu juga perlu disucikan? apa lantai rumah yang disapu ibu saya menggunakan sapu itu juga harus di sucikan,itu artinya 1rumah harus disucikan donk. apa setiap orang yang masuk kerumah saya, setelah keluar dari rumah saya harus bersuci? sebenarnya dalam kasus seperti ini,mana saja yang terkena najis,apakah ibu saya, sapu yang digunakan, teras rumah yang ditiduri dan dikencingi anjing, lantai yang disapu ibu saya, atau semua bagian rumah saya.
mohon dijelaskan sedetail2nya.terimakasih
________
admin:
Waalaikumussalam warahmatullah. Ini sudah kami jawab di bagian komentar pada artikel berikut: http://al-atsariyyah.com/?p=1758

(-569) novel
Tue, 9 February 2010 05:33:36 +0000
email

dimana saya bisa membaca artikel tentang najis anjing di situs ini?
________
admin:
Maaf kami belum membahas secara detail masalah anjing dalam situs ini. Insya Allah akan kami bahas pada kesempatan lain, yassarallah.

(-570) novel
Tue, 9 February 2010 02:57:45 +0000
email

assalamu'alaikum ustadz
tadz, tolong saya dijelaskan mengenai najis anjing yang sedetail2 nya. saya masih bingung,apakah saat mensucikan najis anjing hanya bagian yang terkena najisnya saja, karena jika kita mengguyurkan air ke bagian yang terkena najis kan terkadang airnya muncrat ke bagian tubuh yang lain.apa itu juga wajib disucikan?. dan saya juga ingin tau bagaimana seharusnya sikap kita jika berkunjung ke orang n0n islam yang memiliki anjing dirumahnya
_______
admin:
Waalaikumussalam warahmatullah.
Pendapat yang lebih tepat di kalangan ulama adalah bahwa liur dan tubuh anjing bukanlah najis. Insya Allah penjelasannya akan kami sendirikan.
Kemudian butuh diketahui bahwa yang dicuci tujuh kali hanyalah apa yang anjing itu sentuh dengan mulutnya (liurnya), adapun yang disentuh oleh tubuhnya maka tidak ada nash yang memerintahkannya untuk dicuci sebanyak 7 atau 8 kali.
Adapun mencucinya maka ada dua cara mencuci:
1. Dicuci dengan air sebanyak tujuh kali dan pada cucian yang pertama airnya dicampur dengan tanah. Ini berdasarkan hadits Abu Hurairah riwayat Al-Bukhari dan Muslim
2. Dicuci sebanyak 8 kali dan pada cucian yang kedelapan airnya dicampur dengan tanah. Ini berdasarkan hadits Abdullah bin Mughaffal riwayat Muslim.
Adapun air yang cucian yang terpercik ke tubuh atau pakaian maka dia tidaklah najis sehingga tidak perlu disucikan.
Sebaiknya mendatangi rumah orang kafir yang mempunyai anjing hanya sebatas kebutuhan karena malaikat tidak masuk ke dalam rumah yang ada anjingnya. Tentunya ketika berkunjung harus berhati2 jangan sampi terkena liur anjing. Wallahu a'lam

(-571) Saiful Anam
Tue, 9 February 2010 01:54:53 +0000
url  email

Subhanallah...
Website ini sangat kaya akan kesejukan nilai islam yang selalu saya dambakan. Terima kasih atas semua isi website al-atsariyyah.
_______
admin:
Jazakumullahu khairan, semuanya merupakan rahmat dari Allah Ta'ala

(-572) abu muhammad
Mon, 8 February 2010 16:13:03 +0000
email

assalamu'alaikum warohmatulloh wabarokatuh.
Saya telah membaca artikel mengenai Hukum penentuan kiblat dengan menggunakan kompas dan Wajibnya merapatkan dan meluruskan shaf,kesimpulan yg ana pahami adalah bahwa merapatkan shaf lebih utama dari pada menentukan arah kiblat dgn kompas. Karena ditempat kami ustadz shafnya susah untuk lurus dan rapat ketika posisi shalat miring beberapa derajat karena bangunannya arah kebarat sedang arah kiblat agak serong sedikit. Pertanyaan saya ustadz mana yang lebih utama merapatkan dan meluruskan shof atau mengikuti arah kiblat memakai kompas tetapi susah untuk merapatkan shaf mohon jawabanya ustadz, syukron
_______
admin:
Waalaikumussaalam warahmatullahi wabarakatuh
Apa yang antum simpulkan itu sudah tepat, yakni bahwa meluruskan shaf itu lebih utama daripada menghadap tepat ke bangunan ka'bah. Karena menghadap tepat ke bangunan ka'bah adalah hal yang sangat sulit bagi orang yang tidak melihat ka'bah secara langsung, karenanya para ulama menyatakan hal itu tidak diharuskan. Dan barangsiapa yang sudah menghadap ke arah ka'bah (dalam hal ini barat), walaupun tidak tepat menghadap ka'bah, maka itu sudah dianggap menghadap kiblat.
Jadi menghadap kiblat bisa dilaksanakan cukup dengan hanya menghadap ke arah barat, sementara merapikan shaf tidak bisa dilakukan kecuali para makmum harus lurus dan rapat. Karenanya merapikan shaf lebih didahulukan. Wallahu a'lam

