Panduan Ringkas Ilmu Waris 2

June 9th 2012 by Abu Muawiah |

Panduan Ringkas Ilmu Waris 2

Contoh soal 1:

Seorang laki-laki meninggal dunia dengan meninggalkan  1 orang istri , 1 orang anak laki-laki dan 1 orang anak perempuan dari anak laki-laki.

Jawab:

Cucu perempuan: hajb (terhalang) karena adanya anak laki-laki

Istri: 1/8 karena terdapat anak dan cucu.

Sisa 7/8 untuk anak laki-laki.

Ahli waris Bagian Ashlul Masalah = 8
Istri 1/8 1
Anak laki-laki sisa 7
Cucu perempuan - -

 

Contoh soal 2:

Seorang laki-laki meninggal dunia dan meninggalkan 1 anak perempuan dan seorang ayah.

Jawab:

Ayah: 1/6 + 2/6 ‘ashobah

Anak perempuan: 1/2 karena hanya satu, tidak ada anak laki-laki

Ahli waris Bagian Ashlul Masalah = 6
Anak perempuan 1/2 3
Ayah 1/6 + sisa 3

 

Contoh soal 3:

Seorang wanita meninggal dunia dengan meninggalkan seorang istri, 1 anak perempuan, 1 anak perempuan dari anak laki-laki, 1 anak laki-laki dari anak laki-laki dari anak laki-laki (cicit).

Jawab:

Suami: 1/4

Anak perempuan: 1/2

Anak perempuan dari anak laki-laki: 1/6

Cicit: sisanya = 1/12

Ahli waris Bagian Ashlul Masalah = 12
Suami 1/4 3
Anak perempuan 1/2 6
Anak perempuan dari anak laki-laki 1/6 2
Cicit sisa 1

Contoh soal 4:

Seorang pria meninggal dunia meninggalkan seorang ibu, seorang saudara kandung wanita dan seorang paman.

Jawab:

Ibu: 1/3

Saudara kandung wanita: 1/2

Paman: sisa = 1/6

Ahli waris Bagian Ashlul Masalah = 6
Ibu 1/3 2
Saudara kandung wanita 1/2 3
Paman sisa 1

 

Contoh soal 5:

Seorang pria meninggal dunia dengan meninggalkan seorang  ibu, seorang ayah, anak laki-laki, saudara kandung laki-laki

Jawab:

Ibu: 1/6

Ayah: 1/6

Saudara kandung laki-laki: hajb (terhalang oleh anak laki-laki)

Anak laki-laki: sisa

Ahli waris Bagian Ashlul Masalah = 6
Ibu 1/6 1
Ayah 1/6 1
Anak laki-laki sisa 4
Saudara kandung laki-laki - -

 

Contoh soal 6:

Seorang pria meninggal dunia dan meninggalkan 2 anak laki-laki, 1 anak laki-laki dari anak laki-laki (cucu), ayah, kakek dan nenek.

Jawab:

Ayah: 1/6

Dua anak laki-laki: sisa

Cucu: hajb (terhalangi oleh anak laki-laki)

Kakek: hajb (terhalangi oleh ayah)

Nenek: 1/6

Ahli waris Bagian Ashlul Masalah = 6
Ayah 1/6 1
Nenek 1/6 1
2 anak laki-laki sisa 4
Cucu - -
Kakek - -

 

Contoh soal 7:

Seorang pria meninggal dunia dan meninggalkan ayah, 1 anak perempuan, 1 anak laki-laki, 1 paman, 1 kakek, 1 anak perempuan dari anak laki-laki.

Jawab:

Ayah: 1/6

Kakek: hajb (terhalangi oleh ayah)

Anak perempuan dari anak laki-laki: hajb (terhalangi oleh anak laki-laki)

Paman: hajb (terhalang oleh anak laki-laki dan ayah)

Anak laki-laki dan anak perempuan: sisa

Anak perempuan: separuh dari laki-laki

Ahli waris Bagian Ashlul Masalah = 6
Ayah 1/6 1
Kakek - -
Anak perempuan dari anak laki-laki - -
Anak laki-laki 2/3 10/3
Anak perempuan 1/3 5/3

 

Contoh soal 8:

Seorang pria meninggal dunia dan meninggalkan 1 anak perempuan, 1 saudara perempuan seayah, 1 anak laki-laki dari saudara laki-laki seayah, 1 saudara laki-laki seibu.

