Buku Tamu

Silakan mengisi buku tamu dengan bahasa yang jelas dan sopan. Hanya saja sebelum halaman ‘Buku Tamu’ ini berubah fungsi,  maka di sini kami butuh tekankan bahwa halaman ini bukanlah tempatnya menginput pertanyaan. Halaman ini berfungsi sebagai tempat untuk menginput ‘salam’ atau ‘apresiasi’ atau ‘pertanyaan tentang blog ini’ atau pengumuman yang bermanfaat seperti daurah, muhadharah, dan semacamnya.

Adapun untuk pertanyaan keagamaan, maka silakan diinput melalui kolom komentar setiap artikel atau melalui halaman ‘Kirim Pertanyaan’. Karenanya harap maklum jika setiap pertanyaan yang masuk ke halaman ini akan langsung kami hapus. Jazakumullahu khairan atas perhatiannya.


 Name *
 Email
 Website
 Text *
* Required

Anti-spam measures
Please insert the letter and number combination into the text field before submitting the guestbook entry.
7 + 6=

(0)
(-500) Najwa
Sun, 25 April 2010 06:24:28 +0000
email

Assalammu alaikum....Pingin tau tentang agama lebihhhhhh bnyk lg n lg boleh gak?
__________
admin:
Waalaikumussalam warahmatullah.
Boleh sekali, kenapa tidak.

(-501) Roni
Thu, 22 April 2010 02:20:04 +0000
email

Assalamu'alaikum
Ustadz dan Admin yang terhormat,
Komentar ana yang berisikan pertanyaan sekitar pertengahan April hingga sekarang belum ada. apakah sudah terdelete? Sementara komentar terbaru sudah menunjukkan tanggal 20 an. Ana hampir tiap hari mampir ke web ini untuk menunggu jawabannya. Jazakumullahu Khair atas perhatiannya.
_________
admin:
Waalaikumussalam warahmatullah
Jazakallahu khairan atas kesetiaan antum membaca situs kami. Hanya saja kami butuh pengertian antum bahwasanya ilmu penulis di situs ini sangat terbatas, karenanya kami mendahulukan menjawab pertanyaan yang mudah jawabannya. Adapun masalah-masalah yang butuh pembahasan atau yang kami belum ketahui jawabannya maka kami undurkan.
Kami sangat menghindari jawaban tergesa-gesa yang menyebabkan jawabannya kurang atau bahkan salah. Dan antum tentunya juga tidak ingin mendapatkan yang salah. Kemudian, pembahasan -terkhusus masalah fiqhi- bukanlah pekerjaan yang membutuhkan 1 atau 2 jam bahkan mungkin sehari 2 hari tidaklah cukup, ditambah lagi dengan kegiatan lain penulis yang cukup padat.
Karenanya kami tidak mengharuskan siapa yang pertama bertanya maka dia yang pertama dijawab. Saya rasa ini yang butuh kita perhatikan bersama, semoga bisa dimaklumi, mohon maaf jika ada kekurangan. Jazakumullahu khairan

(-502) eko
Wed, 21 April 2010 04:19:08 +0000

ustadz, apakah ada hadits atau atsar tentang walimah khusus khitanan dan apa saja sebaiknya yang dilakukan ketika mengkhitankan anak yang dulu pada waktu lahir tidak langsung dikhitan?
__________
admin:
Wallahu a'lam saya tidak pernah mendengar adanya dalil ttg walimah khitan. Anak yang belum dikhitan maka hendaknya dia dikhitan sebelum dia balig, dan bukan suatu keharuskan dia dikhitang langsung ketika lahir/nasikah. Adapun tata caranya, maka tidak ada ritual khusus. Wallahu a'lam

(-503) henry
Tue, 20 April 2010 00:48:14 +0000
email

Assalamualaikum ustadz.saya kan tinggal dilingkungan yg banyak sekali anjing. stiap hari sering saya jumpai anjing yg melewati jalan berumput yg rumputnya itu agak tinggi, apalagi itu jln umum. yang sya tanyakan apakah jika berjalan dijalan itu terkena hukum najis berat karena dikhawatirkan rumput2 tsb terkena mulut anjing atau lidah anjing yang menjulur.
__________
admin:
Waalaikumussalam warahmatullah.
Jika baru sekedar kekhawatiran maka tidak perlu diperhatikan. Kecuali kalau dia jelas-jelas melihat liur anjing melekat pada pakaian/tubuhnya, barulah dia diperintahkan untuk mencucinya. Lagipula kalaupun ada liur anjing, maka kemungkinan besar dia sudah kering oleh angin atau sinar matarahari.

(-504) abdul sama
Sat, 17 April 2010 04:25:26 +0000
email

Pak ustadz,
Apa hukumnya berdoa bersama khotib jumat diakhir kutbah kedua?
Terima kasih
________
admin:
Wallahu a'lam, berdoa bersama di akhir khutbah bukanlah perkara yang disyariatkan.