(-573) eko
Sat, 6 February 2010 21:36:06 +0000
email

assalamu'alaikum warohmatulloh wabarokatuh.
apakah hukum menyentuh daging babi? apakah ia najis? dan bagaimana hukum berjabat tangan dengan orang yang baru saja memegang daging babi? kalau najis bagaimana cara mensucikannya?
jazakallohu khoiron ustadz
________
admin:
Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.
Pendapat yang paling tepat dalam masalah babi adalah bahwa dia bukanlah najis. Karena dia bukanlah najis maka tidak perlu disucikan kecuali sekedar mencuci tangan (hanya sekedar berbersih).

(-574) rizki
Sat, 6 February 2010 15:43:49 +0000
email

assalamualaikum
ustadz, sebenarnya hal apasajakah yang mengeluarkan seseorang dari ahlusunnah ? Karena ana masih bingung dengan orang - orang yang dengan gampangnya mengeluarkan seseorang dari ahlusunnah, seperti sebagian ikhwah yang menghizbikan Asy syaikh ali hasan ( padahal beliau adalah ulama ahlusunnah )
_________
admin:
Waalaikumussalam warahmatullah.
Ana nasehatkan agar antum mempelajari buku-buku ushul aqidah ahlussunnah agar kebingungan antum bisa hilang. Tentunya antum berguru pada alim yang tidak melanggar ushul2 tersebut. Kami tidak membenarkan ada orang awam atau yang minim ilmunya lalu berbicara sok alim dan menghukumi seseorang pada permasalahan agama yang pelik. Tapi juga sebaliknya, ketinggian ilmu seseorang bukanlah jaminan dia bisa selamat dari kesesatan, karena yang selamat dari fitnah hanyalah yang sudah meninggal dan telah tetap pujian untuk mereka.
Bukankah banyak contoh orang yang dulunya alim besar lantas di akhir hidupnya keluar dari sunnah, baik dari kalangan terdahulu maupun belakangan.
Maka sebagai nasehat sekali lagi, jangan mempelajari masalah kasus per kasus atau orang per orang, karena hal itu tidak akan ada akhirnya. Akan tetapi pelajarilah langsung ke ushulnya sehingga kasus dan orang yang sama bisa dihukumi dengan satu hukum walaupun jumlah kasus dan orangnya terus bertambah.
Sekali lagi di sini kami tidak berbicara tentang syaikh fulan dan allan, akan tetapi apa yang kami sebutkan di atas adalah hal yang bersifat umum.
Di antara kitab yang bisa antum baca:
Kitab Ringkas: Ushulussunnah Imam Ahmad, I'tiqaduddin Ibnu Abi Hatim, dan semacamnya.
Kitab Sedang: Lum'atul I'tiqad Ibnu Qudamah, Aqidah Wasithiyah Ibnu Taimiah, Syarhus Sunnah Al-Barbahari, dan semacamnya
Kitab tebal: Asy-Syariah Al-Ajurri, As-Sunnah Ibnu Abi Ashim, Syarh Al-Aqidah Ath-Thahawiah Ibnu Abil Izz, Syarh Ushul I'tiqad Ahlussunnah Al-Lalakai, dan semacamnya
Barakallahu fikum

(-575) Abu Khaid Mu\'adz
Sat, 6 February 2010 11:04:02 +0000
email

Assalamu'alaykum warahmatullah,

Khaifa haluk ya ustadz?
salam kenal dari ana..

Afwan ustadz, ana ingin tanya, Mesjid2 di sekitar rumah ana itu penuh dengan Bid'ah, sehingga bila ana ingin shalat berjamaah di mesjid, ana khawatir akan terkontaminasi oleh bid'ah2 yg mereka lakukan, apa yg harus ana lakukan ustadz? Apakah ana mempunyai keringanan untuk mengerjakan shalat dirumah saja?

