Archive for November, 2010

Panasnya Api Neraka

November 20th, 2010 by Arvan

14 Dzulhijjah

Panasnya Api Neraka

Allah Ta’ala berfirman:
فَأَنذَرْتُكُمْ نَارًا تَلَظَّى
“Maka aku peringatkan kalian dengan api neraka yang menyala-nyala.” (QS. Al-Lail: 14)
Allah Ta’ala berfirman:
كَلاَّ إِنَّهَا لَظَى. نَزَّاعَةً لِّلشَّوَى
“Sekali-kali tidak, sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergejolak, yang mengupas kulit kepala.” (QS. Al-Ma’arij: 15-16)
Allah Ta’ala berfirman:
فَاتَّقُواْ النَّارَ الَّتِي وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ
“Maka takutlah kalian kepada neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan bebatuan.” (QS. Al-Baqarah: 24)
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu bahwa Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda:
نارُكُمْ هَذِهِ الَّتِي يُوْقِدُ ابْنُ آدَمَ جُزْءٌ مِنْ سَبْعِيْنَ جُزْءاً مِنْ حَرِّ جَهَنَّمَ، قالُوا: وَاللهِ يا رسولَ اللهِ إِنْ كانَتْ لَكافِيَةً، قالَ: فَإِنَّها فُضِّلَتْ عَلَيْها بِتِسْعَةٍ وَسِتِّيْنَ جُزْءًا كُلُّها مِثْلُ حَرِّها
“Api kalian ini yang dinyalakan oleh anak cucu Adam hanyalah 1 bagian dari 70 bagian dari panasnya api Jahannam. Mereka berkata, “Demi Allah wahai Rasulullah, api di dunia ini saja sungguh sudah cukup (untuk menyiksa).” Maka beliau bersabda, “Maka sesungguhnya api jahannam dilebihkan 69 kali lipat panasnya, dan setiap bagiannya (dari 69 ini) mempunyai panas yang sama seperti api di dunia.” (HR. Al-Bukhari no. 3265 dan Muslim no. 2843)
Dari Anas bin Malik radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
يُؤْتَى بِأَنْعَمِ أَهْلِ الدُّنْيا مِنْ أَهْلِ النّارِ يَوْمَ الْقِيامَةِ فَيُصْبَغُ فِي النَّارِ صِبْغَةً. ثُمَّ يُقالُ: يا ابْنَ آدَمَ هَلْ رَأَيْتَ خَيْراً قَطٌّ؟ هَلْ مَرَّ بِكَ نَعِيْمٌ قَطٌّ؟ فَيَقُوْلُ: لاَ وَاللهِ يا ربُّ. وَيُؤْتَى بِأَشَدِّ النّاسِ بُؤْساً فِي الدُّنْيا مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ فَيُصْبَغُ صِبْغَةً فِي الْجَنَّةِ. فَيُقالُ لَهُ: يا ابْنَ آدَمَ هَلْ رَأَيْتَ بُؤْساً قَطٌّ؟ هَلْ مَرَّ بِكَ شِدَّةٌ قَطٌّ؟ فَيَقُوْلُ: لاَ وَاللهِ يَا رَبُّ مَا مَرَّ بِيْ بُؤْسٌ قَطٌّ وَلاَ رَأَيْتُ شِدَّةً قَطٌّ
“Pada hari kiamat akan didatangkan penduduk dunia yang paling nikmat kedudukannya di antara semua penghuni neraka, lalu dia dicelupkan sekali celupan ke dalam neraka. Kemudian ditanyakan kepadanya, “Wahai anak Adam, apakah kamu pernah melihat kebaikan satupun? Apakah kamu pernah sekalipun merasakan kebaikan?” Dia menjawab, “Tidak pernah -demi Allah- wahai Rabb.” Dan didatangkan juga manusia yang paling sengsara hidupnya di dunia di antara semua penghuni surga, lalu dia dicelupkan sekali celupan ke dalam surga. Lalu dia ditanya, “Wahai anak Adam, apakah kamu pernah melihat kesengsaraan satupun? Apakah kamu pernah merasakan kesusahan sekecil apapun?” Dia menjawab, “Tidak pernah -demi Allah- wahai Rabb, tidak sekalipun saya pernah merasakan penderitaan dan tidak sekalipun saya pernah melihat kesusahan.” (HR. Muslim no. 2807) Read the rest of this entry »