Jawab:

Anak perempuan: 1/2

Saudara laki-laki seibu: hajb (terhalangi oleh anak perempuan)

Saudara perempuan seayah: sisa

Anak laki-laki dari saudara laki-laki seayah: hajb (terhalangi oleh saudara perempuan seayah)

Ahli waris Bagian Ashlul Masalah = 2
Anak perempuan 1/2 1
Saudara laki-laki seibu - -
Saudara perempuan seayah sisa 1
Anak laki-laki dari saudara laki-laki seayah - -

 

Semoga sajian sederhana ini bermanfaat. Pertanyaan seputar waris yang bisa kami jawab, silakan tujukan pada email  kami atau lewat kolom komentar di bawah tulisan ini.

Wallahu waliyyut taufiq was sadaad.

 

Referensi:

  1. At Tadzhib fii Adillati Matan Al Ghoyah wat Taqrib (Matan Abi Syuja’), Prof. Dr. Musthofa Daib Al Bugho, terbitan Darul Musthofa, cetakan ke-11, 1428 H.
  2. Fathul Qoribul Mujib fii Syarhi Alfazhi At Taqrib, Syamsuddin Muhammad bin Qosim bin Muhammad Al Ghozzi (Ibnul Ghorobiliy), terbitan Dar Ibnu Hazm, cetakan pertama, 1425 H.
  3. Shahih Fiqh Sunnah, Abu Malik Kamal bin As Sayid Salim, terbitan Al Maktabah At Taufiqiyah.

[Sumber: http://rumaysho.com/hukum-islam/47-faroidh/3824-panduan-ringkas-ilmu-waris-.html]

Incoming search terms:

  • ilmu untuk mengukur kan dua istri
  • seseorang meninggal meninggalkan janda anak laki laki dan perempuan pembagian menurut hukum islam
Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

This entry was posted on Saturday, June 9th, 2012 at 7:16 am and is filed under Fiqh. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

18 responses about “Panduan Ringkas Ilmu Waris 2”

  1. dedy said:

    contoh 3 harus diperbaiki ustad:
    “Seorang wanita meninggal dunia dengan meninggalkan seorang istri”

    Ya itu kayaknya salah tulis dari penulisnya. Maaf kami tidak berhak merubah karena kami sendiri juga hanya mengutip.

  2. wahid said:

    Assalamu’alaikum ustadz,

    Maaf, pertanyaan saya bukan tentang bagaimana menghitung bagian masing2 ahli waris,namun tentang harta apa saja dari Orang yang meninggal itu yang dianggap sebagai harta warisan. Apakah yang dibagi sbg warisan hanya harta2 yang besar dan mudah dihitung saja seperti uang tunai, simpanan emas, rumah ,tanah dll saja. Atau semua hartanya bahkan sampai yang paling kecil/detail seperti baju2, buku2, dan barang2 lain yang kecil tapi banyak. Bagaimana cara menghitung itu semua sebelum dibagikan sebagai harta waris, apakah harus dijual dulu sehingga menjadi uang tunai atau hanya ditaksir saja ?

    Jazakumullahu khairan

    Waalaikumussalam.
    Semua barang yang menjadi milik yang telah meninggal itu dibagikan.
    Tidak harus dijual, cukup ditaksir saja insya Allah bisa.

  3. rizki ms said:

    Assalamu’alaikum.
    Bagaimana bila ada seorang laki-laki mempunyai 1 istri dan 1 anak angkat? Bagaimana pembagian warisnya? Bukankah anak angkat tidak berhak mendapatkan harta waris? Padahal kan lelaki itu masih memiliki saudara laki-laki yg masih hidup dan keponakan-keponakannya?

    Waalaikumussalam.
    Ya betul, anak angkat bukan ahli waris. Jadi pembagiannya:
    Istri mendapat 1/4 bagian harta.
    Dan sisanya 3/4 diwarisi oleh saudara lelakinya.

  4. rizki ms said:

    Assalamu’alaikum
    Seorang laki-laki meninggalkan 1 istri, 4 anak perempuan,dan 1 anak lelaki. Dia juga memiliki saudara lelaki lainnya? Bagaimana pembagian warisnya?

    Waalaikumussalam.
    Pembagiannya:
    Istri mendapat 1/8 harta.
    Sisanya dibagi untuk anak-anaknya, dengan ketentuan anak laki2 mendapatkan bagian 2 kali lebih banyak dari anak wanita:
    1 anak laki-laki mendapat 14/48
    Dan 4 anak wanita mendapat 28/48
    Sementara saudara ayah tidak mendapat apa-apa karena terhalangi dengan adanya anak laki-laki ayah.