Satu lagi ustadz, apa hukumnya mengerjakan Shalat Jum'at selain di mesjid?
Karena di kampus ana kl mengadakan shalat jum'at lokasinya diselenggarakan di GSG, (gedung serbaguna). Hal ini masih menjadi PR untuk ana dan teman2 DKM di kampus ana..Apakah diperbolehkan/tidak..
Mohon Penjelasanya ya Ustadz..
Jazakallahu khairan wa barakallahu fiyka..
_______
admin:
Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh
Bikhairin walhamdulillah
1. Tidak boleh shalat di rumah dan meninggalkan jamaah walaupun dalam keadaan yang antum sebutkan. Karena yang menjadi aqidah ahlussunnah dalam masalah ini adalah: Ahlussunnah tetap shalat di belakang imam yang baik dan yang jelek. Karenanya para ulama menyatakan: Barangsiapa yang tidak mau shalat di belakang pelaku bid'ah maka dialah pelaku bid'ah.
2. Insya Allah tidak masalah kalau memang tidak memungkinkan untuk mendirikan shalat jumat di masjid. Tapi seperti yang antum sebutkan, itu tetap menjadi PR bagi yang bisa mewujudkan shalat jumat di masjid.

(-576) Abu Amina Eljawiy
Fri, 5 February 2010 14:17:27 +0000
url  email

Bismillah,

Assalamulaykumu Warohmatulloh, Barokallohufiekum, Salam ta'aruf ya ustadz, dari akhukum fillah dicepu.

Semoga semakin semangat dan tetap istiqomah dalam dakwah ilalloh.


Abu Amina Eljawiy
http://abuamincepu.wordpress.com
______
admin:
Waalaikumussalam warahmatullah
Wafiikum barakallah. Salam kenal kembali. Allahumma amin

(-577) Ibnu muhammad
Fri, 5 February 2010 06:13:10 +0000
email

Tadz bgmn klo kt mau solat mandi dulu,apakah kt terus wudlu/cukup mandi terus solat.
______
admin:
Boleh langsung shalat dengan syarat dia niatkan mandinya sebagai wudhu dan dia tidak melakukan pembatal wudhu setelah mandi.
Dari Aisyah dia berkata;
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَغْتَسِلُ وَيُصَلِّي الرَّكْعَتَيْنِ وَصَلَاةَ الْغَدَاةِ وَلَا أَرَاهُ يُحْدِثُ وُضُوءًا بَعْدَ الْغُسْلِ
"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam biasa mandi, lalu mengerjakan shalat (Sunnah Qabliyah subuh) dua rakaat dan shalat subuh. Dan saya tidak melihat beliau memperbaharui wudhu setelah beliau mandi." (HR. Abu Daud no. 218)
Dari Aisyah dia berkata:
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ لَا يَتَوَضَّأُ بَعْدَ الْغُسْلِ
"Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tidak berwudlu setelah mandi." (HR. At-Tirmizi no. 100, An-Nasai no. 252, 427, dan Ibnu Majah no. 572)

(-578) Ibnu muhammad
Wed, 3 February 2010 09:43:04 +0000
email

Assalamu'alaikum.kaifa haluk?baarokallohu fiikum.
________
admin:
Waalaikumussalam warahmatullah. Bikhairin walhamdulillah. Wafiikum barakallah

(-579) eko
Thu, 28 January 2010 04:30:13 +0000
email

assalamualaikum warohmatulooh wabarokatuh. semoga ustadz tidak bosan dengan kebodohan saya. yang ingin saya tanyakan,apakah boleh menjamak sholat tanpa sebab? kemudian bolehkah saya menjamak sholat SETIAP HARI karena kesulitan saat bekerja, karena waktu maghrib tiba setelah saya masuk kerja dan waktu isya tiba sebelum saya istirahat.
_______
admin:
Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh
Tidak boleh menjamak shalat tanpa sebab yang syar'i, dan dengan alasan yang antum kemukakan, jangankan setiap hari, seharipun tidak boleh menjamak shalat hanya karena alasan pekerjaan. Kecuali jika pekerjaannya menuntut dia harus stand by di tempatnya, dan bisa menyebabkan kerusakan/kecelakaan kalau dia meninggalkan tempatnya terlalu lama. Wallahul musta'an