Category: Fadha`il Al-A'mal, Quote of the Day, Zikir & Doa | No Comments »

Ukuran Neraka

November 19th, 2010 by Arvan

13 Dzulhijjah

Ukuran Neraka

Allah Ta’ala berfirman:
يَوْمَ نَقُولُ لِجَهَنَّمَ هَلِ امْتَلأْتِ وَتَقُولُ هَلْ مِن مَّزِيدٍ
“Hari dimana Kami bertanya kepada Jahannam, “Apakah kamu sudah penuh?” Dan dia menjawab, “Apakah masih ada tambahan?” (QS. Qaf: 30)
Dari Abdullah bin Mas’ud radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
يُؤْتَى بِجَهَنَّمَ يَوْمَئِذٍ لَها سَبْعُوْنَ أَلْفِ زَمامٍ، مَعَ كُلِّ زَمامٍ سَبْعُوْنَ أَلْفِ مَلَكٍ يَجُرُّوْنَها
“Jahannam akan didatangkan pada hari itu dan dia mempunyai 70 tali kekang, dan setiap tali kekang akan ditarik oleh 70.000 malaikat.” (HR. Muslim no. 2842)
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata:
كُنّا مَعَ رسولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم إِذْ سَمِعَ وَجْبَةً. فَقالَ النبيُّ صلى الله عليه وسلم: أَتَدْرُوْنَ ما هَذا؟ قُلْنا: اللهُ وَرَسُوْلُهُ أَعْلَمُ. قالَ: هَذا حَجَرٌ رُمِيَ بِهِ فِي النّارِ مُنْذُ سَبْعِيْنَ خَرِيْفاً فَهُوَ يَهْوِي فِي النّارِ، اَلآنَ حَتَّى انْتَهَى إِلَى قَعْرِها
“Kami pernah bersama Rasulullah shallallahu alaihi wasallam maka tiba-tiba beliau mendengar suara gemuruh. Maka Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Apakah kalian tahu suara apa itu?” Kami menjawab, “Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.” Beliau bersabda, “Itu adalah suara batu yang dilempar di dalam neraka sejak 70 tahun yang lalu, batu itu jatuh ke dalam neraka dan sekarang dia baru sampai di dasarnya.” (HR. Muslim no. 2844) Read the rest of this entry »

Category: Quote of the Day | No Comments »

Gambaran Kengerian Hari Kiamat

November 18th, 2010 by Arvan

12 Dzulhijjah

Gambaran Kengerian Hari Kiamat

Allah Ta’ala berfirman:
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمْ إِنَّ زَلْزَلَةَ السَّاعَةِ شَيْءٌ عَظِيمٌ. يَوْمَ تَرَوْنَهَا تَذْهَلُ كُلُّ مُرْضِعَةٍ عَمَّا أَرْضَعَتْ وَتَضَعُ كُلُّ ذَاتِ حَمْلٍ حَمْلَهَا وَتَرَى النَّاسَ سُكَارَى وَمَا هُم بِسُكَارَى وَلَكِنَّ عَذَابَ اللَّهِ شَدِيدٌ
“Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu; sesungguhnya kegoncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat). (Ingatlah) pada hari (ketika) kamu melihat kegoncangan itu, lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang disusuinya dan gugurlah kandungan segala wanita yang hamil, dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, akan tetapi azab Allah itu sangat kerasnya.” (QS. Al-Hajj: 1-2)
Dan juga Allah Ta’ala berfirman tentang hari kiamat:
يَوْمًا يَجْعَلُ الْوِلْدَانَ شِيبًا
“Hari dimana anak-anak kecil beruban.” (QS. Al-Muzzammil: 17)
Dari Al-Miqdad bin Al-Aswad radhiallahu anhu dia berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
تَدْنُو الشَّمْسُ يَوْمَ الْقِيامَةِ مِنَ الْخَلْقِ حَتَّى تَكُوْنَ مِنْهُمْ كَمِقْدارِ مِيْلٍ، فَيَكُوْنُ النّاسُ عَلَى قَدْرِ أَعْمالِهِمْ فِي الْعَرَقِ: فَمِنْهُمْ مَنْ يَكُوْنُ إِلَى كَعْبَيْهِ، وَمِنْهُمْ من يكون إلى رُكْبَتَيْهِ، ومنهم من يكون إلى حَقْوَيْهِ، ومنهم من يُلْجِمُهُ الْعَرَقُ إِلْجاماً، وَأَشارَ رسولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم إِلَى فِيْهِ
“Matahari mendekat kepada para makhluk pada hari kiamat sampai hanya berjarak 1 mil dari mereka, sehingga semua manusia berkeringat sesuai dengan amalan mereka: Di antara mereka ada yang keringatnya sampai ke kedua mata kakinya, di antara mereka ada yang sampai ke kedua lututnya, di antara mereka ada yang sampai ke dadanya, dan di antara mereka yang keringat menutupi mulut mereka,” dan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menunjuk mulut beliau. (HR. Muslim no. 62)
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu bahwa Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda:
إِنَّ الْعَرَقَ لَيَذْهَبُ يَوْمَ الْقِيامَةِ فِي الْأَرْضِ سَبْعِيْنَ بَاعاً، وَإِنَّهُ لَيَبْلُغُ إِلَى أَفْواهِ النَّاسِ أَوْ إِلَى آذانِهِمْ
“Sesungguhnya keringat akan menyebar di bumi pada hari kiamat seluas 70 hasta. Dan keringat itu betul-betul sampai ke mulut-mulut atau telinga-telinga manusia pada hari itu.” (HR. Muslim no. 61) Read the rest of this entry »

