Archive for November, 2009

Kiamat 2012? Tidak Mungkin

November 22nd, 2009 by Arvan

Kiamat 2012? Tidak Mungkin

Ramalan akan terjadinya kiamat pada tahun 2012 disadur dari sistem penanggalan Kalender Bangsa Maya yang -menurut mereka- merupakan kalender paling akurat hingga kini yang pernah ada di bumi, yang mana  perhitungan Maya Calendar dimulai dari 3113 SM sampai 2012 M. Mereka (bangsa Maya) menyatakan pada tahun 2012 -tepatnya tanggal 21 Desember 2012- merupakan “End of Times”, hanya saja maksud dari “End of Times” itu sendiri masih diperdebatkan oleh para ilmuwan dan arkeolog.
Ala kulli hal, tidak mungkin ada seorang muslim yang baik islamnya lantas dia membenarkan ramalan ‘basi’ seperti ini. Sungguh sudah pernah ada ramalan-ramalan seperti ini sebelumnya akan tetapi tentu saja tidak ada satupun yang benar bahkan mendekati kebenaran juga tidak [1]. Dan cukuplah menjadi dalil tertolaknya ‘ramalan’ ini bahwa ini merupakan ramalan orang-orang musyrik (bangsa maya) yang agamanya sama sekali tidak bersumber dari langit. Kalau Allah dan Rasul-Nya menyuruh kita untuk tidak mempercayai ‘ramalan’ seorang yang mengaku muslim, maka bagaimana lagi dengan ramalan kaum musyrikin?! Read the rest of this entry »

Incoming search terms:

  • jazakallah khairan katsiran artinya
  • arti jazakallah khairan katsiran
  • kiamat 2012 menurut islam

Category: Aqidah, Syubhat & Jawabannya | 15 Comments »

Ahkam Al-Udhhiyah (2)

November 21st, 2009 by Arvan

Ahkam Al-Udhhiyah (2)

Umur Udhhiyah
Sebelumnya perlu diketahui bahwa dalam hal ini ada istilah al-jadza’ dan ats-tsaniy.
Pada onta, al-jadza’ adalah yang sudah genap berumur 4 tahun dan sudah memasuki tahun kelima. Sementara ats-tsaniy adalah yang sudah berumur 6 tahun.
Pada sapi, al-jadza’ adalah yang sudah genap berumur 2 tahun dan ats-tsaniy adalah yang sudah berumur 3 tahun.
Pada kambing, al-jadza’ adalah yang genap berumur 2 tahun dan ats-tsaniy adalah yang sudah berumur 3 tahun.
Pada domba, al-jadza’ adalah yang genap berumur setahun dan ats-tsaniy adalah yang sudah berumur 2 tahun.
[Lihat Lisan Al-Arab: 8/43-44, 14/123 dan An-Nihayah: 1/226] Read the rest of this entry »

Category: Fiqh | 1 Comment »

Puasa Hari Arafah

November 19th, 2009 by Arvan

Puasa Hari Arafah

Puasa arafah termasuk dari puasa-puasa sunnah dalam Islam yang mempunyai keutamaan yang besar. Dari Abu Qatadah Al-Anshari -radhiallahu anhu- dia berkata:
وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَرَفَةَ , فَقَالَ: يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ
“Dan beliau -alaihishshalatu wassalam- ditanya tentang puasa pada hari arafah, maka beliau menjawab, “Dia menghapuskan (dosa) setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. Muslim no. 1162)
Hadits ini jelas menunjukkan disunnahkannya berpuasa pada hari arafah, yaitu pada tanggal 9 zulhijjah. Sampai-sampai Asy-Syaikh Abdullah Al-Bassam berkata dalam Taudhih Al-Ahkam (3/210), “Puasa hari arafah adalah puasa sunnah yang paling utama berdasarkan ijma’ para ulama.” Read the rest of this entry »

Incoming search terms:

