Anjuran Untuk Menjaga Hafalan al-Quran dan Selalu Mengulanginya

May 1st 2018 by Arvan |

Anjuran Untuk Menjaga Hafalan al-Quran dan Selalu Mengulang-ulanginya

 

Hadits Kedua Puluh Tujuh
Menjaga Hafalan al-Quran dan Selalu Mengingatnya

عَنْ أَبِي مُوسَى الأَشْعَرِي رضي الله عنه عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: «تَعَاهَدُوا القُرْآنَ، فَوَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَهُوَ أَشَدُّ تَفَصِّيًا مِنَ الإِبِلِ فِي عُقُلِهَا» مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Dari Abu Musa al-Asy’ari  dari Nabi  beliau bersabda, “Jagalah (hafalan) al-Quran, karena demi Allah Yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh ia lebih cepat hilang daripa onta yang terikat.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

وَعَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ رضي الله عنهما أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ: «إِنَّمَا مَثَلُ صَاحِبِ الْقُرْآنِ كَمَثَلِ صَاحِبِ الْإِبِلِ الْمُعَقَّلَةِ؛ إِنْ عَاهَدَ عَلَيْهَا أَمْسَكَهَا، وَإِنْ أَطْلَقَهَا ذَهَبَتْ» رواه البخاري ومسلم

Dari Nafi’ dari Ibnu Umar radhiallahu anhuma (dia berkata): Rasulullah  bersabda, “Penghafal al-Quran itu bagaikan pemilik onta yang terikat; jika dia menjaganya maka dia tetap memilikinya, namun jika dia melepasnya maka onta itu akan pergi.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

 

Hadits Kedua Puluh Delapan
Menjaga Hafalan al-Quran Siang dan Malam Agar Tidak Lupa

عَنْ مُوسَى بْنِ عُقْبَةَ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: «وَإِذَا قَامَ صَاحِبُ الْقُرْآنِ يَقْرَأُهُ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ ذَكَرَهُ، وَإِذَا لَمْ يَقُمْ بِهِ نَسِيَهُ» رواه مسلم

Dari Musa bin Uqbah dari Nafi’ dari Ibnu Umar radhiallahu anhuma dia berkata: Rasulullah  bersabda, “Jika penghafal al-Quran membaca hafalannya di malam dan siang hari maka dia akan menghafalnya, namun jika tidak maka dia akan lupa hafalannya.” (HR. Muslim)

Komentar:
Hadits-hadits tentang ancaman keras bagi orang yang menghafal al-Quran kemudian lupa akan hafalannya maka dia akan berjumpa dengan Allah dengan membawa penyakit kusta, atau hadits yang semakna dengannya, semua tidak ada yang sahih.
Namun tidak ada orang yang Allah anugerahi dan beri nikmat berupa hafalan al-Quran, lalu dia merasakan kenikmatan ketika membacanya, sehingga wajah dan hatinya bercahaya, tapi kemudian dia meninggalkan kebiasaan membaca dan menghafal al-Quran karena lalai dan malas, sampai semua hafalannya hilang karena rasa malasnya tersebut, tidak diragukan jika orang ini telah diharamkan dari semua kebaikan. Tiada daya dan upaya kecuali dengan bantuan Allah.

 

Hadits Kedua Puluh Sembilan
Ucapan Ketika Lupa Suatu Ayat Atau Surah

عَنِ ابْنِ مَسْعُوْدٍ رضي الله عنه قَالَ: َقَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: «لَا يَقُوْلُ أَحَدُكُمْ: نَسِيتُ آيَةَ كَذَا وَكَذَا، بَلْ هُوَ نُسِّيَ» رواه البخاري ومسلم

Dari Ibnu Mas’ud  dia berkata: Rasulullah  bersabda, “Jangan seseorang mengatakan, ‘Aku lupa ayat ini dan ayat itu,’ karena sebenarnya dia dibuat lupa.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

عَنْهُ رضي الله عنه قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ: «بِئْسَمَا لِلرَّجُلِ أَنْ يَقُولَ: نَسِيتُ سُورَةَ كَيْتَ وَكَيْتَ، أَوْ نَسِيتُ آيَةَ كَيْتَ وَكَيْتَ، بَلْ هُوَ نُسِّيَ» رواه مسلم

Dari Ibnu Mas’ud  dia berkata: Aku mendengar Rasulullah  bersabda, “Sangat buruk orang yang mengatakan, ‘Aku lupa surah atau ayat ini,’ karena sebenarnya dia dibuat lupa.” (HR. Muslim)

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

This entry was posted on Tuesday, May 1st, 2018 at 10:40 pm and is filed under Akhlak dan Adab, Hadits, Ilmu al-Qur`an. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Tafadhdhal komentari artikel
Anjuran Untuk Menjaga Hafalan al-Quran dan Selalu Mengulanginya