(-505) ahmad
Mon, 12 April 2010 07:27:09 +0000
email

assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh ustadz hammad, ana mw tanya
1. bagaimana hukum menyimpan uang di bank syariah? jika ada kasus,sesorang menyimpan 5 juta kmudian bulan depan saldonya bertambah 14 ribu, bolehkah kita mengambil 14 rb tsb? bagaimana dengan potongan bank setiap bulan untuk biaya atm, jasa transfer dll, bagaimana cara perhitungannya?
2. batalkah sholat kita, ketika kita mendahului imam membaca al fatihah(habis iftitah langsung baca alfatihah) pada sholat jahr?
________
admin:
Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh
1. 14 ribu itu adalah riba, haram untuk diambil dan dimanfaatkan. Adapun potongan dari bank maka tidak masalah mereka mengambilnya sebagai ganti dari kita menggunakan fasilitas mereka. Hanya saja jika potongan tersebut terlalu tinggi (melebihi batas kewajaran) maka itu merupakan hal yang diharamkan karena menzhalimi nasabah.
2. Insya Allah tidak batal. Jika dia tidak mendahului imam, maka hendaknya dia diam dan menunggu bacaan imam.


(-506) habib
Sun, 11 April 2010 15:22:55 +0000
url  email

Bismillah
ustadz, kajian di daerah Vila Nusa Indah dan sekitarnya ada dimana ya?
_________
admin:
Di vila nusa indah 2 bloy Y12 no. 13


(-507) Gevi lusiana
Wed, 7 April 2010 06:23:09 +0000
email

assalamu'alaikum...
perkenalkan saya Gevi, insyaallah muslim..
apakah Al-atsariyyah tdk mengadakan keanggotaan? spt wisata hati yg dikelola oleh ustadz mansyur?
_______
admin:
Waalaikumussalam warahmatullah
Maaf, kami tidak mengadakan kegiatan seperti itu.


(-508) Tandiono
Mon, 5 April 2010 08:50:31 +0000
url  email

Assalamu'alaikum wr, wb
mau gabung dengan bacaan yang bermanfaat dunia akhirat.
boleh kan ?
Wasalam

_________
admin :
wa'alaikumussalam
boleh..silahkan

(-509) abu ismail
Sun, 4 April 2010 13:24:15 +0000
email

bismillah..ustad apakah nikah rujuk tetap harus menghadirkan wali dari wanita,meskipun dari pihak keluarga wanita sudah tidak merestui hubungan itu?apakah pernikahan itu tetap sah apabila kami menjadikan imam sebagai wali[wali hakim.
________
admin:
Ia, jika sudah lepas iddahnya dan suami mau rujuk maka wajib mendatangkan wali wanita. Jika wali wanita tidak mau maka boleh memakai wali hakim tapi tentunya setelah menempuh semua usaha semaksimal mungkin agar wali wanita merestuinya. Wallahu a'lam

(-510) abdul sama
Sat, 3 April 2010 08:12:04 +0000
email

Pak ustadz,
Bisakah sholat rawatib dilakukan sebelum adzan sholat wajib dikumandangkan?

Terima kasih
_______
admin:
Wallahu a'lam hal itu tidak boleh. Karena shalat rawatib dikerjakan di antara azan dan iqamah.

(-511) abu junaid
Fri, 2 April 2010 12:42:29 +0000
email

assalamu"alaikum warahmatullah
ustad,apa hukumannya seseorang yang ditanya tentang perkara sesuatu terus salah dlm memberikan jawaban...
1.sifulan ditanya tentang suatu hukum boleh tidaknya menikahkan wanita yg hamil diluar nikah dlm keadaan hamil,lalu sifulan menjawab"boleh"
2.apa yang harus dilakukan/bagaiman cara bertobat dari kesalahan seperti hal diatas
ana sangat mengharapkan jawabannya
jazakallah khair.
_________
admin:
Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.
Hendaknya dia bertaubat dengan taubat yang benar, memperbaiki amalannya dengan cara menuntut ilmu, dan menjelaskan jawaban yang benar kepada penanya tadi.

(-512) erik
Fri, 2 April 2010 04:32:38 +0000
email

Assalamu'alaikum ustadz,terima kasih atas jawaban bapak,jika jawaban itu yg paling sahih,hati saya jadi tenang,baru td saja saya menikahkan adik saya,berarti setelah masa iddah saya akan menikahkan kembali ya pak? semoga web ini dapat maju dan terutama diridhoi dalam menegakkan syariat Agama Allah.
jazakalloh khoiron
________
admin:
Ia betul pak, seperti itu. Amin

(-513) erik
Wed, 31 March 2010 07:21:06 +0000
email

pak ustadz jawaban saya sudah dijawab belum? terimakasih eric_lexcorp@yahoo.com
________
admin:
Alhamdulillah sudah pak, maaf tidak langsung dijawab, soalnya beberapa hari ini koneksi internetnya lambat jadi malas buka situs.