Category: Quote of the Day | 1 Comment »

Banyaknya Jalan Kebaikan

November 17th, 2010 by Arvan

11 Dzulhijjah

Banyaknya Jalan Kebaikan

Dari Abu Dzar radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda kepadaku:
لاَ تُحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوْفِ شَيْئاً وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ
“Janganlah sekali-kali kamu meremehkan kebaikan sekecil apapun, walaupun itu berupa berjumpa dengan saudaramu dengan wajah yang ceria.” (HR. Muslim no. 2626)
Dari Abu Dzar radhiallahu anhu bahwa ada beberapa orang sahabat Rasulullah shallallahu alaihi wasallam berkata kepada beliau, “Wahai Rasulullah, para orang-orang kaya telah pergi mendahului kami dengan membawa banyak pahala. Mereka shalat sebagaimana kami shalat, mereka berpuasa sebagaimana kami berpuasa, akan tetapi mereka bisa bersedekah dengan kelebihan harta yang mereka miliki.” Maka beliau shallallahu alaihi wasallam bersabda:
أَوَلَيْسَ قَدْ جَعَلَ اللهُ لَكُمْ ما تَصَدَّقُوْنَ؟ إِنَّ بِكُلِّ تَسْبِيْحَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلِّ تَكْبِيْرَةٍ صَدَقَةٌ وكل تَحْمِيْدَةٍ صدقة، وكل تَهْلِيْلَةٍ صدقة، وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوْفِ صدقة، وَنَهْيٌ عَنِ الْمُنْكَرِ صدقة، وَفِي بُضْعِ أَحَدِكُمْ صدقة. قالُوا: يا رسولَ اللهِ أَيَأْتِي أَحَدُنا شَهْوَتَهُ وَيَكُوْنُ لَهُ فِيْها أَجْرٌ؟ قالَ: أَرَأَيْتُمْ لَوْ وَضَعَها فِي حَرامٍ أَكانَ عَلَيْهِ وِزْرٌ؟ فَكَذَلِكَ إِذَا وَضَعَها فِي الْحَلالِ كانَ لَهُ أَجْرٌ
“Bukankah Allah telah menjadikan untuk kalian sesuatu yang kalian bisa sedekahkan? Sesungguhnya setiap ucapan tasbih adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap ucapan tahlil adalah sedekah, amar ma’ruf adalah sedekah, nahi munkar adalah sedekah, dan pada kemaluan kalian juga terdapat sedekah.” Mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah orang yang mendatangi syahwatnya di antara kami juga akan mendapatkan pahala?” Beliau menjawab, “Bagaimana menurut kalian jika dia menyalurkan syahwatnya pada sesuatu yang haram, apakah dia akan mendapat dosa? Maka demikian pula jika dia menyalurkannya pada sesuatu yang halal, dia pun akan mendapatkan pahala.” (HR. Muslim no. 1006)