  5. Abu Rumaysa al Malizi said:

    Assalamualaikum ,
    Ustaz,
    Seorang isteri meninggal dunia dan meninggalkan seorang suami dan 2 anak lelaki,4 anak perempuan dan 1 orang anak perempuan dengan suaminya yang terdahulu (suami pertama yang telah meninggal)dan beliau meninggalakan tanah seluas 10 ekar.

    Soalan :
    1. Bagaimanakah pembahagian tanah tersebut kepada anak-anak yang ditinggalkan tersebut?

    2. Bilakah pembahagian tanah tersebut harus dilakukan kepada ahli waris?

    2.Si suami tidak melaksanakan pembahagian faraidh tanah yang ditinggalkan oleh isterinya kepada anak-anaknya sehingga sekarang.Beliau menggunakan tanah tersebut untuk kegunaan dirinya sendiri sahaja. Apakah hukumnya perbuatan si suami tersebut?

    Jazakallah kairan atas jawabannya.

    Waalaikumussalam.
    1. Pembagiannya:
    Suami mendapatkan 1/4 harta.
    Sisanya dibagi untuk ketujuh orang anak-anaknya tanpa kecuali, dengan catatan anak lelaki mendapatkan bagian dua kali lebih banyak daripada anak wanita. Sehingga:
    2 anak lelaki mendapatkan bagian: 12/36
    5 anak wanita mendapatkan bagian: 15/36

    2. Pembagian dilakukan segera setelah mayit dikuburkan dan diselesaikan semua hutang-hutang dan wasiatnya serta biaya pemakamannya.

    3. Suami itu telah berlaku zhalim kepada anak-anaknya, dan itu merupakan dosa yang sangat besar.

  6. marina said:

    Assalamu’alaikum
    seorang janda meninggalkan 2 anak laki-laki dan 1 anak perempuan. Bagaimana pembagian warisnya menurut hukum islam.

    Waalaikumussalam.
    Jika memang dia sudah tidak mempunyai kerabat lain maka hartanya dibagi untuk ketiga anaknya dengan ketentuan anak lelaki mendapatkan bagian 2 kali lipat dari anak wanita. Sehingga:
    2 Anak lelaki mendapatkan 4/5 harta.
    Dan 1/5 bagiannya untuk anak perempuannya.

  7. novi said:

    Asssalamualaikum warahmatullah wabarakatuh..
    seorang janda tanpa anak meninggal, meninggalkan a.3 keponakan dari kakak laki-laki (1 orang keponakan laki-laki dan 2 orang keponakan perempuan) b. istri dari kakak laki-lakinya/ kakak iparnya c.keponakan dari kakak perempuan(1 orang keponakan laki-laki non muslim dan 6 orang keponakan perempuan. bagaimanakah pembagian warisannya?
    jazakumullah..

  8. yanto said:

    Assalamu’alaikum Wr. Wb
    1.Kakek saya sudah meningal, tetapi nenek masih hidup dan beliau mempunyai dua anak laki-laki dan dua anak perempuan, satu anak laki-laki sudah meninggal, apakah sudah boleh pembagiaan warisan ?
    2.Bagaimana pembagian warisan bila seorang suami meninggal dunia, beliau meninggalkan seorang ibu, istri, dan dua orang anak satu perempuan dan satu laki-laki, bagaimana pembagiaan warisannya menurut isalam ? Assalamu’alaikum Wr. Wb

    Waalaikumussalam.
    1. Pembagian warisan harus segera dilakukan setelah si mayit dikuburkan. Jangan ditunda-tunda.
    2. Istri mendapatkan 1/8 bagian karena adanya anak.
    Ibu mendapatkan 1/6 bagian.
    Sisanya dibagikan kepada kedua anaknya, dengan ketentuan, anak lelaki mendapatkan 2 kali lebih banyak drpd anak wanita.

  9. bahgo said:

    Assalamu alaikum wr wb
    seorang(tidak mempunyai anak) meninggalkan istri, 3 saudara kandung perempuan dan satu saudara kandung laki-laki. Bagaimana pembagin waris menurut hukum islam, terima kasih
    Wassalamu alaikum wr wb

    Waalaikumussalam.
    Istri mendapatkan 1/4 bagian karena tidak mempunyai anak.
    3/4 sisanya dibagikan ke semua saudaranya, dengan ketentuan saudara lelaki mendapatkan dua kali lipat dari anak perempuan.