(-514) erik
Mon, 29 March 2010 04:57:38 +0000
email

Assalamualaikum wr.wb pak ustadz saya mempunyai masalah keluarga yang saya ingin tanyakan adalah bagaimana Aqidahnya,hukumnya dan dosanya jika :
1.saya mempunyai adik perempuan tetapi sekarang dia hamil (6 bulan) diluar nikah dan semalam dia datang bersama ibu dari laki2 tersebut serta laki2 tersebut ingin bertanggung jawab dan minta saya untuk menjadi walinya,dikarenakan ayah saya pun sudah almarhum maka hanya satu2nya anak laki2 di keluarga saya,kakak saya perempuan sudah menikah saya anak kedua yg ketiga adik saya yg perempuan ini yg sedang hamil.TETAPI saya MENOLAK untuk menjadi walinya,karena saya sudah kesal pak,sudah saya nasehatin,jangan sama laki2(yg menghamilinya) itu sebelum dia hamil, keluarga juga sudah memberi pengertian tetapi tidak ada sepatah katapun yg didengar atau dilaksanakan,ibu saya setiap hari selalu menangis,menangisnya karena dibohongi terus sama adik saya,sudah 2 tahun pula adik saya tidak mau berkumpul sama keluarga,pulang kuliah tidur,naik ke kamar,pagi berangkat lagi,itu aja yg dilakukannya setiap hari selama 2 tahun,padahal ibu saya selalu perhatian,sudah baik sama dia.mungkin karena sudah dibutakan cintannya sama orang itu,maka dia tidak dengar apa kata keluarganya
2.maka pak ustadz apa yg saya harus lakukan dan bagaimana saya harus berbuat,dan apakah pada zaman Rasulullah ada juga permasalahan seperti ini dan apa haditsnya,jawaban pak ustadz sangat diharapkan.
wasalam.
________
admin:
Keduanya boleh dinikahkan dengan dua syarat:
1. Keduanya telah bertaubat dengan taubat yang nasuha.
2. Adik bapak telah lepas iddahnya yaitu sampai dia melahirkan. Karena pernikahan yang dilangsungkan ketika hamil adalah tidak syah berdasarkan pendapat yang paling kuat di kalangan ulama.
Maka boleh saja bapak menikahkan keduanya setelah kedua syarat di atas terpenuhi.

(-515) Ahmad ibnu shulur
Mon, 29 March 2010 04:17:45 +0000
email

Assalamu'alaikum ustadz, ana mw tanya, apakah menunda waktu sholat hingga keluar dari waktunya menjadi kafir ? dan apakah amalan yang telah lalu terhapus?
__________
admin:
Waalaikumussalam warahmatullah.
Jika itu hanya satu shalat maka insya Allah tidak kafir -menurut pendapat yang lebih tepat- akan tetapi dia telah melakukan dosa besar.

(-516) abdul sama
Sun, 28 March 2010 04:57:09 +0000
email

Manakah yg lebih utama menyempurnkan shaf atau menemani orang yg berdiri sendiri di shaf terakhir dealam sholat berjamah.
_________
admin:
Wajib atasnya untuk mengisi shaf yang kosong. Orang yang berdiri sendiri di shaf terakhir ada uzur jika dia tidak tahu, adapun bagi yang tahu wajibnya mengisi shaf yang kosong maka dia telah berdosa karena meninggalkannya.
Lagi pula hadits yang menyatakan, "Tidak ada shalat bagi yang berdiri sendiri di belakang shaf," diperselisihkan oleh para ulama. Sebagian mereka ada yang menyatakannya sebagai hadits yang lemah. Wallahu a'lam


(-517) abdul sama
Sat, 27 March 2010 02:16:17 +0000
email

assalamualaikum ya ustadz,

apakah sholat sunnah sebelum dan sesudah sholat jumat ada dan sesuai dengan syar'i?
________
admin:
waalaikumussalam warahmatullah
Tidak ada shalat sunnah sebelum jumat -menurut pendapat yang paling kuat-, kecuali tahiyatul masjid bagi selain imam (khatib). Adapun setelah jumat, maka ada shalat sunnah padanya, silakan baca dalam artikel 'Pembahasan Lengkap Seputar Shalat Sunnah Rawatib'.

(-518) salman
Mon, 22 March 2010 01:37:35 +0000
email

assalamu`alaikum
maaf mautanya Ustadz,kalau untuk kajian di daerah lampung ada gak? kalau ada mintak alaman dan nomor yang bisa di hubungi.
Jazakallahu khair
________
admin:
waalaikumussalam warahmatullah
afwan ana nggak tau, coba lihat infonya di: http://darussalaf.org/

(-519) salman
Sun, 21 March 2010 15:23:58 +0000
email

Assalamu`alaiku.
maaf saya mau tanya Ustadz,saya berkerja di perusahaan dan setiap bulan dari gaji saya dipotong untuk ansuransi kecelakaan bagai mana hukumnya?
______
admin:
Waalaikumussalam warahmatullah
Kalau bisa dihindari maka dihindari. Tapi kalo gajinya dipotong secara otomatis maka itu termasuk kezhaliman. Itupun kalau nantinya mau diambil maka hanya diambil sesuai dengan besar uang kita yang telah dimasukkan.

(-520) eko
Sun, 21 March 2010 13:28:36 +0000
email

assalamualaikum ya ustadz,
misalkan kita punya harta sehingga kita terkena wajib haji. tapi disisi lain tiba2 kita ingin berbakti dan mendahulukan orang tua dengan cara memberi harta kepadanya supaya ortu berangkat haji. bolehkah yang demikian itu?
jazakalloh khoiron
_______
admin:
Waalaikumussalam warahmatullah
Lebih utama jika dia berhaji terlebih dahulu karena secara otomatis pahala hajinya ortu juga mengalir kepada kedua orang tua, dan ini termasuk dari bentuk berbakti yang terbesar kepada mereka. Dan karena kewajiban haji sekarang ditujukan kepadanya dan bukan kepada orang tuanya yang belum mampu. Wallahu a'lam.

(-521) anas
Sun, 14 March 2010 15:37:36 +0000
url  email

assalamu'alaikum.
ijin share artikelnya ya akhi.
jazakallohu khoiron..