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
كُلُّ سُلامَى مِنَ النّاسِ عَلَيْهِ صَدَقَةٌ، كُلَّ يَوْمٍ تَطْلُعُ فِيْهِ الشَّمْسُ: تَعْدِلُ بَيْنِ اثْنَيْنِ صَدَقَةٌ، وَتُعِيْنُ الرَّجُلَ فِي دابَّتِهِ فَتَحْمِلُهُ عَلَيْها أَوْ تَرْفَعُ لَهُ عَلَيْها مَتاعَهَ صدقة، وَالْكَلِمَةُ الطَّيِّبَةُ صدقة، وَبِكُلِّ خَطْوَةٍ تَمْشِيْها إِلَى الصَّلاةِ صدقة، وَتُمِيْطُ الْأَذَى عَنِ الطَّرِيْقِ صدقة
“Setiap ruas tulang manusia mempunyai kewajiban untuk bersedekah setiap harinya. Berbuat adil di antara dua orang yang bertikai adalah sedekah, menolong seseorang untuk menaiki kendaraannya atau menaikkan barangnya di atas kendaraannya adalah sedekah, ucapan yang baik adalah sedekah, setiap langkah menuju shalat adalah sedekah, dan menyingkirkan gangguan dari jalan adalah sedekah.” (HR. Al-Bukhari no. 2707 dan Muslim no. 1009)
Dari Abu Dzar radhiallahu anhu dia berkata:
قُلْتُ: يا رسولَ اللهِ أَيُّ الأَعْمالِ أَفْضَلُ؟ قال: اَلإيْمانُ بِاللهِ وَالْجِهادُ فِي سَبِيْلِهِ. قلت: أي الرِّقابِ أفضل؟ قال: أَنْفَسُها عِنْدَ أَهْلِها وَأَكْثَرُها ثَمَناً. قلت: فَإِنْ لَمْ أَفْعَلْ؟ قال: تُعِيْنُ صانِعاً أَوْ تَصْنَعُ لِأَخْرَقٍ. قلت: يا رسولَ اللهِ أَرَأَيْتَ إِنْ ضَعِفْتُ عَنْ بَعْضِ الْعَمَلِ؟ قال: تَكُفُّ شَرَّكَ عَنِ النّاسِ صَدَقَةٌ مِنْكَ عَلَى نَفْسِكَ
“Aku bertanya, “Wahai Rasulullah, amalan apakah yang paling utama?” Beliau menjawab, “Iman kepada Allah dan berjihad di jalan-Nya.” Saya bertanya lagi, “Pembebasan budak mana yang paling utama?” Beliau menjawab, “Budak yang paling berharga dan paling mahal di mata pemiliknya.” Saya bertanya lagi, “Jika saya tidak mampu melakukannya?” Beliau menjawab, “Kamu membantu seorang pekerja atau membuatkan sesuatu untuk orang yang kurang pandai bekerja.” Saya berkata, “Wahai Rasulullah, bagaimana pendapat anda jika saya tidak mampu mengerjakan sebagian amalan?” Beliau menjawab, “Kamu tidak berbuat jelek kepada orang lain merupakan sedekah kamu atas dirimu.” (HR. Muslim no. 136) Read the rest of this entry »

Category: Fadha`il Al-A'mal, Quote of the Day | No Comments »