(-580) eko
Wed, 27 January 2010 23:18:37 +0000
email

barokallohu fiyk ustadz.syukron atas jawabannya, semoga Alloh memberikan ilmu yang bermanfaat kepada kita semua.
1. mohon dalil dan penjelasan tentang wajibnya zakat untuk hadiah
2. kemudian apakah sepatu yang tidak menutupi mata kaki seperti sepatu pada umumnya juga bisa dihukumi sebagai khuf?(yakni boleh mengusapnya ketika wudhu) karna yang saya tahu khuf itu menutupi mata kaki.
________
admin:
Allahumma amin.
1. Ana nggak paham, apakah maksudnya: Seseorang dapat hadiah uang besar lalu uang tersebut mau dizakati ataukah seseorang/organisasi mengumpulkan zakat kaum muslimin lalu menjadikan sebagian zakat tersebut sebagai hadiah untuk orang lain ataukah seorang mustahiqq zakat menerima zakat lalu dia menghadiahkan zakat yang dia terima kepada orang lain?
Jika yang pertama maka dia dizakati jika pada tahun depannya (terhitung dari dia menerima hadiah tersebut sampai tahun depannya/haul) jumlah uang hadiahnya itu tetap mencapai nishab (85 gram emas), dan dikeluarkan 2,5%. Semua ini berdalilkan dengan dalil-dalil tentang diwajibkannya zakat mal.
Jika yang kedua maka tidak boleh menjadikan harta zakat sebagai hadiah, apalagi kepada yang tidak berhak menerimanya, karena itu merupakan perbuatan khianat terhadap amanah.
Jika yang ketiga maka itu boleh-boleh saja. Karena zakat yang dia peroleh telah menjadi miliknya sehingga terserah dia mau diapakan.

2. Diriwayatkan dari Ibnu Umar dengan sanad yang shahih bahwa beliau pernah berwudhu lalu mengusap di atas kedua sandalnya lalu berkata, "Demikianlah aku melihat Nabi -shallallahu alahi wasallam-."
Maka dengan hadits ini, Ibnu Taimiah -rahimahullah- membolehkan mengusap di atas sandal. Dimana sandal yang dimaksudkan di sini adalah sandal yang tidak bisa dilepas kecuali dengan bantuan tangan atau kaki yang lainnya, sehingga termasuk di dalamnya sandal sepatu yang tidak menutupi mata kaki. Wallahu a'lam

(-581) eko
Tue, 26 January 2010 17:24:02 +0000
email

assalamu'alaikum warohmatulloh.mau tanya lagi ustadz.
1. saya magang 3 tahun di jepang.jarak antara apato saya dengan masjid sekitar 45 menit naik sepeda, dan 50 menit naik bis dan kereta.jelas saya tidak mendengar adzan.wajib kah saya sholat wajib dan jum'at di masjid? apakah saya wajib jama'ah di apato/apartmen saya?
2. ketika musim dingin yang amat sangat, bolehkah saya isbal? karena kalau tidak ditutup kaki saya pecah2 dan nyeri.
jazakalloh khoiron
________
admin:
Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.
1. Jika memang demikian keadaannya maka antum boleh shalat di apartemen -dan lebih baik jika bisa berjamaah- dengan tetap mengumandangkan azan dan iqamah. Demikian yang difatwakan oleh Al-Imam Ibnu Baz dalam Fatawa beliau (10/238)
2. Tetap tidak boleh. Masih ada cara lain untuk melindungi kaki dari cuaca dingin, yaitu dengan memakai kaus kaki dan semacamnya.

(-582) Abu Hudzaifah
Mon, 25 January 2010 04:05:42 +0000
url  email

Assalaamu'alaikum,kayfa haluk yaa ustadz?
________
admin:
Waalaikumussalam warahmatullah.
Bikhairin walhamdulillah. Gimana kabar sukabumi?

(-583) Ibnu muhammad
Fri, 22 January 2010 11:25:49 +0000
email

Bismillah
Assalamu'alaikum
Ustadz,hati an gundah gulana,males2an menjalankan ibadah dng tdk ihklas.apa sajakah obat hati?
_______
admin:
Waalaikumussalam warahmatullah.
Silakan baca ulasan tentang hati di sini: http://al-atsariyyah.com/?p=105

(-584) Ibnu muhammad
Tue, 19 January 2010 06:19:52 +0000
email

Tadz msh yg kemarin...klo solatny subuh kan terlambt,solat drumah..n bude ku juga solat d rumah,gmn kt jamaah d rumah/solat sendiri d rumah pakai adzn iqomah gak.
______
admin:
Boleh saja pakai azan, dan boleh juga langsung iqamah