  • puasa arafah
  • hari arafah 2010
  • hukum puasa arafah
  • puasa hari arafah
  • puasa arofah

Category: Fiqh | 11 Comments »

Artikel terpotong dan jawaban pertanyaan

November 18th, 2009 by Arvan

Artikel terpotong dan jawaban pertanyaan

Bismillah.
Dengan ini kami sampaikan bahwa semua artikel yang terpotong telah kami lengkapi kembali, walhamdulillah. Dan kepada semua yang telah memasukkan komentar tentang artikel-artikel yang terpotong kami ucapkan jazakumullahu khairal jaza`.
Kemudian, tentang pertanyaan yang masuk melalui ‘kirim pertanyaan’ maka pertanyaan-pertanyaan yang sifatnya ‘curhat’ atau masalah pribadi atau pertanyaan yang jawabannya tidak bisa berlaku umum, maka kami jawab langsung ke alamat email penanya dan tidak kami tampilkan di situs. Yang kami tampilkan hanyalah pertanyaan yang jawabannya bisa diamalkan secara umum oleh kaum muslimin, wallahu a’lam. Karenanya penanya hendaknya memasukkan alamat email yang benar (bukan fiktif) agar jawabannya bisa masuk ke emailnya.

Category: Info Kegiatan | 1 Comment »

Ahkam Shalat Al-Idain (2)

November 18th, 2009 by Arvan

Ahkam Sebelum Tiba di Lapangan

Berikut beberapa hukum dan adab yang harus diperhatikan mulai dari subuh hari id hingga seseorang tiba di lapangan untuk shalat id:

1.    Diharamkan berpuasa pada kedua hari raya.
Dari Abu Said secara marfu’, “Sesungguhnya Rasulullah -alaihishshalatu wassalam- melarang berpuasa pada dua hari: Hari al-fithr dan hari an-nahr (penyembelihan).” (HR. Muslim no. 872)

2.    Disunnahkan mandi sebelum berangkat.
Diriwayatkan oleh Malik (426) dari Nafi’ dia berkata:
أَنَّ ابْنَ عُمَرَ كَانَ يَغْتَسِلُ يَوْمَ الْفِطْرِ قَبْلَ أَنْ يَغْدُوَ إِلَى الْمُصَلَّى
“Bahwasanya Ibnu ‘Umar mandi di hari Iedul Fithri sebelum berangkat ke musholla.”
Bahkan Ibnu Abdil Barr dalam Al-Istidzkar (711), Ibnu Rusyd dalam Bidayah Al-Mujtahid (1/505), dan An-Nawawi dalam Al-Majmu’ (5/7) menukil ijma’ akan disunnahkannya amalan ini. Read the rest of this entry »

Category: Fiqh | 5 Comments »

5 Perbedaan Antara Nabi dan Rasul

November 16th, 2009 by Arvan

5 Perbedaan Antara Nabi dan Rasul

Para ulama menyebutkan banyak perbedaan antara nabi dan rasul, tapi di sini kami hanya akan menyebutkan sebahagian di antaranya:
1. Jenjang kerasulan lebih tinggi daripada jenjang kenabian. Karena tidak mungkin seorang itu menjadi rasul kecuali setelah menjadi nabi. Oleh karena itulah, para ulama menyatakan bahwa Nabi Muhammad -Shollallahu ‘alaihi wasallam- diangkat menjadi nabi dengan 5 ayat pertama dari surah Al-‘Alaq dan diangkat menjadi rasul dengan dengan 7 ayat pertama dari surah Al-Mudatstsir. Telah berlalu keterangan bahwa setiap rasul adalah nabi, tidak sebaliknya.
Imam As-Saffariny -rahimahullah- berkata, “Rasul lebih utama daripada nabi berdasarkan ijma’, karena rasul diistimewakan dengan risalah, yang mana (jenjang) ini lebih ringgi daripada jenjang kenabian”. (Lawami’ Al-Anwar: 1/50)
Al-Hafizh Ibnu Katsir juga menyatakan dalam Tafsirnya (3/47), “Tidak ada perbedaan (di kalangan ulama) bahwasanya para rasul lebih utama daripada seluruh nabi dan bahwa ulul ‘azmi merupakan yang paling utama di antara mereka (para rasul)”. Read the rest of this entry »