Doa Tolak Bala

November 16th, 2010 by Arvan

10 Dzulhijjah

Doa Tolak Bala

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu bahwa Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda:
مَنْ رَأَى مُبْتَلَى فَقالَ: (الحمد لله الذي عافاني مما ابتلاه به وفضلني على كثير من خلقه تفضيلاً)، لَمْ يُصِبْهُ ذَلِكَ الْبَلاَءُ
“Barangsiapa yang melihat orang yang tertimpa bala lalu membaca: ALHAMDULILLAHILLADZI ‘AAFAANI MIMMABTALAAHU BIHI WAFADHDHALANI ‘ALA KATSIRIN MIN KHALQIHI TAFDHILAN (Segala pujian hanya milik Allah yang memberikan keselamatan kepadaku dari bala yang menimpa orang itu, dan Dia telah mengutamakan saya di atas kebanyakan makhluknya dengan keutamaan yang besar), niscaya bala itu tidak akan menimpanya.” (HR. At-Tirmizi no. 3431 dan dinyatakan hasan oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ no. 6248)
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu bahwa Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda:
أَما لَوْ أَنَّ أَحَدَهُمْ يَقُوْلُ حَيْنَ يَأْتِي أَهْلَهُ: (بسم الله، اللهم جنبني الشيطان وجنب الشيطان ما رزقتنا)، ثُمَّ قُدِّرَ بَيْنَهُما فِي ذَلِكَ أَوْ قُضِيَ وَلَدٌ لَمْ يَضُرَّهُ الشَّيْطانُ أَبَداً
“Ketahuilah, jika seandainya salah seorang dari kalian membaca -ketika dia melakukan hubungan intim dengan istrinya-: BISMILLAH ALLAHUMMA JANNIBNI ASY-SYAITHANA WA JANNIB ASY-SYAITHANA MAA RAZAQTANA (Bismillah. Ya Allah jauhkanlah aku dari setan dan jauhkanlah setan dari apa yang Engkau rezkikan kepada kami), kemudian ditakdirkan -atau ditetapkan- untuknya anak dari hubungan tersebut, maka anak itu tidak akan dibahayakan oleh setan selama-lamanya.” (HR. Al-Bukhari no. 5165)
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu bahwa Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda:
إِذا سَمِعْتُمْ صِياحَ الدِّيْكَةِ فَاسْأَلُوا اللهَ مِنْ فَضْلِهِ فَإِنَّها رَأَتْ مَلَكاً، وَإذا سمعتم نَهِيْقَ الْحِمارِ فَتَعَوَّذُوا بِاللهِ مِنَ الشَّيْطانِ، فَإِنَّهُ رَأَى شَيْطاناً
“Jika kalian mendengar kokok ayam maka mintalah keutamaan dari Allah karena sesungguhnya ayam itu melihat malaikat. Dan jika kalian mendengar suara ringkikan keledai maka berlindunglah kepada Allah dari setan karena sesungguhnya keledai itu melihat setan.” (HR. Al-Bukhari no. 3303) Read the rest of this entry »

Incoming search terms:

  • doa tolak bala
  • hadits doa tolak bala

Category: Fadha`il Al-A'mal, Quote of the Day, Seputar Anak, Zikir & Doa | 3 Comments »