(-585) eko
Tue, 19 January 2010 03:35:13 +0000
email

assalamu'alaikum warohmatullloh ustadz,
1. saya minta izin copy artikelnya
2. saya mohon nama-nama murid2 syeikh muqbil bin hadi dan murid syeikh utsaimin yang sekarang yang ada di indonesa dan ma'hadnya
3. siapakah ulama2 kibar setelah mereka saat ini?
______
admin:
Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.
1. Tafadhdhal.
2. Alhamdulillah murid2 asy-syaikh Muqbil di Indonesia sangat banyak, hampir ada di berbagai daerah di indonesia. Di antaranya: Ust. Zulqarnain di makassar, Ust. Luqman di Jember, Ust. Abu Hazim di Magetan, Ust. Muslim di Kroya, dan selainnya masih sangat banyak.
Adapun murid Asy-Syaikh Ibnu Al-Utsaimin yang kami ketahui adalah Ust. Muhammad di Cirebon. Hafizhahumullahu Ta'ala jami'an
3. Alhamdulillah ulama ahlussunnah juga masih banyak, di antaranya: Asy-Syaikh Abdul Muhsin Al-Abbad, Asy-Syaikh Rabi' bin Hadi, Asy-Syaikh Saleh Al-Fauzan, dan selain mereka, hafizhahumullahu Ta'ala jami'an.

(-586) Abu zhar al-ghifari
Tue, 19 January 2010 01:19:24 +0000
email

Jazakumullah khairon ustadz atas jawabanya . . . .
Ana mau lnjutin lgi ustadz prtanyaan ana kmaren.
Sbenarnya ana jga mau kluar dri sni ustadz. Tpi ya itu . .msalahnya org tua ana tdak stuju. . .
Kbetulan tmpat kul ana ini iktan dnar jdi klo lulus lngsung dpet krja & klo ana kluar, ana hrus byar biaya gnti rugi slma ana kul disini. Mungkin tu yg jdi prtimbangan orang tua ana.
Sya bngung skali ustadz kmren tu orang tua ana mnggil ustadz2 yg da dtmpat ana. , . . .
Sya bngung skali mau tnya ke siapa soalnya di kabpaten. ana blum ada ustadz salaf . .

Ana hrus gmna lgi ustadz . . .
Apakh ana hrus kluar dri sni wlaupun org tu ana ttap tdk mnyetujui_nya & meningGalkan org tu ana atau gmna ustadz . . . . ?
_______
admin:
Wallahu a'lam. Ana tidak benarkan antum meninggalkan orang tua tapi juga tidak bisa memberikan pembolehan untuk antum tetap berada di situ. Ana sarankan antum bertanya kepada ustadz yang lain, barakallahu fikum.

(-587) Ibnu muhammad
Mon, 18 January 2010 13:54:07 +0000
email

Tadz klo solat subuh terlambat ud pd dzikir2 berbrengan dng keras,baikny kt solat d rumah/d masjid.
_______
admin:
Kalau memang shalat di masjid mengganggu kekhusyuannya, maka lebih utama dia shalat di rumahnya. Kecuali jika di masjid ada jamaah kedua maka lebih utama dia ikut shalat berjamaah daripada dia shalat sendiri di rumah. Wallahu a'lam

(-588) ruwaidi
Mon, 18 January 2010 00:49:22 +0000

Bismillah gimana sikap kita thd tahdzir syaich robi' thd syaich ali hasan ,jazakallah atas jawabanya
________
admin:
Kita2 sebagai penuntut ilmu tidak punya hubungan dengan apa yang terjadi di kalangan ulama, dan insya Allah kita tidak akan ditanya pada hari kiamat mengenai hal itu. Yang jauh lebih penting bagi kita adalah mendalami hukum2 thaharah, shalat, puasa, zakat, jual beli, pernikahan, dan selainnya dari hal-hal yang akan dimintai pertanggungjawaban.
Jawaban ini berlaku untuk kami pribadi dan kepada segenap penuntut ilmu kapan dan dimanapun. Wallahul muwaffiq.

(-589) Ibnul Amri
Sun, 17 January 2010 06:29:54 +0000
email

Bismillah,

Ustadz, kapan ma'had al-Atsary buka pendaftaran baru?

Jazakallahu khair
________
admin:
Kalau antum sudah punya dasar bahasa arab, insya Allah bisa langsung masuk.