  10. anti said:

    bismillah

  11. anti said:

    bismillah. Ibu mendptkn harta dr orangtuanya sblm keduanya meninggal. Qaddarullah, ibu meninggal duluan sblm kedua ortunya. sewaktu ibu meninggal, saya blm berumur 2 tahun. sekarang saya sdh berumur 27 tahun dan baru diberikan harta ibu yg ditinggalkan krn sy sj anak ibu dan menurut saudara2 ibu, semua harta ibu yg ditinggalkan adlh milik sy.
    bagaimanakah menurut aturan islam? sy sdh memberitahukan saudara2 ibu jika mereka jg punya bagian, tp mereka tdk mau mngmbilx krn harta itu sdh dibagi orangtua mereka.

    Sebaiknya harta ibu tetap dibagi kepada anda dan paman dan bibi anda. Setelah dibagi dan mereka mau menyerahkan bagian mereka kepada anda, maka silakan mereka lakukan. Tidak ada masalah.

  12. T. Setyawan said:

    Assalamu’alaikum
    seorang suami meninggal meninggalkan isteri dan meninggalkan 2 anak laki-laki, si suami yang meninggal tsb masih mempunyai saudara laki-laki dan saudara perempuan. Bagaimana pembagian warisnya menurut hukum islam.
    Jazakallah

    Waalaikumussalam.
    Istri mendapatkan 1/8 bagian karena adanya anak.
    Sisanya, 7/8 bagian, dibagi rata untuk kedua anak lelakinya.
    Saudara dan saudari ayahnya tidak mendapat bagian karena adanya anak lelaki ini.

  13. Sidoel Doel said:

    suami meninggal,meninggalkan istri,saudara sayah suami 3 wanita dan 1 laki-laki,saudara seibu 1 laki- laki. berapa bagian masing masing

    Maaf, soalnya gak jelas.

  14. Nusaibah said:

    Assalamu’alaikum wr.
    Maaf Ustdz, jika seorang suami meninggalkan seorang istri dan 2 orang anak perempuan, bagaimana pembagian warisnya? Suami yang meninggal tersebut maasih memiliki ayah dan ibu.
    Jazakallah
    Wassalamu’alaikum

    Waalaikumussalam.
    Istri mendapatkan bagian 3/27 dr harta.
    Ayah dan ibu, masing-masing mendapatkan 4/27 bagian.
    Dan sisanya, 16/27 bagian dibagi rata untuk kedua anak perempuannya.

  15. anto said:

    assalamu alaikum, ustad mau tanya waris untuk seorang suami yg meninggal dgn meninggal istri lg hamil ,ibu ,ayah dan 1 saudara laki2 atas jawabanya saya ucapkan terima kasih waasalamu alaikum

    Waalaikumussalam
    Istri dan ibu, masing-masing mendapatkan 1/4 bagian dari harta
    Dan sisanya, yakni 1/2 harta didapatkan oleh ayahnya.
    Saudara lelakinya tidak mendapat apa-apa karena adanya ayah.

  16. Prayogi said:

    Seorang anak laki2 meninggalkan 2 orang tua, istri 3 anak kandung,apakah anaknya dapat waris dari neneknya,atau sebaliknya neneknya dapat bagian dari waris dari peninggalan anaknya. Trims.

    Soalnya gak jelas. Anak kandungnya lelaki atau wanita. Trus, nenek ini datangnya dari mana, kok tiba2 muncul di pertanyaan?

  17. Rudi said:

    Bismillah. Ayah dan ibu kandung kami sudah lama meninggal dunia. Meninggalkan 2 orang anak laki dan perempuan. Semasa hidupnya ayah kami juga mempunyai istri tanpa anak(ibu tiri). Ayah kami meninggal dengan meninggalkan wasiat. Dan sudah kami jalankan. ibu tiri kami baru saja meninggal dunia. Meninggalkan uang deposito dan sebuah rumah pemberian ayah saya. Ibu tiri saya hanya mempunyai keponakan 4 orang dari saudara perempuan yang sudah meninggal lebih dulu. Yang ingin saya tanyakan bagaimana pembagian warisannya. Apakah sudah betul kalau ahli waris ibu tiri saya itu hanya 4 orang keponakan beliau. Terima kasih banyak sebelumnya.

    Harta siapa yg mau dibagikan? Apa tdk ada ahli waris yang lain dr ibu tiri? orang tuanya misalnya.

  18. mukhlis said:

    Assalamualaikum ustadz, pertanyaan saya:
    1. Seorang suami meninggalkan seorang istri dan 4 anak lelaki dan 4 anak perempuan, karena harta hasil kerja keras bersama maka tidak dibagi warisan, saat ini sang ibu meninggal jadi bagaimana pembagiannya ustadz.

    Waalaikumussalam.
    Harus dibagi. pertama, harta ayah saja dulu yang dibagikan tuk istri dan ke-8 anaknya. Lalu belakangan, harta istri saja yang dibagikan.