Keutamaan Tahlilan

November 15th, 2010 by Arvan

9 Dzulhijjah

Keutamaan Tahlilan

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
مَنْ قالَ: (لا إله إلا الله وحده لا شريك له، له الملك وله الحمد وهو على كل شيء قدير) فِي يَوْمٍ مِائَةَ مَرَّةٍ كانَتْ لَهُ عَدْلَ عَشْرِ رِقابٍ وَكُتِبَتْ لَهُ مِائةُ حَسَنَةٍ وَمُحِيَتْ عَنْهُ مائةُ سَيِّئَةٍ وكانتْ له حِرْزاً مِنَ الشَّيْطانِ يَوْمَهُ ذَلِكَ حَتَّى يَمْسِي وَلَمْ يَأْتِ أَحَدٌ بِأَفْضَلَ مِمَّا جاءَ بِهِ إِلاَّ أَحَدٌ عَمِلَ أَكْثَرَ مِنْ ذَلِكَ. وَمَنْ قالَ: (سبحان الله وبحمده) في يومٍ مِائةَ مَرَّةٍ حُطَّتْ خَطاياهُ وَلَوْ كانَتْ مِثْلَ زَبَدِ الْبَحْرِ
“Barangsiapa yang membaca: LAA ILAHA ILLALLAH WAHDAHU LAA SYARIKA LAHU, LAHUL MULKU WALAHUL HAMDU WA HUWA ‘ALA KULLI SYAY`IN QADIR (tiada sembahan yang berhak disembah selain Allah semata tidak ada sekutu bagi-Nya, hanya milik-Nya semua kekuasaan, hanya milik-Nya segala pujian, dan Dia Maha Mampu atas segala sesuatu) dalam sehari 100 kali, maka bagaikan telah membebaskan 10 orang budak, ditetapkan untuknya 100 kebaikan, dihapuskan darinya 100 kejelekan, dia mempunyai perlindungan dari setan sepanjang hari itu sampai sore, dan tidak ada seorangpun yang bisa mendatangkan amalan yang lebih baik daripada apa yang dia amalkan kecuali orang yang membaca bacaan ini lebih banyak daripada dirinya. Dan barangsiapa yang membaca: SUBHANALLAHI WABIHAMDIH (Aku menyucikan Allah dan segala pujian hanya untuk-Nya) dalam sehari 100 kali, maka semua kesalahannya akan diampuni walaupun sebanyak buih di lautan.” (HR. Muslim no. 2691)
Dari Abu Ayyub Al-Anshari radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
مَنْ قالَ: (لا إله إلا الله وحده لا شريك له، له الملك وله الحمد وهو على كل شيء قدير) عَشْرَ مَرّاتٍ كانَ كَمَنْ أَعْتَقَ أَرْبَعَةَ أَنْفُسٍ مِنْ وَلَدِ إِسْماعِيْلَ
“Barangsapa yang membaca: LAA ILAHA ILLALLAH WAHDAHU LAA SYARIKA LAHU, LAHUL MULKU WALAHUL HAMDU WA HUWA ‘ALA KULLI SYAY`IN QADIR (tiada sembahan yang berhak disembah selain Allah semata tidak ada sekutu bagi-Nya, hanya milik-Nya semua kekuasaan, hanya milik-Nya segala pujian, dan Dia Maha Mampu atas segala sesuatu) 10 kali maka dia bagaikan memerdekakan 4 jiwa dari anak keturunan Ismail.” (HR. Muslim no. 2693)
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
لَأَنْ أَقُوْلَ: (سبحان الله والحمد لله ولا إله إلا الله والله أكبر) أَحَبُّ إِلَيَّ مِمّا طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ
“Saya membaca: ‘SUBHANALLAH WALHAMDULILLAH WALAA ILAHA ILLALLAHU WALLAHU AKBAR’, lebih saya senangi daripada semua yang matahari terbit atasnya (dunia seisinya).” (HR. Muslim no. 2695) Read the rest of this entry »

Category: Fadha`il Al-A'mal, Quote of the Day, Zikir & Doa | 12 Comments »

Adab-Adab Menyembelih

November 14th, 2010 by Arvan

8 Dzulhijjah

Adab-Adab Menyembelih

Allah Ta’ala berfirman:
وَلاَ تَأْكُلُواْ مِمَّا لَمْ يُذْكَرِ اسْمُ اللّهِ عَلَيْهِ
“Dan janganlah kalian makan hewan yang tidak disebut nama Allah atasnya.” (QS. Al-An’am: 121)
Yakni tidak dibaca nama Allah ketika disembelih.
Dari Rafi’ bin Khadij radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
مَا أَنْهَرَ الدَّمَ وَذُكِرَ اسْمُ اللهِ عَلَيْهِ فَكُلْ، لَيْسَ السِّنَّ وَالظُّفْرَ
“Apa yang bisa mengalirkan darah dan disebut nama Allah ketika menyembelih maka makanlah, kecuali kalau yang dipakai menyembelih adalah gigi atau kuku.” (HR. Al-Bukhari no. 5498 dan Muslim no. 1968)
Dari Syaddad bin Aus radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
إِنَّ اللهَ قَدْ كَتَبَ الْإِحْسانَ فِي كُلِّ شَيْءٍ، فَإِذَا قَتَلْتُمْ فَأَحْسِنُوْا الْقِتْلَةَ وَإِذا ذَبَحْتُمْ فَأَحْسِنُوْا الذِّبْحَةَ، وَلْيَحِدَّ أَحَدُكُمْ شَفْرَتَهُ وَلْيُرِحْ ذَبِيْحَتَهُ
“Sesungguhnya Allah telah mewajibkan berbuat baik pada segala sesuatu. Karenanya jika kalian membunuh (secara hak) maka perbaikilah cara kalian membunuh dan jika kalian menyembelih maka perbaikilah cara kalian menyembelih, hendaknya orang yang menyembelih itu menajamkan pisaunya dan memberikan kenyamanan kepada hewan yang akan dia sembelih.” (HR. Muslim no. 1955) Read the rest of this entry »

Category: Akhlak dan Adab, Fiqh, Quote of the Day | 2 Comments »

Keutamaan Hari Arafah

November 13th, 2010 by Arvan

7 Dzulhijjah

Keutamaan Hari Arafah

Dari Aisyah radhiallahu anha bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
ما مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يَعْتِقَ اللهُ فِيْهِ عَبْداً مِنَ النّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ، وَإِنَّهُ لَيَدْنُو ثُمَّ يُباهِى بِهِمُ الْمَلائِكَةَ
“Tidak ada satu haripun yang Allah lebih banyak membebaskan hamba dari neraka kecuali hari Arafah. Di hari itu Dia mendekat kemudian membanggakan mereka (yang wukuf) di hadapan para malaikat.” (HR. Muslim no. 1348)
Dari Abu Qatadah Al-Anshari -radhiallahu anhu- dia berkata:
وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَرَفَةَ , فَقَالَ: يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ
“Dan beliau -alaihishshalatu wassalam- ditanya tentang puasa pada hari arafah, maka beliau menjawab, “Dia menghapuskan (dosa) setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. Muslim no. 1162)
Dari Amr bin Syuaib dari ayahnya dari kakeknya (Abdullah bin Amr bin Al-Ash) radhiallahu anhu bahwa Nabi -shallallahu alaihi wasallam- bersabda,
خَيْرُ الدُّعاءِ دعاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ. وَخَيْرُ ما قُلْتُ أَنا وَالنَّبِيُّوْنَ مِنْ قَبْلِي: لا إله إلا الله وَحْدَهُ لا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
“Doa terbaik adalah doa di hari Arafah. Dan ucapan terbaik yang saya dan para nabi sebelumku pernah ucapkan adalah, “LAA ILAHA ILLALLAHU WAHDAHU LAA SYARIKA LAHU, LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WA HUWA ‘ALA KULLI SYAY`IN QADIR (Tidak ada sembahan yang hak selain Allah semata tidak ada sekutu bagi-Nya, hanya milik-Nya semua kekuasaan, hanya milik-Nya semua pujian, dan Dia Maha Mampu atas segala sesuatu).” (HR. At-Tirmizi no. 3585 dan dinyatakan hasan oleh Al-Albani dalam Shahih At-Tirmizi: 3/184) Read the rest of this entry »

Category: Fadha`il Al-A'mal, Fiqh, Quote of the Day, Zikir & Doa | 1 Comment »

Seputar Hewan Kurban

November 12th, 2010 by Arvan

6 Dzulhijjah

Seputar Hewan Kurban

Allah Ta’ala berfirman:
لَن يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلا دِمَاؤُهَا وَلَكِن يَنَالُهُ التَّقْوَى مِنكُمْ
“Tidak akan sampai kepada Allah daging dan darahnya (hewan sembelihan), akan tetap yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan dari kalian.” (QS. Al-Hajj: 37)
Dari Anas bin Malik radhiallahu anhu dia berkata:
ضَحَّى رسولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم بِكَبْشَيْنِ أَمْلَحَيْنِ أَقْرَنَيْنِ ذَبَحَهُما بِيَدِهِ وَسَمَّى وَكَبَّرَ وَوَضَعَ رِجْلَهُ عَلَى صِفاحِهِما
“Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menyembelih dua ekor domba yang sangat putih lagi bertanduk, beliau menyembelih keduanya dengan tangan beliau sendiri. Beliau membaca basmalah dan bertakbir serta meletakkan kaki beliau di bagian samping kedua domba tersebut.” (HR. Muslim no. 1966)
Dari Abu Burdah radhiallahu anhu:
أَنَّهُ ضَحَّى قَبْلَ الصَّلاةِ. فَقالَ رسولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم : تِلْكَ شَاةُ لَحْمٍ. فَقالَ: يا رسولَ اللهِ، إِنَّ عِنْدِي جَذْعَةٌ مِنَ الْمَعَزِ؟ فَقالَ: ضَحِّ بِها وَلاَ تَصْلُحُ لِأَحَدٍ غَيْرَكِ. ثُمَّ قالَ: مَنْ ضَحَّى قَبْلَ الصَّلاةِ فَإِنَّما ذَبَحَ لِنَفْسِهِ وَمَنْ ذَبَحَ بَعْدَ الصَّلاةِ فَقَدْ تَمَّ نُسُكُهُ وَأَصابَ سُنَّةَ الْمُسْلِمِيْنَ
“Bahwa dia pernah menyembelih hewan kurbannya sebelum shalat id. Maka Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Itu adalah kambing daging (sembelihan biasa).” Dia berkata, “Wahai Rasulullah, saya masih mempunyai satu kambing yang telah genap berumur 2 tahun.” Beliau bersabda, “Sembelihlah ia (sebagai pengganti), tapi keringanan ini tidak bisa dilakukan oleh selainmu.” Kemudian beliau bersabda, “Siapa saja yang menyembelih sebelum shalat maka itu sesungguhnya dia hanya menyembelih untuk dirinya sendiri. Dan siapa saja yang menyembelih setelah shalat maka sembelihannya telah sempurna dan sesuai dengan sunnah kaum muslimin.” (HR. Muslim no. 1961)
Dari Jabir bin Abdillah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
لاَ تَذْبَحُوْا إِلاَّ مُسِنَّةً, إِلاَّ أَنْ يَعْسُرَ عَلَيْكُمْ فَاذْبَحُوا جَذْعَةً مِنَ الضَّأْنِ
“Janganlah kalian menyembelih (domba/biri-biri) kecuali yang musinnah (sudah berumur 2 tahun), kecuali jika kalian sulit mendapatkannya maka sembelihlah domba yang berusia al-jadza’ (yang berumur setahun).” (HR. Muslim no. 1963) Read the rest of this entry »

Category: Fiqh, Quote of the Day | 2 Comments »

Shalat Id

November 11th, 2010 by Arvan

5 Dzulhijjah

Shalat Id

Dari Abdullah bin Abbas radhiallahu anhuma dia berkata:
أَنَّ رسولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم خَرَجَ يَوْمَ أَضْحَى أَوْ فِطْرٍ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ, لَمْ يُصَلِّ قَبْلَهَا وَلاَ بَعْدَهَا
“Nabi -shallallahu alaihi wasallam- melaksanakan sholat iedul fithri sebanyak dua raka’at, namun beliau tidak sholat sebelum dan sesudahnya”. (HR. Al-Bukhari no. 912, 945, 5544 dan Muslim no. 884)
Dari Aisyah radhiallahu anha berkata:
أَنَّ رسولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم كانَ يُكَبِّرُ فِي الْفِطْرِ وَالْأَضْحَى فِي الْأُوْلَى سَبْعَ تَكْبِيْرَاتٍ وَفِي الثّانِيَةِ خَمْساً
“Bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bertakbir pada shalat idul fithri dan idul adh-ha, pada rakaat pertama 7 kali takbir dan pada rakaat kedua 5 kali takbir.” (HR. Abu Daud no. 1149 dan Ibnu Majah no. 1280)
Dari Abu Waqid Al-Laitsi radhiallahu anhu dia berkata:
كانَ رسولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقْرَأُ فِي الأَضْحَى وَالْفِطْرِ بـِ {ق وَالْقُرْآنِ الْمَجِيدِ} و{اقْتَرَبَتِ السَّاعَةُ وَانشَقَّ الْقَمَرُ }
“Rasulullah shallallahu alaihi wasallam biasa membaca dalam shalat idul adh-ha dan idul fithri dengan, “Qaf. Demi Al-Qur`an yang mulia,” (QS. Qaf: 1) dan “Hari kiamat telah dekat dan bulan telah terbelah.” (QS. Al-Qamar: 1) (HR. Muslim no. 891)
Dari Abdullah bin Umar radhiallahu anhuma dia berkata:
أَنِّ رسولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم كان يُصَلِّي فِي الأَضْحَى وَالْفِطْرِ ثُمَّ يَخْطُبُ بَعْدَ الصَّلاةِ
“Bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam shalat idul adh-ha dan idul fithri, kemudian beliau berkhutbah setelah shalat.” (HR. Al-Bukhari no. 957) Read the rest of this entry »

Category: Fiqh, Quote of the Day | 1 Comment »