_______
admin :
Wa'alaikumussalam warahmatullah
tafadhdhal, waiyyakum

(-522) ummu miqdad
Sat, 13 March 2010 21:48:49 +0000
email

afwan ustadz, ana minta izin untuk mengcopy artikel artikelnya. Jazakumullahu khoiron katsiro.

_______
admin :
tafadhdhal, waiyyakum

(-523) ibnu shulur
Wed, 10 March 2010 06:53:23 +0000
email

assalamu'alaikum ana mw tanya ustadz, akhir-akhir ini muncul berita bahwa sholat waktu sholat shubuh di indonesia kecepetan, sehingga sebagian orang ada yang menganjurkan tetap ikut jamaah tetapi mengulang sholat shubuhnya dirumah, bagaimana ustadz? trus klo ustadz punya kesempatan untuk melihat/mengoreksi kebenarannya penyimpangan waktu shubuh, ana kasih tahu ustadz. jazakallahukhair

_____
admin :
Wa'alaikumussalam warahmatullah
hal ini jg pernah ditanyakan kepada ust Dzulqornain. coba antum dengarkan jawabannya yang bisa didownload pada halaman audio dari situs ini.

(-524) Ibnu Zainuddin
Tue, 9 March 2010 13:54:07 +0000
email

Assalamu'alaikum warahmatullah.
Ustadz, ana ingin bertanya..
Bagaimana hukumnya jika berwudhu di dalam kamar mandi yang didalamnya terdapat tempat untuk buang air Sedangkan dirumah tersebut tidak terdapat tempat khusus untuk berwudhu?
_________
admin:
Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh
Tidak ada masalah insya Allah, boleh berwudhu di dalam wc tanpa makruh sama sekali


(-525) eko
Tue, 9 March 2010 03:18:23 +0000

assalamualaikum ustadz saya mau tanya apakah duduk istirahat (setelah sujud sebelum berdiri) berada dalam hadits yang shahih? apa hukumnya?mohon penjelasanya.
________
admin:
Ia shahih. Hukumnya sunnah bagi yang membutuhkan. Misalnya dia tidak kuat untuk langsung berdiri, maka disunnahkan dia duduk istirahat terlebih dahulu. Tapi jika dia sanggup untuk langsung berdiri maka tidak disunnahkan baginya untuk duduk istirahat.
Inilah kesimpulan yang dipetik oleh Imam An-Nawawi dan yang dirajihkan oleh Asy-Syaikh Ibnu Al-Utsaimin -rahimahumallah-

(-526) eko
Fri, 5 March 2010 11:20:51 +0000

ya, memang usahanya adalah jual beli pulsa.apa makna tidak wajib tersebut?bagaimana kalo teman saya tetap ingin mengembalikan modal tersebut?apakah saya boleh menerimanya?
_______
admin:
Sebaiknya antum tidak menerimanya karena itu akan menzhalimi teman antum. Wallahu a'lam. Lagipula teman antum mau mengembalikannya pasti karena tidak enak saja, sementara Nabi -shallallahu alaihi wasallam- bersabda:
إِنَّهُ لَا يَحِلُّ مَالُ امْرِئٍ إِلَّا بِطِيبِ نَفْسٍ مِنْهُ
"Sungguh tidak halal harta seseorang kecuali dengan kerelaan hati darinya." (HR. Ahmad no. 19774 dari Abu Hurrah Ar-Raqqasyi dari pamannya)
Wallahu a'lam

(-527) Ibnu muhammad
Fri, 5 March 2010 11:08:22 +0000
email

Jazakumullohu khoiron katsiro wa baarokallohu fiikum.
______
admin:
Jazakumullahu khairan katsira wafiikum barakallah

(-528) Ibnu muhammad
Fri, 5 March 2010 07:15:00 +0000
email

Bismillah Tadz:
1.bagaimana dng hasil perdagangan saya selama ini,krn an blm tau klo hal tsb dlarang yg menggunakan motor gadaian tsb untuk transportasinya.
2.klo an mengembalikan motor tsb dng mengambil uang saya/klo saya beli motor tsb bgmn/menurut ustdz bgmn solusinya yg tepat n apakah an berdosa.
_______
admin:
1. Insya Allah tidak berpengaruh. Kesalahan antum hanya dengan memakai kendaraan tersebut, tidak ada hubungannya dengan jual beli yang antum lakukan dengan menggunakan motor tersebut.
2. Keduanya bisa dilakukan. Jika orangnya sudah mampu membayar utangnya, maka motornya dikembalikan dan minta kembali uangnya. Tapi jika dia belum bisa mengembalikan, maka terserah antum jika mau membeli motor tersebut. Tinggal dibandingkan nilai motor dengan nilai pinjamannya, apakah dia yang menambah atau antum yang menambah. Wallahu a'lam