(-590) frend jpn
Sat, 16 January 2010 17:49:01 +0000
email

afwan ustadz, kemarin saya kurang rinci tentang pengiriman uang,

1. prosesnya begini saya mau mengirim uang dalam bentuk yen dari jepang ke indo melalaui broker (perantara, tapi bukan bank). pertama saya cukup hanya kirim uang dari tempat saya ke broker yang juga berada di jepang, sejumlah uang yen. saya bertanya kepadanya kapan sampai di indo dan berapa point atau kurs nya, lalu broker mengatakan point 105 dan sampe ke rekning indo 3 atau 4 hari kemudian dalam bentuk rupiah.saya tidak tahu apakah broker itu sudah ada uang rupiah di rekening indo atau belum. demikian kejadian nya.

2. apakah yang dimaksud dengan syarat "kontan"? apakah berarti tunai/cash tanpa kredit/hutang, atau apakah berarti masih dalam satu tempat/waktu?

3. samakah antara "menukar emas dengan uang tapi hutang" dengan "hutang emas tapi bayarnya pake uang"

4. ada lagi pertanyaan ustadz, semoga tidak membosankan dan semoga ustadz dan pengelola situs ini tetap istiqomah dan diberi rahmat oleh alloh 'azza wa jalla.

begini ustadz, teman saya ingin meminjam uang kepada saya yang saya tahu uang itu untuk dikirim ke indo dengan sistim pengiriman seperti yang sudah saya jelaskan melalui email saya terdahulu, yakni pengiriman uang yen setelah 3 atau 4 hari langsung jadi rupiah ketika sampai di indo. bolehkah saya meminjamkan kepadanya, karna setahu saya itu termasuk riba? uang itu untuk suatu kepentingan teman saya. apakah saya termasuk tolong menolong dalam dosa dan maksiat? jazakalloh khoiron

afwan atas kebodohan saya. jazakalloh khoiron
_______
admin:
1. Kalau keadaannya seperti yang antum sebutkan yakni sampainya ke indonesia dalam 3/4 hari, maka itu tergolong riba nasiah. Karena ibaratnya antum menukar yen dengan rupiah tapi rupiahnya diundur pemberiannya dalam 3/4 hari. Dan dalam tukar menukar mata uang, dipersyaratkan harus saling pegang ketika itu juga.
2. Kontan dalam kasus antum yakni harus selesai transaksinya sebelum antum meninggalkan tempat. Yakni ketika antum masukkan uang yen maka setelah diproses, uang itu langsung masuk ke rek penerima dalam bentuk rupiah.
Kenapa antum tidak lewat bank saja, yang sifat transfer online?
3. Ia keduanya sama, karena keduanya adalah barang ribawi yang illatnya sama (sama2 mempunyai nikai tukar) walaupun jenisnya berbeda. Dan barang ribawi seperti ini dipersyaratkan tunai (tidak boleh utang), baik emasnya maupun uangnya. Wallahu a'lam.
4. Sebaiknya antum dan teman antum transfer online lewat bank aja, biar tidak terjatuh ke dalam larangan di atas. Kalau antum membantunya maka berarti telah tolong2 menolong di atas dosa. Antum jelaskan kepada teman antum agar dia tidak salah paham.
Waiyyakum


(-591) FERRY ABDULLAH
Sat, 16 January 2010 11:29:41 +0000
email

Bismillah, ....Barakallah fiikum.

(-592) Abdul Rohman Nurzaman
Fri, 15 January 2010 02:06:36 +0000

asLm..
1. saYa mau TanYa,,bagaiMana hukum nYa "pengaJian" atau agenda2 Lain nYa yang di Lakukan di masjId,,,sehingga jamaah shoLat yang Lain merasa terGanggu( kareNa bisinG)???
2. adaKah daLil al_Qur'an atau hadis yng menjelaskan keboLehan wanIta haid masuk masJid...padahaL di daLam surat an-nisa ayat 43,,adaNya ketidak boLehan akan haL itu..
trima kasiH
_______
admin:
1. Jika memang kajian diadakan setelah shalat wajib, lalu ada yang terlambat shalat, maka hendaknya orang yang terlambat ini mencari tempat di masjid itu agar dia tidak terganggu dalam shalat -di terasnya misalnya-. Kalau tidak, maka dia bisa shalat di masjid lain yang tidak ada pengajiannya, kalau dia terlambat. Atau dia pulang ke rumahnya shalat, karena jamaah yang wajib dihadiri hanyalah jamaah pertama.
Yang jelas pengajian tidak bisa disalahkan karena dia terganggu, apalagi jika memang pengajian itu sudah rutin pada waktu itu. Seharusnya dia yang berusaha agar tidak terlambat ikut jamaah.
2. Mengenai masalah wanita haid masuk masjid, silakan baca di sini: http://al-atsariyyah.com/?p=1116

(-593) Abu zhar al-ghifari
Thu, 14 January 2010 03:09:22 +0000
email

Assalamualaikum ustadz . . .