Incoming search terms:

  • perbedaan nabi dan rasul
  • perbedaan nabi dan rosul
  • beda nabi dan rasul
  • perbedaan rasul dan nabi
  • perbedaan antara nabi dan rasul

Category: Aqidah, Tahukah Anda? | 23 Comments »

Ahkam Shalat Al-Idain (1)

November 14th, 2009 by Arvan

Ahkam Shalat Al-Idain

Sesungguhnya Allah Ta’ala telah menyempurnakan agama Islam dengan semua perkara yang dibutuhkan oleh para pemeluknya. Allah Ta’ala berfirman, “Pada hari ini Aku telah menyempurnakan untuk kalian agama kalian.” Dan di antara kesempurnaan agama ini adalah Allah menjadikan, bahkan mensyariatkan untuk mereka id (hari raya) dimana mereka berbahagia dan bergembira di dalamnya. Hal itu karena sudah menjadi tabiat manusia senang dengan hari dimana mereka bisa berkumpul dan bersenang-senang di dalamnya, karenanya Allah memenuhi kebutuhan mereka ini dengan memberikan kepada mereka hari raya dimana di dalamnya mereka bisa bergembira dan bersenang-senang sesuai dengan aturan dari-Nya.
Asy-Syaikh Ibnu Al-Utsaimin berkata, “Syariat Islam tidak mempunyai kecuali 3 hari id saja: Id yang pertama adalah al-fithr, kemudian setelahnya adalah al-adhha, kemudian hari jum’at. Adapun idul fithr dijadikan hari raya karena saat itu kaum muslimin telah menunaikan puasa yang menjadi kewajiban dalam Islam. Adapun idul adhha dijadikan hari raya karena dia terletak setelah 10 Zulhijjah dimana pada 10 hari pertama Zulhijjah, kaum muslimin disyariatkan untuk memperbanyak zikir dan ibadah, dan juga dari sisi adanya ibadah haji sebelumnya. Maka hari id setelah wuquf di Arafah sama seperti hari id setelah puasa ramadhan. Adapun hari jumat dijadikan hari id, karena pada hari itu penciptaan dimulai, pada hari itu Adam tercipta, pada hari itu dia dikeluarkan dari surga, dan pada hari itu juga terjadi kiamat.” Diringkas dari Asy-Syarh Al-Mumti’ (5/211-213) dengan sedikit perubahan. Read the rest of this entry »

Category: Fiqh | No Comments »

Wajibnya Memahami Kedua Wahyu Dengan Pemahaman Para Sahabat

November 14th, 2009 by Arvan

Wajibnya Memahami Kedua Wahyu Dengan Pemahaman Para Sahabat

Ada 3 jenis dalil yang menunjukkan wajibnya pokok agama yang satu ini, yaitu:
A. Dalil Akal
Bahwa para Shahabat radhiallahu ‘anhum adalah manusia yang paling dekat dengan zaman kenabian sehingga mereka adalah kaum yang menyaksikan turunnya ayat-ayat Al-Qur`an dan mendengarkan langsung keluarnya hadits-hadits dari mulut Ar-Rasul. Ayat-ayat Al-Qur`an turun di depan mata-mata mereka, hadits-hadits Nabi keluar saat kehadiran mereka. Maka mereka adalah manusia yang paling tahu tentang Al-Kitab dan As-Sunnah dibandingkan orang-orang yang datang setelah mereka, mereka mengetahui bahwa ayat ini maknanya begini, cocok dipakai pada kejadian begini atau ayat ini terhapus hukumnya dengan ayat ini atau hadits ini, dan mereka mengetahui bahwa hadits ini, keluar pada kejadian A sehingga tidak cocok bila dipakai pada kejadian B dan demikian seterusnya.
Secara umum, keadaan para shahabat sebagaimana keadaan Abdullah bin Mas’ud radhiallahu ‘anhu, beliau berkata: Read the rest of this entry »

Category: Manhaj | 1 Comment »

Ahkam Al-Udhhiyah (1)

November 13th, 2009 by Arvan

Ahkam Al-Udhhiyah (Sembelihan Kurban)

Definisi Udhhiyah:
Udhhiyah adalan nama hewan yang akan disembelih, yaitu hewan tertentu yang dikhususkan untuk disembelih dengan niat taqarrub kepada Allah yang dilakukan pada waktu tertentu -yaitu pada tanggal 10 Zulhijjah dan ketiga hari tasyriq-, dengan syarat-syarat tertentu pula. Lihat: Tanwir Al-Ainain hal. 314

Hukumnya:
Kaum muslimin sepakat akan disyariatkannya berdasarkan firman Allah Ta’ala, “Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzkikan Allah kepada mereka.” (QS. Al-Hajj: 34)
Mereka hanya berbeda pendapat apakah hukumnya wajib ataukah sunnah?
Pendapat yang benar dalam masalah ini adalah pendapat mayoritas ulama yaitu hukumnya sunnah. Ini adalah pendapat Abu Bakar, Umar, Abu Mas’ud Al-Badri, Bilal, Suwaid bin Ghaflah, Said bin Al-Musayyab, Asy-Sya’bi, Said bin Jubair, Al-Hasan, Thawus, Jabir bin Zaid, Abu Asy-Sya’tsa`, Muhammad bin Ali bin Al-Husain, Alqamah, Al-Aswad, Atha`, Sufyan, Abdullah bin Al-Hasan, Abu Yusuf, Malik, Asy-Syafi’i, Al-Muzani Ahmad, Abu Sulaiman Daud bin Ali, Ishaq, Abu Tsaur, Daud, dan Ibnu Al-Mundzir. Lihat Al-Mughni (11/94), Al-Majmu’ (8/385) dan Al-Muhalla (7/358). Read the rest of this entry »

Incoming search terms:

  • HR Abu Dawud 2795

Category: Fiqh | 6 Comments »

Salaf = Ahlussunnah wa Al-Jama’ah

November 13th, 2009 by Arvan

Salaf = Ahlussunnah wa Al-Jama’ah

Salaf adalah salah satu penamaan lain dari ahlussunnah wa al-jama’ah, yang mana maknanya sama persis dengan makna ahlussunnah yang telah kami uraikan sebelumnya. Berikut uraiannya:
1.    Secara bahasa :
Ibnu Faris berkata, “Sin, Lam dan Fa`, suatu kata yang menunjukkan terhadap sesuatu yang telah berlalu dan terdahulu. Contohnya : ‘As-Salaf’ artinya orang-orang yang terdahulu dan ‘Kaum As-Salaf’ artinya kaum yang terdahulu”. Lihat Mu’jam Maqayis Al-Lughoh
Ibnu Manzhur berkata dalam mengartikan kata Salaf, “Siapa saja yang telah mendahuluimu dari kalangan bapak-bapakmu dan keluarga-keluargamu yang mereka itu berada di atasmu baik dari sisi umur maupun keutamaan”. Lihat Lisanul ‘Arob
2.    Adapun secara istilah, kata Salaf memiliki 2 makna:
•    Makna khusus, mereka adalah Rasulullah Shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wasallam, para shahabat beliau, para tabi’in dan para tabi’ut tabi’in yang tidak pernah melakukan bid’ah dan mereka adalah tiga generasi pertama yang diberikan keutamaan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Berikut contoh-contoh penggunaan kata Salaf dalam makna ini : Read the rest of this entry »

Category: Manhaj | 3 Comments »