(-529) eko
Thu, 4 March 2010 17:49:21 +0000

assalamu'alaikum warohmatulloh ustadz, saya mau tanya
1. hadyu itu untuk haji tamattu' atau qiron?
2. apakah laki2 boleh menabuh rebana pada saat pesta pernikahan?
3. apakah nadhor dilakukan sebelum meminang atau setelahnya?
4. apakah pada saat nadhor boleh langsung mengatakan misalnya "saya ingin melamarmu atau menikahimu" kepada wanitanya?atau harus kepada walinya?
______
admin:
1. Hadyu diwajibkan bagi orang yang melakukan keduanya, yakni haji tamattu' dan haji qiran. Berbeda halnya dengan haji ifrad.
2. Tidak boleh, hal itu hanya keringanan bagi anak-anak wanita itupun di kalangan kaum wanita.
3. Ia, nazhar dilakukan sebelum melamar. Karena dari nazhar inilah biasanya akan muncul keinginan, apakah dia jadi melamar wanita dengan rupa seperti itu ataukah membatalkannya.
4. Ia harus kepada walinya. Karena di antara tuntunan dalam nazhar adalah tidak boleh berbicara kepada si wanita dan demikian pula sebaliknya. Jadi yang dilakukan hanyalah melihat secukupnya, sebagaimana namanya 'nazhar' yang bermakna melihat. Wallahu a'lam

(-530) Abu Fauzan
Wed, 3 March 2010 18:07:48 +0000
url  email

Assalamualaikum
_______
admin:
Waalaikumussalam warahmatullah

(-531) Ibnu muhammad
Wed, 3 March 2010 10:50:42 +0000
email

Bismillah.tadz adik saya butuh motor u kerja,ad seseorang yg menggadaikan motorny dng sejumlah uang dng perjanjian d atas materai dlm jangka wakt yg tdk d tentukan,sampe sekarang an msh memakai motor tsb n orang yg menggadaikan juga blm mengambilnya.gmn hukum penggadaian tsb.
_______
admin:
Sifat pegadaian seperti ini tidak diperbolehkan karena dia termasuk riba dalam hutang piutang. Dimana para ulama menyatakan 'setiap pinjaman yang melahirkan manfaat maka dia adalah riba'. Dan di sini antum meminjamkan uang laku mengambil manfaat berupa menggunakan barang jaminannya.
Maka tidak boleh bagi antum untuk memakai motor tersebut walaupun orangnya ridha, karena itu merupakan tolong menolong dalam kemaksiatan, wallahu a'lam.

(-532) eko
Wed, 3 March 2010 00:56:44 +0000
email

maaf ustadz, o ya sebab macetnya usaha tersebut adalah karna teman saya ditipu oleh rekannya yang menjual pulsa. uangnya dibawa kabur oleh rekannya. kemudian apakah perjanjian antara saya dan teman saya itu dibolehkan(bahwa modal tetap menjadi milik saya)? karna saya pernah dengar kalo saya minta modal saya berati saya makan tenaga teman saya. mohon jelasnya.
______
admin:
Apakah usaha jual pulsa ini ada hubungannya dengan usaha yang antum modali? Ataukah murni inisiatif teman antum tapi dengan menggunakan modal dan keuntungan dari usaha yang antum modali tanpa seizin antum?
Jika yang pertama maka dikembalikan kepada jawaban sebelumnya, apakah dia asal-asalan dalam memberikan uang kepada temannya itu ataukah dia telah meneliti dengan seksama transaksinya, mencaru tahu, serta berhati2 sebelum memberikan uang pulsa itu kepada temannya. Jika asal-asalan maka dia wajib mengganti modal antum dan jika tidak maka tidak wajib.
Jika usaha pulsa itu tidak ada hubungannya dengan usaha yang antum modali dan tanpa seizin antum maka dia wajib untuk mengganti modal antum secara mutlak. Wallahu a'lam

(-533) eko
Tue, 2 March 2010 17:37:34 +0000
email

assalamualaikum ustadz. saya mau tanya,
1. apa hukum gambar pada CD, televisi, dan hukum orang yang bekerja sebagai tukang reparasi televisi
2. saya mengadakan kerjasama dengan teman. saya yang menyediakan modal dan teman saya yang menjalankan usahanya, dengan prjanjian keuntungan dibagi 2 dan modal tetap menjadi milik saya. dan sekarang usahanya macet karna suatu sebab. apakah saya boleh mengambil modal saya itu dengan kata lain teman saya tetap harus mengembalikan modal saya tersebut? selama usaha berjalan saya belum menerima keuntungan dari hasil usaha.
saya sangat mengharapkan jawaban ustadz segera. jazakalloh khoiron katsiro.
______
admin:
Waalaikumussalam warahmatullah
1. Ada silang pendapat di kalangan ulama dalam masalah hukum gambar 2 dimensi, ada yang tidak memperbolehkan dan ada yang membolehkan. Sementara yang membolehkan sendiri memberikan syarat kalau gambar itu ada masalahat yang kembali kepada agama atau dunia, bukan gambar yang diharamkan (aurat dan semacamnya). Dan kedua syarat ini tidak terpenuhi pada TV dengan tayangan2nya yang ada sekarang. Karenanya tidak sepantasnya seseorang itu menjadi tukang reparasi TV.
2. Butuh dilihat sebab macet dan kerugiannya. Jika diakibatkan kelalaian atau kesengajaan
pengelola, maka pengelola wajib mengembalikan modal kepada pemilik modal.
Tapi jika macet dan kerugiannya karena faktor pasar, semisal sunyinya pelanggan dan semacamnya dari hal-hal yang bukan kehendak dan kelalaian pengelola, maka pemilik modal tidak berhak menuntut kembali modalnya. Wallahu a'lam

(-534) Roni
Fri, 26 February 2010 00:12:35 +0000
email

Assalamu'alaikum
Ana termasuk pengunjung setia website Al-Atsariyyah.com, situs ini termasuk situs yang produktif dalam mengeluarkan artikel baru juga menyediakan ruang komentar yang langsung dijawab oleh Ustadz Abu Muawiyyah.
tapi beberapa hari ini ana perhatikan artikel baru belum terbit lagi? kenapa ya?
_______
admin:
Waalaikumussalam warahmatullah
Jazakallahu khairan atas setiap kunjunganya. Afwan atas ketidaknyamanannya, insya Allah kedepan kami akan mengusahakan agar artikel tetap ada setiap harinya walaupun dalam situasi yang sibuk, wallahul musta'an.