Ustadz ana skarang kul di ipdn . .
Stelah ana tau tentang salaf. . Bnyak skali aturan dsini yang tdak sesuai dengan syari'at agama misalnya harus memotong jenggot, celana harus di bwah mta kaki dll.

Ana bngus ustadz mesti gmna . . .
Ana pengen kluar dri sni tpi org tua ana tdk stuju . . . .
Ana hrus gmna ustadz. . .bsa ksih saran apa yg mesti ana lkukan . . ???
__________
admin:
Wallahul musta'an. Yang ana bisa nasehatkan hanyalah agar antum sebaiknya cari kuliah yang lain, dimana antum bebas mengamalkan ajaran agama antum. Adapun masalah orang tua maka hendaknya antum sering berdoa agar kedua orang tua antum bisa paham, sambil mengusahakan bagaimana agar mereka bisa memahami pendapat antum ,misalnya dengan memberikan rekaman ceramah atau buku yang membahas masalah pelanggaran agama yang ada di tempat kuliah antum. Wallahu a'lam.

(-594) Nur Mila
Tue, 12 January 2010 22:31:20 +0000

Bagaimana dgn ilmu pelet yg biasa digunakan orang untuk memikat hati wanita tapi setelah dia mendapatkan wanita tersebut dinikahi. apa hukumnya juga haram
______
admin:
Ia itu juga termasuk sihir yang diharamkan. Penyihirnya kafir karena meminta bantuan kepada jin, sementara yang menyuruh penyihir itu menyihir juga terancam kekafiran karena dia telah ridha kepada kesyirikan, bahkan mungkin ada rituan yang dia kerjakan yang berupa kesyirikan, seperti menyembelih untuk selain Allah.

(-595) dedy
Tue, 12 January 2010 22:30:43 +0000

apa orang yang safar boleh meninggalkan sholat berjamaah padahal terdengar azan olehnya.
_______
admin:
Shalat jamaah adalah wajib bagi setiap lelaki baik dia dalam keadaan muqim maupun safar. Berdasarkan sabda beliau kepada Malik bin Al-Huwairits ketika mereka akan pulang ke negeri mereka, dan tentunya ketika itu mereka akan melakukan safar:
ارْجِعُوا فَكُونُوا فِيهِمْ وَعَلِّمُوهُمْ وَصَلُّوا فَإِذَا حَضَرَتْ الصَّلَاةُ فَلْيُؤَذِّنْ لَكُمْ أَحَدُكُمْ وَلْيَؤُمَّكُمْ أَكْبَرُكُمْ
"Kembalilah kalian kepada mereka, bergabunglah bersama mereka, ajari mereka dan shalat bersama mereka. Jika waktu shalat telah tiba, maka hendaklah salah seorang dari kalian mengumandangkan adzan dan hendaklah yang mengimami shalat kalian adalah yang paling tua di antara kalian." (HR. Al-Bukhari)
Dari sini para ulama menyatakan tetap wajibnya musafir untuk mengerjakan shalat jamaah.

(-596) abu hafeth
Mon, 11 January 2010 09:33:29 +0000

assalamualaikum..
ustad,ada masalah yang selalu mengganjal dlm hati ana ketika melakukan hubungan suami istri.."apakah dilarang /haram memuaskan istri dngn cara mengelus2 kelaminnya (tdk dimasukan jr tangannya),ini ana lakukan ktk ana sudah klimkaks duluan...afwan ustad klo prtnyannya kurang sopan...atas jwbny ana ucapkan,jazakallah khairan.
_______
Waalaikumussalam warahmatullah.
Tidak ada masalah. Allah Ta'ala berfirman, "Isteri-isteri kalian adalah (seperti) tanah tempat kalian bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanam kalian itu bagaimana saja kalian kehendaki." (QS. Al-Baqarah: 223)

(-597) ibnucali
Mon, 11 January 2010 09:22:31 +0000
url  email

assalamu'alaikum
ustad,ana minta izin copy paste artikelnya
buat blog ana,jazakallah khairan.
______
admin:
Waalaikumussalam warahmatullah.
Tafadhdhal, waiyyakum

(-598) Abu Abdillah
Mon, 11 January 2010 01:25:43 +0000

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Waberkatuh.

