3 Jenis Orang yang Meminta
November 22nd 2008 by Abu Muawiah | Kirim via Email
3 Jenis Orang yang Meminta
Orang yang meminta mempunyai tiga keadaan:
1. Diketahaui kalau dia adalah orang fakir atau membutuhkan apa yang dia minta. Maka orang ini diberikan apa yang bisa menutupi kebutuhannya.
2. DIketahui kalau dia adalah orang kaya dan tidak membutuhkan apa yang dia minta. Maka orang seperti ini diperingatkan, dinasehati, dan tidak dipenuhi permintaannya.
3. Tidak diketahui keadaannya dan tidak diketahui apakah dia fakir atau kaya. Maka orang ini bisa diberikan sesuatu sesuai dengan kemampuan kita, diberikan sesuatu akan tetapi jumlahnya di bawah dari orang yang pertama di atas.
Semua ini berdasarkan firman Allah Ta’ala:
وَأَمَّا السَّائِلَ فَلَا تَنْهَرْ
“Dan terhadap orang yang minta-minta, janganlah kamu menghardiknya.” (QS. Adh-Dhuhah: 10)
Juga berdasarkan firman Allah Ta’ala:
وَالَّذِينَ فِي أَمْوَالِهِمْ حَقٌّ مَعْلُومٌ لِلسَّائِلِ وَالْمَحْرُومِ
“Dan orang-orang yang pada harta mereka ada hak yang sudah dimaklumi, untuk orang yang meminta dan yang tidak punya apa-apa.”
Dan dalam sebuah hadits yang lemah riwayat Abu Daud, “Untuk orang yang meminta walaupun dia datang dengan menunggangi kuda.”
Jika orang tersebut meminta di dalam masjid maka tidak mengapa, karena terkadang dia sangat membutuhkan dan dia tidak mempunyai waktu dan kesempatan untuk menjelaskan keadaannya kepada saudaranya kaum muslimin kecuali di dalam masjid.
[Asy-Syaikh Abdul Aziz Ar-Rajihi, diterjemah dari www.sh-rajhe.com dalam kategori Fawaid ‘Ammah ]
No related posts.
This entry was posted on Saturday, November 22nd, 2008 at 6:51 am and is filed under Tahukah Anda?. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.








November 25th, 2008 at 2:20 am
as w w
tolong usahakan bisa di download kitab2 imam besar muslim secara gratis trims banyak.
was w w
November 5th, 2009 at 11:04 am
bismillah…
afwan ustadz… koq pembahasannya ga muncul dilayar komputer. jazaakallah khoir
February 7th, 2012 at 1:13 pm
Bismillah…
Stad ada hadits yang mengatakan bahwa “ada 3 hal yang aku bersumpah : Tidak akan hilang harta seorang hamba yang di sedekahkan,Tidak teraniaya seorang hamba yang dizholimi yang sabar diatasnya kecuali Allah akan memuliakannya, Tidak membuka seorang hamba pintu permintaan melainkan Allah membuka atasnya pintu kefakiran. Dalam sebuah kajian, dijelaskan bahwa hadits tsb merupakan dalil agar seorang hamba itu tidak menjadi peinta – minta… Bagaimana korelasinya dengan paparan ustad diatas…