(-535) eko
Sun, 21 February 2010 04:57:24 +0000
email

assalamu'alaikum ustadz
apakah hadits samurah bin jundab tentang setelah sholat imam menghadap makmum shahih? mohon penjelasanya.
________
admin:
Waalaikumussalam warahmatullah
Ia shahih, dia diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim. Lihat dalil-dalil lain dalam masalah ini di sini:http://al-atsariyyah.com/?p=380 (bagian jawaban komentar no. 3)

(-536) Ibnu muhammad
Tue, 16 February 2010 09:15:43 +0000
url 

Bismillah
Assalamu'alaikum,
Tadz baarokallohu fiikum.


________
admin:
Waalaikumussalam warahmatullah.
wafika barakallah

(-537) Muhammad Abduh Tuasikal
Mon, 15 February 2010 02:46:43 +0000
email

Assalamualaikum
Ustadz, silakan komentari tulisan ana ! Saran, koreksi, usul, dan kritik antum, ana tunggu :
http://www.rumaysho.com/belajar-islam/manajemen-qolbu/2909-masa-mudamu-mempengaruhi-masa-tuamu.html
_________
admin:
Waalaikumussalam warahmatullah.
Insya Allah, kami juga senantiasa menunggu koreksi, saran, dan kritik yang membangun dari semua pembaca situs ini. Sebelumnya kami ucapkan jazakumullahu khiaral jaza`.

(-538) Zahar bin Zainul
Sun, 14 February 2010 03:20:19 +0000
url  email

Syukor pada Allah

(-539) eko
Sat, 13 February 2010 05:20:56 +0000
email

assalamu'alaikum ustadz, misalnya kita sedang safar dan ingin menjamak ta'khir magrib dan isya.jika ada masjid dan kita ingin sholat bersama imam yang muqim,sedangkan imam sedang sholat isya, bagaimana cara menjamaknya dan kita ingin mendapat pahala jama'ah isya?bolehkah berbeda niat imam dan ma'mum dalam 2(dua) sholat wajib? apakah harus maghrib dulu baru isya?
jazakalloh khoiron
_______
admin:
Waalaikumussalam warahmatullah.
Ia, boleh berbeda niat antara imam dan makmum. Dengan dalil hadits Hudzaifah riwayat Al-Bukhari dan Muslim, dimana beliau mengimami kaumnya dalam shalat isya sementara beliau sendiri niat shalat sunnah, karena sebelumnya dia sudah shalat isya bersama Nabi.
Wajib mendahulukan maghrib lalu isya, baik dalam jama' takdim, jama' ta'khir, maupun ketika mengqadha shalat yang ketinggalan, yang duluan waktunya wajib untuk didahulukan pelaksanaannya.
Adapun pada kasus di atas, maka ada 3 cara yang dia bisa kerjakan:
1. Shalat maghrib dulu sendiri kemudian ikut shalat isya bersama imam.
2. Shalat maghrib dengan imam yang sedang shalat isya. Akan tetapi pada rakaat ketiga (ketika imam berdiri ke rakaat keempat), dia tidak ikut berdiri. Akan tetapi dia duduk tasyahud terakhir lalu salam. Setelah itu segera dia berdiri mengejar imam dengan niat shalat isya.
3. Sama seperti di atas, hanya saja pada rakaat ketiga dia tidak salam, akan tetapi dia duduk tasyahud saja terus sambil menunggu imam duduk tasyahud terakhir, baru kemudian salam bersama imam. Setelah itu mengerjakan shalat isya sendiri.
Cara yang terbaik adalah yang pertama, lalu yang ketiga, lalu yang kedua. Karena pada cara yang kedua ini ada bentuk menyelisihi imam. Wallahu a'lam.


(-540) bpel
Sat, 13 February 2010 03:25:12 +0000
email

apakah benar anjing dan babi bukan najis?
selama ini yang saya tahu, keduanya adalah tergolong najis mugaladah (najis berat) dan harus disucikan 7x dan salah satunya dengan tanah. syukron
________
admin:
Yang benarnya anjing dan babi bukanlah najis. Walaupun demikian, sesuatu yang terkena liur anjing maka dia wajib dicuci 7 kali, berdasarkan perintah dalam hadits Abu Hurairah. Sementara babi, maka tidak ada dalil yang menunjukkan apa yang dia jilat harus dicuci sebanyak 7 kali, karenanya cukup dicuci sekali saja sekedar untuk bersih-bersih.
Jadi perintah untuk mencuci bekas liur anjing bukanlah karena liurnya najis, akan tetapi karena Nabi perintahkan. Sama halnya jika kita disuruh mencuci tangan 3 kali dalam wudhu, maka perintah ini bukan karena tangan kita najis, akan tetapi karena Allah dan Rasul-Nya perintahkan.
Insya Allah akan datang pembahasan lengkap mengenai masalah ini.

(-541) Moussa
Thu, 11 February 2010 15:34:00 +0000
url  email

Assalamu alaikum brothers and sisters,
we present since January 2010, the Islamic world's best websites.
We like your blog very well and would be glad to welcome you. We will create a free banner, suitable for your side. You can also register your site yourself, various agencies in 12 languages.

http://www.islamscout.org or http://www.islamscout.com

Allah hafiz
Islamscout ORG
R. Moussa

(-542) lina
Thu, 11 February 2010 04:10:28 +0000
email

assalamu'alaikum tadz
yang perlu disucikan dg basuhan 7x adalah benda yang dijilat anjing. seandainya ada benda yang dijilat anjing truz tangan atau kaki kita menyentuhnya.yang disucikan hanya benda yang dijilat saja atau tangan dan kaki kita yang menyentuhnya juga ikut disucikan?
syukron
_______
admin:
Waalaikumussalam warahmatullah.
Yang jelas, kapan kita yakin ada liur anjing yang melekat ke tangan atau kaki kita maka tangan dan kaki kita juga wajib dicuci. Akan tetapi jika hanya sekedar keragu-raguan atau belum jelas adanya liur di situ ataukah mungkin sudah kering, maka tidak ada kewajiban untuk mencuci tangan dan kaki. Wallahu a'lam

(-543) yunita
Wed, 10 February 2010 05:30:42 +0000
email

assalamu'alaikum ustadz
tadz, rumah saya tidak berpagar jadi kadang ada anjing tetangga yang tidur diteras rumah saya dan bahkan kadang ada yang kencing ditongggak teras rumah saya itu. apa saya harus menyucikannya dengan 7x basuhan dan salah satunya dengan tanah setiap saat?
saya khawatir ibu saya terkena najis anjign itu tadz, sebab ibu saya sering menyapu teras tersebut. dalam posisi ini apa saja yang perlu disucikan. apa ibu saya perlu bersuci? apa sapu yang digunakan ibu saya untuk menyapu juga perlu disucikan? apa lantai rumah yang disapu ibu saya menggunakan sapu itu juga harus di sucikan,itu artinya 1rumah harus disucikan donk. apa setiap orang yang masuk kerumah saya, setelah keluar dari rumah saya harus bersuci? sebenarnya dalam kasus seperti ini,mana saja yang terkena najis,apakah ibu saya, sapu yang digunakan, teras rumah yang ditiduri dan dikencingi anjing, lantai yang disapu ibu saya, atau semua bagian rumah saya.
mohon dijelaskan sedetail2nya.terimakasih
________
admin:
Waalaikumussalam warahmatullah. Ini sudah kami jawab di bagian komentar pada artikel berikut: http://al-atsariyyah.com/?p=1758

(-544) novel
Tue, 9 February 2010 05:33:36 +0000
email

dimana saya bisa membaca artikel tentang najis anjing di situs ini?
________
admin:
Maaf kami belum membahas secara detail masalah anjing dalam situs ini. Insya Allah akan kami bahas pada kesempatan lain, yassarallah.

(-545) novel
Tue, 9 February 2010 02:57:45 +0000
email

assalamu'alaikum ustadz
tadz, tolong saya dijelaskan mengenai najis anjing yang sedetail2 nya. saya masih bingung,apakah saat mensucikan najis anjing hanya bagian yang terkena najisnya saja, karena jika kita mengguyurkan air ke bagian yang terkena najis kan terkadang airnya muncrat ke bagian tubuh yang lain.apa itu juga wajib disucikan?. dan saya juga ingin tau bagaimana seharusnya sikap kita jika berkunjung ke orang n0n islam yang memiliki anjing dirumahnya
_______
admin:
Waalaikumussalam warahmatullah.
Pendapat yang lebih tepat di kalangan ulama adalah bahwa liur dan tubuh anjing bukanlah najis. Insya Allah penjelasannya akan kami sendirikan.
Kemudian butuh diketahui bahwa yang dicuci tujuh kali hanyalah apa yang anjing itu sentuh dengan mulutnya (liurnya), adapun yang disentuh oleh tubuhnya maka tidak ada nash yang memerintahkannya untuk dicuci sebanyak 7 atau 8 kali.
Adapun mencucinya maka ada dua cara mencuci:
1. Dicuci dengan air sebanyak tujuh kali dan pada cucian yang pertama airnya dicampur dengan tanah. Ini berdasarkan hadits Abu Hurairah riwayat Al-Bukhari dan Muslim
2. Dicuci sebanyak 8 kali dan pada cucian yang kedelapan airnya dicampur dengan tanah. Ini berdasarkan hadits Abdullah bin Mughaffal riwayat Muslim.
Adapun air yang cucian yang terpercik ke tubuh atau pakaian maka dia tidaklah najis sehingga tidak perlu disucikan.
Sebaiknya mendatangi rumah orang kafir yang mempunyai anjing hanya sebatas kebutuhan karena malaikat tidak masuk ke dalam rumah yang ada anjingnya. Tentunya ketika berkunjung harus berhati2 jangan sampi terkena liur anjing. Wallahu a'lam

(-546) Saiful Anam
Tue, 9 February 2010 01:54:53 +0000
url  email

Subhanallah...
Website ini sangat kaya akan kesejukan nilai islam yang selalu saya dambakan. Terima kasih atas semua isi website al-atsariyyah.
_______
admin:
Jazakumullahu khairan, semuanya merupakan rahmat dari Allah Ta'ala

(-547) abu muhammad
Mon, 8 February 2010 16:13:03 +0000
email

assalamu'alaikum warohmatulloh wabarokatuh.
Saya telah membaca artikel mengenai Hukum penentuan kiblat dengan menggunakan kompas dan Wajibnya merapatkan dan meluruskan shaf,kesimpulan yg ana pahami adalah bahwa merapatkan shaf lebih utama dari pada menentukan arah kiblat dgn kompas. Karena ditempat kami ustadz shafnya susah untuk lurus dan rapat ketika posisi shalat miring beberapa derajat karena bangunannya arah kebarat sedang arah kiblat agak serong sedikit. Pertanyaan saya ustadz mana yang lebih utama merapatkan dan meluruskan shof atau mengikuti arah kiblat memakai kompas tetapi susah untuk merapatkan shaf mohon jawabanya ustadz, syukron
_______
admin:
Waalaikumussaalam warahmatullahi wabarakatuh
Apa yang antum simpulkan itu sudah tepat, yakni bahwa meluruskan shaf itu lebih utama daripada menghadap tepat ke bangunan ka'bah. Karena menghadap tepat ke bangunan ka'bah adalah hal yang sangat sulit bagi orang yang tidak melihat ka'bah secara langsung, karenanya para ulama menyatakan hal itu tidak diharuskan. Dan barangsiapa yang sudah menghadap ke arah ka'bah (dalam hal ini barat), walaupun tidak tepat menghadap ka'bah, maka itu sudah dianggap menghadap kiblat.
Jadi menghadap kiblat bisa dilaksanakan cukup dengan hanya menghadap ke arah barat, sementara merapikan shaf tidak bisa dilakukan kecuali para makmum harus lurus dan rapat. Karenanya merapikan shaf lebih didahulukan. Wallahu a'lam

(-548) eko
Sat, 6 February 2010 21:36:06 +0000
email

assalamu'alaikum warohmatulloh wabarokatuh.
apakah hukum menyentuh daging babi? apakah ia najis? dan bagaimana hukum berjabat tangan dengan orang yang baru saja memegang daging babi? kalau najis bagaimana cara mensucikannya?
jazakallohu khoiron ustadz
________
admin:
Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.
Pendapat yang paling tepat dalam masalah babi adalah bahwa dia bukanlah najis. Karena dia bukanlah najis maka tidak perlu disucikan kecuali sekedar mencuci tangan (hanya sekedar berbersih).

(-549) rizki
Sat, 6 February 2010 15:43:49 +0000
email

assalamualaikum
ustadz, sebenarnya hal apasajakah yang mengeluarkan seseorang dari ahlusunnah ? Karena ana masih bingung dengan orang - orang yang dengan gampangnya mengeluarkan seseorang dari ahlusunnah, seperti sebagian ikhwah yang menghizbikan Asy syaikh ali hasan ( padahal beliau adalah ulama ahlusunnah )
_________
admin:
Waalaikumussalam warahmatullah.
Ana nasehatkan agar antum mempelajari buku-buku ushul aqidah ahlussunnah agar kebingungan antum bisa hilang. Tentunya antum berguru pada alim yang tidak melanggar ushul2 tersebut. Kami tidak membenarkan ada orang awam atau yang minim ilmunya lalu berbicara sok alim dan menghukumi seseorang pada permasalahan agama yang pelik. Tapi juga sebaliknya, ketinggian ilmu seseorang bukanlah jaminan dia bisa selamat dari kesesatan, karena yang selamat dari fitnah hanyalah yang sudah meninggal dan telah tetap pujian untuk mereka.
Bukankah banyak contoh orang yang dulunya alim besar lantas di akhir hidupnya keluar dari sunnah, baik dari kalangan terdahulu maupun belakangan.
Maka sebagai nasehat sekali lagi, jangan mempelajari masalah kasus per kasus atau orang per orang, karena hal itu tidak akan ada akhirnya. Akan tetapi pelajarilah langsung ke ushulnya sehingga kasus dan orang yang sama bisa dihukumi dengan satu hukum walaupun jumlah kasus dan orangnya terus bertambah.
Sekali lagi di sini kami tidak berbicara tentang syaikh fulan dan allan, akan tetapi apa yang kami sebutkan di atas adalah hal yang bersifat umum.
Di antara kitab yang bisa antum baca:
Kitab Ringkas: Ushulussunnah Imam Ahmad, I'tiqaduddin Ibnu Abi Hatim, dan semacamnya.
Kitab Sedang: Lum'atul I'tiqad Ibnu Qudamah, Aqidah Wasithiyah Ibnu Taimiah, Syarhus Sunnah Al-Barbahari, dan semacamnya
Kitab tebal: Asy-Syariah Al-Ajurri, As-Sunnah Ibnu Abi Ashim, Syarh Al-Aqidah Ath-Thahawiah Ibnu Abil Izz, Syarh Ushul I'tiqad Ahlussunnah Al-Lalakai, dan semacamnya
Barakallahu fikum

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks