Banyak Tertawa Mematikan Hati
June 25th 2010 by Abu Muawiah | Kirim via Email
12 Rajab
Banyak Tertawa Mematikan Hati
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
لَا تُكْثِرُوا الضَّحِكَ فَإِنَّ كَثْرَةَ الضَّحِكِ تُمِيتُ الْقَلْبَ
“Janganlah kalian banyak tertawa, karena banyak tertawa akan mematikan hati.” (HR. At-Tirmizi no. 2227, Ibnu Majah no. 4183, dan dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ no. 7435)
Dari Aisyah isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwa dia berkata:
مَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُسْتَجْمِعًا ضَاحِكًا حَتَّى أَرَى مِنْهُ لَهَوَاتِهِ إِنَّمَا كَانَ يَتَبَسَّمُ
“Saya tidak pernah melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tertawa terbahak-bahak hingga kelihatan tenggorokan beliau, beliau biasanya hanya tersenyum.” (HR. Al-Bukhari no. 6092 dan Muslim no. 1497)
Penjelasan ringkas:
Sebaik-baik perkara adalah yang sederhana dan pertengahan. Tatkala Islam mensyariatkan untuk banyak tersenyum, maka Islam juga melarang untuk banyak tertawa, karena segala sesuatu yang kebanyakan dan melampaui batas akan membuat hati menjadi mati. Sebagaimana banyak makan dan banyak tidur bisa mematikan hati dan melemahkan tubuh, maka demikian pula banyak tertawa bisa mematikan hati dan melemahkan tubuh. Dan jika hati sudah mati maka hatinya tidak akan bisa terpengaruh dengan peringatan Al-Qur`an dan tidak akan mau menerima nasehat, wal ‘iyadzu billah.
Karenanya tidaklah kita temui orang yang paling banyak tertawa kecuali dia adalah orang yang paling jauh dari Al-Qur`an.
Adapun hukum banyak tertawa, maka lahiriah hadits Abu Hurairah di atas menunjukkan haramnya, karena hukum asal setiap larangan adalah haram. Apalagi disebutkan sebab larangan tersebut adalah karena bisa mematikan hati, dan sudah dimaklumi melakukan suatu amalan yang bisa mematikan hati adalah hal yang diharamkan.
Adapun tertawa sesekali atau ketika keadaan mengharuskan dia untuk tertawa, maka ini adalah hal yang diperbolehkan. Hanya saja, bukan termasuk tuntunan Nabi shallallahu alaihi wasallam jika seorang itu tertawa sampai terbahak-bahak. Karenanya tertawa terbahak-bahak adalah hal yang dibenci walaupun tidak sampai dalam hukum haram, wallahu a’lam.
Incoming search terms:
- banyak tertawa mematikan hati
- hadist tentang tertawa
- tertawa mematikan hati
- banyak tertawa
- larangan tertawa terbahak-bahak
Related posts:
This entry was posted on Friday, June 25th, 2010 at 2:10 am and is filed under Akhlak dan Adab, Quote of the Day. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.








December 28th, 2010 at 2:06 am
Subhanallooh…bermanfaat sekali. Menjadi pengingat untuk diri saya sendiri. ‘afwan, ijin share untuk note saya di facebook, insya Alloh saya cantumkan link sumbernya. Jazakumullooh khoyro.
December 29th, 2010 at 6:57 am
Assalamu`alaikum
Ustadz,ana mau minta ijin ni untuk mengcopy-pastenya…Syukron….
December 31st, 2010 at 6:32 am
assallammualaikum allhamdulillah ana dpt pelajaran ..syukron
January 25th, 2011 at 4:38 am
Terima kasih atas infonya, semoga menjadi ilmu yang bermanfaat bagi umat islam.
April 1st, 2011 at 3:33 am
Alhamdullilah dapat ilmu baru, semoga saya bisa menerpkan dalam kehidupan sehari-hari,,,amin Ya Rab
April 28th, 2012 at 11:30 am
Jazakallah,.. terima kasih atas nasehat ,..
Izin share,.Syukron..