Af 1 ,ustad ana mo tanya bagai mana cara penghitungan zakat perdaganagan yang modalnya dapat pinjam / kridit dari bank. Mana lebih dulu bayar utang / zakat .Padahal perdagangan tersebut berjalan lancar dan beromset besar.

Ana pernah di tanya ,seorang akwat begini ; ucapan salam dari seorang perempuan kepada seorang laki2 tidak boleh / tdk wajib karena berdasarkan hadist ;
” laki 2 memberi salam kepada perempuan dan perempua jangan memberi salam kepada laki 2 {HR. Ad – Dainuri }
______
admin:
Asy-Syaikh Al-Albani dan Asy-Syaikh Muqbil -rahimahumallah- berpendapat tidak adanya zakat perdagangan, karena semua dalil yang menyatakan pensyariatannya adalah lemah, dan inilah yang kami pegang.
Karenanya keuntungan yang diperoleh dari perdagangan digabungkan dengan harta asalnya dan dikeluarkan zakat malnya. Wallahu a'lam.
Adapun masalah utang atau zakat, maka jika tagihan utang sudah masuk sebelum waktu wajibnya zakat (haul) maka hendaknya dia membayar utangnya terlebih dahulu.
Akan tetapi sebenarnya dalam hal ini kami merasa tidak ada masalah, kalaupun dia membayar zakatnya terlebih dahulu maka berarti hartanya hanya berkurang 2,5%, dan untuk menggenapkan kembali jumlahnya seperti semula untuk membayar utang insya Allah tidak akan membutuhkan waktu yang lama, karena antum mengatakan perdagangannya beromset besar. Wallahu a'lam

Adapun masalah ucapan salam wanita kepada lelaki maka tetap disunnahkan dengan dalil-dalil umum yang mensyariatkan mengucapkan salam. Hanya saja pembolehan ini terikat dengan dua syarat:
1. Si wanita tidak melembutkan suaranya, akan tetapi dia mengucapkan salam dengan tegas.
2. Tidak timbul fitnah (syahwat) di antara mereka berdua.
Karenanya disebutkan dalam riwayat yang shahih bahwa di akhir hidupnya, Umar bin Al-Khaththab mengirim anaknya kepada Aisyah untuk mengirimkan salam dan meminta izin untuk dikuburkan di samping Nabi -shallallahu alaihi wasallam- dan Abu Bakar.
Hanya saja kami katakan: Di zaman ini, siapa yang bisa menjaga dirinya selamat dari fitnah. Karenanya hendaknya seorang lelaki tidak mengucapkan salam kepada wanita non mahramnya dan demikian pula sebaliknya, kecuali dia yakin bisa menjaga hatinya, wallahu a'lam.
Adapun hadits yang antum sebutkan, maka kami tidak pernah mendengarnya. Mungkin antum bisa bantu dengan menyebutkan lafazh arabnya untuk membantu proses takhrij, karena kami tidak punya banyak waktu untuk mentakhrij haditsnya.

(-599) Ahmad
Mon, 11 January 2010 01:24:47 +0000

Bagaimana hukum seorang pemuda yang lupa/khilaf menzinai calon istrinya di hari terakhir menstruasi (calon istri masih dalam kondisi haid), padahal 7 hari lagi mereka akan melangsungkan pernikahan?
_______
admin:
Dia telah terjatuh ke dalam dua dosa yang sangat besar: Berzina dan melakukan jima' dengan wanita yang sedang haid. Dalam hadits Ibnu Abbas yang disebutkan oleh Al-Hafizh dalam Bulugh Al-Maram disebutkan adanya kaffarah dari orang yang jima' dengan wanita yang haid, yaitu bersedekah dengan uang senilai 1 dinar atau 1/2 (setengah) dinar, dan 1 dinar senilai dengan 4,25 gram emas.
Mereka berdua tidak boleh menikah kecuali dengan dua syarat:
1. Keduanya bertaubat dengan taubatan nasuha.
2. Jika wanitanya hamil maka harus menunggu sampai lepas iddahnya, yaitu sampai dia melahirkan, karena tidak syah pernikahan pada masa iddah.
Kalau tidak maka rahimnya harus dinyatakan bersih dengan satu kali haid.
Karenanya hendaknya pernikahan tersebut diundur, paling cepat diadakan pada bulan depannya setelah terbukti dia haid. Wallahu a'lam.

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks